cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
MENGINTEGRASIKAN PERMAINAN KARTU DALAM PBL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN KOGNITIF MAHASISWA KEPERAWATAN Fradisa, Lisa
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan permainan kartu domino dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa keperawatan pada mata kuliah Ilmu Dasar Keperawatan (IDK). Penelitian menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada aktivitas dosen dan mahasiswa. Pada siklus pertama, rata-rata aktivitas dosen tercatat 3,71 (kategori sangat baik) dan meningkat menjadi 4,00 pada siklus kedua. Aktivitas mahasiswa juga mengalami peningkatan dari 3,37 pada siklus I menjadi 3,89 pada siklus II. Penggunaan permainan kartu domino dalam pembelajaran PBL terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam diskusi, penyelidikan kelompok, dan evaluasi proses pemecahan masalah. Selain itu, motivasi belajar mahasiswa juga meningkat, dengan persentase mahasiswa yang merasa lebih termotivasi untuk mengikuti pembelajaran meningkat dari 28,10% pada siklus I menjadi 68,80% pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan PBL yang dipadukan dengan permainan kartu domino dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa keperawatan, serta memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi PBL dan permainan kartu domino adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan keterlibatan dan motivasi mahasiswa, sehingga dapat diadopsi lebih luas dalam pendidikan keperawatan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran.
TINJAUAN PUSTAKA : GANGGUAN PENYALAHGUNAAN GANJA Karlina, Fairuz; Azmi, Naurah Arika; Kamila, Alya Syafa; Haq, Andi Muhammad Al Fatih; Akbar, Nugraha Malik
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38283

Abstract

Penyalahgunaan ganja di Indonesia dan secara global menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama di kalangan remaja. Ganja adalah salah satu narkotika yang paling banyak digunakan, mengandung senyawa kanabinoid seperti delta-9-tetrahidrokanabinol (THC), yang bertanggung jawab atas efek psikoaktifnya. Penggunaan ganja yang kronis dapat menyebabkan Gangguan Penggunaan Ganja (Cannabis Use Disorder, CUD), yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk berhenti menggunakan meskipun muncul dampak negatif fisik dan psikologis. Faktor genetik dan lingkungan berperan penting dalam risiko pengembangan gangguan ini, di mana paparan kanabinoid mempengaruhi fungsi otak, terutama sistem dopaminergik, yang dapat menyebabkan ketergantungan dan perubahan struktural pada otak. Gangguan ini juga dapat mempengaruhi sistem kardiovaskular dan paru-paru, serta kesehatan mental, meningkatkan risiko gangguan psikotik, depresi, dan kecemasan. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk memberikan gambaran komprehensif tentang epidemiologi, patofisiologi, manifestasi klinis, dan penanganan gangguan penggunaan ganja. Pendekatan efektif dalam menangani gangguan ini meliputi terapi kognitif-perilaku, terapi motivasi, dan intervensi psikososial. Selain itu, upaya pencegahan berbasis edukasi, kebijakan, dan dukungan sosial sangat penting untuk mengurangi prevalensi penyalahgunaan ganja dan dampak berbahayanya bagi masyarakat.
PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG MENCUCI TANGAN DI TK DHARMA WANITA GELURAN Nabila Balqis, Neha
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38288

Abstract

Hasil observasi di TK Dharma Wanita Geluran, dari 25 siswa dalam satu kelas ditemukan hanya ada 3 siswa yang mencuci tangan secara mandiri sebelum memakan bekal dan 2 siswa yang tidak masuk sekolah karena diare. Atas permasalahan yang ada, maka diperlukannya edukasi melalui penyuluhan PHBS pada siswa. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan siswa terkait cara cuci tangan yang baik dan benar. Sasaran kegiatan ini adalah anak-anak usia dini yang bersekolah di TK Dharma Wanita Geluran, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo dan diikuti oleh 65 Siswa TK B. Kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Kamis, Jumat, dan Sabtu tanggal 19, 20, dan 21 Oktober 2023. Kegiatan ini dilaksanakan melalui sarana kegiatan belajar bersama dalam bentuk tatap muka dalam kelompok, penyuluhan yang diberikan, meliputi: materi melalui slides PowerPoint dan dongeng interaktif, demonstrasi mengenai 6 langkah cuci tangan yang baik dan praktik mencuci tangan basah dengan air mengalir dan cuci tangan kering dengan hand sanitaizer. Melalui observasi langsung oleh tim, hasil yang dicapai dari kegiatan penyuluhan praktik PHBS di TK Dharma Wanita menunjukkan terdapat sebanyak 71% peserta mampu melakukan cuci tangan, hal ini menandakan mereka mampu untuk menyerap informasi sederhana yang telah disampaikan khususnya dengan bantuan media audio visual dan praktik langsung. Diharapkan kedepannya pihak sekolah dan orangtua dapat terus mensosialisasikan dan membiasakan siswa untuk mencuci tangan dengan benar sehingga anak-anak dapat membiasakan perilaku mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir dalam kehidupan sehari hari.
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP TINDAKAN SWAMEDIKASI ACNE VULGARIS DI KALANGAN MAHASISWA UNISKA MAB BANJAMASIN Qibthiyah, Mariatul; Fadillah, Aris; Hasniah, Hasniah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38300

Abstract

Swamedikasi adalah praktik pengobatan mandiri untuk mengobati gejala sakit atau penyakit ringan dialami tanpa berkonsulatasi dengan dokter atau petugas kesehatan. Obat harus dipilih dan digunakan untuk mengatasi penyakit dan gejala penyakit ringan yang sesuai. Acne vulgaris adalah jerawat yang disebabkan oleh perubahan hormonal yang meningkatkan produksi minyak pada masa pubertas. Pengobatan jerawat yang paling banyak dilakukan adalah dengan pengobatan sendiri (self-medication) yang sering dilakukan oleh para mahasiswa. Tujuan penelitian penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pengetahuan terhadap tindakan swamedikasi acne di kalangan mahasiswa UNISKA MAB Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan cross-sectional dan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden 100 mahasiswa di lingkungan UNISKA MAB Banjarmasin. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling menggunakan kuesioner di google form. Hasil penelitian dari seluruh responden yang memiliki pengetahuan swamedikasi acne yang baik (84%) dan melakukan tindakan swamedikasi acne yang tepat (98%). Tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap tindakan swamedikasi acne di kalangan mahasiswa UNISKA MAB Banjarmasin (p-value = 0,000).
FENOMENA GANGGUAN DISOSIATIF POSSESSION TRANCE DISORDER MENURUT PANDANGAN ULAMA SERTA IMPLIKASINYA DALAM DUNIA MEDIS Purnama, Ila Asyifa; Akbariska, Fahma; Sabila, Ismi; Sa’adah, Ismi Siti; Alfiani, Reggyna; Fadhillah, Widi Yanti; Supriyadi, Tedi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38309

Abstract

Possession Trance Disorder adalah gangguan disosiatif yang ditandai dengan hilangnya kontrol atas kesadaran, perilaku, dan tindakan. Terdapat perbedaan pandangan menurut agama Islam dan medis terkait fenomena ini. Dalam masyarakat, kondisi ini sering dianggap sebagai kerasukan akibat pengaruh supranatural, seperti roh atau jin. Namun, secara medis, gangguan ini diakui dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5) dan sering dikaitkan dengan trauma psikologis atau stres yang dipicu oleh faktor lingkungan maupun kehidupan sosial. Perbedaan pendapat ini menjadi permasalahan yang perlu dipecahkan guna mengetahui bagaimana Islam dan medis menyoroti fenomena Possession Trance Disorder tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara secara langsung kepada dua ulama dari dua pondok pesantren di Sumedang, satu dokter dari puskesmas di Sumedang, satu perawat rumah sakit di Jepang, dan satu psiokolog di pondok pesantren Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena gangguan disosiatif Possession Ttrance Disorder dipahami secara berbeda oleh ulama, tenaga medis (dokter, perawat), dan psikolog. Ulama mengaitkannya dengan masuknya jin akibat lemahnya keimanan, sementara medis dan psikolog melihatnya sebagai respons terhadap stres, trauma, atau gangguan fisik (kelelahan) dan mental. Kesimpulannya, perbedaan pandangan antara ulama dan tenaga medis mengenai Possession Trance Disorder menunjukkan pentingnya pendekatan holistik yang menggabungkan aspek spiritual dan medis dalam penanganannya.
PENGARUH EDUKASI MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI DI SMA ABULYATAMA KABUPATEN ACEH BESAR Dewi, Darlisa; Sartika, Sartika; Oktaviyana, Cut
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38330

Abstract

Remaja putri usia 12 hingga 16 tahun merupakan kelompok rentan terjadinya anemia. Upaya penanganan anemia pada remaja putri adalah dengan pemenuhan asupan zat gizi besi yaitu dengan pemberian tablet tambah darah atau suplemen zat besi. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi media video animasi terhadap pengetahuan tentang pencegahan anemia pada remaja putri di SMA Abulyatama Kabupaten Aceh Besar Tahun 2024. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 42 orang dan jumlah sampel sebanyak 42 orang remaja putri, teknik pengambilan sampel secara Total Populasi. Penelitian ini telah dilakukan pada tanggal 5 sampai 8 Agustus 2024 dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan video animasi terdapat 41 responden mengalami peningkatkan pengetahuan ada 1 responden pengetahuan menetap dengan p value 0,000, artinya ada pengaruh edukasi media video animasi terhadap pengetahuan remaja putri. Kesimpulan menunjukkan bahwa ada pengaruh edukasi media video animasi terhadap pengetahuan remaja putri.
HUBUNGAN KEAKTIFAN LANSIA PADA PROLANIS TERHADAP KUALITAS HIDUP DAN AKTIVITAS FISIK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TURIKALE KABUPATEN MAROS Fahrisa, Ceke; MB, Andi Rahmaniar; Nurcahyani, Icha Dian; Intang, Sitti Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38333

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Upaya kesehatan lanjut usia itu untuk menjaga agar tetap hidup sehat, berkualitas, dan produktif sesuai dengan martabat kemanusiaan. Upaya kesehatan lanjut usia meliputi fasilitasi lanjut usia untuk menjaga kebersihan diri, mengonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, memiliki kehidupan sosial, serta memiliki lingkungan yang ramah lanjut usia. Di Puskesmas Turikale kabupaten Maros jumlah lansia sebanyak 400 orang. Kualitas hidup dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keaktifan lansia pada prolanis terhadap kualitas hidup dan aktivitas fisik di wilayah kerja puskesmas Turikale Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional study dengan teknik pengambilan sampel secara porposive sampling sebanyak 60 responden. Analisis data menggunakan uji chi square. Kualitas hidup dan aktivitas fisik di ukur menggunakan kuesioner. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa adanya hubungan keaktifan lansia pada prolanis terhadap kualitas hidup berdasarkan nilai p=0,000 < 0,05 dan aktivitas fisik nilai p=0,000 < 0,05. Terdapat hubungan keaktifan lansia pada prolanis terhadap kualitas hidup dan aktivitas fisik di wilayah kerja puskesmas Turikale Kabupaten Maros.
PERSPEKTIF ULAMA DAN PERAWAT ANTARA MEMPRIORITASKAN KEWAJIBAN BERIBADAH ATAU MELAKSANAKAN TINDAKAN KEPERAWATAN Azhari, Hasbinoer Ibnu; Nisa, Farida Zahra Khairun; Yulistina, Nabila; Aisyah, Siti; Yuningsih, Yuyun; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38349

Abstract

Sebagai tenaga kesehatan perawat harus memprioritaskan keselamatan pasien dengan memberikan asuhan keperawatan yang baik dan sebagai seorang muslim perawat juga memiliki kewajiban beribadah yang harus dilaksanakan tepat waktu yang dimana keduanya harus dilaksanakan sebaik mungkin. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk melihat perspektif ulama dan perawat antara memprioritaskan kewajiban beribadah dan tugas melaksanakan tindakan keperawatan. Penelitian menggunakan desain kualitatif berupa fenomenologi dengan cara melakukan wawancara kepada dua ulama dari pondok pesantren di Sumedang dan tiga perawat dari RSUD Umar Wirahadikusumah dan di Puskesmas Cimalaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para ulama sepakat bahwa Islam merupakan agama yang fleksibel dan memberikan kemudahan dalam situasi darurat, termasuk menunda ibadah demi menyelamatkan nyawa. Namun, penting untuk tetap menjadikan ibadah sebagai prioritas utama di luar situasi darurat. Begitu pula perawat yang menekankan bahwa keselamatan pasien merupakan prioritas utama perawat sesuai dengan kriteria kegawatdaruratan dan kode etik keperawatan. Tugas perawat adalah menjaga keselamatan dan memberikan perawatan terbaik, terutama dalam situasi darurat. Hal ini berdasarkan sumpah perawat yang mengutamakan kepentingan pasien di atas kepentingan pribadi. Tindakan keperawatan yang dinilai mendesak dan harus segera dilakukan terutama dalam kondisi darurat, termasuk juga ke dalam bentuk ibadah. Dalam Islam kewajiban beribadah, seperti shalat, merupakan hal yang fundamental, tetapi hukum Islam juga memberikan kelonggaran (rukhsah) untuk situasi darurat.
POLA MAKAN DAN PENGETAHUAN TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM PADA IBU NIFAS DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS JEURAM NAGAN RAYA Sari, Meliza; Oktaviyana, Cut; Sartika, Dewi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38365

Abstract

Infeksi masa nifas masih berperan sebagai penyebab utama kematian ibu terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Luka perineum merupakan faktor predisposisi terjadinya infeksi masa nifas. Bentuk infeksi ini bervariasi dan bersifat lokal sampai terjadi sepsis dan kematian masa nifas. Diantaranya yang mengalami robekan, tersebut dan kurangnya pengetahuan dalam merawat luka perineumnya. Mereka juga mengatakan bahwa membersihkan luka dengan kain basah dan belum bisa mandi selain itu juga terdapat ibu yang harus dilakukan tindakan hecting ulang yang disebabkan karena tidak menjaga kebersihan luka perineum setelah BAB, membiarkan luka perineum lembab, tidak mengganti celana dalam dengan yang bersih dan kering. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola makan dan pengetahuan terhadap penyembuhan luka perineum pada ibu nifas di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Jeuram Nagan Raya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah acidental sampling. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas selama 2 minggu dari tanggal 23 Maret 2024 - 04 April 2024 dengan 43 responden. Hasil penelitian terdapat Pengaruh Pola Makan Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas dengan nilai p = 0,009 dan  terdapat Pengaruh Pengetahuan Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas dengan nilai p = 0,008.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI PUSKESMAS BAHU DI PUKESMAS BAHU KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO Arti, Guni; Sasiwi, Adhe Lisna Gayuh
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38422

Abstract

Rendahnya cakupan ASI Eksklusif merupakan suatu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Pemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan, hal ini disebabkan oleh karena kesadaran masyarakat dalam pemberian ASI Ekskluif masih sangat rendah. Studi awal yang dilakukan di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado tahun 2022, didapatkan jumlah bayi 307 yang mendapat ASI Ekslusif 77 (25,2 %) (Profil Puskesmas Bahu 2022). Dari hasil wawancara 10 ibu terlihat bahwa 7 ibu tidak memberikan ASI Eksklusif pada bayinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik melalui pendekatan croos sectional. Data primer bersumber dari 31 responden (sampel) ibu-ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan, ditunjang dengan data sekunder yang bersumber dari berbagai referensi terkait bahasan penelitian. Data diolah secara univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square pada taraf signifikansi (?) 5% dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 45.2% yang memberikan ASI Eksklusif, 90.3% memiliki tingkat pengetahuan baik, 77.4% memiliki tingkat pendidikan tinggi, 61.3% memiliki pekerjaan, 96.8% dukungan tenaga kesehatan, dan 74.2% dukungan keluarga. Sementara itu dari hasil analisis bivariat diperoleh bahwa secara statistik menunjukan bahwa hanya faktor pekerjaan yang memiliki hubungan bermakna terhadap pemberian ASI Eksklusif pada ibu-ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado. Sementara 4 faktor lainya (pengetahuan, pendidikan, dukungan tenaga kesehatan dan dukungan keluarga tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Bahu Kecamatan Malalayang Kota Manado