cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS PEMANFATAN APLIKASI MOBILE JKN SEBAGAI INOVASI PENDAFTARAN PASIEN DI RSD DR. SOEBANDI JEMBER Annastasia, Shinta; Rusdi, Achmad Jaelani; Suhariyono, Untung Slamet; Qodar, Mita Lailatul
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi Mobile JKN sebagai inovasi pendaftaran pasien di RSD dr. Soebandi Jember. Aplikasi ini merupakan salah satu terobosan digital dari BPJS Kesehatan yang dirancang untuk memberikan kemudahan bagi peserta JKN dalam mengakses layanan kesehatan, termasuk pendaftaran kunjungan secara online. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Mobile JKN memiliki fitur yang mendukung efisiensi pelayanan, seperti akses jadwal dokter dan pendaftaran tanpa antre, tingkat pemanfaatannya masih rendah Hal ini disebabkan oleh rendahnya literasi digital sebagian pasien, kurangnya sosialisasi dari pihak rumah sakit, serta belum optimalnya integrasi sistem antara Mobile JKN dan sistem informasi rumah sakit. Pembahasan menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan aplikasi ini merasakan manfaatnya, namun diperlukan upaya strategis agar penggunaannya menjadi lebih luas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Mobile JKN memiliki potensi besar sebagai inovasi pendaftaran pasien, namun keberhasilannya sangat bergantung pada edukasi masyarakat, peningkatan dukungan teknis, serta komitmen rumah sakit dalam mendukung transformasi digital pelayanan Kesehatan.
HUBUNGAN ANTARA MASA KERJA DAN BEBAN KERJA DENGAN KELUHAN LOW BACK PAIN PADA PEKERJA KOPRA DI DESA KUMELEMBUAI SATU KECAMATAN KUMELEMBUAI KABUPATEN MINAHASA SELATAN Langkai, Febryanty Livia; Ratag, Budi T.; Joseph, Woodford B. S.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48277

Abstract

Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi pada pekerja, terutama yang melakukan aktivitas fisik berat secara berulang tanpa memperhatikan prinsip ergonomi. Aktivitas seperti mengangkat beban berlebih, membungkuk, dan bekerja dalam posisi tidak ergonomis dapat meningkatkan risiko terjadinya LBP. Kondisi ini dapat berdampak pada penurunan produktivitas, ketidakhadiran kerja, serta berisiko menimbulkan gangguan fungsi fisik dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara masa kerja dan beban kerja dengan keluhan LBP pada Pekerja Kopra di Desa Kumelembuai Satu Kecamatan Kumelembuai. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan April-Juni 2025. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pekerja kopra di Desa Kumelembuai Satu yang berjumlah 150 orang. Jumlah sampel sebanyak 60 orang yang di ditentukan menggunakan rumus Lemeshow. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan pengukuran denyut nadi menggunakan fingertip pulse oximetry. Analisis hubungan antar variabel menggunakan uji korelasi Pearson dan uji Spearman Rank. Hasil uji antara masa kerja dengan keluhan LBP pada pekerja kopra menunjukkan nilai p = 0,000 dan nilai r = 0,826, yang menunjukkan adanya hubungan dengan kekuatan korelasi sangat kuat. Hasil uji antara beban kerja dengan keluhan LBP pada pekerja kopra menunjukkan nilai p = 0,668 dengan nilai r = 0,056, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan dengan kekuatan korelasi sangat lemah. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan dengan kekuatan korelasi sangat kuat antara masa kerja dengan keluhan LBP pada pekerja kopra di Desa Kumelembuai Satu, dimana semakin lama masa kerja maka semakin tinggi risiko mengalami LBP. Tidak terdapat hubungan antara beban kerja dengan keluhan LBP pada pekerja kopra di Desa Kumelembuai Satu
HUBUNGAN ANTARA DURASI PENGGUNAAN KOMPUTER DENGAN KEJADIAN COMPUTER VISION SYNDROME PADA PEKERJA BAGIAN PLANNING AND CONTROL PT PELINDO TERMINAL PETIKEMAS TPK BITUNG Kansil, Eugenia; Pinontoan, Odi R.; Langi, Fima L. F. G.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48282

Abstract

Peran komputer dalam penyelesaian pekerjaan membuat pekerja menatap layar Komputer atau disebut Visual Display Terminal (VDT) selama berjam-jam setiap hari. Kebiasaan tersebut dapat menimbulkan dampak negatif bagi pekerja yaitu dampak kesehatan berupa gangguan penglihatan atau yang dikenal dengan Penyakit Akibat Kerja. Pengguna komputer yang bekerja lebih dari 2 jam perhari dapat berisiko mengalami kejadian CVS. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara durasi penggunaan komputer dengan kejadian Computer Vision Syndrome pada pekerja bagian Planning and Control PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan potong lintang. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Maret – Mei 2025. Populasi yang ada dalam penelitian ini adalah pekerja komputer bagian Planning and Control PT Pelindo Terminal Petikemas TPK Bitung dengan jumlah 32 pekerja. Teknik pengambilan sampel pada penelirian ini menggunakan total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner durasi penggunaan komputer dan kuesioner baku Computer Vision Syndrome Questionnaire (CVS-Q). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel durasi penggunaan komputer tidak memiliki hubungan yang signifikan secara statistik dengan kejadian Computer Vision Syndrome (CVS), dengan nilai p = 0,230 (p > 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,0477 menunjukkan bahwa durasi penggunaan komputer hanya mampu menjelaskan sekitar 4,77% variasi skor CVS, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
PENERAPAN TERAPI MUSIK TERHADAP PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJD dr. ARIF ZAINUDIN SURAKARTA Febrianasari, Maya; Utomo, Endrat Kartiko; Musta’in, Musta’in
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48297

Abstract

Halusinasi pendengaran adalah halusinasi yang paling sering dialami oleh penderita gangguan mental, misalnya mendengar suara melengking, mendesir, bising, dan mengakibatkan pasien berdebat dengan suara tesebut. Suara yang muncul bervariasi, bisa menyenangkan, berupa perintah berbuat baik, dan bisa berupa makian, ejekan. Dampak yang terjadi dari halusinasi adalah dapat kehilangan kontrol diri sehingga bisa membahayakan diri sendiri, orang lain dan juga dapat merusak lingkungan. Salah satu terapi non farmakologis yang efektif untuk menurunkan halusinasi adalah terapi musik. Terapi musik dapat memberikan rasa tenang. Untuk penerapan terapi musik terhadap pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran. Studi kasus dengan desain deskriptif. Studi kasus ini berjumlah 2 responden pasien halusinasi yang dipilih sesuai kriteria inklusi yang ditentukan dan menggunakan koesioner AHRS sebagai pengukuran tanda gejala halusinasi. Terapi musik diberikan 3 kali berturut-turut dengan durasi 45 menit. Hasil penerapan terapi musik menunjukkan  pada pasien I setelah diberikan terapi musik selama 3 hari bertutut-turut didapatkan hasil post test 18  (sedang) mengalami penurunan skor AHRS 5. Pada pasien II setelah diberikan terapi musik selama 3 hari bertutut-turut didapatkan hasil post test 20 (sedang). Mengalami penurunan skor AHRS 4. Intervensi terapi musik efektif untuk menurunkan skor AHRS pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran.
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN ANEMIA DENGAN HEMATOCHEZIA DAN HEMOROID Bilbina, Nafisha Tamaran
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48309

Abstract

Anemia adalah kondisi yang mana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin dibawah batas normal (WHO, 2023). Beberapa penelitian mengatakan bahwa anemia seringkali disebabkan oleh kehilangan darah dari lesi di saluran pencernaan pada pria dan wanita pascamenopause. Prevalensi anemia di antara pasien dengan perdarahan gastrointestinal diperkirakan sebesar 61%. Salah satu perdarahan yang seringkali menyebabkan anemia adalah hematochezia. Hematochezia dapat terjadi akibat hemoroid atau wasir. Salah satu upaya perbaikan kondisi pasien anemia dengan hematochezia dan hemorrhoid dilakukan pemberikan asuhan gizi terstandar dengan diet tinggi kalori tinggi protein dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi pasien. Penelitian dilakukan pada Oktober 2023 di RS X Surabaya dan menggunakan jenis penelitian yaitu deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data, antara lain data rekam medis pasien (pemeriksaan antropometri, biokimia, dan fisik klinis), 24-hour food recall, dan visual comstock. Pemberian asuhan gizi terstandar dilakukan selama dua hari dengan pemberian makan sebanyak enam kali serta melakukan monitoring dan evaluasi terhadap nilai biokimia, fisik dan klinis, asupan zat gizi pada pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi pasien berangsur membaik ditandai dengan tidak adanya penurunan nafsu makan, peningkatan kondisi fisik/klinis, dan adanya peningkatan nilai biokimia. Namun, pemenuhan kebutuhan zat besi yang kurang adekuat menyebabkan hemoglobin, hematokrit, dan eritrosit menurun. Dapat disimpulkan bahwa asuhan gizi berupa diet tinggi kalori tinggi protein dapat dilanjutkan dengan memperhatikan pemenuhan zat besi agar kondisi pasien dapat kembali normal.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN STROKE ISKEMIK PADA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA KOTA BANDA ACEH Zuhriyyah, Azqia; Fahdhienie, Farrah; Arifin, Vera Nazira
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48315

Abstract

Stroke menyebabkan kerusakan pada otak yang muncul mendadak dan progresif akibat gangguan peredaran darah otak non traumatic, serta menimbulkan gejala seperti kelumpuhan sesisi wajah atau anggota badan, bicara tidak lancar, bicara tidak jelas (pelo), perubahan kesadaran, dan gangguan penglihatan. Faktor utama penyebab stroke adalah hipertensi. Selain itu adalah merokok dan diabetes mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor kejadian Stroke Iskemik pada pasien di RSUD Meuraxa Kota Banda Aceh dengan analisis kuantitatif desain Case Control Retrospective dengan 25 sampel kasus dan 25 sampel kontrol karakteristik jenis kelamin dan usia. Analisis Univariat, Bivariat, dan Multivariat dilakukan pada program SPSS 24.0. Hasil analisis univariat menunjukkan responden tidak merokok: 48% kasus dan 64% kontrol, riwayat hipertensi: 88% kasus memiliki riwayat dan 76% kontrol tidak, aktivitas fisik: 80% kasus beraktivitas fisik ringan dan 40% kontrol beraktivitas fisik sedang, responden kadar gula darah: normal: 64% kasus dan 92% kontrol, responden berpengetahuan cukup 68% kasus, dan responden berpengetahuan baik 40% kontrol. Analisis Bivariat menunjukkan ada hubungan riwayat hipertensi (p-Value 0.000), aktivitas fisik (p-Value 0.000), kadar gula darah (p-Value 0.041), dan pengetahuan responden (p-Value 0.005) dengan kejadian stroke iskemik. Tidak ada hubungan antara status merokok (p-Value 0.393) dengan kejadian stroke iskemik. Analisis multivariat menunjukkan riwayat hipertensi (OR 83.002) memiliki faktor resiko paling besar terjadinya stroke iskemik.
HUBUNGAN ANTARA AKTIVITAS FISIK DENGAN OBESITAS PELAJAR DI SMA NEGERI 1 TONDANO Bukkang, Alfansia Agnes Surianti; Musa, Ester Candrawati; Malonda, Nancy S.H
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48326

Abstract

Masalah gizi pada remaja hingga sekarang masih cukup signifikan dan belum teratasi sepenuhnya adalah obesitas. Data Riskesdas menunjukkan prevelensi obesitas pada remaja khususnya pada kabupaten Minahasa berada pada angka tertinggi dari seluruh kabupaten di Sulawesi Utara yaitu 14,36%. Penelitian kuantitatif menggunakan desain atau rancangan penelitian yang digunakan yaitu case control memiliki populasi 330 remaja dan sampel penelitian sebanyak 50 remaja yang di ambil melalui metode teknik purposive sampling. Instrumen yang dilakukan pada penelitian ini berupa kuesioner dan skala ukur antropometri. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa pelajar di SMA Negeri 1 Tondano yang obesitas (kelompok kasus), sebagian besar tidak aktif dalam melakukan aktivitas fisik (60,7%). Penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan obesitas pada pelajar di SMA Negeri 1 Tondano dengan nilai OR = 2,3 p-value = 0,007. Pelajar yang memiliki aktivitas fisik tidak aktif memiliki risiko 2,3 kali lebih besar untuk mengalami obesitas dibandingkan dengan pelajar yang memiliki aktifitas fisik aktif. Aktivitas fisik merupakan faktor risiko penyebab terjadinya obesitas
EDUKASI INTERAKTIF TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU MEROKOK DI KALANGAN ANAK ANAK DAN REMAJA DI YAYASAN ISLAM MEDIA KASIH Alkhairi, fauzan Akmal; Hasan, Assayidatina; Akmal, Said; Ulfah, Mairiya; Aramico, Basri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48377

Abstract

Merokok merupakan salah satu penyebab utama kematian yang dapat dicegah secara global. Tingginya prevalensi merokok aktif dan pasif, khususnya di kalangan remaja, menjadi perhatian serius dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja tentang bahaya merokok aktif dan pasif melalui penyuluhan interaktif. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Yayasan Islam Media Kasih, dengan melibatkan 17 responden berusia 7–18 tahun. Desain kegiatan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, dengan analisis data univariat dan bivariat menggunakan uji T berpasangan. Terdapat peningkatan signifikan pada skor pengetahuan responden setelah penyuluhan (mean pre-test 68,41 meningkat menjadi post-test 89,53; p=0,000). Responden menunjukkan antusiasme tinggi dan keterlibatan aktif dalam sesi diskusi. Edukasi interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja terhadap bahaya merokok. Penyuluhan dengan media menarik seperti video dan diskusi kelompok direkomendasikan untuk program kesehatan berbasis komunitas.
GAMBARAN KADAR TRIGLISERIDA DAN LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) PADA PENYAKIT JANTUNG KORONER DI RS PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA Anggraini, Rita; Murdiyanto, Joko; Widyantara, Aji Bagus
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48440

Abstract

Penyakit jantung koroner terjadi ketika arteri koronaria menyempit, aliran darah ke otot jantung terhambat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang yang menderita penyakit ini adalah laki-laki, hal ini disebabkan oleh hormon estrogen yang berfungsi untuk melindungi dan melindungi perempuan Peningkatan kadar trigliserida dalam darah menyebabkan penumpukan plak di dalam pembuluh darah dan membuat pembuluh darah akan mengecil dan memadat sehingga dapat meningkatkan tekanan darah dan jumlah darah yang mengalir dalam tubuh menjadi sedikit. LDL merupakan faktor utama aterogenik sebab peningkatan kadar kolesterol LDL menyebabkan angka kejadian PJK. Tujuan penelitian ini yakni mengetahui gambaran kadar trigliserida dan Low Density Lipoprotein (LDL) pada pasien yang terdiagnosis PJK di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2024. Penelitian ini berjenis obervasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penetapan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 51 data pasien. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa distribusi frekuensi pasien PJK berdasarkan usia didominasi oleh kelompok usia ≥ 40 tahun yaitu sebanyak 50 (98,0%) orang, sedangkan berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh kelompok laki-laki yaitu sebanyak 36 (70,6%) orang. Pasien PJK yang melakukan pemeriksaan trigliserida paling banyak ditemukan dengan kadar normal (< 150 mg/dL) sebanyak 27 (52,9%) dengan kadar minimal sebesar 42 mg/dL dan maksimal 412 mg/dL dan rata-rata kadar senilai 163,75±80,63 mg/dL, begitupula pada pemeriksaan LDL dengan kadar normal (< 100 mg/dL) sebanyak 21 (41,2%) dengan kadar minimal 60 mg/dL dan maksimal 185 mg/dL dan rata-rata kadar senilai 107,88±25,45 mg/dL.
HUBUNGN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DENGAN STATUS GIZI PADA PELAJAR di SMA Negeri 1 LANGOWAN Wenur, Senny Arshelia; Musa, Ester C,; Punuh, Maureen I.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48454

Abstract

Status gizi siswa sangat penting karena mempengaruhi pertumbuhan, daya tahan tubuh, dan produktivitas belajar. Salah satu faktor yang dapat memmengaruhi status gizi adalah asupan zat gizi makro, seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Ketidakseimbangan asupan gizi dapat menyebabkan gangguan gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Observasi awal di SMA Negeri 1 Langowan menunjukkan terdapat siswa yang memiliki status gizi kurang, gizi baik, gizi lebih, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara asupan zat gizi makro dengan status gizi siswa. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel sebanyak 110 siswa kelas 10 dan 11 yang dipilih secara simple random sampling. Data diperoleh melalui wawancara food recall 2x24 jam untuk menilai asupan makanan dan pengukuran Indeks Massa Tubuh menurut usia (IMT/U) untuk mengetahui status gizi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Koefisien Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 64,5% siswa memiliki status gizi baik. Sebanyak 67,3% siswa memiliki asupan karbohidrat yang cukup, 57,3% memiliki asupan protein yang cukup, dan 54,5% memiliki asupan lemak yang cukup. Terdapat hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dengan status gizi (r = 0,469) dan (p = 0,000), protein dengan status gizi (r = 0,395) (p = 0,000), dan lemak dengan status gizi (r = 0,385) (p = 0,000). Terdapat hubungan antara asupan karbohidrat, protein, dan lemak dengan status gizi pada siswa SMA Negeri 1 Langowan.