cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
EVALUASI PENGELOLAAN STOK OBAT KADALUWARSA DI INSTALASI FARMASI RSUD X Syaharani, Ninda; Saputra, Yoga Dwi; Hasina, Raisya; Mulyaningsih, Kismawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54892

Abstract

Pengelolaan stok obat yang efektif dan efisien merupakan bagian penting dari pelayanan kefarmasian di rumah sakit untuk menjamin ketersediaan obat yang aman, bermutu, dan efektif. Obat kadaluwarsa dapat menyebabkan kerugian ekonomi dan menurunkan kualitas pelayanan. Pada tahun 2023, RSUD X mencatat sebanyak 111 item obat kadaluwarsa (0,46%) dari total 23.637 item, melebihi standar Kementerian Kesehatan RI (0%) namun masih berada di bawah ambang batas WHO (<1%). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengelolaan stok obat kadaluwarsa di Instalasi Farmasi RSUD X tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari catatan mutasi stok obat, laporan pemusnahan obat, serta wawancara dengan Kepala Instalasi Farmasi, petugas administrasi, dan petugas gudang. Analisis dilakukan dengan menghitung persentase obat kadaluwarsa dan membandingkan praktik pengelolaan dengan standar Kementerian Kesehatan RI dan WHO. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 111 item obat kadaluwarsa (0,46%). Prosedur pemusnahan dan sebagian aspek penyimpanan telah sesuai dengan standar. Namun, masih terdapat kelemahan pada pelabelan obat yang mendekati kedaluwarsa, penerapan prinsip First Expired First Out (FEFO) dalam distribusi, pelaporan berkala, serta monitoring dan evaluasi rutin. Tidak ditemukan obat kadaluwarsa dari golongan narkotika dan psikotropika. Kesimpulannya, pengelolaan obat kadaluwarsa di RSUD X belum optimal dan memerlukan perbaikan melalui pelabelan khusus, distribusi berbasis FEFO secara konsisten, peningkatan koordinasi antarunit, serta monitoring rutin untuk menekan risiko kadaluwarsa.
EFFECTIVENESS OF AIR FILTRATION IN PROTECTING WORKER CARDIOVASCULAR HEALTH : A NARRATIVE REVIEW Uswatin, Nurul; Fitri, Nafilatul; Basri, Ani Asriani
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54912

Abstract

Polusi udara dianggap sebagai salah satu bahaya lingkungan terbesar yang menyebabkan penyakit kardiovaskular, dan jumlah kontaminan di sebagian besar lingkungan kerja mungkin jauh lebih tinggi daripada yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Pencegahan penting untuk melindungi pekerja dan meningkatkan kesehatan jantung. Tinjauan naratif ini berfokus pada studi tentang intervensi penyaringan udara pada pekerja yang terpapar polusi udara dan dampaknya terhadap hasil kardiovaskular. Ditemukan empat penelitian yang menilai pengaruh sistem penyaringan udara dalam menghilangkan polutan di tempat kerja dan, lebih jauh lagi, meningkatkan tindakan kardiovaskular. Hasil ini konsisten dengan temuan bahwa pengurangan paparan partikel dan gas melalui penyaringan bermanfaat bagi kesehatan jantung. Tinjauan tersebut menyimpulkan bahwa penerapan teknik penyaringan udara di lingkungan kerja tertutup dapat mengurangi paparan zat dan gas berbahaya, yang secara signifikan akan mempengaruhi perubahan indikator sistem kardiovaskular seperti tekanan darah, dan detak jantung. Temuan ini memiliki konsekuensi nyata terhadap kesehatan kerja, khususnya dalam hal pencegahan penyakit kardiovaskular. Namun demikian, penelitian baru dibenarkan untuk memperluas basis bukti agar mencakup kelompok pekerja berisiko tinggi lainnya.
PENGARUH TEKNIK REFRAMING TERHADAP EMOSI NEGATIF SISWA KELAS X DI SMK NEGERI 2 PALU Adenan, Nadya Safitri; Doko, Rahmat; Fristalia, Mikaela Delpin
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54939

Abstract

Remaja sangat rentan terhadap emosi negatif seperti stres, kecemasan, dan depresi, yang dapat berdampak buruk pada kesehatan mental maupun prestasi akademik. Oleh karena itu, intervensi psikologis yang efektif sangat penting untuk membantu mereka mengelola emosi secara adaptif. Salah satu pendekatan tersebut adalah teknik reframing, yang berfokus pada mengubah cara pandang individu terhadap suatu peristiwa, mendorong interpretasi yang lebih positif atau konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik reframing dalam menurunkan emosi negatif pada siswa kelas X di SMK Negeri 2 Palu dan menilai apakah metode ini dapat meningkatkan kesejahteraan emosional mereka secara signifikan. Penelitian ini menggunakan desain one group pretest–posttest dengan melibatkan 41 siswa yang dipilih melalui purposive sampling, menggunakan instrumen DASS-21 yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi teknik reframing dalam dua kali pertemuan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rata-rata emosi negatif dari 31,90 pada pretest menjadi 6,65 pada posttest dengan nilai p < 0,001, yang menandakan bahwa teknik reframing berpengaruh signifikan dalam menurunkan emosi negatif siswa. Teknik reframing terbukti efektif dalam menurunkan emosi negatif pada siswa kelas X di SMK Negeri 2 Palu, di mana sebelum intervensi sebagian siswa berada pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan setelah intervensi seluruh siswa berada pada kategori rendah.
PENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH MELON TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAYUWOU KABUPATEN DONGGALA Muhidin, Aisyah; Taha, Masri dg; Abdurahman, Abdurahman
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54952

Abstract

Hipertensi merupakan problem kesehatan global yang besar serta menyebabkan kematian ketiga dan telah mendapat perhatian yang signifikan dari pemerintah karena prevalensinya yang terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis perbedaan pengaruh sebelum dan setelah pemberian jus melon terhadap lansia dengan hipertensi di Puskesmas Kayumayoe, Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain pra experimental. Populasi dalam penelitian ini adala Lansia yang berobat berjumlah 115 pasien. Sampel : 20 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Berdasarkan hasil uji statistik wilcoxon didapatkan nilai p =0, 000. Ini terlihat nilai p (probability) lebih rendah dari nilai p value = 0,05. Ada pengaruh yang signifikan mengenai pengaruh pemberian Jus Buah Melon terhadap penurunan tekanan darah pada Lansia Hipertensi di Wilayah Kerja Puskemas Kayuwou Kabupaten Donggala
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DAN SELF CONFIDENCE DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA DALAM MENYELESAIKAN SKRIPSI DI UNIVERSITAS WIDYA NUSANTARA Mayumi, Mayumi; Kilo, Mohamad Fikriyanto H.; Sabir, Sabir
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54973

Abstract

Prokrastinasi akademik masih banyak terjadi pada mahasiswa tingkat akhir dan dapat menghambat penyelesaian skripsi. Dukungan teman sebaya serta self confidence memiliki peranan penting dalam membantu mahasiswa mengurangi kecenderungan melakukan prokrastinasi akademik. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dan self confidence dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di Universitas Widya Nusantara. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 277 mahasiswa dan sampel penelitian berjumlah 73 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih melalui teknik Stratified Random Sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner dukungan teman sebaya, self confidence, dan prokrastinasi akademik. Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Sebagian besar responden memiliki dukungan teman sebaya tinggi (89,0%), self confidence tinggi (91,8%), dan tingkat prokrastinasi akademik rendah (87,7%). Terdapat hubungan antara dukungan teman sebaya dan self confidence dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di Universitas Widya Nusantara. Dukungan teman sebaya dan self confidence berhubungan signifikan dengan prokrastinasi akademik. Semakin tinggi dukungan teman sebaya dan self confidence, semakin rendah kecenderungan mahasiswa melakukan prokrastinasi akademik pada mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi di Universitas Widya Nusantara.
HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DOSEN DAN MAHASISWA DENGAN PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA TINGKAT II PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN UNIVERSITAS WIDYA NUSANTARA Hidayat, Saipul; Kindang, Ismunandar Wahyu; Prapto, Hendra
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54975

Abstract

Prestasi akademik menjadi isu sentral dalam pendidikan karena mencerminkan kualitas dan kuantitas pengetahuan yang dimiliki mahasiswa. Komunikasi efektif memungkinkan pertukaran informasi mengenai keinginan, kebutuhan, dan nilai-nilai pribadi, serta pengembangan gaya komunikasi yang saling sesuai. Komunikasi efektif memerlukan kepekaan dan keterampilan yang terasah melalui pengalaman dan kesadaran diri dalam berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis hubungan komunikasi interpersonal dosen dan mahasiswa dengan prestasi akademik pada mahasiswa tingkat II program studi S1 Keperawatan Universitas Widya Nusantara. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain korelasional dan mengunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa (i) tingkat II S1 keperawatan Universitas Widya Nusantara yang berjumlah 197 responden dengan teknik pengambilan sampel proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 66 responden. Hasil penelitian dari 66 responden menunjukan bahwa sebagian besar komunikasi interpersonal berada pada kategori baik 49 responden (74,2 %) dan untuk prestasi akademik sebagian besar berada pada ketegori pujian 52 responden (78,8 %). Hasil penelitian mengunakan uji spearman rho dengan nilai p value 0,000. Ada hubungan antara komunikasi interpersonal dosen dan mahasiswa dengan prestasi akademik pada mahasiswa tingkat II program studi S1 Keperawatan Universitas Widya Nusantara.
LIMFANGIOLEIOMIOMATOSIS DALAM SPEKTRUM PENYAKIT PARU INTERSTISIAL : LAPORAN KASUS Habiburrahman, Habiburrahman; Satriawan, Rudi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54988

Abstract

Limfangioleiomiomatosis (LAM) merupakan salah satu bentuk Interstitial Lungs Disease (ILD), yang bersifat langka dan progresif yang ditandai oleh proliferasi sel otot polos atipikal dengan pembentukan kista paru multipel. Kelainan ini dapat menyebabkan gangguan pertukaran gas, sesak napas progresif, dan komplikasi pneumotoraks berulang. LAM banyak terjadi pada perempuan usia produktif. LAM juga berkaitan dengan mutasi gen TSC1 atau TSC2 yang menyebabkan proliferasi abnormal dari sel. Prevalensi LAM di tujuh negara di Amerika Serikat berkisar antara 3,4 hingga 7,8 per juta wanita dengan manifestasi klinis yang variatif. Belum ada laporan khusus yang menunjukan jumlah kejadian LAM di Indonesia. Laporan kasus ini disusun untuk memperluas pemahaman klinis tentang presentasi LAM, meningkatkan kewaspadaan terhadap diagnosis penyakit ini pada pasien dengan gejala paru kronik dan gambaran kistik paru. Seorang perempuan 41 tahun mengeluh sesak napas memberat sejak satu minggu disertai batuk berdahak kuning dan nyeri dada saat batuk; pasien memiliki riwayat sesak napas kronik sejak tiga tahun terakhir dengan riwayat hipertensi dan penyakit jantung, tanpa riwayat tuberkulosis. Pasien tinggal di lingkungan padat dengan paparan asap rokok dan asbes. Pemeriksaan fisik didapatkan ronki di seluruh lapang paru, sementara pemeriksaan laboratorium menunjukkan leukositosis (13.000/µL) dengan neutrofilia (93,2%) dan hiperglikemia (306 mg/dL). Foto toraks menunjukkan corakan bronkovaskular kasar dengan gambaran honeycomb dengan fluid level, sedangkan CT-scan toraks non-kontras memperlihatkan pelebaran bronkus berbentuk kistik di hampir seluruh lobus paru bilateral, konsisten dengan bronkiektasis kistik. Kasus ini menekankan bahwa pendekatan multidisiplin dengan pemahaman klinis dan radiologis yang komprehensif sangat penting untuk menegakkan diagnosis tepat pada penyakit paru kistik multipel serta mencegah progresivitas dan komplikasi melalui penatalaksanaan dini
GAMBARAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DENGUE DI DESA PANGU KABUPATEN MINAHASA TENGGARA Agu, Meysi Chateline Mariani; Kaunang, Wulan P. J.; Nelwan, Jeini E.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55004

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akut akibat virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Secara global, kasus DBD terus meningkat signifikan sejak 1990 hingga 2013, dengan Asia sebagai wilayah dengan kejadian tertinggi. Di Indonesia, jumlah kasus DBD menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun, dengan lonjakan tajam pada 2022 dan tingginya angka kasus serta kematian pada 2023. Pada tahun 2023 tercatat 114.720 kasus dengue dengan 894 kematian. Di Provinsi Sulawesi Utara, terdapat 2.643 kasus DBD dengan 30 kematian, serta menempati peringkat kelima tertinggi Case Fatality Rate (CFR) nasional sebesar 1,14%. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan perilaku masyarakat dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Pangu, Kabupaten Minahasa Tenggara. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan dilaksanakan pada bulan Juli–Agustus 2025. Populasi penelitian adalah masyarakat Desa Pangu, dengan jumlah sampel sebanyak 93 responden yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan tinggi (61,3%). Mayoritas responden juga menunjukkan sikap yang baik (79,6%), sedangkan 20,4% memiliki sikap kurang baik. Namun, pada aspek tindakan, hanya 41,9% responden berada pada kategori baik, sementara 58,1% masih termasuk dalam kategori kurang baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan pengetahuan responden tentang upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue didaaptkan hasil yang paling banyak terdapat pada kategori tinggi. Sikap responden dalam upaya pencegahan Demam Beradrah Dengue didapatkan hasil yang paling banyak terdapat pada kategori baik dan tindakan responden dalam upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue yaitu didapatkan hasil yang paling banyka pada kategori buruk.
ANALISIS PENGARUH PENERAPAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK TERHADAP WAKTU TUNGGU PASIEN DI INSTALASI RAWAT JALAN Adiva Husniyah Ali, Adiva; Dhamanti, Inge
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55010

Abstract

Instalasi yang pertama kali dikunjungi oleh masyarakat saat datang ke rumah sakit umumnya adalah Instalasi Rawat Jalan. Rawat jalan menjadi tujuan utama karena sebagian besar masyarakat melakukan deteksi dini terhadap gejala penyakit yang dirasakan. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (2022), sekitar 60–70% pasien rumah sakit mengakses layanan rawat jalan sebagai pintu masuk pertama ke sistem kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam pelayanan untuk mengurangi waktu tunggu pasien, sehingga penyakit dapat segera diatasi. Salah satu upaya untuk mendukung percepatan pelayanan tersebut adalah penerapan Rekam Medis Elektronik (RME), yaitu salinan digital dari catatan medis pasien yang dapat diakses dengan cepat oleh tenaga kesehatan.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sebelum dan sesudah penerapan rekam medis elektronik terhadap waktu tunggu pasien di instalasi rawat jalan. Kajian ini menggunakan metode literature review yang menggunakan database PubMed, Google Scholar dan ScienceDirect dari tahun 2020-2025, dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, ditelusuri untuk mengidentifikasi studi yang menyelidiki pengaruh penerapan RME terhadap lama waktu tunggu pasien di rawat jalan. Artikel yang ditemukan diseleksi berdasarkan relevansi topik dan kualitas metodologi, serta data yang diekstraksi dianalisis menggunakan pendekatan naratif dan mengikuti alur PRISMA. Total temuan artikel sebanyak 410, namun hanya 7 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan 7 artikel yang dianalisis menunjukkan bahwa penerapan Rekam Medis Elektronik telah mengurangi waktu tunggu pada pasien di rumah sakit khususnya instalasi rawat jalan. Penerapan sistem RME di setiap fasilitas kesehatan khususnya pada instalasi rawat jalan dapat mengurangi waktu tunggu dibandingkan dengan sebelum penerapan RME. Hal ini membuktikan bahwa penerapan RME dalam pelayanan di instalasi rawat jalan dapat meningkatkan efisiensi dan berdampak positif terhadap kualitas layanan fasilitas kesehatan instalasi rawat jalan.
HUBUNGAN ANTARA DIABETES MELITUS DAN INFEKSI SALURAN KEMIH DI RSUD BUDHI ASIH Masyitah, Reza Julysha; Maharani, Laksmi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.55011

Abstract

Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan salah satu infeksi yang paling sering dijumpai secara global dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas, terutama pada kelompok berisiko tinggi seperti pasien Diabetes Melitus (DM). Kondisi hiperglikemia pada DM dapat menurunkan sistem imun dan mempermudah kolonisasi bakteri pada saluran kemih, sehingga berhubungan dengan terjadinya ISK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Diabetes Melitus dan kejadian Infeksi Saluran Kemih di RSUD Budhi Asih. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan dan rawat inap di RSUD Budhi Asih yang memenuhi periode penelitian. Sampel penelitian berjumlah 187 pasien yang memenuhi kriteria inklusi, dengan metode non-probability sampling menggunakan teknik consecutive sampling. Data sekunder diperoleh dari rekam medis dan hasil pemeriksaan laboratorium. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah Diabetes Melitus, sedangkan variabel terikat adalah Infeksi Saluran Kemih. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 98 responden (52,4%) menderita Diabetes Melitus dan 48 responden (25,7%) mengalami Infeksi Saluran Kemih. Proporsi kejadian ISK lebih tinggi pada pasien dengan Diabetes Melitus dibandingkan pasien tanpa Diabetes Melitus. Hasil uji chi-square menunjukkan nilai p=0,000, yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Diabetes Melitus dan kejadian Infeksi Saluran Kemih di RSUD Budhi Asih.