cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 541 Documents
Pemanfaatan Media Pembelajaran Baamboozle dalam Mata Pelajaran Informatika untuk Mendukung Berpikir Kritis Siswa di MA Sarji Arrasyid Sholehardani, Rita; Suparto, Arico Ayani; Azizah, Nur
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3936

Abstract

Pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS), khususnya berpikir kritis, merupakan tujuan penting pendidikan Informatika abad ke-21. namun, praktik pembelajaran di sekolah menengah masih didominasi oleh guru, sehingga memberikan kesempatan terbatas bagi siswa untuk secara aktif menganalisis masalah, mengevaluasi alternatif, dan menarik kesimpulan logis. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis penggunaan Baamboozle, media pembelajaran berbasis game, dalam mata pelajaran Informatika untuk mendukung keterampilan berpikir kritis siswa di MA Sarji Arrasyid. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner validasi ahli, dan dianalisis menggunakan teknik kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Hasil validasi menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mencapai skor kelayakan 85% dari ahli media, dan 84% dari ahli materi pelajaran, keduanya dikategorikan sangat layak. Hasil implementasi menunjukkan bahwa penggunaan Baamboozle menciptakan lingkungan pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, dan kompetitif secara positif yang mendorong siswa untuk terlibat dalam diskusi kelompok, menganalisis situasi masalah, mengevaluasi pilihan jawaban, dan membuat keputusan bersama. Aktivitas pembelajaran ini mencerminkan indikator utama berpikir kritis, khususnya analisis, evaluasi, dan inferensi. oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis permainan Baamboozle yang dikembangkan melalui model ADDIE valid, layak, dan efektif dalam mendukung pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Informatika di sekolah menengah.Temuan ini memberikan peluang bagi penelitian selanjutnya untuk menguji penerapan media pada konteks dan materi yang lebih luas.
Managing Curriculum Coherence in Dual Education Systems: A Qualitative Case Study of National and Islamic Boarding School Integration in Indonesia Mutolib, Abdul; Pudjaningsih, Wiwik
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3944

Abstract

The expansion of hybrid education systems has intensified challenges in achieving curriculum coherence across multiple normative frameworks. This study aims to analyze how curriculum coherence is strategically managed in a dual education system integrating national and islamic boarding school curricula within an Indonesian junior secondary school. This research employs a qualitative single-case study design. Data were collected through semi-structured interviews, non-participant observations, and document analysis. Data were analyzed using a hybrid deductive–inductive thematic approach that integrates conceptual frameworks with empirical field findings. The findings reveal that curriculum integration is not an additive process but a distributed governance achievement enacted through three interdependent mechanisms: structural alignment (vision reframing, curriculum mapping, and time allocation design), relational coordination (cross-domain collaboration and contextual integration practices), and adaptive monitoring (integrated evaluation and feedback loops). Despite structured planning, coherence remains dynamic and requires continuous negotiation due to dual accountability pressures, coordination fatigue, and epistemological tensions. This study proposes a distributed coherence governance framework as an analytical lens for understanding complexity management in hybrid faith-based education systems.
Academic Climate and Classroom Facilities as Predictors of Learning Satisfaction: Testing a Motivational Mediation Model in Secondary Education Rizal, Qomaruddin; Putra, Lisa Virdinarti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3945

Abstract

This study examines how academic climate and classroom facilities predict students’ learning satisfaction through the mediating role of learning motivation in secondary education. Using a quantitative cross-sectional design, data were collected from 290 students selected through proportional random sampling. Data were obtained using a self-report questionnaire based on a five-point Likert scale measuring students’ perceptions of academic climate, classroom facilities, learning motivation, and learning satisfaction, adapted from previously validated instruments in the literature. Structural path analysis with bootstrap resampling (5,000 samples) was employed to test direct and indirect effects. The results indicate that academic climate has a significant direct effect on learning satisfaction (β = 0.21, p < .01) and an indirect effect through learning motivation, indicating partial mediation. In contrast, classroom facilities do not directly predict learning satisfaction (β = 0.10, p > .05) but exert a significant indirect effect via learning motivation, indicating full mediation. Learning motivation emerges as the strongest predictor of satisfaction (β = 0.43, p < .001). The model explains 32% of the variance in learning motivation and 41% of the variance in learning satisfaction, demonstrating moderate explanatory power. These findings highlight that environmental quality influences students’ evaluative learning experiences primarily through motivational processes. Enhancing supportive academic climates and fostering motivational engagement may therefore be more impactful than infrastructural improvements alone in promoting sustainable student satisfaction.
The Role of Teachers in Enhancing Professional Development at SMA Negeri 2 Banda Aceh Hidayat, Rahmat; Ansari, Bansu Irianto; Sari, Siti Mayang
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3948

Abstract

This study aims to describe the role of teachers in the development of professionalism at SMA Negeri 2 Banda Aceh. Teacher professional development is a crucial factor in improving the quality of learning and overall educational outcomes in schools. This research employed a descriptive qualitative approach, with teachers at SMA Negeri 2 Banda Aceh as the research subjects. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The results indicate that teachers play an active role in developing their professionalism through various activities, including the enhancement of pedagogical, professional, social, and personal competencies. Teachers are also involved in professional development activities such as training programs, workshops, group discussions, and the use of technology in the learning process. However, several challenges were identified, including limited time and insufficient supporting facilities. The study concludes that teachers have a significant role in professional development, and support from school management is essential to create a conducive environment for sustainable improvement of teachers’ competence and professionalism.
Pengembangan Media Snake and Ladder Game Mission untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII pada Materi Keberagaman Bangsa Indonesia Nete, Nerpianti; Awaliyah, Siti; Rochmadi, Nur Wahyu
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3958

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila akibat minimnya variasi media pembelajaran interaktif menjadi masalah utama. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media Snake and Ladder Game Mission untuk menguji kelayakan, kemenarikan, serta efektivitasnya meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII pada materi Keberagaman Bangsa Indonesia. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) model Borg and Gall yang disederhanakan. Subjek penelitian terdiri atas 27 siswa kelas VII SMP Negeri 6 Tana Tidung melalui teknik purposive sampling. Instrumen meliputi lembar validasi ahli, angket respon siswa dan guru, serta pretest–posttest untuk mengukur keterampilan berpikir kritis. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan uji N-Gain untuk melihat peningkatan keterampilan. Hasil penelitian menunjukkan media sangat layak oleh ahli media (95%), ahli materi (100%), dan ahli pembelajaran (100%). Uji kemenarikan kelompok kecil memperoleh skor 96,61% dan kelompok besar 91,93% kategori sangat menarik. Uji kepraktisan oleh guru memperoleh skor 92,26% kategori sangat praktis. Hasil uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor pretest 65,27 menjadi posttest 81,48 dengan nilai N-Gain 0,45 kategori sedang. Media ini mampu meningkatkan aktivitas diskusi serta memfasilitasi peningkatan kemampuan analisis, interpretasi, dan pengambilan keputusan peserta didik. Dengan demikian, media Snake and Ladder Game Mission layak, menarik, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas VII SMP. Penelitian selanjutnya disarankan mengembangkan versi digital guna efisiensi waktu, memperluas subjek penelitian untuk generalisasi, serta mengeksplorasi variabel fasilitasi guru guna mengoptimalkan skor N-Gain.
Pengaruh Kecerdasan Interpersonal, Self Efficacy, Disposisi Produktif, Self Esteem, dan Motivasi Belajar terhadap Prestasi Belajar Matematika Hamin, Muhammad Nur Ihsan; Alimuddin, Alimuddin; Talib, Ahmad
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3965

Abstract

Faktor internal yang menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan akademik peserta didik. Oleh sebabnya, diperlukan optimalisasi pada faktor internal ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kecerdasan interpersonal, self efficacy, disposisi produktif, self esteem, dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar matematika. Penelitian kuantitatif dengan jenis ex-post facto ini dilaksanakan di kelas XI MAN 2 Kota Makassar sebagai populasi dalam penelitian. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 80 peserta didik yang diambil menggunakan teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini, angket dan tes prestasi belajar matematika. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan menerapkan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh secara langsung maupun pengaruh tidak langsung terhadap prestasi belajar matematika dengan nilai P-Value < 0,05 secara keseluruhan. Efek total masing-masing variabel menunjukkan nilai P-Value < 0,05 dan self esteem memberikan kontribusi terbesar terhadap prestasi belajar matematika. Secara keseluruhan pengaruh secara langsung lebih baik dibandingkan pengaruh secara tidak langsung yang dimediasi oleh motivasi belajar. Penelitian ini juga mengkonfirmasi bahwa model struktural dapat digunakan dalam penelitian selajutnya dengan nilai reliabilitas dan validitas yang tinggi. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan prestasi belajar matematika tidak hanya memerlukan penguatan aspek kognitif. Oleh karena itu, pendidik disarankan untuk merancang strategi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengembangan kepercayaan diri dan sikap positif peserta didik terhadap matematika.
Pengaruh Penggunaan Media Audio-visual Berbantuan Powtoon terhadap Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas V SD Inpres 3 Talise Kariani, Kadek Dwi; Zulnuraini, Zulnuraini; Asriani, Asriani; Azizah, Azizah; Putriwanti, Putriwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3975

Abstract

Minat belajar merupakan pondasi utama dalam mencapai keberhasilan proses pendidikan, namun rendahnya minat belajar siswa terhadap pembelajaran konvensional menjadi tantangan nyata yang dihadapi pendidik diera digital ini. Pembelajaran pada mata pelajaran IPAS khususnya disekolah dasar kerap berlangsung monoton dan kurang mampu membangkitkan antusiasme siswa, sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan generasi visual-digital saat ini. Penelitian ini mengkaji pengaruh materi audio-visual yang diperkaya dengan powtoon terhadap minat belajar siswa kelas lima dalam kurikulum IPAS. Menggunakan Desain Kelompok Nonequivalent Control Group Design, eksperimen ini membandingkan kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol. Peserta penelitian terdiri dari 42 siswa dari SD Inpres 3 Talise, yang dibagi secara merata sehingga setiap kelompok terdiri dari 21 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui administrasi instrumen pretest dan posttets. Sementara kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran yang diperkaya dengan bahan audio-visual berbasis powtoon, kelompok kontrol diajarkan menggunakan teknik pedagogis konvensional. Untuk mengukur minat siswa, digunakan kuesioner yang telah tervalidasi dengan koefisien reliabilitas 0.856. Prosedur analitis melibatkan Uji T dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan antara kedua kelompok. Secara spesifik, Uji T menghasilkan nilai p sebesar 0.000, sehingga Hₐ diterima. Hasil ini membuktikan adanya dampak nyata dari media yang terintegrasi dengan powtoon terhadap minat siswa. Selain itu, skor N-gain menunjukkan perbedaan yang signifikan: kelompok eksperimen mencapai peningkatan rata-rata sebesar 75,74, sedangkan kelompok kontrol hanya mencatat 15,98. Hasil ini mendukung teori pembelajaran multimedia, yang menyatakan bahwa peserta didik memperoleh manfaat lebih besar ketika informasi disajikan melalui dua saluran visual dan auditif menggunakan media yang diperkaya dengan powtoon.
Pengaruh Penggunaan Game Edukatif Berbasis Baamboozle terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas IV SD Inpres 3 Talise Katrin, Ketut; Zulnuraini, Zulnuraini; Asriani, Asriani; Azizah, Azizah; Putriwanti, Putriwanti
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3976

Abstract

Penelitian ini mengkaji korelasi antara penggunaan Baamboozle sebagai alat pembelajaran berbasis permainan dan motivasi belajar siswa kelas IV IPAS di SD Inpres 3 Talise. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini mengikuti desain Quasi-Experimental. Penelitian ini melibatkan 50 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok : 25 siswa dari Kelas IV A ditunjuk sebagai kelompok eksperimen, sementara 25 siswa dari Kelas IV B bertindak sebagai kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner motivasi belajar siswa yang telah tervalidasi dan terpercaya. Setelah uji validitas, tiga item dibuang, sehingga tersisa 17 pertanyaan yang valid. Uji reliabilitas selanjutnya menghasilkan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0.863, yang menunjukkan konsistensi internal yang tinggi di antara item-item tersebut. Analisis statistik termasuk uji normalitas dan homogenitas, uji hipotesis, serta perhitungan N-Gain dilakukan menggunakan SPSS 25. Uji prasyarat menunjukkan bahwa data terdistribusi secara normal, dengan uji homogenitas mengonfirmasi varians yang konsisten di antara kelompok sampel. Dalam penilaian pasca-tes, kelas eksperimen yang menerima instruksi yang diperkaya dengan permainan berbasis Baamboozle mencapai skor rata-rata 64,52, dibandingkan dengan rata-rata kelas kontrol sebesar 53,48. Nilai p yang dihitung sebesar 0.000 dari uji t sampel independen menunjukkan adanya perbedaan yang secara statistik signifikan antara hasil kedua kelompok. Akibatnya, Hₐ diterima, dan H₀ ditolak. Temuan ini menunjukkan bahwa pengintegrasian permainan edukatif berbasis Baamboozle secara signifikan meningkatkan motivasi siswa dalam pembelajaran IPAS di kelas IV SD Inpres 3 Talise. Sifat interaktif dan menarik dari permainan ini menciptakan lingkungan kelas yang lebih menyenangkan, secara efektif merangsang motivasi intrinsik dan partisipasi siswa.
Implementation of Deep Learning on Improving Emotional Intelligence and Learning Motivation of Fifth Grade MI Students Virdayasa, Lira; Mappanyompa, Mappanyompa; aqodiah, Aqodiah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3979

Abstract

This study is limited by the lack of empirical research examining the application of deep learning in madrasahs with an emphasis on the emotional and motivational aspects of students. Previous studies have generally focused more on cognitive learning outcomes, so the effects of deep learning on emotional intelligence and learning motivation have not been widely explored. This study aims to examine the relationship and influence of deep learning on emotional intelligence and learning motivation. The method used is a quantitative approach with a correlational design. The research subjects involved 31 respondents consisting of students and teachers as supporting respondents. Data collection was carried out using a five-point Likert scale questionnaire with 18 statements. Data analysis was performed using JASP software through descriptive statistics and multiple linear regression techniques. The results showed that deep learning had a significant effect on emotional intelligence and learning motivation, as indicated by a significance value of < 0.05 and an R² value of 0.897. These findings confirm the novelty of the research in integrating deep learning with the strengthening of emotional and motivational dimensions in the context of madrasahs, and provide implications for the development of more comprehensive learning.
Manajemen Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dalam Peningkatan Kinerja Sekolah Dasar Rosmuliawati, Ade Siti; Wasliman, Iim; Holik, Abdul
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3994

Abstract

Manajemen pembiayaan pendidikan melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu layanan dan kinerja sekolah dasar. Namun, efektivitas pengelolaan dana BOS masih menghadapi tantangan, terutama terkait kapasitas manajerial dan akuntabilitas keuangan di tingkat satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen dana BOS dalam meningkatkan kinerja sekolah dasar melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah, bendahara, guru, komite sekolah, dan pengawas. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dana BOS dilaksanakan secara sistematis melalui penyusunan RKAS berbasis kebutuhan, pembentukan tim pengelola, pelaksanaan anggaran sesuai prioritas, serta pengawasan internal dan eksternal. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel berkontribusi terhadap peningkatan kinerja sekolah, terutama dalam penyediaan sarana pembelajaran dan kelancaran proses pendidikan. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas manajerial dan sistem pengawasan berbasis indikator terukur. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed-method untuk menguji efektivitas manajemen pembiayaan secara lebih luas.

Filter by Year

2021 2026