cover
Contact Name
Nur Ani
Contact Email
aninurk3@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
aninurk3@gmail.com
Editorial Address
Jl. Letjen. S. Humardani No. 1 Sukoharjo, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
ISSN : 27459438     EISSN : 27459446     DOI : 10.32585/ijecs.v1i2.801
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services is a journal of the results of community service with a multidisciplinary field of study. Education Agriculture Engineering Health Economic Social humanity and others
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 168 Documents
EDUKASI PENCEGAHAN PENYAKIT JANTUNG MELALUI MEDIA POSTER DI RT 05 DUSUN GEBANG, SLEMAN, DIY Saptadi, Julian Dwi; Arianto, Machfudz Eko
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v4i1.3697

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah kondisi ketika arteri koroner tersumbat oleh timbunan lemak. Penyakit ini menimbulkan keluhan berupa nyeri dada, sesak nafas, dan gejala serangan jantung. Tujuan dari pengabdian ini adalah agar dapat memberikan edukasi kepada masyarakat dan mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan jantung melalui poster. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah melalui Musyawarah Masyarakat Desa dengan metode Brainstorming menggunakan media poster. Kesimpulan, terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit jantung koroner di RT 05 Dusun Gebang.
Edukasi Perilaku Orang Tua dalam Pemberian MP-ASI pada Balita di Dusun Kodokan Ani, Nur; Nugroho, Farid Setyo; Wartini, Wartini
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i2.801

Abstract

Periode tumbuh kembang emas pada bayi dan anak dapat diwujudkan apabila memperoleh asupan gizi yang sesuai. Guna mencapai tumbuh kembang yang optimal, di dalam Global Strategy for Infant and Young Child Feeding, WHO/UNICEF merekomendasikan empat hal penting yang harus dilakukan yaitu; pertama memberikan air susu ibu kepada bayi segera dalam waktu 30 menit setelah bayi lahir, kedua memberikan hanya air susu ibu (ASI) saja atau pemberian ASI secara eksklusif sejak lahir sampai bayi berusia 6 bulan, ketiga memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) sejak bayi berusia 6 bulan sampai 24 bulan, dan keempat meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 24 bulan atau lebih (WHO, 2000). Berdasarkan  observasi data di Posyandu Dusun Kodokan bahwa sebagian besar ibu balita atau anggota keluarga dekat telah memberikan MP-ASI dini sebesar (70%) dari jumlah balita yang ada yaitu 55 balita dan dari 55 orang ibu balita. Balita yang ada di Posyandu Dusun Kodokan ini terdiri dari usia 0 – 6 bulan (7,3%), usia 7 – 12 bulan (10,9%), usia 1-3 tahun (47,3%), usia 4-5 tahun (34,5%). Sebagian besar pendidikan terakhir ibu balita di Dusun Kodokan rata-rata Sekolah Menengah Atas (SMA/Sederajat) yang bekerja sebagai buruh di pabrik dan Diploma/Sarjana yang bekerja di instansi pemerintah/swasta. Sehingga diperlukan adanya sosialisasi edukasi perilaku orang tua dalam pemberian MP-ASI pada balita di Dusun Kodokan, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Adapun kegiatan tersebut dilakukan dalam bentuk penyuluhan dengan memberikan pretes dan postes kepada peserta dan hasil dari kegiatan sosialisasi tersebut diperoleh peningkatan nilai postes sebesar 34%. Maka dapat dikatakan bahwa kegiatan penyuluhan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan peserta, sehingga kegiatan ini dapat dikatan berhasil sesuai indikator keberhasilan (peningkatan nilai postes 25%).Kata Kunci: MP-ASI, ASI Eksklusif, Penyuluhan
IbM Diversifikasi Pangan “Pemanfaatan Pangan Lokal” bagi Siswa SMK N 2 Sukoharjo Afriyanti, Afriyanti; Hartati, Sri; Handayani, Catur Budi; Asmoro, Novian Wely; Nurahmawati, Febbi
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.777

Abstract

Nasi beras masih menjadi makanan pokok favorit untuk masyarakat Indonesia.  Jika belum mengkonsumsi nasi serasa belum makan.  Salah satu program yang dicetuskan oleh pemerintah untuk mengubah pola pikir tersebut adalah dengan adanya program diversifikasi pangan yaitu pola penganekaragaman konsumsi pangan.  SMK Negeri 2 Sukoharjo merupakan salah satu sekolah kejuruan yang memiliki jurusan Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian (TPHP).  Jurusan ini sangat berkaitan dengan program diversifikasi pangan sebagai salah satu cara meningkatkan ketahanan pangan.  Oleh karena itu, siswa di jurusan ini perlu dibekali dengan pemahaman dan keterampilan tentang diversifikasi pangan pemanfaatan pangan lokal, terutama Kabupaten Sukoharjo.  Metode kegiatan yang dilakukan melalui beberapa tahap yaitu :  pertama, penyuluhan dan pemberian materi terkait diversifikasi pangan dan pengolahan pangan lokal; kedua, pelatihan dan praktek pembuatan tepung mocaf; ketiga, evaluasi kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang telah dilakukan melalui pembandingan hasil pretest dan postest. Apabila terjadi peningkatan pemahaman peserta, yaitu peningkatan nilai menjadi ? 70  maka kegiatan ini dikatakan berhasil. Hasil menunjukkan nilai rata-rata pretest 60 dan nilai akhir postest 85,5.  Hal ini menunjukkan program ini berhasil karena mengalami peningkatan nilai > 70.
Transfer Teknologi Pengolahan Daging Bebek Cicilia, Siska; Nofrida, Rini
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.778

Abstract

Bebek merupakan salah satu jenis unggas yang banyak dipelihara dan dibudidayakan untuk dimanfaatkan oleh manusia. Pemanfaatan daging bebek sudah banyak dilakukan menjadi beberapa produk olahan seperti lalapan dan geprek. Kedua produk tersebut sedang menjadi trend kuliner di masyarakat. Salah satu daerah yang masyarakatnya banyak menjadi peternak bebek adalah Desa Pengadang Praya Lombok Tengah. Kendala yang dihadapi adalah sebagian dari peternak belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah daging bebek sehingga mereka menjual daging bebek ke pedagang lalapan yang ada di Lombok Tengah hingga Mataram. Tujuan kegiatan pelatihan ini dapat memberi tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah daging bebek menjadi produk lainnya. Kegiatan ini melibatkan peternak bebek dan ibu-ibu rumah tangga di desa tersebut dengan memberikan transfer teknologi jenis olahan daging bebek dilanjutkan dengan membuat olahan daging bebek tersebut. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi dan menunjukkan para peserta mendapat peningkatan pengetahuan tentang jenis-jenis olahan daging bebek dan cara pengolahan yang tepat.
Pendampingan Perhitungan Analisa Revitalisasi Lapangan Desa Masaran Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen Sumina, Sumina; Susila, Herman
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.779

Abstract

Desa Masaran merupakan salah satu desa di wilayah Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.  Desa Masaran merupakan wilayah yang berada pada lokasi yang sangat strategis sebagai titik pertemuan jalur mobilisasi barang dan manusia. Desa Masaran memiliki potensi berupa lapangan desa.  Aset tersebut sangat potensial karena berada pada tanah terbuka yang cukup luas di tengah wilayah yang semakin rapat.  Sehingga perlu ada optimalisasi potensi tersebut agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.  Guna mengoptimalkan dan mencapai hal tersebut maka tim pengabdian masyarakat akan melakukan pendampingan dalam hal merencanakan analisa biaya untuk merevitalisasi lapangan Desa Masaran.  Berdasarkan hasil pendampingan dapat diketahui bahwa besarnya dana untuk merevitalisasi lapangan Desa Masaran adalah sebesar Rp 2.338.900.000,00. Hasil analisa biaya tersebut untuk selanjutnya dapat digunakan untuk mencairkan dana desa yang telah ada dan juga dapat berfungsi sebagai dasar dalam mencari donatur untuk menyukseskan revitalisasi lapangan tersebut.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Jungsemi di Masa Pandemi Covid 19 Melalui Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer dan Pelindung Wajah Ginting, Rosalina; Huda, Maftukin; Drifanda, Valdyan; Affandi, Arief Rakhman
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.780

Abstract

Pada masa pandemi virus corona terjadi beberapa perubahan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Pembatasan sosial pada beberapa kegiatan perlu dilakukan untuk mencegah menyebarnya virus corona ini. Pola adaptasi baru dengan melakukan perilaku sehat, seperti mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan massa, atau menggunakan masker atau pelindung wajah, merupakan cara yang cukup efektif untuk  mencegah penularan virus corona. Penggunaan hand sanitizer diharapkan dapat meminimalisasi penularan virus kepada orang lain Ketika tidak tersedia fasilitas cuci tangan pada suatu tempat. Selain itu, produk hand sanitizer juga bisa dikatakan cukup praktis dalam penggunaannya karena dapat dibawa dengan mudah. Berdasarkan alasan tersebut, tim PPDM bekerja sama dengan Satuan Tugas Covid 19 dan Laboratorium pendiikan Biologi Universitas PGRI Semarang untuk memberikan pelatiha pembuatan hand sanitizer an pelindung wajah bagi warga Desa Jungsemi. Pelatihan pembuatan hand sanitizer dan pelindung wajah ini bertujuan melatih warga desa agar dapat memanfaatkan potensi usaha ini di masa pandemi. Selain itu, juga bertujuan untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai perilaku sehat yang nantinya menjadi pola adaptasi baru di masa pandemi ini.
Pelatihan Teknik Menanam Hidroponik Bagi Paguyuban Ibu-Ibu Santa Teresa Calcuta, Pasar Kliwon, Surakarta Wiharti, Tri; Hanik, Nur Rokhimah; Nugroho, Anwari Adi
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.789

Abstract

Pengamatan di rumah-rumah Desa Semanggi terutama RW 12 menunjukkan bahwa hampir setiap rumah terdapat sedikit lahan kebun dan sedikit tanaman khususnya sayuran. Wawancara dilakukan kepada beberapa warga RT 6, RW 12, Desa Semanggi menunjukkan bahwa warga khususnya Paguyuban Ibu-Ibu Santa Teresa Calcuta, Wilayah Santo Lucas, Semanggi, Pasar Kliwon, Surakarta kesulitan menanam beberapa tanaman sayur di area rumah mereka. Salah satu solusi yang ditawarkan kepada warga adalah cara penanaman sayuran melalui metode hidroponik. Penanaman sayuran dengan metode hidroponik memberi peluang untuk dapat menanam walaupun dengan lahan yang sempit. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan cara penanaman sayuran melalui metode hidroponik. Metode yang digunakan terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap pertama meliputi persiapan dan observasi kebutuhan, tahap kedua yaitu pemberian angket pretes, tahap ketiga yaitu penyampaian materi dan diskusi, tahap keempat yaitu praktek pembuatan hidroponik, tahap kelima yaitu praktek cara merawat tanaman hidroponik, dan tahap keenam yaitu pemberian angket postes. Hasil pelatihan pembuatan hidroponik diperoleh hasil semua peserta (11 peserta) memperoleh skor angket postes meningkat 25% dari skor pretes. Produk tanaman hidroponik hasil karya peserta dinilai dan memperoleh skor ? 70 (skala 100) yang artinya sudah mencapai target minimal skor penilaian.
Pendampingan Revitalisasi Lapangan Desa Ngabeyan Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo Handoyo, Suryo; Yuono, Teguh
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i1.790

Abstract

Desa Ngabeyan adalah desa di wilayah Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah.  Kartasura adalah kecamatan yang mempunyai lokasi strategis sebagai titip pertemuan jalur mobilisasi barang dan manusia.  Jalur Jogya, Semarang dan Solo sebagian besar akan melewati wilayah Kartasura.  Potensi wilayah sebagai titik pertemuan jalur adalah timbulnya potensi strategis wilayah tersebut.  Pertambahan kepadatan hunian dan semakin rapatnya mobilisasi barang dan manusia. Kondisi tersebut akan membawa konsekuensi yang bersifat positif dan negatif yang harus mulai diantisipasi guna kehidupan masyarakat yang lebih baik. Desa Ngabeyan memiliki lapangan Ngabeyan yang merupakan aset sangat potensial karena keberadaan tanah terbuka yang cukup luas di tengah wilayah yang semakin rapat adalah sesuatu yang bernilai.  Perlu ada optimalisasi potensi tersebut sehingga dapat lebih memberi kemanfaatan.  Guna mencapai hal tersebut maka tim pengabdian masyarakat akan melakukan desain lapangan Ngabeyan.  Dengan tujuan agar keberadaan lapangan tersebut dapat lebih bermanfaat dan mudah dalam perawatan.
PENYULUHAN ANTI BULLYING PESERTA DIDIK Murtiningsih, Ika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 2 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v2i1.919

Abstract

Permasalahan di sekolah yaitu perilaku bullying yang mengarah pada tindakan mengejek, menyuruh, memalak, mendiskriminasi, dan bahkan terjadi pemukulan. Beberapa faktor diyakini menjadi penyebab terjadinya bullying adalah faktor sosial ekonomi, perbedaan fisik, dan perbuatan masa lalu yang dilakukan. Dampak yang ditimbukan dari kejadian bullying yaitu penurunan prestasi belajar, sering bolos sekolah, mengundurkan diri dari sekolah, dan bahkan putus sekolah. Penyuluhan anti bullying bertujuan agar peserta didik dapat mengantisipasi perilaku yang mengarah pada tindakan mengejek, menyuruh, memalak, mendiskriminasi, dan pemukulan. Penyuluhan dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan Batur Jaya 1 Ceper Klaten. Penyuluhan anti bullying dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi. Penyuluhan dilakukan selama 3 jam dan diikuti oleh peserta didik sebanyak 30 orang. Bentuk evaluasi menggunakan pre test dan post test. Hasil pre test menyatakan bahwa pengetahuan peserta didik mengenai bullying sangat minim yaitu 30%. Sedangkan hasil setelah dilakukan post test, maka pengetahuan peserta didik meningkat menjadi 85%. Keberhasilan ini dapat diukur dengan banyaknya peserta didik yang mau dan berani bertanya dan memecahkan masalahnya, serta juga bisa dilihat dari kepuasan peserta setelah mengikuti kegiatan, sehingga memotivasi peserta didik untuk menghindari dan tidak melakukan tindakan bullying di sekolah.
Pengembangan Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Online di SDN Simo Kecamatan Kedungwaru Rakhmawati, Ika
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 1 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v1i2.940

Abstract

Pada masa pandemi covid 19 sekarang ini banyak permasalahan yang muncul terutama pada dunia pendidikan. Dimana para guru dan siswa dituntut untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara online (Daring), Sehingga menimbulkan problem baru yang muncul ditengah kegiatan belajar mengajar.  Pengabdian masyarakat ini dilakukan di SDN Simo, Kedungwaru yang mana target dan sasarannya adalah guru-guru yang ada pada sekolah tersebut, dikarenakan guru-guru di sekolah ini perlu mendapatkan pelatihan tentang media pembelajaran online dimana pada masa pandemi ini para guru dituntut unuk melakukan pembelajaran secara online atau daring kepada para peserta didiknya.  Dalam kegiaan pengabdian masyarakat ini, para guru diberikan pelatihan tentang aplikasi pembelajaran online, penjelajasan terkait sistem pembelajaran online yaitu menggunakan aplikasi google classroom dan zoom. karena untuk google classroom sangat mudah digunakan untuk para guru senior yang memmilki keterbatasan dalam penggunaan internet. Dan untuk aplikasi zoom ini sangat dibutuhan untuk melakukan kegiatan tatap muka secara maya, agar guru dan siswa dapat berinteraksi langsung mellalui media internet.   Hasil dari kegiatan yang dilakukan selama dua pertemuan yaitu yang pertama para guru merasa sangat senang diarenakan memperoleh ilmu dan pengetahuan terkait pengembangan media pembelajaran daring/online, kedua yaitu para guru mampu mempraktikkan dan mengaplikasikan cara pengguaan google classroom dan zoom pada kegiatan belajar mengajar. Ketiga, media pembelajaran semakin berkembag dan inovatif sehingga suasana kegiatan belajar tidak menjenuhkan, membuat siswa semakin semangat belajar di rumah.

Page 6 of 17 | Total Record : 168