cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Manajemen Rantai Pasok Industri Bawang Goreng di Desa Tlasih, Kabupaten Sidoarjo Kusuma, Emeralda Ayu; Wahidahwati, Wahidahwati; Rahayu, Rika; Zahro, Mar'atus; Maryam, Dewi; Kirana, Ardilla Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3532

Abstract

Desa Tlasih, Sidoarjo dikenal dengan banyaknya industri rumah tangga yang memproduksi makanan khas seperti bawang goreng dan camilan tradisional lainnya. Permasalahan utama dalam industri ini adalah masih rendahnya literasi dan implementasi manajemen rantai pasok dan hanya berfokus pada omset penjualan. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas implementasi manajemen rantai pasok dari kegiatan pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga distribusi. Melalui manajemen rantai pasok yang baik, industri bawang goreng dapat mengamankan pasokan bawang merah sebagai bahan baku utama. Metode pada kegiatan ini dibagi menjadi tiga fase yaitu identifikasi, implementasi dan monitoring serta evaluasi. Hasil dari kegiatan ini adalah para UKM Bawang Goreng di Desa Tlasih, Kabupaten Sidoarjo meningkatkan literasi tentang manajemen rantai pasok bagi pelaku industri bawang goreng serta pelaku UKM sudah memahami cara mengimplementasikan manajemen rantai pasok industri bawang goreng. Dampak nyata dari kegiatan ini adalah pelaku UKM sudah menerapkan manajemen rantai pasok dalam pengadaan bahan baku, penyimpanan bahan baku, proses produksi bawang goreng, dan distribusi.
Pendampingan Perhitungan Efisiensi Penggunaan Tempat Tidur Berdasarkan Metode Grafik Barber Johnson Faida, Eka Wilda; Saadah, Alfina Aisatus; Intania, Agnestasya; Syahputra, Al Fadin Riady; Veryanti, Fanesa; Amalia, Rizka; Ohoiwutun, Tracy Cathleen
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3536

Abstract

Mutu pelayanan rumah sakit dapat ditentukan dari tertib administrasi, salah satunya adalah pengelolaan dan pelaporan rekam medis. RS DKT belum memenuhi data pelaporan rekam medis yang diolah dengan baik, padahal ini dapat menjadi sumber informasi yang dibutuhkan oleh rumah sakit. Salah satunya berupa nilai statistik penggunaan tempat tidur yang dapat diperolah dari data rekam medis berupa sensus harian. Pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan metode perhitungan berdasarkan rumus dan grafik barber johnson. Tahapan yang dilakukan adalah dengan mengambil data sekunder yang mencakup angka penggunaan tempat tidur, hari perawatan, pasien keluar (hidup dan mati), lama dirawat. Hasil yang diperoleh adalah BOR sebesar 48,4%; BTO 5,16; ALOS 2,30 dan TOI 2,72. Daerah yang efisien berada pada titik TOI dengan standar 1-3, sedangkan daerah yang tidak efisien berada pada titik BOR, ALOS, BTO. Sehingga diperlukan upaya untuk mencapai nilai yang dapat memenuhi standar agar tidak menimbulkan kerugian bagi pihak RS pada aspek BOR, ALOS, dan BTO. Hal ini sangat berarti sebagai pengambilan keputusan tingkat efisiensi mutu pelayanan rawat inap
Pelatihan Penguatan Kecerdasan Emosi & Technological - Pedagogical Content Knowledge Bagi Guru Budiningsih, Iffah; Fajaria, Nurul Hasanah; Prawata, Yusuf Mualana; Darmawan, Shakira Amalia; Amrulloh, Amar Khoir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3537

Abstract

Tujuan pelatihan penguatan kecerdasan emosi  (EQ) & Technological-Pedagogical-Content-Knowledge (TPACK)  bagi Guru adalah untuk meningkatkan kapasitas  penguasaan EQ & TPACK  dan bantuan 2  buah media pembelajaran smart TV 70 Inc. Metode pelatihan meliputi 3 (tiga) tahap yaitu : persiapan, pelaksanaan dan monitoring & evaluasi. Hasil survei pra-pelatihan menunjukkan bahwa rata-rata kapasitas pemahaman EQ (3,13) dan TPACK (3,20) dalam rentang ‘cukup’ , sehingga perlu dilakukan penguatan EQ dan TPACK. Pelatihan diikuti 38 orang guru selama enam hari. Hasil pelatihan, yaitu: a) rata-rata peningkatan kapasitas pemahaman EQ para guru sebesar = 17,82 % (pre-test = 21,27 & post-test=25,06) ; b) rata-rata peningkatan kapasitas pemahaman TPACK para guru sebesar = 13,22 % (pre-test = 33,66 & post-test= 38,11); c) hasil pengukuran EQ para guru di akhir pelatihan rata-rata mencapai skore 202 (tinggi); d) hasil evaluasi peserta pelatihan, atas penyelenggaraan pelatihan dinilai  rata-rata ‘baik’ dengan skor = 4,53 (skala Likert 1-5); e) kegiatan penguatan EQ & TPACK serta pemberian bantuan 2 TV 70 inc dapat  meningkatkan  motivasi dan semangat  belajar siswa dan guru dalam proses pembelajaran, sehingga belajar menjadi menyenangkan.
Peran Modal Sosial dalam Memenuhi Kebutuhan Sosial dan Pemberdayaan Komunitas Berkelanjutan Fitri, Hima Hafiya; Sitorus, Tio Bella Audina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3544

Abstract

Pengembangan masyarakat melalui pemberdayaan merupakan proses dinamis dan berkelanjutan. Bentuk pemberdayaan terhadap masyarakat dapat ditunjukan melalui kontribusi suatu komunitas sosial dalam mencapai kesejahteraan masyarakat yang ideal pada wilayah marginal di Jakarta. Artikel ini membahas tentang peran modal sosial bagi Komunitas Jakarta Mengabdi sebagai hal mendasar dalam meningkatkan dan memberdayakan well-being masyarakat, dengan mengimplementasikan pendekatan komunitas sosial dan keberhasilan diukur berdasarkan seberapa baik program-program tersebut memenuhi target yang telah ditentukan oleh Jakarta Mengabdi. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah wawancara mendalam dan observasi dengan pendekatan studi kasus yang berfokus kepada Komunitas Jakarta Mengabdi. Metode ini untuk mengukur efektifitas program komunitas terhadap pembangunan masyarakat. Selain itu, analisis dokumen Komunitas Jakarta Mengabdi dalam keberhasilan setiap program yang telah dijalankan. Pada artikel ini, peneliti menggunakan teori modal sosial bridging dan bonding Putnam dalam melihat pola hubungan yang dibangun oleh Jakarta Mengabdi dan masyarakat dalam proses pemberdayaan melalui modal sosial yang telah ditetapkan.
Pemberdayaan Ekonomi Peternak Madu Kelulut Terengganu, Malaysia melalui Pendampingan Analisis Penjualan Aji, Oktira Roka; Irsalinda, Nursyiva; Pangaribuan, Imelda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3553

Abstract

Madu Kelulut merupakan produk lebah tanpa sengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun pengelolaan penjualannya masih menjadi tantangan bagi peternak. Pengelolaan penjualan hanya terbatas pada pencatatan manual pada buku catatan. Pemahaman terhadap analisis penjualan belum memadai, sehingga strategi untuk peningkatan penjualan masih belum mampu dilakukan. Pelatihan analisis penjualan ini bertujuan untuk membekali komunitas peternak lebah madu Kelulut di Terengganu, Malaysia, dengan keterampilan dasar dalam pencatatan dan analisis penjualan menggunakan perangkat lunak sederhana. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, di mana sebelum pelatihan, seluruh peserta (100%) belum mengetahui konsep analisis penjualan, namun setelah pelatihan, semua peserta telah memahami dan menguasai materi yang diberikan. Selain itu, mayoritas peserta (86%) menilai metode yang diajarkan mudah diterapkan, dan seluruh peserta (100%) menganggap pelatihan ini sangat bermanfaat bagi usaha mereka. Tingginya antusiasme dan respons positif terhadap pelatihan menunjukkan efektivitas metode yang digunakan. Dengan meningkatnya keterampilan dalam analisis penjualan, peternak dapat mengelola usaha mereka secara lebih efisien, meningkatkan strategi pemasaran, serta mendukung pencapaian SDG 12 terkait konsumsi dan produksi yang berkelanjutan.
Pelatihan Kewirausahaan Kolaboratif Berbasis Keterampilan Manajerial untuk SDM UMKM di Desa Sukasari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat Muizu, Wa Ode Zusnita; Triski, Dara Sagita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3554

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat (PPM) terintegrasi kuliah kerja nyata (KKN) ini dilaksanakan di Desa Sukasari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat. UMKM di desa ini menghadapi keterbatasan dalam penerapan strategi bisnis modern, rendahnya akses terhadap pelatihan manajerial, serta kurangnya pemanfaatan teknologi digital. Untuk mengatasi permasalahan ini, program ini mengimplementasikan serangkaian kegiatan, seperti pelatihan pengelolaan SDM berbasis kompetensi, digitalisasi pemasaran, peningkatan keterampilan manajerial, serta penerapan strategi kewirausahaan kolaboratif berbasis keterampilan manajerial bagi pelaku UMKM. Hasil program menunjukkan peningkatan koordinasi antar pelaku UMKM, perubahan pola kerja dalam pengelolaan usaha, serta meningkatnya pemahaman terhadap strategi kewirausahaan kolaboratif. Pendampingan langsung oleh mahasiswa KKN memungkinkan peserta untuk mengaplikasikan keterampilan manajerial dalam praktik usaha mereka. Selain itu, digitalisasi pemasaran mulai diterapkan oleh beberapa UMKM untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Evaluasi kualitatif melalui wawancara dan observasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan rasa percaya diri dalam mengelola usaha dan memahami pentingnya kolaborasi dalam bisnis. Kendala utama yang dihadapi adalah adaptasi terhadap teknologi dan keterbatasan infrastruktur digital, yang dapat diatasi dengan pelatihan lanjutan dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Dengan pendekatan berbasis kolaborasi dan pendampingan berkelanjutan, program ini berhasil meningkatkan kapasitas UMKM dan memperkuat jaringan bisnis mereka secara lebih adaptif dan berkelanjutan.
Identitas Melalui Arsitektur: Studi Desain Gapura sebagai Pembentuk Citra Wisata di Desa Tanjungwadung, Kabupaten Jombang Menggunakan Pendekatan Focus Group Discussion (FGD) untuk Penguatan Daya Tarik Lokal Muhammad Al Trisendy, Fadhel; Melati Sukma, Ratih; Nursalim Putra, Hasannudin; Parwanti, Asnun; Hidayat, Ruslan; Siswanto, Markhaban; Kamari, Kamari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3556

Abstract

Desa Tanjungwadung memiliki kondisi geografis yang khas dan kini Desa Tanjungwadung juga tengah berupaya meningkatkan potensi wisata dan ekonomi lokal melalui pengembangan berbagai fasilitas, salah satunya adalah Kolam Renang Desa Tanjungwadung. Sampai saat ini belum terdapat gapura yang menjadi penanda pintu masuk Wisata Kolam Renang Desa Tanjungwadung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membuat rancangan desain gapura Desa Wisata Tanjungwadung yang dapat menjadi sebuah identitas penanda wilayah dan diwujudkan dalam bentuk gapura sebagai pintu gerbang. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan menerapkan metode Focus Group Discussion (FGD) atau Diskusi Kelompok Terarah dengan tahapan observasi lapangan, wawancara bersama pemangku kepentingan, perancangan desain gapura, dan evaluasi hasil gapura. Berdasarkan hasil wawancara, disepakati untuk memberi penamaan tempat wisata kolam renang sebagai “TIRTA WISATA”, sementara gapuranya diberi nama “GUNDO WIJOYO” dengan tambahan tulisan “SURA JAYANINGRAT LEBUR DENING PANGASTUTI”. Selanjutnya aspek rancangan desain yang disepakati adalah terdapat unsur yang meliputi: enam pilar yang berdiri kokoh, bentuk dinding dibuat menjulang, terdapat simbol matahari, memiliki warna dasar biru muda, serta terdaoat aksen warna biru tua. Harapannya hasil dari kegiatan ini tidak hanya meningkatkan nilai estetika area wisata, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar melalui peningkatan jumlah pengunjung.
Pelatihan Ecoprint Berkelanjutan dalam Rangka Menumbuhkan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Bandung Soemaryani, Imas; Joeliaty, Joeliaty; Novianty, Rina; Triski, Dara Sagita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3559

Abstract

Pelatihan ecoprint berkelanjutan dalam rangka menumbuhkembangkan ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam teknik ecoprint berbasis pewarnaan alami. Pelatihan ini melibatkan peserta dari berbagai kalangan, terutama pelaku usaha kecil dan generasi muda, guna memperkenalkan metode produksi yang ramah lingkungan serta meningkatkan daya saing produk ecoprint di pasar. Pelatihan ini mencakup pemberian materi tentang sejarah, teknik dasar, hingga strategi pemasaran produk ecoprint. Evaluasi pelatihan dilakukan melalui kuesioner kepuasan peserta, wawancara mendalam, dan penilaian langsung terhadap hasil karya peserta setelah pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa 85% peserta mengalami peningkatan keterampilan signifikan serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai pemasaran produk ecoprint. Selain itu, 70% peserta berhasil memproduksi dan memasarkan produknya dalam tiga bulan setelah pelatihan. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan bahan baku dan pemahaman awal peserta tetap menjadi hambatan yang perlu ditangani. Sebagai tindak lanjut, pendampingan berkelanjutan dan dukungan dari pemerintah, akademisi, serta sektor swasta diperlukan untuk memperkuat ekosistem usaha ecoprint di Kabupaten Bandung.
PEKA PENSI: Peningkatan Pengetahuan dan Pengelolaan Hipertensi bagi Kader dan Penderita di Kelurahan Bantarsari, Kota Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat Rusman, Kharisma Nurul Fazrianti; Setiyono, Andik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3562

Abstract

Penyakit hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang mempengaruhi masyarakat Indonesia, dengan prevalensi yang terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, hipertensi di Kota Tasikmalaya menjadi permasalahan utama yang perlu ditangani, termasuk di Kelurahan Bantarsari yang menjadi salah satu wilayah dengan kasus hipertensi tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman masyarakat mengenai penyakit hipertensi melalui pelatihan kader kesehatan. Kegiatan ini diberi nama “PEKA PENSI” (Pelatihan Kader Penyakit Hipertensi), yang diadakan di Kelurahan Bantarsari dengan 30 orang kader sebagai peserta pelatihan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah ceramah serta pelatihan langsung di lapangan yang menekankan kepada peningkatan kemampuan dan keterampilan melalui pengalaman dan praktik. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan keterampilan diukur menggunakan lembar ceklist point. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata pengetahuan secara signifikan dengan p-value (0,005), untuk keterampilan skor meningkat 90% dari lembar ceklist point . Penguatan peran kader kesehatan dalam pencegahan dan pengelolaan hipertensi penting untuk terus dilakukan dan perlu dilakukan upaya berkelanjutan agar menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan teredukasi dengan baik.
Inovasi Pengolahan Nanas untuk Pemberdayaan Ekonomi Berkelanjutan Masyarakat Desa Pangkalan Panduk, Riau Adiba, Iffadhiya Fathin; Nasution, Fachri Ibrahim; Prendika, Wimpy; Rahman, Arief Fazlul; AR, Reiza Mutia; Yulianti, Hesti; Arrozi, Nursyam; Wahyudin, Cecep Ijang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 3 (2025): JPMI - Juni 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3569

Abstract

Desa Pangkalan Panduk, Kabupaten Pelalawan, Riau memiliki potensi besar dalam produksi nanas, namun pemanfaatannya belum optimal sehingga menyebabkan surplus produksi dan pembusukan hasil panen. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan program pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan pengolahan nanas menjadi tepung dan sirup guna meningkatkan nilai tambah produk dan mendukung perekonomian lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, serta evaluasi berkala. Dalam kegiatan ini juga diberikan edukasi kepada masyarakat agar produk lebih tahan lama dan bernilai jual tinggi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengolah nanas menjadi produk bernilai tambah, serta berkontribusi pada pengurangan limbah pascapanen. Selain itu, kegiatan ini mendorong penguatan ketahanan pangan lokal dan membuka peluang usaha baru. Inovasi ini berpotensi direplikasi di daerah lain sebagai langkah strategis mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.