cover
Contact Name
Muhammad Erfan
Contact Email
muhammaderfan@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
renjana@prospek.unram.ac.id
Editorial Address
Jl. Brawijaya No.22, Cakranegara Selatan, Kec. Cakranegara, Kota Mataram Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Renjana Pendidikan Dasar
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27470725     EISSN : 27757838     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Renjana Pendidikan Dasar merupakan wadah publikasi artikel-artikel hasil penelitian mahasiswa dan kajian studi literatur dalam bidang pendidikan dasar. Bidang pendidikan dasar ini mencakup model pembelajaran pendidikan dasar, evaluasi pembelajaran pada pendidikan dasar, strategi pembelajaran, media pembelajaran, pendidikan karakter pada pendidikan dasar, pembelajaran tematik, pendidikan inklusi dan pendidikan mata pelajaran utama pada jenjang pendidikan dasar (IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Kewarganegaraan, Matematika, serta Seni Budaya).
Articles 219 Documents
KESENJANGAN AKSES TEKNOLOGI PEMBELAJARAN ANTARA SD NEGERI DAN SWASTA: STUDI KOMPARATIF DI WILAYAH PERKOTAAN DAN PINGGIRAN Ridhaningtyas, Latifa Putri; Bintoro Aji, Ifan Anom
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran di sekolah dasar. Namun, tidak semua sekolah memiliki akses dan pemanfaatan teknologi pembelajaran yang merata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan akses teknologi pembelajaran digital antara sekolah dasar negeri dan swasta, khususnya yang berada di wilayah perkotaan dan pinggiran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Populasi dalam penelitian ini terdiri atas siswa kelas tinggi dari empat sekolah dasar, yaitu dua SD negeri dan dua SD swasta, yang masing-masing mewakili wilayah perkotaan dan pinggiran. Sampel terdiri atas 40 siswa, masing-masing 10 siswa per sekolah, yang dipilih secara proporsional. Instrumen penelitian berupa angket tertutup yang mengukur intensitas akses dan penggunaan aplikasi pembelajaran digital oleh siswa. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji beda (independent sample t-test) untuk mengetahui perbedaan signifikan antara kelompok sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam intensitas akses teknologi pembelajaran antara SD negeri dan swasta, serta antara sekolah di wilayah perkotaan dan pinggiran. Siswa di SD swasta wilayah perkotaan memiliki akses lebih tinggi terhadap perangkat digital, koneksi internet, serta terbiasa menggunakan aplikasi pembelajaran digital dalam kegiatan belajar sehari-hari. Sebaliknya, siswa dari SD negeri wilayah pinggiran mengalami keterbatasan sarana, keterampilan digital, dan kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya pemerataan akses teknologi pembelajaran untuk mendorong keadilan pendidikan dan peningkatan mutu pembelajaran di semua jenis dan lokasi sekolah.
UPAYA GURU MEMBANGUN KEDISIPLINAN SISWA DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB MELALUI KEGIATAN PEMBELAJARAN DI SD Efendi, Mahrus; Franzhardi, Didi
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengangkat isu penting mengenai peran wali kelas dalam membentuk karakter tanggung jawab siswa di SD AL-QURAN AL MUTTAQIN. Penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dilakukan melibatkan total 24 siswa kelas III dengan jumlah 18 perempuan dan 6 laki-laki, dan guru kelas III yang menjadi wali kelas, serta kepala sekolah sebagai subjek penelitian. Penelitian ini berfokus pada penerapan keseharian siswa di sekolah melalui pembiasaan yang diberikan guru untuk melatih kedisiplinan dan karakter tanggung jawab siswa sejak dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki dampak signifikan dalam membentuk kedisiplinan dan karakter tanggung jawab pada diri siswa SD. Lebih dalam hasil penelitian ini memberikan pandangan mengenai cara guru menjadi teladan dan contoh pengaruh positif dalam pembentukan kedisiplinan dan karakter tanggung jawab siswa dalam pembelajaran di sekolah sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat. Wali kelas sebagai guru tidak hanya mengajarkan materi akademik, melainkan memberi pengajaran mengenai penerapan perilaku siswa yang lebih baik dalam mengembangkan karakter tanggung jawab melalui pendekatan yang terencana dan berkelanjutan. Dengan demikian, peran wali kelas sangat penting dalam membentuk sikap disiplin dan karakter tanggung jawab siswa melalui berbagai kegiatan di kelas selama pembelajaran, sebagai bekal menghadapi tantangan kehidupan di masyarakat.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA KELAS 1 MELALUI MEDIA SUKU KATA BERGAMBAR SDN TELANG Muhajiroh, Siti; Ruwaida, Mediana; Ramadhani, Annisa Aditya; Rozie, Fachrur; Andini, Fika Nur
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Telang 1 melalui penggunaan media suku kata bergambar. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kolaboratif, di mana peneliti dan guru bekerja sama mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, hingga refleksi kegiatan pembelajaran. Kegiatan penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 23 siswa kelas I. Data dikumpulkan melalui observasi, tes membaca, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa setelah penerapan media suku kata bergambar. Pada kondisi awal, hanya 35% siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Setelah tindakan pada siklus I, persentase ketuntasan meningkat menjadi 52%, dan pada siklus II naik lagi menjadi 83%. Media suku kata bergambar terbukti membantu siswa lebih mudah mengenal huruf, suku kata, dan kata melalui tampilan visual yang menarik dan sesuai konteks. Dengan demikian, penggunaan media ini dapat menjadi salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas I.
PENERAPAN PEMBIASAAN POSITIF DALAM UPAYA MENINGKATKAN KARAKTER SISWA KELAS V UPTD SDN BANYUAJUH 3 Praditya, Arif; Amanti, Tria Priska; Hasanh, Uswatul; Nurtamam, Moh. Edy; Fatonah, Siti
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembiasaan positif dalam membentuk karakter siswa kelas V di UPTD SDN Banyuajuh 3. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan positif, melalui kegiatan rutin seperti apel pagi, doa bersama, pengucapan Pancasila, dan Jumat Bersih, mampu menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, religiusitas, serta kepedulian sosial siswa. Sebagian besar siswa memberikan respons positif, meskipun aspek kepemimpinan, literasi, dan kecintaan terhadap budaya lokal masih memerlukan penguatan. Keberhasilan program dipengaruhi oleh konsistensi guru sebagai teladan sekaligus fasilitator, sehingga pembiasaan tidak sekadar menjadi rutinitas, melainkan sarana pembentukan karakter yang bermakna. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembiasaan positif dapat menjadi strategi efektif dalam mendukung tercapainya Profil Pelajar Pancasila apabila dilaksanakan secara adaptif, kreatif, dan berkesinambungan dengan dukungan guru, sekolah, dan orang tua.
PERSEPSI SISWA DAN GURU TERHADAP INTERVENSI SOSIAL EMOSIONAL PADA SISWA SD DENGAN HAMBATAN PERHATIAN Islami, Nadila Rizka Diva; Haifaturrahmah; Sari, Nursina
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis persepsi siswa dan guru terhadap intervensi pembelajaran sosial emosional (Social Emotional Learning/SEL) pada siswa sekolah dasar dengan hambatan perhatian. Kajian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA untuk memastikan keterlacakan dan transparansi proses seleksi data. Sumber literatur diperoleh dari basis data bereputasi internasional, yakni Scopus, DOAJ, dan Google Scholar, dengan rentang publikasi tahun 2015–2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa sebagian besar penelitian secara konsisten mendukung efektivitas program SEL dalam meningkatkan keterampilan sosial-emosional siswa, meliputi pengenalan diri, regulasi emosi, serta kemampuan membangun hubungan sosial positif. Peningkatan tersebut berkontribusi signifikan terhadap keterlibatan belajar dan capaian akademik siswa dengan hambatan perhatian. Penelitian terkini juga menyoroti pentingnya kompetensi sosial-emosional guru dalam memperkuat dampak intervensi, serta menunjukkan bahwa pendekatan berbasis budaya dan dukungan sebaya mampu menumbuhkan persepsi positif dari peserta didik. Temuan ini menegaskan peran strategis SEL sebagai intervensi yang adaptif, inklusif, dan efektif dalam mendukung kesejahteraan emosional serta keberhasilan akademik siswa. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan model intervensi sosial-emosional adaptif berbasis persepsi ganda guru dan siswa dengan mempertimbangkan konteks budaya serta dinamika sekolah melalui desain longitudinal dan multimetode agar hasilnya lebih komprehensif dan aplikatif.
TANTANGAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK INDONESIA HEBAT Naura, Rafa; Haifaturrahmah; Nursina Sari
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik merupakan aspek penting dalam pendidikan nasional. Penanaman karakter dan pembiasaan perilaku positif sejak dini merupakan bagian penting dari tujuan pendidikan nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Salah satu strategi yang dapat ditempuh adalah melalui pembiasaan perilaku sehari-hari yang mendukung kesehatan jasmani, spiritualitas, disiplin, serta kepedulian sosial. Artikel ini mengkaji tantangan pelaksanaan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat) menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari telaah literatur, wawancara dengan guru, dan orang tua, serta observasi terbatas di lingkungan sekolah dan rumah. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebiasaan tersebut masih menghadapi kendala, antara lain: kebiasaan peserta didik menggunakan gawai hingga larut malam, kurangnya teladan orang tua dalam ibadah, minimnya fasilitas olahraga, rendahnya motivasi belajar, menurunnya interaksi sosial akibat individualisme digital, serta kurangnya keterlibatan keluarga maupun masyarakat dalam membiasakan perilaku positif. Kesimpulannya, keberhasilan pembiasaan 7 kebiasaan memerlukan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat dengan dukungan lingkungan yang konsisten. 
PEMANFAATAN VIDEO PEMBELAJARAN SEBAGAI INOVASI MEDIA TERHADAP PEMAHAMAN SISWA KELAS V SDN BONDALEM Nurjanah, Muna; Denanda, Fiola; Putri, Ragil Dian Purnama
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menggambarkan pemanfaatan video pembelajaran sebagai inovasi media dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi panca indra di kelas V SDN Bondalem serta untuk menganalisis respons siswa terhadap penerapan media tersebut. Permasalahan yang diteliti adalah kurangnya pemahaman siswa dalam pembelajaran IPA ketika guru masih banyak mengandalkan metode ceramah. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokomentasi. Kemudian dianalisis secara bertahap melalui mengumpulkan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa penggunaan video pembelajaran berhasil meningkatkan minat, motivasi, serta pemahaman konsep siswa terhadap materi panca indra. Siswa menjadi lebih aktif, penuh semangat, dan mampu menjelaskan konsep secara konkret setelah melihat visualisasi melalui video. Terlebih lagi, guru dapat menyesuaikan video dengan sifat gaya belajar siswa, sehingga pembelajaran terasa lebih bermakna. Penelitian ini memperkuat teori pembelajaran multimedia dan konstruktivisme.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPS BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGHADAPI TANTANGAN BUDAYA ASING DI SEKOLAH DASAR Hapsari, Aisyah Nur; Rahmawati, Dwini Nurhaeni; Wahyuningsih, Yona
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan globalisasi dan teknologi membuat budaya asing semakin mudah masuk ke lingkungan anak-anak SD sehingga mempengaruhi nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, toleransi, dan sopan santun. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran pembelajaran IPS dalam memperkuat nilai-nilai tersebut di tengah derasnya pengaruh budaya asing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR), yaitu pendekatan penelitian yang dilakukan dengan menelusuri, mengumpulkan, dan menyeleksi berbagai jurnal serta sumber ilmiah yang relevan secara sistematis, seperti: Google Scholar, SINTA, atau database relevan lainnya. Proses SLR mencakup beberapa tahap, mulai dari identifikasi kata kunci, penyaringan artikel, hingga analisis mendalam terhadap temuan peneliti sebelumnya. Melalui metode ini, penelitian dapat menyajikan sintesis komprehensif mengenai bagaimana pembelajaran IPS berperan dalam memperkuat nilai-nilai kearifan lokal di tengah pengaruh budaya asing. sambungkan dan sempurnakan urutan pembahasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS memiliki potensi besar dalam penguatan nilai kearifan lokal melalui pengintegrasian nilai budaya ke dalam tema-tema pelajaran. Guru berperan penting sebagai fasilitator dan teladan dalam menanamkan nilai-nilai budaya kepada siswa. Berdasarkan hasill tersebut, disarankan agar pembelajaran IPS terus dikembangkan secara kreatif agar mampu menumbuhkan kesadaran budaya, memperkuat karakter nasional, serta membekali siswa menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
KAJIAN LITERATUR TENTANG PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN METODE ROLE PLAY DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SEKOLAH DASAR Anissa, Saskia; Marshall, Claudia Alfisya; Wahyuningsih, Yona
Renjana Pendidikan Dasar Vol 5 No 4 (2025): Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebuah studi tentang penerapan model Project Based Learning dan metode role play dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar dilakukan untuk meningkatkan keaktifan, pemahaman konsep dan keterampilan sosial-sosial siswa. Model PjBL adalah metode yang mengarahkan siswa dalam kegiatan proyek yang tidak nyata, memberikan pemahaman yang lebih banyak, membuat kerja sama dan dapat memberikan siswa dengan critical thinking. Role play adalah metode yang mengarahkan siswa dalam pembelajaran bermain peran, lebih memungkinkan siswa untuk menggambarkan masing-masing masing masing dalam tokoh yang berbeda dimata lain bukan kemampuan untuk berempati dalam membaca karakter siswa di sekitarnya. Kedua metode di atas sesuai dalam pembelajaran IPS, yang dapat memberikan informasi yang banyak tentang manfaat dan kerugian darip pancasila. Keseluruhan studi tersebut berkesimpulan bahwa kedua metode yang digunakan membawakan siswa tidak hanya lebih banyak informasi tentang konsep bersama namun juga membentuk sikap dan karakter siswa.