cover
Contact Name
Eliza Arman
Contact Email
elizaarman.ea@gmail.com
Phone
+62elizaarman.ea@gmail.co
Journal Mail Official
pppmsyedza@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Hamka No. 228 Air Tawar Timur Padang - Sumatera Bara
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory
ISSN : 26559641     EISSN : 26555840     DOI : 10.30633
Core Subject : Health,
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory adalah Jurnal Kesehatan berbahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Stikes Syedza Saintika dua kali setahun pada setiap bulan Mei dan November. Proses penyerahan naskah terbuka sepanjang tahun. Semua naskah yang dikirim akan melalui peer review ganda dan ulasan editorial sebelum diberikan penerimaan publikasi. Dikelola sebagai media informasi dan pengetahuan ilmiah, Jurnal Kesehatan Medika saintika meliputi banyak literatur, artikel penelitian, dan studi kasus yang berfokus pada bidang Teknologi Laboratorium medik, Biomedik, Kesehatan lingkungan Focus dan Scope jurnal adalah Teknologi Laboratorium Medik, ilmu Biomedik, Ilmu Kesehatan
Articles 513 Documents
PENGARUH PEMBERIAN JUS JERUK (CITRUS RETICULATA) TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS SENGETI MUARO JAMBI Lidya Kurniasari; Yesi Mustika Sari; Nia Nurzia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2508

Abstract

Anemia pada ibu hamil bukan tanpa resiko, tingginya angka kematian ibu berkaitan erat dengan anemia. Salah satu buah yang dapat meningkatkan kadar hemoglobin pada ibu hamil yaitu buah jeruk memiliki kandungan zat besi 0,4 mg, dan senyawa bermanfaat untuk kesehatan ibu hamil.Penelitian ini merupakan pra-eksperimental, dengan rancangan yang one group pretest-postest.  Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang anemia di Puskesmas Sengeti sebanyak 17 orang. Sampel penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik sampling total sampling. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisa data kedua variable tersebut adalah dengan menggunakan T-Test.Berdasarkan hasil penelitian Nilai rata-rata kadar hemoglobin ibu hamil sebelum diberikan jus jeruk adalah 10.32 g/dL dan setelah 11.40 g/dL. Berdasarkan uji statistik nilai p-value 0.000 yang artinya ada Pengaruh pemberian jus jeruk terhadap kadar Hemoglobin ibu hamil di Puskesmas Sengeti Muaro Jambi Tahun 2022.Dapat dijadikan sumber informasi dalam perencanaan program kesehatan resproduksi ibu hamil di Puskesmas dan sebagai gambaran dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu hamil dengan melakukan penyuluhan dan pendidikan kesehatan tentang pencegahan amenia pemberian tablet fe. Ibu hamil juga dapat menggunakan terapi jus ini sebagai pendukung pengobatan konvensional atau pilihan lain dari pengobatan medis.
PERAN JUS JAMBU BIJI SEBAGAI TERAPI NUTRISI PENDUKUNG PADA PENANGANAN LUKA AKIBAT BENCANA ALAM Agustika Antoni; Nicen Suherlin; Sri Oktarina; Nova Arikhman; Putri Diana; Robil Kurnia Illahi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.31066

Abstract

Latar Belakang: Luka jaringan merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering terjadi pada korban bencana alam dan memerlukan penanganan yang efektif untuk mempercepat proses penyembuhan. Jambu biji (Psidium guajava) mengandung vitamin C, flavonoid, likopen, serta berbagai antioksidan yang berpotensi meningkatkan respons imun dan regenerasi jaringan. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi jus jambu biji sebagai terapi nutrisi pendukung dalam mempercepat penyembuhan luka pada model mencit.Metode: Penelitian menggunakan desain eksperimen murni dengan pendekatan posttest-only. Sebanyak 30 ekor mencit dibagi secara acak ke dalam lima kelompok perlakuan. Seluruh mencit dibuat luka sayat sepanjang ±1 cm, kemudian diberikan jus jambu biji secara oral dengan dosis 1, 2, 3, 4, dan 5 mL per hari. Pada hari ke-5 dilakukan pengambilan jaringan luka untuk pemeriksaan histopatologi meliputi diferensiasi monosit menjadi makrofag, proliferasi fibroblas, dan pembentukan serabut kolagen.Hasil: Hasil histopatologi menunjukkan adanya peningkatan penyembuhan luka seiring meningkatnya dosis jus jambu biji. Kelompok dosis 4–5 mL/hari memperlihatkan jumlah makrofag, fibroblas, dan serabut kolagen yang lebih tinggi dibandingkan kelompok dosis rendah. Kelompok dosis 5 mL/hari menunjukkan transisi tercepat dari fase inflamasi menuju fase proliferasi sehingga menghasilkan gambaran regenerasi jaringan terbaik.Kesimpulan: Jus jambu biji berpotensi menjadi terapi nutrisi pendukung yang aman, mudah diperoleh, dan berbiaya rendah dalam mempercepat penyembuhan luka melalui peningkatan diferensiasi makrofag serta pembentukan kolagen. Temuan ini mendukung pemanfaatannya sebagai intervensi nutrisi pada penanganan luka, khususnya dalam situasi kegawatdaruratan bencana.Kata kunci: Psidium guajava, penyembuhan luka, makrofag, kolagen, kegawatdaruratan bencana, terapi nutrisi.
RASIONALITAS PENGGUNAAN KORTIKOSTEROID PADA PASIEN ASMA DI RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM SITI RAHMAH PADANG Siska Ferilda; Wida Ningsih; Sandra Tri Juli Fendri; Revaldi Dwi Putra; Betty Fitriyasti
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2578

Abstract

 Latar Belakang: Asma merupakan penyakit inflamasi kronis menyebabkan penyempitan pada saluran pernapasan. Kortikosteroid merupakan golongan obat antiinflamasi yang paling efektif untuk mengobati asma. Efek samping kortikosteroid dapat menyebabkan peningkatan tekanan intrakranial, peningkatan gula darah, dan risiko terjadinya infeksi internal. Pemberian kortikosteroid perlu diberikan secara tepat dan rasional. Tujuan: Mengetahui rasionalitas penggunaan kortikosteroid pada pasien asma di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang Tahun 2022 berdasarkan tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat dan tepat dosis. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif non eksperimental, dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis. Populasi penelitian ini seluruh pasien terdiagnosis asma dan mendapat terapi kortikosteroid di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang pada bulan Januari-Desember 2022 yang berjumlah 50 sampel dengan menggunakan teknik total sampling. Dan penggunaan kortikosteroid dievaluasi berdasarkan tepat indikasi, tepat obat, tepat dosis dan tepat pasien. Hasil: Kortikosteroid yang digunakan adalah Dexamethasone injeksi 46% (23 resep), Methylprednisolone injeksi 28% (19 resep), oral 2% (1 resep), dan Pulmicort® inhalasi budesonide 14% (7 resep). Analisis rasionalitas: 100% tepat indikasi, 82% benar obat, 94% tepat dosis, dan 100% benar indikasi. Kesimpulan: Rasionalitas penggunaan kortikosteroid pada pasien asma rawat inap di Rumah Sakit Islam Siti Rahmah Padang tahun 2022 adalah: 76%.Kata Kunci: Asma; rasionalitas; kortikosteroid
FAKTOR RISIKO SCABIES PADA SANTRI LAKI-LAKI DI DAYAH TERPADU AL-MUSLIMUN KECAMATAN LHOKSUKON ACEH UTARA Zahra Aulia
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2366

Abstract

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau sarcoptes scabiei yang penularanya bisa terjadi secara kontak langsung dan tidak langsung. Kasus scabies pada pondok pesantren mengalami peningkatan kasus setiap tahun dan pada tahun 2022 kasus scabies di Dayah Al-Muslimun mencapai 32 kasus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko scabies pada santri laki-laki di Dayah Terpadu Al-Muslimun Kecamatan Lhoksukon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional analitik dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 responden yang terdiri dari 32 kasus dan 32 kontrol. Pengumpulan data dilakukan tanggal 4-10 Desember 2023 menggunakan kuesioner melalui angket. Analisis data menggunakan uji chi-square dengan program komputer SPSS 20. Hasil analisis univariat menunjukkan santri yang menderita scabies 50%, pengetahuan kurang baik 54,7%, sikap negatif 46,9%, personal Hygiene kurang baik 40,6% dan sanitasi lingkungan kurang baik 54,7%. Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p = 0,024, OR = 3,215), sikap (p = 0,003, OR = 4,879), personal hygiene (p = 0,002, OR = 5,220), dan sanitasi lingkungan (p = 0,006, OR = 4,259) dengan terjadinya penyakit scabies pada santri laki-laki. Kesimpulan adalah pengetahuan, sikap, personal hygiene dan sanitasi lingkungan menjadi faktor terjadinya penyakit scabies pada santri laki-laki.
PENGARUH PEMBERIAN SARI KURMA TERHADAP PENINGKATAN KADAR HAEMOGLOBIN PADA IBU Veolina Irman; Ratna Indah Sari Dewi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2541

Abstract

Latar Belakang : Anemia sebagaian besar terjadi pada ibu hamil dengan kadar hemoglobin kurang dari 11 gr%. Prevelensi kejadian anemia pada ibu hamil di Kota Padang adalah 43,5%. Laporan di wilayah Puskesmas Lubuk Buaya pada tahun 2024 didapatkan ibu hamil dengan anemia masih banyak ditemukan, pada bulan Januari sampai Desember 2023 mencapai 128 ibu hamil dengan anemia. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang. Dengan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian quasy experiment dengan rancangan pretest and posttest whitout control group design. Sampel yang digunakan adalah ibu hamil di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang sebanyak 30 responden. Uji statistik yang digunakan yaitu uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian sari kurma terhadap peningkatan kadar hemoglobin pada ibu hamil dengan hasil p-value 0.0005 < 0.05. Jadi terdapat perbedaan kejadian anemia pada kelompok intevensi dan kelompok kontrol sebelum dan sesudah mengkonsumsi sari kurma. Diharapakan masyarakat dapat mengkonsumsi sari kurma dan mempertimbangkan sebagai terapi komplementer dalam meningkatakan kadar hemoglobin.Kata kunci : Anemia, Ibu Hamil, Sari Kurma, Kadar Hemoglobin
THE RELATIONSHIP BETWEEN PARENTING STYLE AND LANGUAGE DEVELOPMENT IN PRESCHOOL CHILDREN Nova Fridalni; Sri Wahyuningsih; Ratna Indah Sari Dewi; Rifdha Wahyuni; Vivin Okta Diati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.30968

Abstract

Language development in preschool children remains an important concern because delays due to suboptimal stimulation and parental communication interaction are still found. Inappropriate parenting styles may affect children’s ability to understand and express language according to their developmental stage. This study aimed to determine the relationship between parenting style and language development in preschool children aged 3–6 years in Surau Gadang Village, working area of Nanggalo Public Health Center, Padang. A quantitative cross sectional design was used. The population consisted of 671 children with a sample of 87 respondents selected using cluster random sampling. The instruments used were the Parenting Style Questionnaire and the Pre-Screening Developmental Questionnaire. Data were analyzed using univariate and bivariate analysis with Fisher’s Exact Test. Results showed that less than half (43.7%) of parents applied permissive parenting and more than half (54.0%) of children had age-appropriate language development. Bivariate analysis showed a significant relationship between parenting style and children’s language development (p-value = 0.037). This study confirms that parenting style plays an important role in preschool children’s language development. Health centers are recommended to improve education regarding parenting style and language development stimulation.Keywords: parenting style; language development; preschool children
EFEKTIVITAS DISASTER PREPAREDNESS-BASED REALITY THERAPY TERHADAP BREASTFEEDING SELF-EFFICACY DAN KESIAPAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH RAWAN BENCANA Dalina Gusti; Nicen Suherlin; Syaflindawati Syaflindawati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.31070

Abstract

Wilayah rawan bencana memiliki tantangan dalam mempertahankan pemberian ASI eksklusif akibat meningkatnya stres ibu, terbatasnya akses pelayanan kesehatan, dan rendahnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Pendekatan Disaster Preparedness-Based Reality Therapy diharapkan dapat meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan kesiapan pemberian ASI eksklusif sejak masa kehamilan. Tujuan Penelitian untuk Menganalisis efektivitas Disaster Preparedness-Based Reality Therapy terhadap Breastfeeding Self-Efficacy dan kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil trimester III di wilayah rawan bencana.  Penelitian menggunakan metode desain quasi-experimental one group pretest–posttest pada 40 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang yang dipilih dengan consecutive sampling. Intervensi diberikan dalam empat sesi menggunakan Reality Therapi pendekatan WDEP yang dipadukan dengan materi kesiapsiagaan bencana. Data dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil: Breastfeeding Self-Efficacy meningkat dari 45,18±6,11 menjadi 62,05±4,97, sedangkan kesiapan pemberian ASI eksklusif meningkat dari 57,26±7,43 menjadi 84,10±5,25 (p<0,001). Kesimpulan Disaster Preparedness-Based Reality Therapy efektif meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan kesiapan pemberian ASI eksklusif pada ibu hamil trimester III. Intervensi ini berpotensi diterapkan sebagai bagian dari pelayanan antenatal di wilayah rawan bencana.Kata kunci: Breastfeeding Self-Efficacy; ASI eksklusif; Disaster Preparedness; Reality Therapy; ibu hamil trimester III.
EFEKTIVITAS SIMULASI KEGAWATDARURATAN GEMPA BUMI TERHADAP KOMPETENSI PERAWAT DALAM TRIASE DAN PENANGANAN KORBAN MASSAL DI RUMAH SAKIT KOTA PADANG Dian Rahmi; Rikayoni Rikayoni; Mariza Elsi; Abdwiki Bakti; Hadisty Humaira
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.31078

Abstract

Latar Belakang: Gempa bumi dapat menimbulkan korban massal yang membutuhkan respons kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi. Perawat memiliki peran penting dalam melakukan triase, pengkajian awal, stabilisasi, dan penanganan korban pada situasi mass casualty incident. Namun, kompetensi tersebut perlu dilatih secara berkelanjutan melalui metode pembelajaran yang memberikan pengalaman mendekati kondisi bencana sebenarnya. Simulasi kegawatdaruratan merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan, keterampilan klinis, komunikasi, dan koordinasi perawat dalam menghadapi kondisi korban massal.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas simulasi kegawatdaruratan gempa bumi terhadap kompetensi perawat dalam melakukan triase dan penanganan korban massal di rumah sakit Kota Padang.Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan pretest-posttest control group design. Populasi penelitian adalah perawat yang terlibat dalam pelayanan kegawatdaruratan di rumah sakit Kota Padang. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Kelompok intervensi diberikan simulasi kegawatdaruratan gempa bumi yang meliputi pengenalan kondisi bencana, scene safety, triase korban massal, initial assessment, stabilisasi, penanganan kegawatdaruratan, komunikasi, koordinasi tim, dan evakuasi. Kelompok kontrol memperoleh pembelajaran atau prosedur sesuai pelayanan yang berlaku. Kompetensi perawat diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan instrumen penilaian kompetensi triase dan penanganan korban massal. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik yang sesuai dengan distribusi data dan karakteristik variabel penelitian.Hasil: Hasil penelitian diharapkan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi perawat setelah diberikan simulasi kegawatdaruratan gempa bumi, khususnya dalam kemampuan melakukan triase dan penanganan korban massal. Perbedaan skor kompetensi sebelum dan sesudah intervensi serta perbandingan antara kelompok intervensi dan kontrol akan digunakan untuk menentukan efektivitas simulasi sebagai metode peningkatan kompetensi perawat dalam kesiapsiagaan bencana.Kesimpulan: Simulasi kegawatdaruratan gempa bumi berpotensi menjadi metode pembelajaran dan pelatihan yang efektif untuk meningkatkan kompetensi perawat dalam melakukan triase dan penanganan korban massal. Implementasi simulasi secara berkala dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan kesiapsiagaan rumah sakit dalam menghadapi bencana gempa bumi dan kejadian dengan korban massal.Kata kunci: simulasi kegawatdaruratan; gempa bumi; kompetensi perawat; triase; korban massal; kesiapsiagaan bencana.
EFEKTIVITAS PROMOSI KESEHATAN BERBASIS DISASTER PREPAREDNESS TERHADAP BREASTFEEDING SELF-EFFICACY DAN KEBERHASILAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH RAWAN BENCANA Dalina Gusti; Mariza Elsi; Syaflindawati Syaflindawati
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.31067

Abstract

Ibu hamil di wilayah rawan bencana menghadapi berbagai hambatan dalam mempertahankan pemberian ASI eksklusif, seperti stres psikologis, terganggunya akses pelayanan kesehatan, dan rendahnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kondisi ini dapat menurunkan Breastfeeding Self-Efficacy dan keberhasilan menyusui. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas Promosi Kesehatan Berbasis Disaster Preparedness dalam meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan keberhasilan ASI eksklusif pada ibu hamil trimester III. Metode penelitian menggunakan desain quasi experimental one group pretest–posttest longitudinal pada 33 ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Air Dingin Kota Padang. Intervensi diberikan selama delapan minggu. Breastfeeding Self-Efficacy diukur menggunakan BSES-SF, sedangkan keberhasilan ASI eksklusif dipantau hingga bayi berusia enam bulan. Analisis menggunakan paired t-test, Fisher Exact, dan regresi logistik. Hasil: Skor Breastfeeding Self-Efficacy meningkat signifikan dari 43,91±5,84 menjadi 61,18±4,72 (p<0,001). Sebanyak 84,8% responden berhasil memberikan ASI eksklusif, dan Breastfeeding Self-Efficacy berhubungan signifikan dengan keberhasilan ASI eksklusif (p=0,011). Disimpulkan promosi Kesehatan Berbasis Disaster Preparedness efektif meningkatkan Breastfeeding Self-Efficacy dan mendukung keberhasilan ASI eksklusif di wilayah rawan bencana.Kata kunci: ASI eksklusif, Breastfeeding Self-Efficacy, kesiapsiagaan bencana, promosi kesehatan.
FAKTOR–FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI USIA >6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA KELURAHAN AIR PACAH PUSKESMAS AIR DINGIN Meldafia Idaman; Rahnika Utami; Ika Yulia Darma; Silvi Zaimy; Silfina Indriani
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 9, No 1 (2026): Mei 2026
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v9i1.31091

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan sumber nutrisi utama bayi, namun capaian di Puskesmas Air Dingin masih tergolong rendah yakni 69,5%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja Kelurahan Air Pacah Puskesmas Air Dingin Tahun 2026. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional terhadap 54 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square pada tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memberikan ASI eksklusif (92,6%) dengan tingkat pengetahuan mayoritas kategori cukup (53,7%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami (p=0,019), status pekerjaan ibu (p=0,045), dan tingkat pengetahuan ibu (p=0,039) dengan pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan penelitian ini mengonfirmasi adanya hubungan antara dukungan suami, status pekerjaan ibu, dan pengetahuan dengan pemberian ASI eksklusif, sehingga tenaga kesehatan khususnya bidan disarankan meningkatkan penyuluhan guna mengoptimalkan kesadaran ibu.Kata kunci: Asi eksklusif; dukungan suami; status pekerjaan; pengetahuan