cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
KEPEMIMPINAN DALAM PELAYANAN KESEHATAN Adawiyah, Azzahra Al; Nabilah, Nanda; Luthfiansyah, Faiz Agung; Khairunisa, Puteriyani; Wasiyem, Wasiyem
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38427

Abstract

Gaya kepemimpinan memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi. Saat ini, Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan primer berperan krusial dalam upaya meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat. Dari Segi realitas puskesmas dipandang sebagai salah satu instansi ujung tombak bagi peningkatan pembangunan kesehatan. Dalam pelaksaanan kerjanya, puskesmas maupun rumah sakit tidak jarang dihadapkan dengan adanya berbagai kendala yang berhubungan dengan diskonsistensi kebijakan dan juga permasalahan internal yang bersumber langsung dari puskesmas tersebut. Keseluruhan tantangan dan permasalahan di kedua unit pelayanan kesehatan tersebut tentunya memerlukan respon cepat dan tata kelola organisasi yang baik dan benar serta adanya sosok pemimpin yaitu kepala puskesmas dan juga kepala rumah sakit yang dinilai berkompeten. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara lebih mendalam tentang keterkaitan antara kepemimpinan dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode narrative literature review, yang melibatkan perbandingan dan analisis teori-teori yang telah ada sebelumnya serta mencari referensi untuk mendukung landasan teori yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan memainkan peran krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di berbagai tingkatan, termasuk pelayanan tingkat pertama, tingkat lanjut, dan lembaga non-pemerintah. Didapakan kesimpulan yaitu Kepemimpinan yang baik terbukti mampu mengatasi berbagai tantangan, seperti distribusi tenaga kesehatan yang tidak merata, minimnya sarana dan prasarana di daerah terpencil, serta cakupan wilayah kerja yang luas
PANDANGAN ULAMA DAN TENAGA KESEHATAN MENGENAI PERAWATAN ODGJ DENGAN METODE RESTRAIN Rahmawati, Asri; Miladhiyah, Anindha Nur; Dewi, Astri Puspita; Palupi, Latifa Putri; Septiani, Riani Jihan; Nuraeni, Widya; Supriyadi, Tedi; Faozi, Akhmad
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38443

Abstract

Tindakan restrain terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) menimbulkan perdebatan yang kompleks, terutama terkait dengan masalah pelanggaran hak asasi manusia dan dampak psikologis bagi individu yang terlibat dalam kesehatan mental. Penelitian ini membahas pandangan ulama dan tenaga kesehatan mengenai perawatan ODGJ dengan metode restrain. Fokus penelitian ini adalah memahami terkait pandangan ulama dan tenaga kesehatan mengenai perawatan dengan metode restrain, serta menelaah bagaimana pandangan ulama dan tenaga kesehatan dapat menilai perawatan yang diberikan kepada ODGJ dengan metode restrain tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan wawancara kepada satu ulama di Sumedang, satu ulama di Majalengka, satu pembina Panti Disabilitas Mental Barokah Bhakti dan satu perawat dari Puskesmas Cimalaka. Wawancara dilakukan selama satu kali untuk tiap narasumbernya pada tanggal 17-19 Oktober 2024. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu voice recorder sebagai alat perekam suara.  Hasil penelitian dari tenaga kesehatan (perawat), pembina Panti Disabilitas Barokah Bhakti, dan dua ulama berpendapat bahwa penggunaan metode restrain boleh dilakukan jika tidak ada alternatif lain untuk mengendalikan ODGJ yang berperilaku agresif serta harus dilakukan dengan cara yang aman dan tanpa melukai. Pendekatan ini penting untuk menghindari resiko cedera fisik maupun psikologis dari pasien dalam perawatan ODGJ perlu diperhatikan dampak jangka panjang yang mungkin timbul, baik pada pasien maupun lingkungan sekitar.
HUBUNGAN KONSUMSI KOPI DAN KUALITAS TIDUR DENGAN PENINGKATAN TEKANAN DARAH Dianita, Eka Mei; Praningsih, Supriliyah; Diana, Rini Nur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38510

Abstract

Konsumsi kopi sering dikaitkan dengan sejumlah faktor risiko penyakit jantung koroner, termasuk meningkatkan tekanan darah dan kadar kolesterol darah. Peningkatan konsumsi kopi dapat berdampak negatif pada kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat mengubah hormon stres kortisol dan sistem saraf simpatik, sehingga menyebabkan peningkatan tekanan darah. Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan Observasional dengan pendekatan Cross-sectional. Sampel penelitian ini adalah 70 mahasiswa STIKes Pemkab Jombang. Instrumen Penelitian pada penelitian ini sphygmomanometer, stetoskop untuk mengukur tekanan darah dan kuesioner The  Pittsburgh  Sleep  Quality  Index (PSQI) untuk mengukur kualitas tidur. Analisis data menggunakan uji Spearman Test. Hasil penelitian uji Spearman’s rho didapatkan bahwa terdapat hubungan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,003 dan terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,007. ada hubungan antara konsumsi kopi dengan tekanan darah dan ada hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah. Semakin sering konsumsi kopi maka semakin tinggi resiko peningkatan tekanan darah individu, begitu juga sebaliknya semakin jarang konsumsi kopi maka semakin rendah risiko peningkatan tekanan darah individu. Peningkatan tekanan darah yang terjadi  pada  responden berbeda-beda tingkatannya karena  banyak  faktor  yang mempengaruhi  peningkatan  tekanan  darah  diantaranya yaitu genetik, obesitas, asupan garam, gaya hidup, dan konsumsi alkohol dan kafein atau konsumsi kopi. Semakin buruk kualitas tidur maka semakin tinggi risiko peningkatan tekanan darah individu, begitu juga sebaliknya semakin baik kualitas tidur maka semakin rendah risiko peningkatan tekanan darah individu. Hubungan tersebut merupakan hasil dari mekanisme biologis, menunjukkan bahwa kurang tidur dapat mengubah hormon stress kortisol dan sistem saraf simpatik, sehingga terjadi peningkatan tekanan darah.
GAMBARAN FAKTOR RISIKO DAN TATALAKSANA IKTERUS NEONATORUM PADA NEONATUS CUKUP BULAN DI RSIA IRHAMNA KABUPATEN INDRAMAYU TAHUN 2020-2022 rizkya, rizkya; Esthernita F, Naomi; Dewanto, Dewanto
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38565

Abstract

Ikterus neonatorum adalah gejala klinis umum pada bayi baru lahir yang disebabkan oleh peningkatan total serum bilirubin (TSB), yang dikenal juga sebagai hiperbilirubinemia. Keadaan ini ditandai dengan perubahan warna kekuningan pada kulit, sklera, dan membran mukosa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan faktor risiko dan tatalaksana ikterus neonatorum pada neonatus cukup bulan di RSIA Irhamna Kabupaten Indramayu pada tahun 2020-2022. Penelitian menggunakan metode retrospektif deskriptif dengan pendekatan studi potong lintang (cross sectional). Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret hingga Juni 2023 di RSIA Irhamna Kabupaten Indramayu dengan teknik pengambilan sampel non-random sampling. Sampel penelitian ini melibatkan 100 neonatus cukup bulan yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 56 sampel (56%) neonatus cukup bulan mengalami ikterus neonatorum. Mayoritas neonatus yang mengalami ikterus neonatorum adalah laki-laki (64,5%), dengan berat badan lahir normal (54,3%), persalinan spontan (60%), usia gestasi 37 minggu (67,9%), dan asupan nutrisi ASI (51,7%). Penelitian ini juga menemukan bahwa 48 sampel (75,7%) mengalami overtreatment dalam tatalaksana ikterus neonatorum. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara faktor jenis kelamin, berat badan lahir, jenis persalinan, usia gestasi, dan asupan nutrisi dengan kejadian ikterus neonatorum. Selain itu, ditemukan penerapan prosedur yang berlebihan dalam penanganan, yang menyebabkan terjadinya overtreatment pada sebagian besar kasus.
HUBUNGAN KEPATUHAN PENGOBATAN TERHADAP OUTCOME KLINIS PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. MOEWARDI SURAKARTA LUTHFIYANTI, NIKEN; Setyawan, Ardi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38627

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan penggunaan obat secara terus menerus. Kepatuhan yang tinggi terhadap pengobatan akan membuahkan hasil klinis yang baik dan berperan dalam meningkatkan kualitas hidup penderita diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan kepatuhan penggunaan obat dengan outcome klinis pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD DR. Moewardi Surakarta yang dilakukan pada periode April – Juni 2024. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan jumlah responden sebanyak 98 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data kepatuhan dinilai menggunakan kuesioner Modified Morisky Adherence Scale 8 (MMAS 8), dan luaran klinis dinilai dari nilai glukosa darah puasa atau sewaktu dan %HbA1C dari data rekam medis. Analisis hubungan kepatuhan dengan outcome klinis menggunakan chi-square. Hasil tingkat kepatuhan pengobatan dapat dibagi menjadi 3 kategori yaitu: kepatuhan pengobatan tinggi memiliki persentase 24,5%, kepatuhan pengobatan sedang memiliki persentase 46,9%, dan kepatuhan pengobatan rendah memiliki persentase 28,6%. Hasil klinis tercapai sebesar 37,8% dan tidak tercapai sebesar 62,2%. Terdapat hubungan antara kepatuhan minum obat dengan hasil terapi pada pasien diabetes melitus tipe 2 dengan nilai Pearson chi square sebesar 0,011. Berdasarkan data tersebut, tenaga apoteker perlu lebih menekankan kepatuhan penggunaan obat pada pasien diabetes melitus tipe 2 untuk memperoleh outcome klinis yang baik.
KETERKAITAN KUALITAS TIDUR DENGAN KEJADIAN DISMENORE PRIMER PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS TARUMANAGARA ANGKATAN 2021, 2022 DAN 2023 Bachdar, Mutiara Dewi; Woen, Christian Wijaya
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38650

Abstract

Dismenore primer merupakan beban kesehatan seorang wanita karena dapat berdampak terhadap kualitas hidup seorang wanita dengan menyebabkan nyeri serta gejala lainnya. Sebagian besar Mahasiswa Kedokteran memiliki kualitas tidur yang buruk terkait tuntutan akademik yang dialami selama menjalankan studinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan kejadian dismenore primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021, 2022, dan 2023. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian ini dipilih secara purposive sampling dan didapatkan 192 sampel. Hasil penelitian menunjukkan 84,9% mahasiswi memiliki kualitas tidur buruk, 83,9% mengalami dismenore primer dengan 46,4% derajat ringan, 41,1% derajat sedang, dan 12,5% derajat berat. Dari hasil analisis yang diuji tidak adanya hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan kejadian dismenore primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021, 2022, dan 2023 (p = 0,357). Akan tetapi secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara kuliatas tidur dengan derajat dismenore primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021, 2022, dan 2023 (p = 0,008). Banyak faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian dismenore primer. Oleh karena itu, dapat dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor resiko lainnya. Simpulan, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan kejadian dismenore primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021, 2022, dan 2023 tetapi terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas tidur dengan derajat dismenore primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2021, 2022, dan 2023.
PREDIKSI MODEL KEBAKARAN DAN LEDAKAN PADA SPBU DI KOTA BANDA ACEH DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI TAHUN 2024 Al-Fattah, Muhammad Dea; Santi, Tahara Dilla; Ariscasari, Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38653

Abstract

Ukuran tangki timbun yang memiliki kapasitas minimal 30.000liter bahan bakar sangat krusial dalam menilai risiko kebakaran dan ledakan yang disebabkan oleh kebocoran. Pengisian tangki yang melebihi kapasitas maksimum dapat mengakibatkan tumpahan bahan bakar, yang meningkatkan risiko kebakaran jika tumpahan tersebut bersentuhan dengan sumber panas. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi dan mengevaluasi potensi kebakaran dan ledakan di SPBU Kota Banda Aceh dengan menggunakan metode ALOHA (Areal Location of Hazardous Atmosphere) sebagai dasar untuk mitigasi risiko dan sistem keselamatan migas. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional analitik dan pemodelan menggunakan perangkat lunak ALOHA. Penelitian ini menganalisis skenario Leak of Tank dan BLEVE (Boiling Liquid Expanding Vapor Explosion) di empat SPBU di Kota Banda Aceh. Data sekunder diperoleh dari jurnal, artikel terkait kebakaran dan ledakan di SPBU, serta dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Banda Aceh. Hasil pemodelan menunjukkan variasi dalam radius area mudah terbakar dan zona ancaman di setiap SPBU. Untu scenario Leak of Tank, SPBU C memiliki radius area mudah terbakar terluas (56 meter), diikuti oleh SPBU A (46 meter), SPBU D (24 meter), dan SPBU B (19 meter). Untuk skenario BLEVE, SPBU D memiliki zona ancaman terbesar (709 meter), diikuti oleh SPBU A (673 meter), SPBU B (636 meter), dan SPBU C (625 meter).  Setiap SPBU memiliki tingkat risiko kebakaran dan ledakan yang berbeda, dipengaruhi oleh kondisi dan faktor lingkungan masing-masing lokasi. SPBU Kampung Mulia menunjukkan risiko tertinggi dari segi zona ancaman dan populasi berisiko. Untuk meningkatkan manajemen risiko, disarankan peningkatan inspeksi rutin, pelatihan staf, investasi dalam teknologi pengamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan.
HUBUNGAN KOMUNIKASI DAN KESEJAHTERAAN PEGAWAI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI BPJS KESEHATAN CABANG BULUKUMBA Elyanovianti, Elyanovianti; Sainal, Andi Asliana; Iskandar, Andi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38728

Abstract

Sumber Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor yang secara langsung memberikan kontribusi terhadap kegiatan organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kinerja pegawai yang baik dapat diukur dari kepuasan kerja pegawai, ketika karyawan puas maka kinerja yang dihasilkan juga akan memuaskan. Kepuasan kerja pegawai dapat dicapai melalui kesejahteraan pegawai dan komunikasi yang efektif antar rekan kerja maupun degan atasan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui hubungan Komunikasi dan Kesejahteraan Pegawai Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif korelasi dengan metode cross sectional study di BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan BPJS Kesehatan Cabang Bulukumba sebanyak 59 orang dengan menggunakan teknik penentuan sampel total sampling, dimana seluruh jumlah populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukan Variabel Komunikasi terbukti berpengaruh signifikan dengan variabel kepuasan kerja pegawai, hal itu terlihat dari nilai sigfinikan P-Value ? ? (Alpha) sebesar 0.05 yaitu dengan nilai P-Value 0,005 < 0,05. Dan Variabel kesejahteraan pegawai terbukti berpengaruh signifikan dengan variabel kepuasan kerja pegawai, hal itu terlihat dari nilai sigfinikan P-Value ? ? (Alpha) sebesar 0.05 yaitu dengan nilai P-Value 0,002 < 0,05. Dengan mengoptimalkan kemampuan seluruh sumber daya manusia yang ada sangat terkait dengan kepuasan kerja pegawai sehingga perlu adanya upaya peningkatan hubungan sosial atau komunikasi antar pegawai dengan atasan dan juga peningkatan kesejahteraan pegawai sesuai kebutuhan agar tercipta suatu kinerja yang optimal.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA ULAR TANGGA TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG BAHAYA MEROKOK PADA SISWA SMA NEGERI 4 SAMARINDA Jannati Rosidah, Annisa; Hazanah, Sri; Chifdillah, Nino Adib
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38836

Abstract

Salah satu kebiasaan yang berkontribusi terhadap masalah kesehatan di seluruh dunia adalah merokok. Indonesia termasuk negara dengan tingkat perokok tertinggi di seluruh dunia. Setiap tahun, kebiasaan merokok di kalangan remaja menyebabkan kematian lebih dari 225.700 orang. Menyediakan platform permainan edukatif yang meningkatkan kesadaran dan sikap tentang risiko merokok adalah salah satu cara untuk mencegah kaum muda mencoba merokok. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pendidikan kesehatan melalui media ular tangga berdampak pada sikap dan pemahaman siswa tentang risiko yang terkait dengan merokok di SMA Negeri 4 Samarinda. Penelitian ini menggunakan desain one-group pretest-posttest dan bersifat kuantitatif. Pendekatan proporsional random selection digunakan untuk memilih 79 siswa dari populasi, yang terdiri dari siswa kelas 11. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data, dan analisis univariat dan bivariat digunakan. Menurut temuan analisis, mayoritas responden berusia 17 tahun. Hasil Identifikasi pengetahuan di peroleh jumlah responden dengan pengetahuan kategori cukup saat pretest terdapat 40 siswa (50,6%) dan pada posttest terdapat sebanyak 44 siswa (57,7%). Sedangkan responden dengan sikap baik pada pretest terdapat sebanyak 16 siswa (22.3%) dan pada saat posttest terdapat 34 siswa (43.0)%. “Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan nilai p sebesar 0,000 (p < 0,05), pendidikan kesehatan melalui media ular tangga memberikan pengaruh terhadap pengetahuan dan sikap responden. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan di SMA Negeri 4 Samarinda yang menggunakan media ular tangga memberikan pengaruh terhadap sikap dan pemahaman siswa tentang risiko merokok.
ANALISIS FAKTOR RISIKO RABIES DI KOTA BITUNG TAHUN 2023 Langi, Budianna Tombi; Limbong, Uliadi Barrung; Payung, Helda Tangke; Ole, Filita Pratiwi; Pangemanan, Ford
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 4 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i4.38843

Abstract

Rabies merupakan penyakit infeksi akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus rabies yang ditularkan terutama melalui anjing, kucing dan kera. Sebanyak 8 kasus kematian di Provinsi Sulawesi Utara akibat rabies pada periode Januari - Mei 2023. Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya pengendalian penyakit rabies di masyarakat menuju program eliminasi. Desain penelitian menggunakan Cross Sectional dengan kelompok populasi yaitu penduduk yang tinggal di Kelurahan Bitung Barat, Kota Bitung. Sebanyak 84 orang menjadi responden, yang dipilih dengan teknik Purposive Sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara dari rumah ke rumah dan observasi langsung. Variabel penelitian terdiri dari karakteristik umum responden, Kepemilikan Hewan Penular Rabies (HPR), Promosi Kesehatan, Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pencegahan Rabies. Analisa data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan SPSS. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 47,6% responden memiliki hewan peliharaan; 32,1% responden memiliki pengetahuan yang kurang baik tentang rabies; keseluruhan responden memiliki sikap kategori baik tentang rabies; dan 16,7% memiliki perilaku pencegahan rabies yang kurang baik. Ada hubungan yang bermakna secara statistik antara kelompok umur dan pengetahuan tentang rabies (p = 0.036). Sebagian besar masyarakat di kelurahan Bitung Barat belum memiliki informasi yang baik tentang rabies beserta upaya pencegahannya. Kelompok umur merupakan faktor risiko yang berhubungan dengan pengetahuan tentang rabies. Dinas Kesehatan dan Puskesmas di kota Bitung perlu meningkatkan program edukasi masyarakat melalui penyuluhan tentang bahaya Rabies,  Pencegahan dan Penanggulangannya serta mendukung lahirnya kebijakan tentang Syarat Kepemilikan dan Kewajiban Vaksinasi/Mengandangkan hewan peliharaan.