cover
Contact Name
https://journal.uny.ac.id/index.php/epistema
Contact Email
monika.sidabutar@uny.ac.id
Phone
+62274586168
Journal Mail Official
epistema_ktpfip@uny.ac.id
Editorial Address
Jurusan Kurikulum dan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta Jl. Colombo No.1 Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Epistema
ISSN : -     EISSN : 27238199     DOI : https://doi.org/10.21831/ep.v2i1
Core Subject : Education,
Epistema is a showcase of original and scrupulously conducted research in educational technology. The scope includes curriculum development & course design, innovation in learning, technology in learning, digital technology in education, evaluation of technology application in education and etc. in addition, other studies that related to Educational Technology can also be published in this journal.
Articles 88 Documents
Sosialisasi Noken sebagai Filosofi Masyarakat Desa Melalui Lembaga Pendidikan Sekolah Berparadigma Konstruktivistik Lefaan, Avelinus; Sitorus, Ferry Rhendra Pananda Putra
Epistema Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i1.72622

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana pemahaman guru dan bagaimana sosialisasi serta internalisasi filosofi noken pada sekolah di kota Jayapura dan Sentani. Metode penelitian menggunakan studi lapangan untuk mengetahui problem sosialisasi noken sebagai kearian lokal dalam proses pendidikan di Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan: Pertama, pemahaman terhadap noken ternyata bukan sekadar sebagai karya peradaban material saja dalam wujud tas yang berfungsi sebagai pembawa barang. Kandungan nilai dalam noken itu beririsan dengan pemahaman pendidikan dan kebudayaan berparadigma konstruktivistik. Kedua, proses sosialisasi noken sebagai filosofi secara integratif telah dilakukan dalam lembaga sekolahan, bukan saja bagaimana cara membuat noken sebagai karya budaya material, tetapi juga mendiskusikan noken sebagai filosofi. Model sosialisasi pun menggunakan proses pembelajaran yang berparadigma konstruktivistik dengan menempatkan pebelajar sebagai subjek aktif dalam mengonstruksi dan memaknai noken sebagai kearifan lokal yang sarat dengan nilai-nilai filosofis melalui diskusi dan dialog. Itu semua menunjukkan bahwa proses sosialisasi noken sebagai filosofi bukanlah pembelajaran yang berpusat pada guru, tetapi pembelajaran berpusat pada siswa.
Pengaruh Literasi Digital Guru Terhadap Pelaksanaan Pembelajaran Daring Pada Sekolah Menengah Kejuruan di Kabupaten Gowa Dharma, Surya
Epistema Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i1.66091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital guru terhadap pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian dilaksanakan pada seluruh Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Gowa. Populasi pada penelitian ini adalah guru pegawai negeri sipil yang berjumlah 238 yang tersebar pada 5 Sekolah. Pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling dengan sampel sebanyak 70 guru berdasarkan formula slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang uji validitas isinya menggunakan model pengujian gregory dan uji validitas konstruknya menggunakan teknik confirmatory factor analysis serta pengujian reabilitasnya menggunakan rumus cronbach alpha yang menghasilkan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,98 untuk instrumen literasi digital guru dan nilai koefisien reliabilitas sebesar 0,96 untuk instrumen pelaksanaan pembelajaran daring. Teknik regresi linear sederhana digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh. Hasil penelitian mengungkapkan terdapat pengaruh literasi digital guru yang positif dan signifikan terhadap pelaksanaan pembelajaran daring pada SMK Negeri di Kabupaten Gowa, serta besarnya kontribusi atau pengaruh literasi digital guru terhadap pelaksanaan pembelajaran daring yaitu sebesar 48%.
Analisis Kesesuaian Implementasi Sintaks Project Based Learning dalam Proses Pembelajaran Muhibbullah, Muhammad Muhibbuddin; Alviani, Virnanda Zikha; Natasya, Deshinta; Rahmadini, Aini Rizka; Trilisiana, Novi
Epistema Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i1.63964

Abstract

Model pembelajaran berperan penting dalam upaya mencapai tujuan pembelajaran. Pada abad 21 ini pembelajaran yang dibutuhkan adalah pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang dinilai tepat untuk diimplementasikan adalah Project Based Learning (PjBL), model pembelajaran bersifat student centered dan dinilai dapat mengakomodasi upaya pengembangan keterampilan yang dibutuhkan pada abad 21 ini. Project Based Learning memiliki sintaks yang terbilang cukup panjang dan jangka waktu pelaksanaannya cukup memakan waktu, sehingga rawan terjadi kesalahan dan ketidaktuntasan dalam pengimplementasian sintaks PjBL, hal ini kemudian menjadi rumusan permasalahan utama yang akan dibahas dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang datanya diperoleh melalui wawancara dan diolah dengan konsep analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Project Based Learning di SMKN 2 Yogyakarta sudah sesuai dengan sintaks PjBL walaupun masih terdapat kekurangan. Namun, metode ini memiliki dampak yang cukup besar terhadap perkembangan kemampuan peserta didik jika pelaksanaannya dapat dioptimalkan.
Model Pembelajaran Index Card Match Terintegrasi Teknologi untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Amran, Muhammad; Yulia, Yulia; Rusdianto, Nur Aqilah
Epistema Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i2.77635

Abstract

Penelitian ini membahas rendahnya hasil belajar siswa kelas IV UPT SD Negeri 3 Arawa. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPT SD Negeri 3 Arawa melalui model pembelajaran kooperatif tipe index card match. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif, dilaksanakan dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian meliputi seorang guru dan 24 siswa (12 laki-laki dan 12 perempuan) tahun ajaran 2023/2024. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, setelah itu melakukan analisis terhadap hasil data yang diperoleh dengan teknik kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, aktivitas pembelajaran guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswa berada pada kategori cukup (C). Pada siklus II, ketiga aspek tersebut meningkat ke kategori baik (B). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe index card match efektif dalam meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS siswa kelas IV UPT SD Negeri 3 Arawa.
Pengembangan Media Pembelajaran Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Berbasis Aplikasi Android di Sekolah Inklusi Sasmita, Ratu Nabilah Koswara; Wahzudik, Niam
Epistema Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i2.78702

Abstract

Satuan pendidikan di Indonesia menghadapi darurat tingginya kekerasan terhadap anak, khususnya di sekolah inklusi. Kendala utama adalah kurangnya edukasi tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan (PPKSP). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis aplikasi android guna memberikan edukasi PPKSP kepada anak sekolah dasar kelas tinggi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan model ADDIE (Analysis. Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kuantitatif. Hasil pengembangan aplikasi PPKSD memperoleh skor dari ahli media sebesar 85,5% dan ahli materi sebesar 90,91%. Penilaian aplikasi PPKSD pada uji coba lapangan dilakukan oleh 5 pendidik memperoleh skor 98%, dan yang diikuti 30 peserta didik kelas V memperoleh skor 92,25% sehinggan aplikasi PPKSD "Layak" digunakan untuk memberikan edukasi pencegahan dan penanganan kekerasan untuk anak sekolah dasar kelas tinggi. Berdasarkan hasil pengembangan tersebut menunjukkan bahwa aplikasi PPKSD direkomendasikan dapat dipergunakan untuk mengoptimalkan proses edukasi dan menguji efektivitasnya dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah.
Analisis Pemanfaatan Besmart E-Learning Sebagai Media Pembelajaran Mandiri di Universitas Negeri Yogyakarta Hakim, Mukhammad Luqman; Rahmadini, Aini Rizka
Epistema Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i1.61701

Abstract

Kemampuan belajar mandiri menjadi krusial di tengah perubahan kebutuhan kompetensi abad 21. Dengan belajar mandiri, individu dapat mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan dan ritme belajar mereka. Kini teknologi memegang peran yang besar dalam proses pembelajaran, pemanfaatan teknologi diharapkan dapat mengoptimalkan hasil pembelajaran dan membuat proses belajar menjadi efektif dan efisien. Hal yang sama juga diharapkan pada pembelajaran mandiri, keterjangkauan dan kemudahan akses terhadap suatu bahan belajar  serta keberadaan platform belajar yang mampu menunjang kegiatan belajar menjadi hal yang penting dalam Self Directed Learning. E-Learning dapat menjadi salah satu opsi terkiat dengan platform yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang dapat mengakomodasi Self Directed Learning, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sendiri memiliki sebuah platform E-Learning bernama Besmart digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran daring asinkron. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana metode pengambilan datanya dilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Hasil penlitian ini menunjukan bahwa Besmart E-Learning UNY merupakan platform yang memadai untuk menjadi media  pembelajaran Self Directed Learning, namun sejauh penelitian ini dilakukan pemanfaatan Besmart UNY masih terbilang belum optimal.
Peningkatan Kemampuan Self Efficacy Mahasiswa Melalui Penerapan Aplikasi Quizwhizzer Ekaputra, Firdiawan; Sungkono, Sungkono
Epistema Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i2.79954

Abstract

Kurangnya evaluasi cepat dalam pembelajaran membuat mahasiswa kurang percaya diri karena tidak mengetahui hasil belajarnya. Media pembelajaran interaktif dapat membantu meningkatkan kepercayaan diri dengan melibatkan mahasiswa secara aktif. Penggunaan aplikasi quizwhizzer diharapkan dapat meningkatkan self-efficacy mahasiswa. Penelitian ini melibatkan 26 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Jambi yang mengikuti praktikum kimia anorganik tahun 2022/2023. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui angket berisi 25 pernyataan sebelum dan sesudah penggunaan aplikasi quizwhizzer. Data mengenai self efficacy diuji dengan menggunakan paired samples t test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan aplikasi quizwhizzer, terdapat peningkatan self efficacy yang signifikan. Nilai paired samples t test yang diperoleh sebesar 0,00 atau lebih kecil dari 0,05 yang menunjukkan terdapat peningkatan self efficacy yang signifikan setelah pembelajaran dengan menggunakan aplikasi quizwhizzer. Aplikasi quizwhizzer merupakan media pembelajaran yang tepat digunakan dalam pembelajaran khususnya untuk meningkatkan kemampuan self efficacy mahasiswa akan tetapi penelitian mengenai penerapan aplikasi quizwhizzer dalam pembelajaran perlu dilakukan untuk mengukur varibel yang lain.
Analisis Kesulitan Membaca Siswa Kelas 1 SDN Sukamaju Way Kanan Lampung Oktari, Dian Popi; Dwianto, Ari
Epistema Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i2.83102

Abstract

Penelitian ini menganalisis kesulitan membaca siswa kelas 1 SDN Sukamaju serta faktor-faktor penyebabnya. Selain itu, penelitian ini memberikan rekomendasi strategi untuk mengatasinya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan observasi, wawancara, tes membaca, dan dokumentasi. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru. Data dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa kelas 1 SDN Sukamaju mencakup kesulitan dalam mengenali huruf, menggabungkan suku kata, membaca kata secara utuh, membaca dengan lancar, serta memahami teks. Faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan membaca dikategorikan menjadi faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kondisi fisik siswa dan kurangnya kesadaran akan pentingnya membaca, sementara faktor eksternal mencakup kurangnya dukungan orang tua dan minimnya motivasi dari lingkungan sekitar. Disarankan penggunaan strategi pembelajaran yang lebih efektif, peningkatan peran orang tua dalam mendampingi anak, serta lingkungan belajar yang mendukung di sekolah dan rumah. Kolaborasi antara guru, orang tua, dan lingkungan diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa secara optimal.
Interaksi Pembelajaran: Pembaharuan Pembelajaran Pasca COVID-19 Rohmania, Wafa Lauhatur; Ramadhani, Nur Nafisah; Ad Darojat, Ahmad Zaki; Dinarti, Retno Rizki
Epistema Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i2.77433

Abstract

Perubahan kebiasaan belajar yang awalnya di sekolah menjadi di rumah, kemudian bentuk interaksi yang semula dilakukan di ruang fisik kemudian beralih ke ruang virtual, memerlukan sarana komunikasi yang mendukung antara siswa dan guru. Perubahan ini membawa dampak yang positif di dalam dunia pendidikan. Hal ini membuat sistem pendidikan di Indonesia mengalami percepatan yang cukup signifikan, sesuai dengan konsep pembelajaran abad 21 yaitu 4C (Creative, critical, communication, dan collaboration). Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis dari bentuk pembaruan interaksi pembelajaran apa saja yang telah disebabkan pasca pandemi COVID-19. Sedangkan luaran yang diharapkan dalam penelitian ini adalah memberikan pandangan baru mengenai konsep interaksi pembaruan pembelajaran pasca COVID-19 sehingga hal ini dapat menjadi petunjuk dalam mengatasi tantangan- tantangan yang akan datang di dunia pendidikan kedepannya.
Penerapan Pembelajaran Kelas Rangkap (Multigrade Teaching) di Sanggar Bimbingan Malaysia Wirya, Deany Yasir; Purwoko, Budi; Mariana, Neni; Khamidi, Amrozi; Wadinah, Ima
Epistema Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ep.v5i2.79148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pembelajaran kelas rangkap di Sanggar Bimbingan Malaysia, sebagai salah satu bentuk pendidikan nonformal yang berfungsi mengatasi keterbatasan tenaga pengajar. Metode yang digunakan adalah studi literatur, dengan sumber data berupa artikel jurnal terakreditasi SINTA yang relevan dengan kata kunci "˜pembelajaran kelas rangkap' dan "˜sanggar bimbingan,' yang diterbitkan dalam rentang waktu 2020-2024. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola, perbedaan, dan persamaan dalam temuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kelas rangkap memberikan solusi efektif terhadap keterbatasan sumber daya pendidikan, meningkatkan hasil belajar siswa, dan mendukung pembelajaran yang inklusif melalui pendekatan tematik terpadu dan media pembelajaran inovatif. Namun, tantangan seperti kebutuhan pengelolaan waktu, keberagaman siswa, serta keterbatasan pelatihan guru masih menjadi kendala signifikan. Kesimpulan utama menunjukkan bahwa efektivitas pembelajaran kelas rangkap dapat ditingkatkan melalui pelatihan intensif bagi guru, pengembangan media pembelajaran kreatif, dan pemberdayaan guru melalui program mentoring. Sebagai rekomendasi, kolaborasi antara institusi pendidikan dan komunitas lokal perlu diperkuat.