cover
Contact Name
Wilarso
Contact Email
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Phone
+628119202134
Journal Mail Official
wilarso@sttmcileungsi.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Jl. Anggrek, No.25, Perum. PTSC, Kec. Cileungsi, Kab. Bogor, Jawa Barat 16820
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
ISSN : 27455866     EISSN : 27457958     DOI : https://doi.org/10.37373/bemas.v1i2
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat berfokus pada Program Pemberdayaan Masyarakat dan naskahnya adalah tentang ilmu terapan di masyarakat untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang terkait dengan semua bentuk penjangkauan dan keterlibatan. Pemberdayaan Masyarakat berarti layanan kepada masyarakat, menerapkan sains dan teknologi, ekonomi, sosial, pendidikan berdasarkan bidangnya, meningkatkan kapasitas pemberdayaan masyarakat dan masyarakat. Jurnal ini mengacu pada masalah yang ada dari pengabdian bidang tersebut. Ini termasuk menyoroti inovasi pemberdayaan masyarakat, dan pelaporan penelitian yang dilibatkan, penelitian berbasis masyarakat, penelitian tindakan, dan layanan masyarakat, serta meningkatkan pengetahuan dan praktik di bidang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 151 Documents
Pembentukan karakter religius anak usia dini melalui metode bercerita dengan media smart box di kober As–Sirojj Lani Nurlaela; Wening Rahayu; Chandra Apriyansyah
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 5 No 1 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v5i1.1344

Abstract

Penelitian ini bertujuan membentuk karakter religius anak usia dini melalui metode bercerita dengan media Smart Box di Kober As-Siroj. Masalah utama adalah belum optimalnya penanaman nilai-nilai religius pada anak, sehingga metode bercerita digunakan sebagai pendekatan pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 16 anak, dan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi, dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan karakter religius sebesar 62,5% pada akhir Siklus I dan 81,25% pada akhir Siklus II. Anak-anak mulai terbiasa mengucapkan salam, membaca doa sebelum dan sesudah aktivitas, memahami isi cerita, serta menunjukkan antusiasme yang lebih besar dalam kegiatan bercerita.
Meningkatkan kecerdasan naturalis anak usia 5-6 tahun melalui bermain sains di Paud Al Irsyad Siti Jahroh; Arie Widyastuti; Rizawati
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 5 No 1 (2024): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v5i1.1346

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kecerdasan naturalis pada anak usia 5-6 tahun, yang penting bagi perkembangan mereka dalam memahami lingkungan alam. Kecerdasan naturalis adalah kemampuan anak untuk mengenali, mengklasifikasikan, dan berinteraksi dengan elemen-elemen alam. Namun, di PAUD Al Irsyad Kebon Jeruk, Jakarta, ditemukan bahwa anak-anak belum menunjukkan perkembangan yang optimal dalam kecerdasan naturalis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan naturalis anak-anak melalui kegiatan bermain sains yang dirancang untuk sesuai dengan karakteristik perkembangan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 13 anak kelompok B, terdiri dari 7 anak laki-laki dan 6 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kecerdasan naturalis anak, yaitu dari 23% pada prasiklus menjadi 53,79% pada siklus I, dan mencapai 77% pada siklus II. Peningkatan ini melebihi kriteria keberhasilan yang ditetapkan sebesar 71%, menunjukkan bahwa metode bermain sains efektif dalam meningkatkan kecerdasan naturalis anak
Inovasi abon dari lele sebagai upaya pencegahan stunting menuju zero stunting di Dusun Sembung Prameswari Sri Wardhani; Deshinta Chairunnisa Saputri; Nindra Arlindawati; Endar Nurcahyati; Nanda Mutiara Sholikhah; Dhea Risna Putri; Umira Az-Zahra; Widia Putri; Meita Puspa Ananda; Arif Bimantara
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1429

Abstract

Kuliah Kerja Nyata merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengabdi dan membantu permasalahan tempat mitra pengabdian. Permasalahan stunting menjadi perhatian masyarakat dan kader di Dusun Sembung. Stunting merupakan kegagalan pertumbuhan dan perkembangan anak yang ditandai dengan z-score <-2 SD. Beberapa program kerja sebagai upaya penanganan stunting yaitu: (1) Edukasi stunting (2) Inovasi produk abon lele sebagai upaya pencegahan stunting (3) Budidaya lele dan penanaman benih sayur. Metode pelaksanaan program kerja dibagi menjadi beberapa yaitu: (1) Menjelaskan materi (2) Tanya jawab (3) Praktek. Berdasarkan program kerja KKN ini mendapatkan feed back atau timbal balik yang baik dari masyarakat. Adanya program kerja tersebut dapat mengoptimalkan program pencegahan stunting yang ada di Dusun Smebung, serta fasilitas yang ditinggalkan dapat bermanfaat bagi masyarakat. Harapannya setiap program akan berjalan secara kontinyu dan tetap dipertahankan sebagai upaya pencegahan stunting dan Dusun Sembung menuju ke zero-stunting.
Analisis asupan gizi anak usia dini di Paud Sejahtera Bersama Kota Padang Fitri, Samnil Astuti; Randa Jhonifer; Olif Veffia Tushodia; Salwah; Intan Rahayu Putri; Emmi Fitriami
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1515

Abstract

Kualitas asupan gizi anak usia dini berperan penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal, terutama selama masa kritis perkembangan fisik dan kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola asupan gizi anak usia dini di PAUD Sejahtera Bersama Kota Padang tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan orang tua atau wali murid menggunakan SQ-FFQ serta analisis menu makanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi makanan yang disajikan belum sepenuhnya memenuhi standar gizi seimbang. Anak-anak cenderung mengkonsumsi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi dan mie, namun rendah protein, sayuran, dan buah-buahan. Kondisi ini meningkatkan risiko defisiensi zat gizi seperti vitamin, mineral, dan protein yang berdampak negatif pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Faktor utama yang mempengaruhi kondisi ini adalah rendahnya pemahaman pendidik dan orang tua mengenai pentingnya pola makan bergizi seimbang serta keterbatasan variasi bahan makanan yang tersedia. Untuk mengatasi permasalahan ini, penelitian merekomendasikan pemberian edukasi gizi secara berkelanjutan kepada pendidik dan orang tua, serta diversifikasi menu makanan di PAUD dengan menambah porsi protein, sayuran, dan buah-buahan. Selain itu, kolaborasi antara pihak PAUD dan komunitas lokal dapat membantu meningkatkan ketersediaan bahan makanan bergizi. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas asupan gizi anak-anak di PAUD Sejahtera Bersama sehingga mendukung pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif secara optimal. Masa usia dini merupakan periode krusial yang sangat menentukan pembentukan potensi anak di masa depan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas gizi anak usia dini menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.
Pelatihan pemanfaatan Canva: Membuat konten promosi untuk peningkatan penjualan Herawaty, Vinola; Ayu Aulia Oktaviani; Florus Daeli; Ice Nasyrah Noor; Nuhfendi; Nugraha Fauzan Nafis; Febby Marta Juwita
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1317

Abstract

Pelatihan Pemanfaatan Canva: Membuat Konten Promosi untuk Peningkatan Penjualan bertujuan untuk mengatasi masalah kurangnya keterampilan dalam membuat konten promosi yang menarik di kalangan pelaku UMKM. Keterbatasan pengetahuan dan kemampuan dalam desain grafis seringkali menghambat upaya promosi yang efektif dan efisien. Program pengabdian ini dirancang untuk memberikan pelatihan intensif mengenai penggunaan aplikasi Canva sebagai alat bantu pembuatan konten promosi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi sesi pemaparan teori tentang dasar-dasar desain grafis dan pemahaman tentang prinsip-prinsip visual yang efektif, praktek langsung, serta diskusi interaktif dengan peserta. Secara efektif meningkatkan pemahaman dan kemahiran para peserta dalam menghasilkan materi visual yang menarik dan profesional. Peningkatan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan penjualan produk UMKM melalui promosi yang lebih efektif dan efisien. Hasil dari pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang terlihat dari hasil kuesioner yaitu sebanyak 65% peserta menyatakan setuju bahwa mereka telah mengerti pemanfaatan aplikasi canva dalam upaya meningkatkan penjualan setelah mengikuti pelatihan ini. Peserta juga merasakan manfaat langsung dari pelaksanaan kegiatan ini, terbukti dari hasil kuesioner yang menunjukkan sebanyak 53% sangat setuju dan sisanya 47% menyatakan setuju bahwa kegiatan pelatihan pemanfaatan canva ini memberikan manfaat langsung bagi peserta. Dengan demikian, pelatihan ini telah memberikan kontribusi nyata dalam memberdayakan pelaku UMKM untuk meningkatkan efektivitas strategi promosi mereka melalui penggunaan alat desain yang mudah diakses dan digunakan seperti Canva.
Peningkatan pengetahuan tentang kanker servik melalui pemberian edukasi kanker servik pada remaja putri Shofiyatul Azizah; M. Lutfi Saputra; Dani Trianto; Bunga Karina Zulfa; Siti Wardah In’am Fathin; Deya Devi Noventa Anggraini; Zahra Muhammad; Elivya Putri Melsany; Dinna Fitriya; Anisah; Luluk Rosida
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1449

Abstract

Serviks leher rahim atau mulut rahim merupakan ujung bawah rahim yang menonjol ke vagina. Kanker rahim adalah tumor ganas yang tumbuh didalam serviks. Angka kejadian Kanker serviks di Indonesia (136,2/100.000 penduduk) urutan 8 di Asia Tenggara. Angka kejadia kanker leher rahim sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk. Tujuan dari Kegiatan Pengabdian adalah memberikan edukasi tentang kanker servik pada Remaja putri sebagai upaya meningkatkan pengetahuan remaja tentang kanker servik. Metode pelaksanaan pengabdian dengan memberikan edukasi berupa penyuluhan dengan media powerpoit, video dan leaflet kepada remaja putri di SMK Muhammadiyah Playen. Dari kegiatan penyuluhan ini didapatkan hasil bahwa setelah dilakukan penyuluhan terdapat peningkatan pengetahuan dari remaja putri. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengetahui pencegahan dan deteksi dini mengenai masalah reproduksi. Penyuluhan mengenai kanker serviks sebagai upaya pencegahan yang bermanfat dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri untuk menghindari penyakit kanker serviks, juga dalam pemahman remaja putri tentang cara menjaga kesehatan organ kewanitaan saat menstruasi sehingga terciptanya poa hidup sehat untuk mencegah terjadinya kanker serviks.
Pemanfaatan kantin sehat sebagai upaya pencegahan stunting dan pemenuhan gizi seimbang di PPT Bunga Teratai Surabaya Arliska Ditya Wahyuningrum Dewantari; Shintya Nur Azizah; Endang Dewinta Lakalay; Tsania Rohmatul Izza; Zalsabillah Isrofiana; Dea Listya Putri; Rizqi Arridho; Rachmad Mudda Permana; Rizka Nur Oktaviani
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1474

Abstract

Pemenuhan gizi seimbang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya stunting terutama pada kelompok anak usia dini dinaungan Pos PAUD Terpadu (PPT). Salah satu bentuk upaya yang dapat dilakukan dalam mencegah stunting yaitu dengan pemenuhan gizi seimbang melalui pemanfaatan kantin sehat. Tujuan adanya pengabdian ini untuk memanfaatkan kantin sehat sebagai upaya untuk mencegah stunting dan pemenuhan gizi seimbang. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam 3 tahapan yaitu: tahap pertama yaitu identifikasi masalah, tahap kedua pelaksanaan dan observasi, dan tahap ketiga yaitu evaluasi dan refleksi. Hasil dari kegiatan pemanfaatan kantin sehat di PPT Bunga Teratai adalah anak-anak PAUD, wali murid, serta tenaga pendidik mendapatkan banyak pembelajaran, pengalaman, serta motivasi tentang gizi seimbang pada kegiatan sosialisasi dan penerapan kantin sehat yang dilaksanakan 2 minggu sekali dengan menu yang sehat. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil menumbuhkan kesadaran gizi seimbang di kalangan anak-anak, orang tua, dan tenaga pendidik serta implementasi kantin sehat membantu menyediakan makanan bergizi yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ibm pengembangan masyarakat apgar score (‘Aisyiyah Peduli gerakan anak risiko stunting secara cepat, obyektif, responsif, efektif) Di Desa Banjarmangu, Banjarnegara Nurul Soimah; Riin Wahyu Hidaya; Siti Istiyati
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1527

Abstract

Pengabdian Masyarakat dilakukan berdasarkan pada studi pendahuluan permasalahan mitra yaitu didapatkannya balita Stunting yang jumlahnya meningkat dari tahun sebelumnya,Masalah stunting masih terdapat anggapan bahwa keluarga malu jika anaknya tediagnosis mengalami stunting. Berdasarkan data desa Jumlah balita stunting yang terdata didesa Banjarmangu sujumlah 20 Balita yang terbagi menjadi 7 RT dan 3 RW, Berdasarkan data stunting maka solusi yang ditawarkan didapatkan kesepakatan dengan mitra yaitu Peningkatan pengetahuan dan kesadaran diharapkan angka stunting dapat turun menjadi 100%, Stunting balita penting untuk diintervensi melalui penyuluhan dan praktik tentang penyusunan menu sehat dan pola asuh yang baik melalui forum pengajian Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah. Pelaksanaan pelatihan diikuti oleh 8 ibu balita stunting,3 calon kader, 44 jama’ah pengajian rutin Jum’at siang PCA Banjarmangu Hasil pengetahuan tentang stunting didapatkan melalui pretes sebesar 5,8% berpengetahuan baik, 23,5% berpengetahuan sedang, 41,17 berpengetahuan kurang penyuluhan selama 1 jam dilanjutkan dengan tanya jawab dilakukan post tes dengan hasil ,8% berpengetahuan baik, 47,% berpengetahuan sedang, 37,5 % berpengetahuan kurang.
Program tutoring sebagai upaya peningkatan kemampuan numerasi peserta didik fase C SDIP YLPI Rezeki, Sri; Amelia, Sindi; Ain, Siti Quratul
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 1 (2025): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i1.1533

Abstract

Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di Sekolah Dasar bertujuan untuk mengukur hasil belajar, kualitas lingkungan belajar, dan karakter peserta didik. Hasil belajar dievaluasi melalui Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang terdiri dari kemampuan literasi dan numerasi peserta didik. Data di tingkat nasional menunjukkan kemampuan numerasi peserta didik di Indonesia belum memadai. Kemampuan numerasi mencakup penguasaan pengetahuan dan penerapan, penalaran konsep, fakta, dan alat matematika dalam memecahkan masalah sehari-hari serta pemahaman matematika yang diperoleh di sekolah. Guru-guru menghadapi kendala dalam menyusun soal numerasi yang berbentuk seperti soal PISA (Programme for International Student Assesment), sehingga peserta didik kurang terlatih menghadapi soal tersebut pada saat ANBK. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membimbing secara intensif (tutoring) peserta didik Fase C SDIP YLPI Kota Pekanbaru dalam menyelesaikan soal numerasi. Hasil pre-test dan post-test numerasi menunjukkan peningkatan kemampuan numerasi peserta setelah mengikuti program tutoring. Sebelum tutoring, mayoritas peserta berada pada kategori Dasar (54%), dengan hanya 6% yang mencapai kategori Mahir. Namun, setelah program tutoring, persentase peserta di kategori Mahir meningkat sebesar 5% dan kategori Cakap naik menjadi hampir 45%. Selain itu, tidak ada lagi peserta yang masuk dalam kategori Perlu Intervensi Khusus (PIK), yang sebelumnya sebesar 3%. Rata-rata skor peserta pada post-test juga meningkat menjadi 31,34. Kegiatan tutoring ini membutuhkan komitmen yang kuat dari guru, sekolah, dan yayasan agar terjadi peningkatan rapor pendidikan di SDIP YLPI secara berkelanjutan.
BUDIKDAMBER : Solusi kreatif ketersedian gizi warga kelompok non produktif Desa Kajartengguli Marodiyah, Inggit; Paramitha Amelia Kusumawardani; A. Miftakhurrohmat; Ribangun Bamban Jakaria
BEMAS: Jurnal Bermasyarakat Vol 6 No 2 (2026): BEMAS: Jurnal Bermasyarakat
Publisher : LPPMPK-Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37373/bemas.v6i2.1351

Abstract

Desa Kajartengguli, Kecamatan Prambon, Sidoarjo, menghadapi tantangan dalam pemenuhan gizi dan peningkatan produktivitas ekonomi bagi kelompok non-produktif seperti lansia dan ibu rumah tangga. Akses terhadap protein hewani masih terbatas, sementara peluang ekonomi belum optimal dimanfaatkan. Permasalahan ini diperparah oleh keterbatasan lahan, rendahnya pengetahuan budidaya, serta minimnya keterampilan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi program BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan dalam Ember) melalui Kelompok Dasa Wisma Kenongo sebagai solusi terpadu. Metode yang digunakan meliputi pelatihan teknis, penyediaan sarana pendukung, serta pendampingan berkelanjutan. Hasil menunjukkan peningkatan ketersediaan protein hewani, dengan produksi ikan rata-rata 3–5 kg per siklus budidaya, serta 80% peserta berhasil mengembangkan usaha mikro dengan kenaikan pendapatan sebesar 15–20%. Skor pengetahuan peserta juga meningkat sebesar 65% dari pre-test ke post-test. Kesimpulannya, program BUDIKDAMBER efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi kelompok non-produktif, serta berpotensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan karakteristik serupa.