cover
Contact Name
Muhammad Fahmi
Contact Email
jurnalsostech@gmail.com
Phone
+62895352497063
Journal Mail Official
jurnalsostech@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence Blok H No. 1, Sendang, Kec. Sumber, Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Sosial dan Teknologi
ISSN : 27745147     EISSN : 27745155     DOI : 10.36418
Journal of Social Technology is a journal published once a month by CV. Syntax Corporation Indonesia. The Journal of Social Technology will publish scientific articles in the broad scope of social sciences and broad technological sciences such as information systems, information technology, and engineering sciences (mechanical, civil, industrial, electrical and others). Published articles are articles from research, studies, lectures or critical and comprehensive scientific studies on important and current issues or reviews of scientific books.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 855 Documents
Dualisme Keadilan Retributif dan Restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia Agustin, Ayu; Sulchan, Achmad
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32448

Abstract

Indonesia's criminal justice system shows a dynamic between two paradigms of justice, namely retributive justice and restorative justice. Retributive justice is oriented towards punishing perpetrators with the aim of providing a deterrent effect, while restorative justice focuses on restoring the relationship between perpetrators, victims, and society. This study uses normative juridical methods with legislative, conceptual, and case approaches, to analyze the implementation and challenges of dualism of the two paradigms. The results of the study show that the Indonesian criminal justice system is still dominated by the retributive paradigm, as reflected in the Criminal Code and criminal practices. However, regulatory developments such as Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Criminal Justice System, Police Regulation Number 8 of 2021, and the new Criminal Code of 2023 show the strengthening of the restorative paradigm. The main challenges faced are regulatory consistency, resistance of law enforcement officials, and public acceptance. In conclusion, although the retributive paradigm is still strong, Indonesia's criminal justice system is beginning to move towards balance by making room for a restorative approach.
Pengaruh Pemahaman Regulasi Lalu Lintas Dan Emosi Terhadap Perilaku Aggressive Driving Pengendara Sepeda Motor Siswa Di Kota Manado Elias, Yosua R. D.; Rompis, Semuel Y. R.; Lefrandt, Lucia I. R.
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemahaman regulasi lalu lintas dan regulasi emosi terhadap perilaku aggressive driving pada pengendara sepeda motor di Kota Manado. Dengan menggunakan metode kuantitatif dan desain penelitian kuantitatif-korelasional, data yang diperoleh dari siswa SMA Negeri 1 Manado selama periode penelitian pada September 2024 dianalisis menggunakan regresi logistik multinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman regulasi emosi berpengaruh signifikan terhadap perilaku aggressive driving, sedangkan pemahaman regulasi lalu lintas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi upaya peningkatan kesadaran keselamatan berkendara pada remaja.
Perbandingan Hukum Pidana Peredaran Sandal dan Sepatu Ilegal di Indonesia dan China Ulfa, Qoidatul Maulida
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32458

Abstract

Peredaran sandal dan sepatu ilegal merupakan salah satu bentuk tindak pidana di sektor perdagangan yang berdampak besar terhadap kerugian negara, mengganggu persaingan usaha yang sehat, serta melanggar hak kekayaan intelektual pelaku usaha resmi . Fenomena ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di China, yang keduanya merupakan negara dengan aktivitas perdagangan tinggi namun memiliki pendekatan hukum yang berbeda.  Penelitian ini bertujuan membandingkan penanganan kasus peredaran sandal dan sepatu ilegal dalam perspektif hukum pidana di kedua negara. Penelitian dilakukan dengan metode yuridis normatif dan pendekatan komparatif, melalui telaah undang-undang, studi kepustakaan, serta penelusuran kasus-kasus relevan di masing-masing negara. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia cenderung menerapkan sanksi administratif dan pidana ringan, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Sementara itu, China menetapkan pendekatan hukum pidana yang lebih ketat, dengan hukuman yang berat terhadap pelanggaran hak kekayaan intelektual dan distribusi barang ilegal, disertai koordinasi intensif antara lembaga penegak hukum dan instansi perdagangan. Perbedaan kebijakan ini mencerminkan sistem hukum, arah kebijakan ekonomi, serta kepentingan perlindungan pasar dalam negeri masing-masing negara. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi dan sinergi penegakan hukum di Indonesia, agar mampu menghadapi tantangan peredaran barang ilegal secara menyeluruh. Pembelajaran dari sistem hukum China dan penyesuaian terhadap standar internasional dapat menjadi langkah penting dalam pembaruan kebijakan hukum pidana nasional.
The Effect of E-Filing, Tax Socialization and Understanding of Tax Regulations on People's Trust Which Impacts on Individual Taxpayer Compliance Using SEM-PLS Monica Pongsibidang; Erni Susanty; Jerry Heikal
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32459

Abstract

This research aims to determine whether the application of the e-filing system, tax socialization, and understanding of tax regulations affect the level of public trust, which in turn impacts individual taxpayer compliance. The analysis method used is multiple linear regression analysis with the SEM-PLS program on SmartPLS 4.0 software. Based on the processing results, a significant P value and original value were found between variable X and variable Y1, namely the understanding of tax regulations, which has a significant effect on people's trust. Additionally, variable X and variable Y2, the application of the e-filing system, significantly affect taxpayer compliance. It can be concluded that the most influential factor in this study is increasing public understanding of tax regulations; as taxpayer trust in the government rises, implementing the e-filing system also enhances taxpayer compliance. This study proves that with a general understanding of tax regulations, taxpayer trust in the government increases, leading to higher taxpayer compliance. The relationship between the level of trust in the government and taxpayer compliance has a positive and proportional effect; conversely, if taxpayer trust decreases, taxpayer compliance will negatively be affected. The results also show that the application of the e-filing system positively influences tax compliance. It can be concluded that taxpayers who are aware of the e-filing system and can access the tax system anytime and anywhere find it easier to report their taxes, thereby encouraging greater adherence to their tax obligations.
Perancangan Clima App Mobile dengan Pendekatan Design Thinking Studi Kasus: BMKG Klimatologi Jawa Timur Rifqi Aflah Naufal Firmansyah; Ilyas Nuryasin; Briansyah Setio Wiyono
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32461

Abstract

Kendala utama pegawai BMKG Klimatologi Jawa Timur adalah ketergantungan pada server internal untuk pencocokan data prakiraan cuaca yang seringkali lambat dan overload, sehingga menghambat proses pencatatan manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi mobile Clima App guna mempermudah proses pencocokan data tanpa bergantung pada server internal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan lima tahapan metode Design Thinking: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Tahap pengujian melibatkan 5 orang pegawai sebagai responden dengan menggunakan platform Maze untuk mengukur metrik usability dan kuesioner System Usability Scale (SUS) untuk persepsi pengguna. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah prototipe high-fidelity Clima App. Pengujian usability menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada semua tugas yang diberikan dan skor SUS rata-rata sebesar 83.5 yang masuk dalam kategori "Excellent". Meskipun demikian, teridentifikasi adanya misclick rate yang tinggi (hingga 21.4%) yang menandakan adanya masalah usability minor pada level antarmuka. Kesimpulannya, pendekatan Design Thinking berhasil menghasilkan prototipe tervalidasi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dan secara efektif menyelesaikan masalah inti ketergantungan server.
Penerapan Model Guided Inquiry Learning Berbantuan Website Analisa dan Perancangan Sistem Informasi Pelacakan Dokumen pada PT. Pupuk Kujang Cikampek Ong, Danny; Agustina Yanti, Vera; Sofyanty, Devy; Suwantica Kusumandari
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang sistem informasi pelacakan dokumen di PT. Pupuk Kujang Cikampek. Saat ini, perusahaan tersebut menghadapi tantangan dalam mengelola dokumen secara efisien karena sistem manual yang digunakan, yang rentan terhadap kesalahan, keterlambatan, dan sulitnya menemukan dokumen yang diperlukan. Dengan begitu penulis ingin merancang sebuah aplikasi yang berbasis website pelacakan dokumen secara online sehingga datayang diterima lebih akurat. Metode yang dipakai dalam merancang aplikasi berbasis website ini menggunakan metode pengembangan sistem model prototyping. Sistem informasi yang dirancang diharapkan dapat mengatasi permasalahan ini dengan menyediakan solusi yang lebih baik dalam manajemen dokumen, mulai dari proses pengarsipan, pencarian, hingga pengelolaan dokumen secara keseluruhan. Dengan sistem ini, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi biaya operasional, serta meningkatkan layanan kepada pelanggan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi ilmiah dalam pengembangan teknologi informasi terkait manajemen dokumen yang dapat diaplikasikan pada berbagai industri.
Pengaruh Budaya Lokal Terhadap Pertumbuhan Ima dan Partisipasi Jemaat Dalam Pelayanan Gereja: Studi di Jemaat Gekisia Tanjung Nababan, Jekson Sharon; Sahat Silaban, Guntur Hamonangan
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32464

Abstract

Budaya lokal memainkan peran penting dalam membentuk identitas dan praktik keberagamaan suatu komunitas, termasuk dalam konteks kekristenan di Indonesia. Di tengah kuatnya pengaruh budaya tradisional, gereja seringkali menghadapi tantangan untuk mengintegrasikan nilai-nilai iman dengan kearifan lokal tanpa mengorbankan kemurnian ajaran Alkitab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya lokal terhadap pertumbuhan iman dan partisipasi jemaat dalam pelayanan gereja, dengan studi kasus di Jemaat Gekisia Tanjung, Desa Teluk Runjai. Metode yang digunakan adalah mixed methods (metode campuran), yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan analisis dokumen guna mengeksplorasi dinamika budaya dan spiritual jemaat. Sementara itu, pendekatan kuantitatif diterapkan melalui penyebaran kuesioner kepada 62 responden dari 80 anggota jemaat dewasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar jemaat (64,52%) memahami budaya lokal, dan 80,65% aktif terlibat dalam pelayanan gereja. Sebanyak 83,87% responden menyatakan bahwa budaya lokal membantu mereka memahami nilai-nilai iman Kristen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya lokal dapat menjadi sarana kontekstualisasi iman Kristen yang efektif apabila disaring melalui nilai-nilai Alkitab. Dengan demikian, pendekatan teologi kontekstual menjadi penting dalam menjawab tantangan dan peluang pelayanan gereja di tengah masyarakat berbudaya.
Validasi Kuesioner Pengukuran Perilaku Sebelumnya Pada Kebiasaan Sarapan Remaja Hadjo, Samuel; Kasenda, Telvie; Hadjo, Nicely
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32467

Abstract

Kebiasaan sarapan merupakan faktor penting yang mempengaruhi status gizi dan prestasi belajar remaja. Pengukuran perilaku sebelumnya terkait kebiasaan sarapan memerlukan instrumen yang valid dan reliabel. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi kuesioner pengukuran perilaku sebelumnya pada kebiasaan sarapan remaja berbasis teori Self-Determination dan Health Promotion Model. Penelitian menggunakan pendekatan explanative survey dengan desain cross-sectional pada 119 siswa SMP UNKLAB Airmadidi Minahasa Utara yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Kuesioner terdiri dari tiga dimensi: pengetahuan pentingnya sarapan (2 item), sikap terhadap rutinitas sarapan (3 item), dan praktik melakukan sarapan (3 item). Uji validitas dan reliabilitas dilakukan menggunakan koefisien Cronbach's alpha. Hasil uji validitas menunjukkan semua item memiliki nilai r hitung > r tabel (>0,361) dengan rentang 0,733-0,898. Uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach's alpha untuk pengetahuan (0,751), sikap (0,748), dan praktik (0,712), semuanya >0,60. Kuesioner yang dikembangkan terbukti valid dan reliabel untuk mengukur perilaku sebelumnya terkait kebiasaan sarapan remaja dan dapat digunakan sebagai instrumen dalam penelitian dan program intervensi kesehatan.
Perluasan Aktor untuk Menjamin Implementasi Regulasi Bantuan Hukum di Indonesia Wicaksana, Dio Ashar
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32468

Abstract

Bantuan hukum merupakan elemen penting dalam menjamin akses terhadap keadilan bagi masyarakat miskin di Indonesia. Melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum, pemerintah Indonesia telah mengalokasikan anggaran negara untuk mendanai organisasi bantuan hukum dalam memberikan layanan gratis kepada kelompok rentan. Namun, implementasi kebijakan ini masih menghadapi tantangan signifikan, terutama keterbatasan jumlah dan distribusi organisasi bantuan hukum yang tidak mampu memenuhi keseluruhan kebutuhan keadilan masyarakat. Artikel ini menganalisis permasalahan implementasi bantuan hukum di Indonesia dan mengeksplorasi alternatif perluasan aktor yang dapat terlibat dalam penyediaan layanan bantuan hukum. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan yuridis-komparatif, membandingkan sistem bantuan hukum Indonesia dengan Australia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi bantuan hukum di Indonesia perlu diperluas untuk melibatkan sektor swasta, khususnya firma hukum yang memberikan layanan pro bono. Berdasarkan teori governance triangle, keterlibatan tiga aktor negara, organisasi masyarakat sipil, dan sektor swasta diperlukan untuk menjamin efektivitas implementasi regulasi. Pengalaman Australia menunjukkan bahwa keterlibatan praktisi hukum swasta dapat memperluas ketersediaan layanan representasi hukum. Oleh karena itu, pembuat kebijakan di Indonesia perlu merevisi regulasi untuk mengintegrasikan peran firma hukum swasta dalam sistem bantuan hukum nasional.
Strategi Transformasi Digital Untuk Penguatan Manajemen Organisasi Nefianto, Tirton
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i10.32469

Abstract

Transformasi digital telah menjadi imperatif strategis bagi organisasi untuk bertahan dan berkembang dalam era disruptif yang ditandai dengan perubahan cepat dan persaingan intens. Meskipun banyak organisasi mengadopsi teknologi digital, integrasi yang efektif antara teknologi, sumber daya manusia, budaya organisasi, dan kepemimpinan dalam satu kerangka strategi komprehensif masih menjadi tantangan signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis elemen-elemen kunci dalam strategi transformasi digital serta merumuskan rekomendasi strategi implementatif untuk penguatan manajemen organisasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dilakukan di Universitas Esa Unggul dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara tematik dengan fokus pada aspek teknologi, budaya organisasi, kepemimpinan, dan proses bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi transformasi digital yang efektif berlandaskan pada tiga pilar utama: (1) alignment teknologi dengan visi strategis organisasi dengan bobot prioritas tertinggi, (2) pengembangan kompetensi digital SDM melalui pelatihan berkelanjutan, dan (3) transformasi budaya organisasi menuju digital mindset yang adaptif. Pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan, analisis data, dan otomasi terbukti meningkatkan efisiensi operasional hingga 40% dan mempercepat pengambilan keputusan manajerial. Penelitian menyimpulkan bahwa kesuksesan transformasi digital memerlukan kepemimpinan transformasional, manajemen perubahan yang terstruktur, dan investasi berkelanjutan dalam pengembangan kapabilitas digital. Implikasi praktis penelitian mencakup roadmap transformasi digital bertahap, framework evaluasi digital maturity, dan strategi change management untuk mengatasi resistensi organisasi, yang dapat diadaptasi oleh organisasi lain dalam konteks serupa.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 12 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 11 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 10 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 9 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 8 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 7 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 12 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 11 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 10 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 9 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 8 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 7 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 5 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 3 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 12 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 11 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 10 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 9 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 8 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 7 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 5 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 4 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 3 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 2 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 12 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 9 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 8 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 7 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 6 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 4 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 12 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 11 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 10 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 9 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 8 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 7 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 6 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 5 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 4 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi (SOSTECH) Vol. 1 No. 3 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi Vol. 1 No. 1 (2021): Jurnal Sosial dan Teknologi More Issue