cover
Contact Name
Yogiek Indra Kurniawan
Contact Email
yogiek@unsoed.ac.id
Phone
+6285640661444
Journal Mail Official
jpmijournals@gmail.com
Editorial Address
Jl Kober No 915 RT 08 RW 04 Kelurahan Kober, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
ISSN : 27753034     EISSN : 27753026     DOI : https://doi.org/10.52436/1.jpmi.IDPaper
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu Februari, April, Juni, Agustus, Oktober, dan Desember. JPMI terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2775-3034 dan E-ISSN : 2775-3026
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 550 Documents
Penerapan Pengembangan Ekonomi Lokal (LED) Melalui Integrasi Akuakultur dan Hidroponik dengan Sistem Aquaponik Ramah Lingkungan di Panti Asuhan Putri ‘Aisyiyah Balikpapan Saputra, Riza Hadi; Putra, Rizal Kusuma; Nuryono, Aninditya Anggari; Mujizaturachman, Mujizaturachman; Rahman, Alvin Nur; Septiana, Mustika; Pandya, Felita Tsany
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JPMI - Desember 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3249

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas pendidikan anak-anak di Panti Asuhan Putri 'Aisyiyah Balikpapan melalui penerapan sistem Local Economic Development (LED). Fokus utama kegiatan adalah integrasi antara akuakultur dan hidroponik berbasis aquaponic eco-friendly sebagai solusi berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan pangan serta menciptakan peluang ekonomi yang mandiri. Di sektor pendidikan, tim memberikan pendampingan dalam pembelajaran mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Inggris, Kimia, dan Kewarganegaraan. Pendampingan ini meliputi pengajaran langsung, bantuan dalam menyelesaikan tugas sekolah, serta sesi permainan edukatif untuk meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri anak-anak. Di bidang ekonomi, instalasi kolam ikan lele dan sistem hidroponik berbasis ember berhasil diimplementasikan, disertai dengan pelatihan pemeliharaan dan panen. Aktivitas ini bertujuan untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi melalui budidaya ikan dan tanaman yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh panti. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan belajar anak-anak serta kesiapan pihak panti dalam mengelola akuaponik secara mandiri. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan keterbukaan dari anak-anak dalam sesi pengajaran, serta penyesuaian jadwal antara tim pelaksana dan pihak panti. Rencana ke depan mencakup peningkatan skala produksi ikan lele serta diversifikasi tanaman hidroponik untuk memperluas dampak ekonomi kegiatan.
Pendampingan dalam Optimasi Potensi Usaha Minuman Fermentasi Kefir di UMKM Kebun Al-Qur’an Bandung, Jawa Barat Rasmikayati, Elly; Wiyono, Sulistyodewi Nur; Saefudin, Bobby Rachmat
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2024): JPMI - Desember 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3279

Abstract

Dibalik berkembangnya industri makanan dan minuman terdapat juga penjualan makanan dan minuman tidak sehat yang turut berkembang, namun di sisi lain, masyarakat Indonesia juga menyukai minuman fermentasi berbahan dasar susu. Salah satu minuman fermentasi yang populer di kalangan masyarakat adalah water kefir yang memiliki nilai nutrisi yang tinggi dan juga memiliki pasar yang berkembang pesat namun masih mengalami keterbatasan promosi atau masalah harga pokok produksi. Program pengabdian ini berupaya untuk memberikan pendampingan terkait konten promosi dan pendampingan peluang usaha dengan menyesuaikan harga pokok produksi dengan bahan baku dalam yang digunakan untuk meningkatkan pemasaran digital dan efisiensi produksi. Metode yang dilakukan menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dan perhitungan Harga Pokok Produksi (HPP). Hasil yang didapatkan pada konten promosi menggunakan brosur yang didalamnya terdapat informasi mengenai manfaat minuman dan logo UMKM Kebun Al-Qur’an sebagai branding. Selain itu, water kefir memiliki peluang usaha dengan potensi keuntungan yang menarik, serta menawarkan manfaat atau khasiat untuk Kesehatan tubuh konsumen.
Penerapan Teknologi Komposit Limbah Rami-Semen-Latek Akrilik Untuk Menambal Beton di Workshop Industri Triyasa Manunggal Kabupaten Salatiga Mara, Muhlasah Novitasari; Subagio, Budi Basuki; Mujahidin, Irfan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3307

Abstract

Menurut data pemerintah, kerusakan pembangunan infrastruktur di daerah seringkali disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk bencana alam seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi. Selain itu, faktor-faktor seperti penggunaan bahan di bawah standar, kurangnya perawatan dan perawatan, dan konstruksi yang lemah juga berkontribusi terhadap kerusakan infrastruktur. Dampak dari kerusakan infrastruktur ini bisa sangat merugikan, mulai dari gangguan transportasi dan komunikasi, hingga risiko terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur yang tepat waktu dan berkualitas sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan keamanan infrastruktur di wilayah tersebut. Bengkel Industri Triyasa Manunggal di Kabupaten Salatiga bergerak di bidang perbaikan infrastruktur, baik konstruksi logam maupun bangunan. Mitra memiliki Masalah pertama, terbatasnya ketersediaan bahan berkualitas tinggi: Seringkali sulit untuk mendapatkan bahan dengan kualitas yang memadai untuk memperbaiki beton yang rusak. Bahan yang buruk dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut atau ketahanan yang buruk terhadap kondisi lingkungan. Masalah kedua adalah dalam beberapa kasus yang dihadapi oleh mitra, kebutuhan akan bahan yang inovatif, murah dan ramah lingkungan untuk memperbaiki infrastruktur semakin meningkat. Namun, pengembangan dan produksi massal bahan-bahan ini seringkali membutuhkan waktu dan investasi yang cukup besar. Tujuan meliputi restorasi infrastruktur: Menggunakan teknologi komposit limbah lateks rami-semen-akrilik, program ini dapat membantu dalam pemulihan infrastruktur yang rusak, seperti jalan, trotoar, atau struktur bangunan. Komposit ini dapat digunakan sebagai bahan tambalan yang kuat dan tahan lama, sehingga mengurangi biaya perbaikan infrastruktur secara keseluruhan. Target spesifik meliputi peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan: Program pelatihan ini juga dapat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kerja terkait teknologi komposit dalam proses perbaikan beton. Hal ini akan menciptakan peluang kerja baru dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah tersebut
Workshop Deteksi Dini Karsinoma Nasofaring: Peningkatan Kompetensi Dokter di Kota Surabaya, Jawa Timur Romdhoni, Achmad Chusnu; Artono, Artono; Yusuf, Muhtarum; Nugroho, Puguh Setyo; Ramadhan, Hayyu Fath; Ramadhani, Ristra; Utomo, Audi Wahyu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3346

Abstract

Latar belakang: Deteksi dini karsinoma nasofaring (KNF) merupakan langkah penting untuk menurunkan angka morbiditas dan mortalitas akibat penyakit ini. Tujuan: Dengan diadakannya program pengabdian masyarakat diharapkan dokter umum di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mampu meningkatkan pengetahuan dalam deteksi dini KNF agar pasien dengan gejala awal sedini mungkin memiliki harapan hidup yang lebih tinggi. Metode: Metode kegiatan meliputi seminar interaktif yang disertai pre-test dan post-test, serta pelatihan pemeriksaan fisik THT-KL yang dipandu oleh 10 instruktur ahli. Hasil: Kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman peserta terhadap deteksi dini KNF melalui hasil pre-test dan post-test. Seminar ini melibatkan metode ceramah, diskusi, dan kehadiran langsung pasien KNF untuk memperkaya pengalaman peserta. Dampak: Melalui workshop ini diharapkan memberi dampak bagi peserta untuk mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dalam praktik sehari-hari di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), sehingga dapat memberikan kontribusi langsung terhadap deteksi dini KNF.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT CIMACAN TERHADAP STUNTING Mahyati, Mahyati; Aprillya Andriyansyah, Pasha; Kartika Winata, Rieke; Anggraeni, Shelpi; Az Hara Ariesta, Syafira; Inriyana, Ria; Kusuma Dewi, Endang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3427

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak jangka panjang bagi pertumbuhan anak. Upaya peningkatan pengetahuan masyarakat, khususnya wanita usia subur (WUS), menjadi langkah preventif yang penting. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan WUS mengenai stunting. Metode PkM ini adalah Pendidikan masyarakat melalui penyuluhan kesehatan dengan sasaran WUS sejumlah 16 orang, kegiatan meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Penyuluhan terdiri dari tiga sesi, yaitu pengisian pre-test, pemaparan materi dan diskusi, serta pengisian kuosioner post-test. Data diolah dengan uji t-test berpasangan untuk melihat perubahan skor pengetahuan yang didapat. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan skor rerata dari pre-test (M=71,875; SD=16,419) ke post-test (M=83,125; SD=9,465). Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang tidak signifikan (p=0,017 > 0,05), namun peningkatan skor rata-rata mengindikasikan adanya perbaikan pemahaman peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berkontribusi terhadap peningkatan kesadaran WUS mengenai stunting. Diperlukan inovasi edukasi yang lebih interaktif untuk meningkatkan efektivitas intervensi dalam pencegahan stunting.
Pelatihan Penanganan Fraktur Pre-Hospital Untuk Meningkatkan Keterampilan Pertolongan Pertama Siswa di SMAN 3 Mamuju Sulawesi Barat Nur, Akbar; Ibrahim, Ikhsan; D, Yuliana; Aminah, Sitti; Darmansyah A., Syafriadi; Dwi Swarjana, I Kadek; Patandean, Dewarawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3463

Abstract

Pelatihan penanganan fraktur pre-hospital pada siswa SMAN 3 Mamuju merupakan program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam memberikan pertolongan pertama pada kasus fraktur. Fraktur sering terjadi akibat kecelakaan lalu lintas, aktivitas olahraga, maupun pada aktivitas sehari-hari. Minimnya pemahaman masyarakat, terutama pada siswa SMA, dalam menangani kondisi ini dapat berisiko memperburuk cedera yang dialami korban. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang untuk membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan fraktur sebelum korban mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi ceramah, demosntrasi, simulasi, serta diskusi interaktif. Adapun materi yang diberikan mencakup pengenalan fraktur, prinsip dasar penanganan pre- hospital, teknik imobilisasi, serta latihan simulasi dalam pertolongan dan penanganan fraktur pre- hospital. Pelatihan ini diikuti oleh siswa SMAN 3 Mamuju kelas XII sebanyak 40 orang siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan penanganan fraktur. Sebagian besar peserta mampu menerapkan Teknik imobilisasi dengan benar serta dapat memahami langkah-langkah pertolongan pertama pada fraktur. Respon peserta terhadap pelatihan ini juga sangat positif, terutama pada sesi praktik dan simulasi yang dianggap bermanfaat dan aplikatif. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan siswa dalam melakukan penanganan fraktur pre-hospital. Diharapkan kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan guna memperluas manfaatnya bagi siswa dan masyarakat secara umum.
Pemanfaatan Limbah Kulit Buah Naga Menjadi Es Krim 3A Di Desa Sanggrahan Kabupaten Wonogiri Rispatiningsih, Dwi; Hidayat, Alifah Nurul; Wahyuningsih, Andari Rika; Rispatiningsih, Dwi Maryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3530

Abstract

Penggunaan limbah kulit buah naga untuk membuat es krim 3A adalah sebuah inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat di Desa Sanggrahan, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Wonogiri. Dalam program pengabdian kepada masyarakat ini, metode yang diterapkan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari semua pihak terkait dalam proses penelitian. Selain itu, inovasi ini dirancang agar masyarakat dapat mengolah potensi kulit buah naga yang selama ini terabaikan dan mengubahnya menjadi produk yang memiliki nilai jual. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengolah dan memasarkan produk, serta berhasil meningkatkan kreativitas dan produktivitas di masyarakat.
Identification of Product Value, Packaging Design, and Marketing Communication of MSMEs in Karah, Jambangan – Surabaya Tulipa, Diyah; Mettan, Santho Vlennery; Simmamora, Agatha Liney
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3538

Abstract

UMKM berkontribusi mengurangi pengangguran di Indonesia. Namun, banyak UMKM mengalami stagnasi pertumbuhan dan pengembangannya. Pemerintah mencanangkan berbagai program untuk mendorong UMKM naik kelas, sebagaimana diamanatkan dalam Perpres No. 2 Tahun 2022. Kelurahan Karah telah melakukan pembinaan terhadap beberapa UMKM, meskipun masih banyak yang belum tertangani. Masalah UMKM Karah adalah pengelolaan masih tradisional dan belum mengenal pengelolaan modern. Hal ini memberikan dampak produk yang dihasilkan UMKM masih sangat terbatas, penjualannya juga masih di sekitar tempat tinggal pelaku UMKM. Kegiatan yang sudah dijalankan dalam membantu UMKM  berkembang dan menjawab persoalan yang muncul adalah (1) ceramah mengenai mindset berwirausaha (2) kurasi untuk menemukan nilai produk (3) pelatihan pemilihan kemasan dan pembuatan label kemasan (4) Pelatihan pembuatan konten pemasaran digital. Output dari kegiatan-kegiatan dalam pelatihan ini adalah dari masing-masing UMKM dapat menemukan nilai produk yang diunggulkan dan akan dikomunikasikan kepada konsumen, kemasan dan labelling produk UMKM yang menarik dan konten pemasaran digital untuk diunggah di IG sebgai sarana promosi. Kegiatan awal diikuti oleh 16 UMKM, berdasarkan seleksi hanya 6 UMKM yang dapat dibina agar menjadi pilot project. Pembinaan dilakukan bersama-sama tim dari UKWMS dengan pihak Kelurahan Karah. Tujuannya agar kelurahan mampu mengkoordinir UMKM yang telah dibina untuk meneruskan kepada UMKM lainnya di Kelurahan Karah.
Perencanaan Operasional dalam Pemanfaatkan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) Sebagai Bahan Bakar Alternatif di Provinsi Riau Manurung, Teddi; Hamdi, Edi; Iskandar, Muhammad Dhafi; Negoro, Dimas Angga
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3560

Abstract

Penelitian ini membahas perencanaan operasional dalam pemanfaatan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) sebagai bahan bakar alternatif di Provinsi Riau, yang bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan limbah biomassa kelapa sawit sekaligus mendukung diversifikasi sumber energi terbarukan. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi tantangan logistik pengumpulan dan distribusi TKKS, keterbatasan teknologi pengolahan yang efisien dan ramah lingkungan, aspek ekonomi yang mempengaruhi kelayakan finansial, serta dukungan kebijakan yang masih kurang optimal. Metode penelitian ini menggunakan analisis komprehensif terhadap aspek teknis, ekonomi, lingkungan, dan kebijakan untuk merancang strategi operasional yang efektif dan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi antara efisiensi logistik, teknologi tepat guna, pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab, dan kebijakan yang mendukung sangat penting untuk mewujudkan pemanfaatan TKKS sebagai sumber energi alternatif yang kompetitif dan ramah lingkungan di Provinsi Riau. Dengan demikian, perencanaan operasional yang matang dapat menjadi kunci dalam mengoptimalkan potensi TKKS sebagai bahan bakar alternatif sekaligus mendukung pembangunan energi terbarukan di wilayah tersebut.
Percepatan Pembuatan Pupuk Kompos Berbahan Gabungan Feses Kambing dan Sapi Menggunakan EM4 di Cikaret, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat Pratomo, Hurip; Sulistiana, Susi; Rahmat, Rahmat; Aryanto, Arie
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 4 (2025): JPMI - Agustus 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3603

Abstract

Suatu kelompok peternak kambing dan sapi di Cikaret, Kelurahan Harapan Jaya Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, yang berpenghasilan relatif rendah diberi pelatihan pembuatan pupuk kompos berasal dari kotoran atau feses kambing dan sapi dipercepat dengan menggunakan biostimulan EM4. Pembuatan pupuk kompos diawali dengan pembuatan bedeng bertiang bambu dan beratapkan genteng tanah atau sirap daun kelapa. Sejumlah dua kotak lubang dibuat berukuran 80 cm x 2 m dan dalam 60 cm di dalam bedeng. Proses pengomposan dilakukan di dalam dua lubang tersebut, dengan bahan timbunan campuran feses kambing dan sapi, yang ditambahkan biostimulan EM4.  Hasil berupa pupuk kompos yang sudah jadi selanjutnya dikemas dalam kantung-kantung berukuran 2 kg dan diberi label merek PupuKita. PupuKita dapat dijual pada kios-kios tanaman hias dan kios kelompok ternak kambing dan sapi, sebagian    untuk keperluan tanaman pertanian atau kebun warga.