cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 513 Documents
EFEKTIVITAS BRAIN GYM EXERCISE TERHADAP FUNGSI KOGNITIF SEBAGAI PENCEGAHAN KEGAWATDARURATAN PADA LANSIA Nurhamidah Rahman; Anisa Febristi; Sari Setiarini
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.31071

Abstract

Penuaan menyebabkan penurunan fungsi kognitif yang, apabila tidak diantisipasi, dapat meningkatkan risiko kondisi kegawatdaruratan pada lansia, seperti delirium dan jatuh berulang. Brain Gym Exercise merupakan intervensi non-farmakologis berbasis gerakan sederhana yang dilaporkan efektif meningkatkan fungsi kognitif lansia. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas Brain Gym Exercise terhadap peningkatan fungsi kognitif sebagai upaya pencegahan risiko kegawatdaruratan pada lansia di Posyandu Lansia wilayah kerja Puskesmas Andalas, Kota Padang. Penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest pada 30 lansia yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi Brain Gym Exercise diberikan selama 2 minggu (6 sesi, 2 kali/minggu, 15-20 menit/sesi). Fungsi kognitif diukur menggunakan Mini-Mental State Examination (MMSE) sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis dengan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menunjukkan peningkatan bermakna rerata skor MMSE dari 21,5 menjadi 25,8 (p = 0,000), dengan proporsi lansia berfungsi kognitif normal meningkat dari 26,7% menjadi 76,7%. Brain Gym Exercise efektif meningkatkan fungsi kognitif lansia dan berpotensi menjadi strategi pencegahan primer terhadap risiko kegawatdaruratan terkait penurunan fungsi kognitif, sehingga direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin di Posyandu Lansia.Kata kunci: Brain gym exercise; fungsi kognitif; lansia; kegawatdaruratan; posyandu lansia
PENGETAHUAN, SIKAP, DAN KESIAPAN PERAWAT PUSKESMAS DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN BENCANA DI WILAYAH SUMATERA BARAT Sari Setiarini; Nurhamidah Rahman; Cyintia Permata Ayu; Bunga Cita Lestari
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.31079

Abstract

Sumatera Barat merupakan wilayah dengan risiko multi-bencana tinggi akibat zona subduksi megathrust Mentawai–Siberut yang berpotensi menimbulkan gempa bermagnitudo hingga 8,9 dan tsunami setinggi lebih dari tiga meter di wilayah pesisir. Perawat Puskesmas memiliki peran strategis sebagai responder awal sebelum bantuan dari rumah sakit rujukan tiba, namun sintesis literatur yang komprehensif mengenai pengetahuan, sikap, dan kesiapan mereka pada konteks layanan kesehatan primer di Indonesia masih terbatas. Tujuan: Mensintesis bukti ilmiah mengenai pengetahuan, sikap, dan kesiapan perawat dalam penanganan kegawatdaruratan bencana, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta relevansinya terhadap konteks Puskesmas Belimbing dan wilayah Sumatera Barat. Metode: Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review yang mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada PubMed, ScienceDirect, ProQuest, Google Scholar, dan Garuda menggunakan kombinasi kata kunci Boolean: (“nurses”) AND (“disaster preparedness”) AND (“knowledge”) AND (“attitude”) AND (“emergency response”) AND (“primary health care”) AND (“Indonesia”). Artikel disaring berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi dan dinilai kualitas metodologisnya menggunakan pendekatan Joanna Briggs Institute (JBI), kemudian disintesis secara naratif. Hasil: Sebanyak 18 artikel (13 studi primer dan 5 artikel tinjauan) memenuhi kriteria inklusi. Tingkat pengetahuan perawat bervariasi (kategori baik berkisar 48–69%), sikap cenderung lebih positif dibanding pengetahuan dan praktik, serta kesiapan secara konsisten berhubungan dengan riwayat pelatihan dan pengalaman menghadapi bencana sebelumnya. Studi di Kota Padang menunjukkan kesiapsiagaan perawat Puskesmas tergolong cukup baik secara agregat, namun literatur spesifik pada level Puskesmas Belimbing belum ditemukan. Kesimpulan: Pengetahuan dan pelatihan merupakan prediktor konsisten kesiapan perawat, sementara sikap positif belum tentu diikuti kesiapan praktis yang memadai. Kesenjangan riset pada level Puskesmas spesifik di zona risiko megathrust Sumatera Barat membuka peluang penelitian primer lanjutan, khususnya di Puskesmas Belimbing.Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Kesiapan, Perawat, Bencana.
ANALISIS KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM PENANGANAN KEGAWATDARURATAN BANJIR DI WILAYAH RAWAN BANJIR BY PASS KOTA PADANG Rikayoni Rikayoni; Dian Rahmi; Mariza Elsi; Hadisty Humairah; Hodiffa Hodiffa
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.31068

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di kawasan By Pass Kota Padang dan berpotensi menimbulkan kondisi kegawatdaruratan yang mengancam keselamatan masyarakat. Tingkat kesiapsiagaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko korban jiwa dan dampak kesehatan akibat banjir. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat dalam penanganan kegawatdaruratan banjir di wilayah rawan banjir By Pass Kota Padang. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah kepala keluarga yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mengukur karakteristik responden, pengetahuan, sikap, pengalaman menghadapi banjir, akses informasi kebencanaan, serta tingkat kesiapsiagaan masyarakat. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat memiliki tingkat kesiapsiagaan pada kategori sedang, dengan pengetahuan, pengalaman menghadapi banjir, dan akses informasi kebencanaan berhubungan secara signifikan dengan kesiapsiagaan masyarakat. Disimpulkan bahwa peningkatan edukasi kebencanaan, pelatihan simulasi evakuasi, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam penanganan kegawatdaruratan banjir di wilayah By Pass Kota Padang.Kata kunci: Kesiapsiagaan masyarakat, Kegawatdaruratan banjir, Mitigasi bencana, Keperawatan bencana, Kota Padang.