cover
Contact Name
LIRA MUFTI AZZAHRI ISNAENI
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
jurnalkesehatantambusai@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Tambusai
ISSN : -     EISSN : 27745848     DOI : 10.31004/jkt.v1i2.1104
Core Subject : Health,
JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal kesehatan tambusai naskah dalam bentuk hasil penelitian baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris. Naskah yang diterima adalah naskah yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya. Kami berharap artikel-artikel pada edisi ini bermanfaat bagi dunia ilmu kesehatan
Articles 4,346 Documents
ANALISIS PEMAHAMAN, STIGMA DAN SIKAP REMAJA DI KOTA JAYAPURA, PAPUA TERHADAP PENCEGAHAN HIV/AIDS DI ERA DIGITAL Purnamasari, Try; Iba, Mohammad Zakaria
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54416

Abstract

HIV/AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di Papua, dengan remaja sebagai salah satu kelompok yang rentan terhadap penularan. Perkembangan era digital telah mengubah pola remaja dalam mengakses informasi kesehatan, termasuk informasi terkait HIV/AIDS. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman, stigma, dan sikap remaja Papua terhadap pencegahan HIV/AIDS dalam konteks era digital di Kota Jayapura.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah remaja berusia 15–24 tahun berjumlah 216 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja memiliki tingkat pemahaman yang cukup mengenai HIV/AIDS, namun stigma terhadap ODHA masih ditemukan pada sebagian responden. Sikap remaja terhadap pencegahan HIV/AIDS umumnya berada pada kategori positif, meskipun masih dipengaruhi oleh tingkat pemahaman dan stigma yang dimiliki. Era digital menjadi sarana utama bagi remaja dalam memperoleh informasi terkait HIV/AIDS, yang berperan sebagai konteks dalam pembentukan sikap pencegahan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman dan stigma remaja berhubungan dengan sikap terhadap pencegahan HIV/AIDS dalam konteks era digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan edukasi kesehatan berbasis media digital yang tepat dan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman, menurunkan stigma, serta mendukung sikap pencegahan HIV/AIDS yang lebih baik di kalangan remaja Papua.
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN VAKSINASI DAN IMUNISASI PADA BAYI ATAU BALITA Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bachtiar; Salsabila, Ayu Putri; Fauziah, Nia; Ghifari, Muhammad Raihan; Syavira, Erika; Maulida, Gita Anisa; Maulidya, Suwaldi Pradana8, Citra; Maulidya, Citra; Masyuni, Daysila Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54432

Abstract

Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaan vaksinasi dan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita. Sebanyak 10 artikel penelitian dipilih melalui proses penelusuran sistematis menggunakan Google Scholar dengan kata kunci dan kriteria inklusi tertentu. Hasil telaah menunjukkan bahwa kepatuhan imunisasi dipengaruhi oleh interaksi antara faktor individu, sistem pelayanan kesehatan, dan lingkungan sosial. Pada dimensi individu, pengetahuan, sikap, motivasi, serta tingkat pendidikan ibu menjadi faktor yang paling dominan dalam menentukan kelengkapan imunisasi. Dari aspek sistem pelayanan, peran petugas kesehatan—terutama dalam pemantauan, evaluasi, dan pengelolaan logistik—memiliki kontribusi signifikan terhadap cakupan imunisasi. Faktor sosial seperti dukungan keluarga dan penguatan fungsi Posyandu turut memengaruhi keputusan orang tua untuk membawa anaknya imunisasi. Meskipun demikian, tantangan seperti rendahnya tingkat pendidikan ibu, keberadaan mitos, kurangnya informasi, dan keterbatasan sumber daya kesehatan masih menjadi hambatan. Temuan ini menegaskan perlunya intervensi edukasi yang lebih persuasif, penguatan layanan kesehatan komunitas, serta peningkatan keterlibatan keluarga untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap. Penelitian selanjutnya disarankan menguji efektivitas model intervensi yang berfokus pada peningkatan motivasi ibu secara berkelanjutan dan penanggulangan misinformasi di masyarakat.
PENATALAKSANAAN KASUS MUCOCELE DENGAN EKSISI BEDAH MINOR Lestari, Cindy; Ariska N, Nur; Naviatullaily, Naviatullaily
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54498

Abstract

Mucocele adalah lesi yang umum ditemukan pada mukosa oral dan merupakan lesi jinak kelenjar saliva yang paling sering ditemukan di rongga mulut. Insiden mucocele sering ditemukan karena adanya trauma kelenjar saliva minor. Mucocele dapat terjadi pada pasien dewasamuda. Mucocele dapat terjadi pada daerah manapun di dalam rongga mulut yang mengandung kelenjar saliva minor, tetapi bibir bawah merupakan lokasi paling umum karena paling mudah mengalami trauma. Mucocele ekstravasasi adalah mucocele yang paling sering terjadi pada bibir bawah. Dilaporkan kasus mucocele pada mukosa labial pada perempuan 20 tahun, datang ke RSGM Soelastri. Penatalaksanaan pada kasus ini adalah eksisi bedah minor , kelenjar saliva yang terlibat dengan anestesi lokal disertai KIE untuk menghilangkan kebiasaan buruk pasien sebagai etiologi utama mucocele pada kasus ini. Setelah dilakukan kontrol 1 sampai 3 minggu dengan hasil baik dan tidak ditemukan keluhan yang sama.
STRATEGI PENENTUAN PRIORITAS DAN TINDAK LANJUT PERBAIKAN MASALAH ORGANISASI Kustomo, Yan Hadi; Dewi, Erlitha Azhari; Syahril, Fadila; Hartono, Budi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54531

Abstract

Artikel ini membahas peran evaluasi strategi dalam sistem manajemen pengendalian mutu serta kontribusinya terhadap peningkatan kinerja organisasi. Kajian ini menekankan pentingnya sistem pengendalian manajemen, audit internal, dan evaluasi strategi sebagai instrumen pengawasan yang berkelanjutan untuk memastikan kesesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan kegiatan organisasi. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengacu pada protokol PRISMA, melalui penelusuran artikel ilmiah periode 2020–2025 dari berbagai basis data. Hasil kajian menunjukkan bahwa evaluasi strategi berperan penting dalam mengukur keberhasilan implementasi kebijakan, menjaga konsistensi mutu, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperkuat daya saing organisasi. Selain itu, efektivitas audit internal dan pengendalian mutu yang terintegrasi terbukti mendukung pencegahan kecurangan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa evaluasi strategi merupakan elemen kunci dalam mewujudkan organisasi yang adaptif, efektif, dan berorientasi pada kualitas.
PENERAPAN SYMBOLIC EXPERIENTAL FAMILY THERAPY (SEFT) PADA REMAJA EMOSIONAL Purdani, Kartika Setia; Safrudin, Bacthiar; Salsabila, Ayu Putri; Pradana, Suwaldi; Masyuni, Daysila Sri; Sari, Nadiana; Sofyanda, Andini Fitdia; Akmalia, Risma; Saputra, Bagas; Piliang, Dhea Lilia Putri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54568

Abstract

Dalam hal hubungan keluarga dan masalah pribadi, remaja yang tidak stabil secara emosional biasanya mengalami kesulitan. Pengalaman emosional langsung, spontanitas, dan simbol interpersonal dalam keluarga merupakan pusat dari Terapi Keluarga Eksperiensial Simbolik (SEFT) Carl Whitaker. Metode ini bermanfaat bagi keluarga karena mendorong hubungan yang lebih tulus, mengurangi pertentangan, dan menggunakan peristiwa kehidupan nyata untuk membawa perubahan. Dalam tulisan ini, kita akan melihat bagaimana SEFT dapat membantu remaja yang mengalami kesulitan emosional. Dipercaya bahwa karya seni yang dibuat dapat membantu meringankan masalah psikologis dalam terapi seni, yang merupakan intervensi pengalaman yang mencakup bahan-bahan kreatif dan pengawasan dari terapis seni. Untuk memberikan gambaran umum tentang terapi seni bagi remaja yang menghadapi masalah psikologis, analisis literatur yang komprehensif telah dilakukan. Terapis dapat menunjukkan perilaku non-direktif, direktif, atau eklektik. Ada banyak metode berbeda untuk menggabungkan ketiga teknik perawatan ini, dan hal tersebut telah terbukti memiliki pengaruh besar pada gangguan psikologis.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN KOMPLEMENTER TERAPI AKUPUNTUR DALAM MENGURANGI NYERI AKUT DAN MENINGKATKAN RENTANG GERAK SENDI BAHU PADA PASIEN FROZEN SHOULDER DI LATU USADHA Paramitha, Nikade Milla; Rismawan, Made; Fadhilah, Nuur
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54572

Abstract

Frozen Shoulder atau Capsulitis Adhesiva adalah penyakit intrinsik yang tidak diketahui berhubungan dengan peradangan progresif spontan dan fibrosis pada kapsul sendi bahu, ditandai dengan nyeri dan hilangnya gerakan aktif dan pasif bahu secara signifikan. Tujuan penelitian ini menjelaskan analisis penerapan intervensi terapi akupuntur dalam mengurangi nyeri aku dan meningkatkan rentang gerak sendi bahu pada pasien Frozen Shoulder di Latu Usadha. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dalam bentuk studi kasus yang mengidentifikasi suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien Frozen Shouldher. Diagnosa keperawatan yang muncul pada pasien yaitu  Nyeri akut (D.0077) b.d agen pencedera biologis, Intervensi inovasi yang diberikan yaitu dengan terapi akupuntur, Implementasi keperawatan memberikan terapi akupuntur selama 15 -30 menit, Evaluasi menunjukkan adanya penurunan nyeri bahu kiri dari sebelumnya menjadi nyeri ringan (skala 3), nyeri berkurang saat mengangkat tangan, sensasi tusuk-tusuk menurun, dan nyeri bersifat hilang timbul. Secara objektif, pasien tampak lebih tenang, meringis berkurang, dan tanda-tanda vital dalam batas normal. Hasil ini menunjukkan bahwa terapi akupuntur efektif dalam mengatasi nyeri pada pasien dengan Frozen Shoulder. Pada pasien frozen shouldher pemberian terapi akupuntur efektif dalam penanganan masalah mengurangi nyeri akut dan meningkatkan rentang gerak sendi bahu pada pasien Frozen Shoulder.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN TERAPI HEMODIALISA PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DI RSUD DR. M.M DUNDA LIMBOTO djailolo, marsela; Djamaludin, Nurdiana; Mursyidah, Andi; Yusuf, Zuhriana K.; Liputo, Gusti P.
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54617

Abstract

Gagal ginjal kronik (GGK) merupakan penyakit progresif yang memerlukan terapi pengganti ginjal jangka panjang, salah satunya hemodialisa. Terapi ini harus dijalani secara rutin dan terjadwal agar dapat mempertahankan kondisi pasien dan mencegah komplikasi. Namun, dalam praktiknya masih banyak pasien yang menunjukkan ketidakpatuhan dalam menjalani terapi hemodialisa. Salah satu faktor eksternal yang berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan terapi hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik di RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 53 pasien yang menjalani terapi hemodialisa, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kepatuhan terapi hemodialisa yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan keluarga berada pada kategori baik (34,0%), cukup (34,0%), dan kurang (32,1%). Tingkat kepatuhan pasien juga bervariasi, yaitu kepatuhan baik (34,0%), cukup (34,0%), dan kurang (32,1%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan terapi hemodialisa (p = 0,001). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa semakin baik dukungan keluarga yang diterima pasien, maka semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisa.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA REMAJA DI SMK AL KHAIRAAT PALU Sofyah, Sofyah Alhusnah; Kindang, Ismunandar Wahyu; Sringati, Sringati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54674

Abstract

Penggunaan media sosial TikTok di kalangan remaja semakin meluas dengan potensi dampak negatif pada kesehatan mental emosional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial TikTok terhadap gangguan mental emosional pada remaja di SMK Al Khairaat Palu. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Sampel terdiri dari 83 siswa kelas X, XI dan XII yang dipilih secara Proporsional Random Sampling. Kuesioner digunakan untuk mengukur penggunaan TikTok dan kondisi gangguan mental emosional. Data dianalisis dengan uji Monte Carlo untuk melihat hubungan antara kedua variabel. Hasil menunjukkan bahwa 50,6% responden menggunakan TikTok dalam kategori tinggi, 42,2% sedang, dan 7,2% rendah. Gangguan mental emosional dalam kategori normal 41% dan tidak normal 59%. Uji Monte Carlo menunjukkan hubungan signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dan gangguan mental emosional (p=0,000). Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok dengan gangguan mental emosional pada remaja, sehingga diperlukan perhatian lebih dari keluarga dan sekolah dalam mengelola penggunaan media sosial.
PENGARUH WORKPLACE STRETCHING MELALUI MICROBREAK 5 MENIT TERHADAP PENURUNAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA PENGRAJIN SEPATU Gusma, Ellysa Okky; Sunarto, Gatot; Adityasiwi, Gian Lisuari; Khenda, Nathan Agwin; Susanto, Nicolas Adi Perdana
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54676

Abstract

Low back pain merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang paling sering dialami pekerja sektor informal, termasuk pengrajin sepatu, akibat paparan postur kerja statis dan aktivitas berulang dalam durasi panjang. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan nyeri, tetapi juga berdampak pada keterbatasan fungsi aktivitas dan penurunan produktivitas kerja. Salah satu pendekatan ergonomi yang berpotensi mengatasi permasalahan tersebut adalah workplace stretching yang dilakukan melalui microbreak singkat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh microbreak workplace stretching selama 5 menit terhadap intensitas nyeri punggung bawah dan disabilitas fungsional pada pengrajin sepatu di Mojokerto. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one-group pretest–posttest. Populasi penelitian adalah seluruh pengrajin sepatu di Mojokerto dengan sampel sebanyak 50 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian meliputi intensitas nyeri punggung bawah dan disabilitas fungsional. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Visual Analogue Scale (VAS) dan Roland–Morris Disability Questionnaire (RMDQ). Intervensi microbreak workplace stretching diberikan selama 5 menit, dua kali sehari, selama dua minggu. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan pada intensitas nyeri saat gerak, nyeri saat diam, serta disabilitas fungsional setelah intervensi (p < 0,05). Simpulan penelitian ini adalah microbreak workplace stretching merupakan intervensi ergonomi yang efektif dalam menurunkan nyeri punggung bawah dan meningkatkan kapasitas fungsional pekerja, serta relevan sebagai strategi promotif–preventif dalam kesehatan kerja sektor informal.
ASUHAN KEPERAWATAN KOMPLEMENTER AKUPUNKTUR PADA GANGGUAN POLA TIDUR PASIEN SINUSITIS Dharmapatni, Putu Ratih Amanda Gunhapriya; Martini, Made; Pratama, Agus Ari
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.54677

Abstract

Sinusitis merupakan peradangan pada mukosa sinus yang dapat menimbulkan sumbatan hidung, nyeri wajah, serta gangguan pola tidur yang berdampak pada kualitas hidup pasien. Gangguan pola tidur pada pasien sinusitis menjadi salah satu masalah perdarahan yang memerlukan penatalaksanaan komprehensif, termasuk pemanfaatan terapi nonfarmakologis sebagai terapi komplementer. Studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan asuhan keperawatan pada pasien sinusitis dengan masalah gangguan pola tidur melalui intervensi akupunktur. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses pembunuhan yang meliputi pengkajian, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian adalah Ny. D, usia 54 tahun, dengan diagnosis medis sinusitis dan diagnosis gangguan pola tidur. Intervensi perdarahan yang diberikan meliputi dukungan tidur dan terapi akupunktur selama 15–30 menit pada titik LI20 (Yingxiang), EX-HN3 (Yintang), dan GV20 (Baihui). Hasil evaluasi menunjukkan adanya perbaikan pola tidur, penurunan keluhan sulit tidur, berkurangnya rasa tidak nyaman saat tidur, serta penurunan nyeri sinus. Secara tujuan, pasien tampak lebih rileks, tenang, dan nyaman setelah intervensi. Terapi akupunktur dapat direkomendasikan sebagai intervensi komplementer pembasahan yang efektif dalam membantu memperbaiki pola tidur pada pasien sinusitis.