cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
PENERAPAN TERAPI BERMAIN MEWARNAI DENGAN PASIR WARNA TERHADAP KECEMASAN HOSPITALISASI PADA ANAK USIA PRASEKOLAH nurmawati, niya; Wahyudi, Totok; Rahmasari, Ikrima; Putri, Rosalia Dian Arsyta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48122

Abstract

Usia Prasekolah merupakan masa yang menyenangkan bagi anak, selain itu anak juga memiliki rasa ingin tau tinggi sehingga terkadang apabila tidak diawasi dapat melakukan tindakan berbahaya yang beresiko membahayakan diri sendiri dan anak cenderung memiliki daya tahan tubuh lemah dibanding orang dewasa sehingga mereka mudah sakit. Anak ketika sakit dan harus dirawat di rumah sakit dapat mengalami pengalaman hospitalisasi yang tidak menyenangkan, akibat hospitalisasi dapat berdampak pada sikap anak seperti cemas, takut  pada orang asing, marah, gelisah, menolak tindakan medis. Salah satu cara untuk mengurangi tingkat kecemasan ketika menjalani hospitalisasi adalah dengan terapi bermain. Tujuan Penerapan untuk mengetahui hasil implementasi terapi bermain mewarnai dengan pasir warna terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah. Metode penerapan menggunakan metode deskriptif dan studi kasus, responden dalam penerapan ini adalah 2 (dua) pasien anak usia prasekolah dengan kecemasan hospitalisasi yang akan dilakukan intervensi terapi bermain mewarnai dengan pasir warna dilakukan dalam 3 kali pertemuan selama 3 hari dengan waktu 30 menit. Penilaian dengan menggunakan lembar kuesioner Pre School Anxiety Scale. Hasil penerapan Pada An. R, setelah dilakukan intervensi terapi bermain mewarnai selama 3 hari hasil pengukuran kecemasan pada hari ke 3 didapatkan hasil skor kecemasan 26 (kecemasan ringan) sedangkan pada pasien An. S didapatkan hasil skor kecemasan 27 (kecemasan ringan). Kesimpulan setelah dilakukan intervensi 3 kali penerapan terapi bermain mewarnai efektif dalam menurunkan kecemasan yang di rasakan oleh pasien dengan menurunnya tingkat kecemasan.
PENERAPAN TERAPI PSIKORELIGIUS: DZIKIR UNTUK MENGONTROL HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI KLATEN Fatimah, Laila; Firdaus, Insanul; AM, Ady Irawan; Pujianto, Joko Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48124

Abstract

Pendahuluan: Skizofrenia adalah penyakit yang mengalami keretakan pikiran, dan perilaku individu yang terganggu. Penyakit skizofrenia ditandai dengan adanya gangguan realitas seperti halusinasi, waham dan gangguan kognitif. Halusinasi pendengaran adalah keadaan seseorang merasakan sensasi suara yang mendenging dan bising yang tidak memiliki arti, dan juga seolah-olah mendengarkan suatu kata bahkan kalimat yang memiliki arti. Dampak halusinasi pendengaran yaitu adanya peubahan perilaku, gangguan emosional, dan kesulitan bersosialisasi. Maka dari itu, peneliti memiliki alternatif untuk mengontrol halusinasi pendengaran yaiu terapi psikoreligius: dzikir. Terapi tersebut dapat membantu pasien untuk mengontrol halusinasi karena dapat mengurangi aktivitas sistem otak simpatik dan meningkatkan sistem parasimpatis yang memicu relaksasi pada seseorang. Penerapan ini bertujuan untuk mengimplementasikan intervensi terapi Dzikir Untuk Mengontrol Halusinasi Pendengaran di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Klaten. Metode: Studi kasus ini melibatkan 2 responden halusinasi pendengaran dengan menggunakan instrumen Auditory Hallucinations Rating Scale (AHRS) pada pre dan post penerapan, Intervensi terapi psikoreligius: dzikir selama 3 hari dengan waktu 30 menit. Hasil: hasil dapat dilihat dari skor pada kedua pasien. Pasien pertama dengan hasil skor hari pertama post tindakan 23 (berat) dan pada hari ke tiga menjadi 12 (sedang) serta pada pasien kedua dengan hasil skor hari pertama post tindakan 25 (berat) dan pada hari ketiga mendapatkan skor post 18 (sedang). Simpulan: terapi psikoreligius : dzikir dapat diterapkan dalam asuhan keperawatan guna mengontrol halusinasi pendengaran di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Klaten.
PENERAPAN FOOT MASSAGE TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN STROKE DI RUANG ICU RSUD dr. SOEDIRAN MANGUN SUMARSO WONOGIRI Prakoso, Adi Buyu; Sari, Anju Puspita; Widiastuti, Agung
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48125

Abstract

Kondisi yang sering terjadi pada pasien yang dirawat di ruang ICU yaitu hemodinamik yang tidak stabil. Yang bisa dilihat dari peningkatan tekanan darah, MAP, nadi cepat, dan pernafasan yang tidak normal. Salah satu penyakit yang sering mengalami ketidakstabilan status hemodinamik yaitu penyakit stroke. Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab kematian terbesar didunia. Penyakit stroke Stroke termasuk dalam cerebrovaskuler disease yaitu gangguan fungsi otak yang berhubungan dengan penyakit pembuluh darah ke otak. Penanganan stroke dapat dilakukan dengan terapi farmakologi yaitu pemberian obat anti hipertensi dan terapi untuk mendukung yaitu terapi non farmakologi salah satunya degan foot massage. Foot massage merupakan pijatan yang dilakukan dengan tehnik gosokan atau meremas dan urutan lembut pada kaki bagian bawah untuk memberikan dampak pada peningkatan sirkulasi, memperbaiki sifat otot dan memberikan efek relaksasi.penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan foot massage terhadap status hemodinamik pasien stroke di ruang ICU RSUD dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan desain pre dan posttest. Desain penelitian adalah studi kasus dengan dua populasi pasien di Ruang ICU. Foot massage yang dilakukan selama 10 menit kemudian dilakukan pengukuran hemodinamik 5 menit kemudian. Hasil penelitian terjadi penurunan status hemodinamik pada parameter tekanan darah, MAP, HR, RR, dan peningkatan SpO2 pada klien 1 (Tn.W) dan teradi penurunan status hemodinamik pada parameter tekanan darah, MAP, HR, RR, dan SpO2 stabil pada klien 2 (Ny.L). Kesimpulan ada perubahan terhadap status hemodinamik pada pasien stroke di ICU RSUD dr.Soediran Mangun Sumarso Wonogiri setelah diberikan foot massage.
REDESAIN SURAT KEMATIAN SESUAI STANDAR UNTUK PENINGKATAN PENCATATAN PENYEBAB KEMATIAN DI RSUD PROF. DR. SOEKANDAR Afifah, Nur; Ikawati, Fita Rusdian; Afifah, Lilik; Ramadhan, Hakam Fahmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48138

Abstract

Pencatatan penyebab kematian yang akurat merupakan bagian penting dari sistem informasi kesehatan rumah sakit, namun sering kali terkendala oleh kualitas formulir surat kematian yang belum sesuai standar. RSUD Prof. Dr. Soekandar menggunakan formulir surat kematian yang secara struktur dan isi belum mendukung pencatatan penyebab kematian secara runtut dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain ulang (redesain) formulir surat kematian agar sesuai dengan standar WHO serta meningkatkan kualitas pencatatan penyebab kematian. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Variabel penelitian meliputi aspek fisik, anatomi, dan isi formulir. Pengumpulan data dilakukan menggunakan panduan observasi, wawancara, dan studi dokumen, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulir lama tidak mencantumkan struktur penyebab kematian sesuai kaidah WHO dan menyulitkan proses pengkodean ICD-10. Redesain formulir dilakukan dengan mengacu pada struktur Medical Certificate of Cause of Death (MCCD), meliputi pembagian Part I dan Part II, kolom kode ICD-10, serta informasi waktu perjalanan penyakit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah formulir hasil redesain mampu meningkatkan kejelasan, kelengkapan, dan akurasi pencatatan penyebab kematian, serta mendukung pelaporan data mortalitas yang lebih valid dan bermanfaat bagi sistem kesehatan.
RANCANGAN ALUR PELAYANAN PEMERIKSAAN VISUM SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI LAYANAN DI RUMAH SAKIT DAERAH DR. SOEBANDI Aprilia, Sendi Fantrri; Rusdi, Achmad Jaelani; Suhariyono, Untung Slamet; Qodar, Mita Lailatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48139

Abstract

Pelayanan pemeriksaan visum di Rumah Sakit Daerah dr. Soebandi belum berjalan optimal karena belum tersedianya alur pelayanan yang terdokumentasi secara visual dan minimnya informasi yang dapat dipahami masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah merancang alur pelayanan visum yang lebih sistematis dan informatif menggunakan pendekatan PDCA (Plan–Do–Check–Act). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap petugas terkait. Hasil tahap perencanaan menunjukkan bahwa proses pelayanan visum belum efektif karena ketiadaan panduan yang jelas. Pada tahap pelaksanaan, peneliti menyusun alur pelayanan dalam bentuk diagram dan poster edukatif menggunakan aplikasi Canva. Evaluasi dilakukan melalui analisis terhadap kebutuhan informasi dan potensi penerapan. Tahap tindak lanjut menghasilkan penyempurnaan rancangan yang direkomendasikan sebagai pedoman pelayanan visum di rumah sakit. Rancangan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi layanan, mempermudah pemahaman pasien, serta memperkuat edukasi publik terkait prosedur visum.
TELA’AH YURIDIS TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN ONLINE (TELEMEDICINE) DI INDONESIA Akmal, Gallant; Giman, Anggit Wicaksono; Muhafid, Muhafid; Ariyanto, Cepi; Pratama, Perdana Akbar
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48181

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah melahirkan berbagai inovasi dalam dunia kesehatan, salah satunya adalah telemedicine. Telemedicine memungkinkan pemberian layanan kesehatan jarak jauh dengan menggunakan teknologi digital, yang menjadi sangat relevan terutama sejak pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum telemedicine di Indonesia dan mengevaluasi efektivitas regulasi yang ada dalam memberikan perlindungan hukum bagi seluruh pihak yang terlibat. Metode yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan analisis yuridis terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku, seperti Undang-Undang Kesehatan, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, serta Peraturan Menteri Kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi telemedicine di Indonesia masih bersifat sektoral dan belum komprehensif, sehingga diperlukan pembentukan Undang-Undang khusus, harmonisasi regulasi, serta penguatan pengawasan, perlindungan data, dan literasi hukum. Penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi bagi pengembangan kebijakan hukum di bidang kesehatan digital yang adaptif dan berpihak pada kepentingan publik.
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN APD TERHADAP BAHAYA FISIK SUHU PANAS PADA SEKTOR PERTANIAN puspitasari, Yeni Dwi; Sahri, Moch.; Ayu, Friska; Irawan, Amanda Nabilla Maharani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48189

Abstract

Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan di Desa Kemiri, Mojokerto, untuk menerapkan prinsip K3 di sektor pertanian. Fokus utama adalah bahaya paparan suhu panas yang dialami petani, yang sering diabaikan. Panas berlebih dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius dan menurunkan produktivitas. Kegiatan ini mencakup edukasi penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dan peningkatan kesadaran akan risiko kerja, dengan tujuan melindungi kesehatan petani dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk menggali respons petani terhadap penggunaan APD dalam menghadapi paparan suhu panas, serta mengidentifikasi risiko jika APD tidak digunakan. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung saat sosialisasi, lalu dianalisis menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA). Metode ini membantu menguraikan tahapan kerja, mengenali bahaya fisik, menentukan APD yang sesuai, dan merumuskan langkah pengendalian guna meningkatkan keselamatan kerja petani secara sistematis. Hasil Edukasi kepada 10 petani menunjukkan bahwa mereka terbiasa bekerja di bawah panas tanpa APD dan memiliki pemahaman rendah tentang K3, dipengaruhi oleh usia lanjut dan pendidikan rendah.Keluhan fisik seperti nyeri punggung dan gangguan penglihatan muncul akibat paparan panas. Sosialisasi dan pemberian APD langsung membantu meningkatkan kesadaran dan mendorong petani mulai menggunakan APD saat bekerja di sawah. Kesimpulan Mayoritas warga Desa Kemiri bekerja sebagai petani yang rentan terpapar panas matahari. Hasil sosialisasi menunjukkan banyak petani masih mengabaikan penggunaan APD karena alasan ketidaknyamanan dan kurangnya pemahaman. Peneliti menekankan bahwa penggunaan APD adalah langkah penting dan nyata untuk melindungi diri, bukan sekadar formalitas. Usia lanjut dan pendidikan rendah (SD) memengaruhi pemahaman petani terhadap materi sosialisasi. Mereka cenderung kesulitan menyerap informasi teoritis dan konsep yang tidak familiar, sehingga dibutuhkan metode penyampaian yang lebih sederhana, visual, dan praktis agar lebih efektif.
ANALISIS NIAT PENGGUNAAN APLIKASI SUMSEL TANGGAP OLEH MASYARAKAT KOTA PALEMBANG Putri, Christa Maura; Kustomo, Yan Hadi; Al-Yamani, Khleg Gamal Mohammed; Hartono, Budi; Daud, Alfani Ghutsa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48198

Abstract

Tranformasi digital kesehatan dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi topik hangat dikarenakan kemajuan teknologi yang terus meningkat dan menyentuh hampir semua aspek kehidupan termasuk dalam menangani kasus kegawatdaruratan pra rumah sakit seperti pada penerapan inovasi Aplikasi Sumsel Tanggap. Namun, data jumlah pengguna masih sangat minim sejak tahun 2020 sampai dengan sekarang hanya 920. Penelitian bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi niat masyarakat dalam menggunakan aplikasi Sumsel Tanggap baik dari faktor sosiodemografik dan variabel eksternal pada Teori Technology Acceptance Model (TAM). Metodologi penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Menggunakan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitias dan reliabilitas. Populasi adalah masyarakat kota palembang yang berusia lebih dari sama dengan 15 tahun. Sampel diambil dengan teknik quota sampling sebanyak 400 orang. Teknik analisis data dengan analisis univariat (statistik deskriptif), analisis bivariat (chi square), dan analisis multivariat (regresi logistik berganda). Terdapat hubungan antara persepsi manfaat (perceived usefull), persepsi kemudahan (perceived ease of use), sikap pengguna (attitude), efikasi diri pengguna (perceived self-efficacy) kepercayaan (trust) dan keamanan (security) pengguna terhadap niat penggunaan aplikasi Sumsel Tanggap. Sikap pengguna (attitude) adalah faktor yang paling dominan hubungannya dengan penggunaan aplikasi dengan p-value sebesar 0,000. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif pemecahan masalah dalam menyusun kebijakan tentang sosialisasi dan informasi yang tepat agar dapat menarik perhatian masyarakat dalam menggunakan aplikasi Sumsel Tanggap.
ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN MASALAH KEPERAWATAN MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER 1 DENGAN PENERAPAN AROMA TERAPI INHALASI PAPPERMINT DI PMB YULI CATURINI KOTABUMI Amalia, Putri Rahma; Surmiasih, Surmiasih
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48204

Abstract

Mual dan muntah pada awal kehamilan disebabkan oleh peningkatan hormon Human Chorionic Gonadotropin (hCG), yang menyebabkan relaksasi otot polos dalam sistem pencernaan, sehingga mengurangi kualitas fungsi lambung, terutama saat lambung kosong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk pemberian asuhan keperawatan dengan masalah mual muntah pada ibu hamil trimester 1 melalui penerapan aromaterapi inhalasi peppermint. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus asuhan keperawatan dengan pendekatan aromaterapi peppermint. Subjek penelitian adalah dua ibu hamil trimester pertama dengan keluhan mual muntah. Data dikumpulkan pada Mei 2025 melalui wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Salah satu upaya metode nonfarmakologi yang dapat dilakukan yaitu pemberian aromaterapi inhalasi peppermint pada ibu hamil trimester 1. Hasil menunjukkan penurunan frekuensi mual muntah: pada pasien pertama dari 8x/hari menjadi 2x/hari, dan pasien kedua dari 11x/hari menjadi 1–2x/hari. Pasien juga memahami cara penggunaan aromaterapi dengan baik. Saran dari penelitian ini adalah agar aromaterapi peppermint dapat dijadikan intervensi mandiri maupun kolaboratif dalam pelayanan keperawatan primer. Saran dapat menjadi teknik nonfarmakologi yaitu aromaterapi inhalasi peppermint pada ibu hamil trimester 1 di PMB Yuli Caturini Kotabumi.
IMPLEMENTASI PEMBERIAN PURSED LIPS BREATHING DENGAN POSISI FOWLER TERHADAP PENINGKATAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK (PPOK) Wahyuni, Dini Tri; Widiastuti, Agung; Sani, Fakhrudin Nasrul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48235

Abstract

PPOK adalah penyakit kronis yang ditandai dengan terbatasnya aliran udara di saluran napas dimana sesak napas merupakan keluhan utama pasien PPOK. Global Initiatives for Chronic Obstructive Lung Disease (GOLD) 2023, menyatakan bahwa PPOK juga menjadi salah satu dari tiga penyebab kematian tertinggi di dunia. Prevelensi PPOK secara global sekitar 251 juta angka mortalitas di tahun 2021 di perkirakan sekitar 3,75 orang meninggal akibat penyakit PPOK. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien PPOK yaitu dengan melakukan intervensi nonfarmakologi pemberian tehnik Pursed Lips Breathing  dengan posisi Fowler merupakan intervensi keperawatan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan saturasi oksigen pada pasien dengan PPOK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penerapan Implementasi Pemberian Pursed Lips Breathing  Dengan Posisi Fowler Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pada Pasien Dengan Penyakit Paru Obstruktif  Kronik (PPOK). Metode penelitian observasional dengan menggunakan rancangan studi kasus pada dua responden dengan kasus PPOK. Hasil penelitian ini didapatan peningkatan saturasi oksigen pada pasien satu dan pasien dua. Pada pasien satu terdapat peningkatan saturasi oksigen dari 96% menjadi 100%, sedangkan pasien dua terdapat peningkatan saturasi oksigen dari 95% menjadi 98%. Dari hasil penerapan pada dua pasien PPOK, implementasi Pursed Lips Breathing  dengan posisi Fowler efektif dalam meningkatkan saturasi oksigen.