cover
Contact Name
Fahmi
Contact Email
fahmi@ulm.ac.id
Phone
+6285348001395
Journal Mail Official
jbse@ulm.ac.id
Editorial Address
Ruang Program Studi Magister Keguruan Ilmu Pengetahuan Alam Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat Jl. Brigjend H. Hasan Basry Banjarmasin 70123
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Journal of Banua Science Education
ISSN : -     EISSN : 27457222     DOI : https://doi.org/10.20527
The Journal of Banua Science Education is a scientific journal published by the Master Program of Natural Science Education of Lambung Mangkurat University. The journal dissemination papers are written based on the study results and literature review in the sphere of natural science education, biology education, physics education, and chemistry education in primary, secondary, and higher education. Journal of Banua Science Education publishes its issues biannually, in April and October, and first published in August 2020.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2024)" : 7 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL FISIKA BERBASIS LEARNER AUTONOMY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK DI SMAN 1 ALALAK Zulfah, Raihanah; Suyidno, Suyidno; Miriam, Sarah
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.276

Abstract

Keterampilan proses sains sangat penting dimiliki oleh peserta didik dalam pembelajaran sains, terutama dalam fisika yang menuntut penguasaan konsep dan praktik. Namun, keterampilan proses sains belum diajarkan secara maksimal karena ketiadaan modul ajar yang mendukung. Selain itu, kegiatan praktikum juga tidak terlaksana sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan modul fisika berbasis learner autonomy untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik. Jenis penelitian yang digunakan yaitu research & development (R&D) dengan model ADDIE. Subjek penelitian adalah 29 peserta didik kelas XI 2 SMAN 1 Alalak. Instrumen yang digunakan berupa lembar validasi modul dan lembar keterlaksanaan modul fisika. Teknik analisis data secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul fisika yang dikembangkan termasuk kategori valid dan reliabel. Aspek tinjauan modul fisika tersebut yaitu aspek format, bahasa, isi, penyajian dan manfaat yang memperoleh nilai 3,82. Modul fisika berbasis learner autonomy yang dikembangkan juga memuat bahan bacaan dan LKPD yang terkategori valid. Hasil pengamatan keterlaksanaan modul fisika untuk empat kali pertemuan memperoleh kategori baik setiap pertemuannya dengan relialiabilitas tinggi. Oleh karena itu, modul fisika berbasis learner autonomy yang dikembangkan termasuk layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains peserta didik dalam pembelajaran fisika.
Validitas Perangkat Pembelajaran Predict Observe Explain (POE) Berbasis Multirepresentasi untuk Mendukung Pemahaman Konsep Optika Dinata, Pri Ariadi Cahya; Hartanto, Theo Jhoni; Hakim, Luqman
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.311

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran predict-observe-explain (POE) berbasis multirepresentasi yang valid untuk mendukung pemahaman konsep optika geometri, yang merupakan salah satu konsep fundamental dalam memahami fenomena Cahaya dan sifatnya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE, dengan fokus pada tiga tahap awal: analisis, desain, dan pengembangan, karena ketiga tahap ini dianggap cukup dalam menghasilkan perangkat pembelajaran yang valid sebelum diuji coba lebih lanjut. Validasi dilakukan oleh lima validator menggunakan instrumen berbasis skala likert yang mencakup aspek konstruksi, konten, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa skor rata-rata skenario pembelajaran sebesar 4,84 dan lembar kerja mahasiswa sebesar 4,80, yang mana berada dalam kategori "sangat baik" pada semua aspek. Perangkat pembelajaran model POE berorientasi multirepresentasi berpotensi untuk memfasilitasi dekonstruksi miskonsepsi dan meningkatkan pemahaman konsep optika geometri mahasiswa, sebagaimana didukung oleh studi sebelumnya yang menunjukkan efektivitas pendekatan POE dalam merangsang keterlibatan kognitif dan mengurangi miskonsepsi pada topik fisika. Konstruksi dan karakteristik perangkat dapat menjadi rujukan bagi peneliti lain dalam penerapan pembelajaran POE dengan pendekatan multirepresentasi. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menguji efektivitas perangkat pembelajaran melalui penerapannya di kelas nyata, khususnya dalam meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa dan keterlibatan aktif mereka selam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MODUL PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM-PBL DENGAN QR CODE UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS PENCEMARAN LINGKUNGAN Winarko, Dewi Mulyati Darajatun; Abdullah, Abdullah; Syahmani, Syahmani; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.325

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis STEM-PBL dengan qr code yang layak dalam meningkatkan kemampuan literasi sains. Hasil penelitian ditinjau berdasarkan uji validitas, kepraktisan dan keefektifan pada modul pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL dengan fitur qr code yang digunakan oleh peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode ADDIE yang terdiri dari lima tahap yaitu; 1) analisis (analyze), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (development), 4) implementasi (implementation) dan 5) evaluasi (evaluation). Penelitian ini dilaksanakan dua uji coba kelas terdiri dari uji coba kelas terbatas yaitu kelas VII C dan uji coba kelas luas terdiri dari kelas VII A dan VII B di SMP Negeri 35 Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul pembelajaran IPA berbasis STEM dengan fitur qr code pada materi pencemaran lingkungan dinyatakan sangat valid. Modul pembelajaran IPA berbasis STEM dengan qr code dinyatakan sangat praktis berdasarkan angket respon dari peserta didik. Modul pembelajaran IPA berbasis STEM-PBL dengan qr code dinyatakan efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi sains berdasarkan hasil rata-rata n-gain dengan kategori sedang pada kelas terbatas dan kategori tinggi pada kelas luas.
E-MODUL IPA BERBASIS AUTHENTIC LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL PESERTA DIDIK Kurniasih, Tintin; Suryajaya, Suryajaya; Suyidno, Suyidno; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.326

Abstract

E-modul yang dikembangkan didasari oleh kebutuhan akan materi yang sesuai untuk pembelajaran abad 21 berbasis penggunaan teknologi informasi dan komunikasi. Model pengambangan ADDIE digunakan pada penelitian ini dengan uji coba menggunakan pre-test post-test design. Subyek uji coba adalah 50 peserta didik kelas VIII SMPN 14 Banjarmasin. Keberhasilan penelitian e-modul dinilai dari nilai kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan untuk mengukur kelayakan e-modul yang dikembangkan. Modul yang dikembangkan dikategorikan layak digunakan dengan beberapa kriteria berikut; (1) e-modul IPA termasuk valid karena hasil validasi memenuhi kategori sangat valid; (2) e-modul IPA termasuk praktis, karena keterlaksanaan pembelajaran dan respon peserta didik memenuhi kategori praktis; dan (3) e-modul IPA termasuk efektif, karena peningkatan literasi digital dan hasil belajar peserta didik dalam kategori baik.
KEEFEKTIFAN MODUL AJAR IPA BERBASIS PENDEKATAN KONTEKSTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF PESERTA DIDIK KELAS V MADRASAH IBTIDAIYAH Kartika, Kartika; Winarti, Atiek; Arifin, Yudi Firmanul; Suyidno, Suyidno
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.331

Abstract

Salah satu tahapan penting seseorang dalam mengikuti pendidikan adalah pada saat di sekolah dasar (SD). Pada tahapan tersebut peserta didik dapat berpikir secara logis mengenai peristiwa yang konkrit dan mengklasifikasikan benda-benda ke dalam bentuk-bentuk yang berbeda. Oleh karena itu, pendekatan pembelajaran yang sesuai untuk anak usia sekolah dasar adalah pendekatan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul IPA yang layak untuk melatih kemampuan berpikir kreatif peserta didik ditinjau berdasarkan keefektifan. Jenis penelitian merupakan educational design reasecrh menggunakan model Tessmer. Setelah melewati tahapan evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, penelitian dilanjutkan pada uji kelompok kecil, dan uji lapangan. Subjek penelitian yang digunakan terdiri atas 7 peserta didik untuk uji kelompok kecil, dan 17 peserta didik untuk uji lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA hasil pengembangan dinyatakan efektif karena hasil kemampuan berpikir kritis peserta didik mendapat nilai rata n-gain sebesar 0,4 dengan kriteria sedang. Berdasarkan hasil tersebut, modul IPA hasil pengembangan dinyatakan layak digunakan untuk melatihkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PEMBELAJARAN IPA BERORIENTASI LEARNER AUTONOMY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS MATERI CAHAYA DAN ALAT OPTIK Anggryani, Anggryani; Suryajaya, Suryajaya; Rusmansyah, Rusmansyah; Fahmi, Fahmi
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.332

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains peserta didik dikarenakan kurangnya penggunaan metode percobaan dalam proses pembelajaran serta kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berorientasi learner autonomy yang valid, praktis dan efektif, sehingga layak untuk melatihkan keterampilan proses sains peserta didik. Subjek penelitian ini yaitu kelas VIII A SMP Negeri 10 Banjarmasin sebanyak 23 peserta didik menggunakan desain model pengembangan ADDIE meliputi analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar validasi akademisi dan praktisi, lembar pengamatan RPP, lembar pengamatan keterampilan proses sains, dan hasil tes peserta didik. Data selanjutnya dianalisis secara deskriptif, kualitatif, dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan: (1) bahan ajar berorientasi learner autonomy termasuk valid karena komponen validitas RPP dengan rerata 3,35; materi ajar dengan rerata 3,19; LKPD dengan rerata 3,16; dan THB dengan rerata 3,08 dalam kategori valid; (2) bahan ajar berorientasi learner autonomy termasuk praktis, karena komponen keterlaksanaan RPP diperoleh rerata sebesar 3,69 dalam kategori sangat praktis; (3) bahan ajar berorientasi learner autonomy termasuk efektif karena gain score kognitif sebesar 0,81 dalam kategori tinggi. Diperoleh kesimpulan bahan ajar berorientasi learner autonomy layak untuk meningkatkan keterampilan proses sains.
KEPRAKTISAN APLIKASI ANDROID ETNOBOTANI TUMBUHAN OBAT TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA Rahman, Aulia; Soendjoto, Mochamad Arief; Dharmono, Dharmono
Journal of Banua Science Education Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbse.v5i1.333

Abstract

Inovasi sumber belajar menggunakan aplikasi android berbasis potensi lokal yang terdapat pada suatu daerah merupakan salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah dalam pembelajaran mata kuliah etnobotani. Penelitian pengembangan ini bertujuan menguji aplikasi android etnobotani tumbuhan obat terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa. Tahap-tahap pengembangan meliputi evaluasi diri, uji pakar, uji perorangan, uji kelompok kecil, uji lapangan. Jenis data yaitu data deskriptif, menggunakan instrumen keterbacaan, keterlaksanaan aplikasi android dan respon mahasiswa digunakan untuk kepraktisan isi, kepraktisan harapan dan aktual. Hasil penelitian menunjukan aplikasi android etnobotani tumbuhan obat yang telah dikembangkan dinyatakan sangat praktis berdasarkan uji perorangan aplikasi android ini dinyatakan sangat baik dengan rata-rata 93,59%. Aplikasi android etnobotani tumbuhan obat terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa yang telah dikembangkan dinyatakan praktis karena hasil respon mahasiswa dengan rata-rata nilai 89,19% dengan kriteria sangat baik, hasil keterlaksanaan aplikasi android rata-rata 90,09% dengan kriteria sangat setuju. Berdasarkan hal tersebut aplikasi android yang dikembangkan sangat praktis digunakan dan memudahkan mahasiswa dalam pembelajaran.

Page 1 of 1 | Total Record : 7