cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
syarifmbojo2@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
bimaberilmu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, RT. 009, RW. 003 desa Leu, Bolo, Bima, Nusa Tenggara Barat.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI)
ISSN : 27972879     EISSN : 27972860     DOI : https://doi.org/10.53299/jppi.v1i1
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) dengan p-ISSN: 2797-2879 dan e-ISSN: 2797-2860 merupakan jurnal pendidikan dan pembelajaran yang menerbitkan artikel hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan dan pembelajaran pada satuan pendidikan sekolah dasar, satuan pendidikan sekolah menengah, dan pendidikan tinggi, serta menerbitkan hasil kajian teori dan hasil penelitian dibidang pendidikan non-formal. Untuk mengirim artikel pada JPPI, silahkan sesuaikan dengan template dan ketentuan yang berlaku pada jurnal ini.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 541 Documents
Implementasi Pembelajaran STEM Terintegrasi Proyek terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Sudarsono, Sudarsono; Mawaddah, Ida; Heriyanto, Heriyanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3870

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kompetensi penting dalam pembelajaran matematika, khususnya pada materi geometri yang menuntut pemahaman visual dan penalaran spasial. Namun, pembelajaran geometri di kelas masih cenderung bersifat prosedural sehingga kemampuan pemecahan masalah peserta didik belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi pembelajaran STEM terintegrasi proyek terhadap kemampuan pemecahan masalah geometri peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Penelitian di lakukan di SMP N 1 Madapangga pada kelas IX dan subjek penelitian terdiri atas 50 peserta didik yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran STEM terintegrasi proyek, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan pemecahan masalah geometri dalam bentuk pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah geometri peserta didik pada kelompok eksperimen mengalami peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Rata-rata peningkatan skor kelompok eksperimen lebih besar daripada kelompok kontrol, yang menunjukkan efektivitas pembelajaran STEM terintegrasi proyek. Simpulan penelitian ini adalah pembelajaran STEM terintegrasi proyek berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah geometri peserta didik dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran matematika yang lebih bermakna.
Pengembangan Media Pembelajaran IPS berbasis Permainan Tradisional Engklek dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar dan Kemampuan Bernalar Kritis Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 2 Banjar Yanti, Ni Gusti Putu Ayu Pertami; Kertih, I Wayan; Maryati, Tuty
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.4053

Abstract

Meskipun pentingnya media pembelajaran inovatif dan responsif secara budaya telah diakui, proses pembelajaran pendidikan ilmu sosial masih didominasi oleh metode pengajaran konvensional yang kurang maksimal dalam menumbuhkan motivasi belajar dan kemampuan bernalar kritis siswa. Studi ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan terkait pengembangan dan efektivitas media pembelajaran yang berlandaskan permainan tradisional khususnya dalam menumbuhkan motivasi dan keterampilan bernalar kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis permainan tradisional Engklek dan menganalisis validitas, kepraktisan, maupun efektivitasnya guna menumbuhkan motivasi belajar dan kemampuan bernalar kritis siswa. Dengan desain Research and Development (R&D) berdasarkan model ADDIE, data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, kuesioner, tes, dan dokumentasi yang melibatkan ahli media, ahli materi pelajaran, guru, dan siswa kelas VIII SMPN 2 Banjar, Bali. Subjek efektivitas dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis dengan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil pengembangan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran IPS yang berhasil dikembangkan terbukti sangat layak, praktis, dan secara statistik efektif menumbuhkan motivasi belajar dan kemampuan bernalar kritis dengan nilai uji paired t-test sebesar (p < 0,05). Penelitian ini berkontribusi pada bidang pendidikan yang menunjukkan bahwa media ajar berbasis permainan tradisional mampu secara bersamaan mengembangkan hasil belajar kognitif dan afektif dengan mempertahankan nilai budaya lokal. Implikasi tersebut menunjukkan bahwa integrasi permainan tradisional sebagai teknik pedagogis yang efesien dalam pengajaran IPS agar lebih bermakna, memotivasi, dan berakar pada budaya. Dengan demikian, peneliti selanjutnya direkomendasikan agar mengembangkan media pembelajaran berbasis kearifan budaya yang relevan dengan kebutuhan siswa sehingga mampu menumbuhkan kemampuan kognitif dan afektif lainnya secara maksimal.  
Implementasi Problem Based Learning Terintegrasi E-Learning terhadap Keterampilan Komunikasi dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SMA: Studi Literatur Sari, Eka; Mustaji, Mustaji; Khotimah, Khusnul
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3905

Abstract

Pembelajaran matematika di SMA menuntut pengembangan keterampilan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah sebagai bagian dari kompetensi abad ke-21. Namun, praktik pembelajaran yang masih berpusat pada guru sering kali belum mampu mengoptimalkan kedua kemampuan tersebut. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan adalah Problem Based Learning (PBL) yang terintegrasi dengan e-learning. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis temuan-temuan penelitian terdahulu terkait implementasi PBL terintegrasi e-learning terhadap keterampilan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa SMA. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Artikel dikumpulkan dari berbagai basis data jurnal nasional dan internasional menggunakan kata kunci Problem Based Learning, e-learning, komunikasi matematis, dan pemecahan masalah matematika. Data dianalisis melalui proses seleksi, pengelompokan, dan sintesis hasil penelitian berdasarkan variabel yang dikaji. Hasil kajian menunjukkan bahwa PBL terintegrasi e-learning secara umum mampu meningkatkan keterampilan komunikasi matematis dan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui aktivitas diskusi, penyelesaian masalah kontekstual, serta pemanfaatan media digital. Integrasi e-learning memperluas ruang belajar dan memperkaya bentuk interaksi pembelajaran sehingga mendukung pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna. Dengan demikian, PBL terintegrasi e-learning dapat direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran matematika di SMA untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi dan keterampilan komunikasi matematis siswa.
Pengaruh Problem Based Learning, Penggunaan AI, dan Kecerdasan Emosional terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MPLB SMK Negeri 9 Semarang Safitri, Fidya Dwi; Murtadlo, Muhamad Nukha
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3920

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis merupakan permasalahan dalam proses belajar, temasuk di SMK Negeri 9 Semarang, dimana siswa kelas X MPLB masih kesulitan menganalisis dan memecahkan masalah secara mendalam. Studi ini mengkaji bagaimanakah efek Problem Based Learning (PBL), penggunaan Artificial Intelligence (AI), dan kecerdasan emosional pada kemampuan berpikir kritis siswa kelas X MPLB SMKN 9 Semarang. Studi ini mempergunakan metode kuantitatif dengan desain kausalitas dan deskriptif dan olah data mempergunakan bantuan alat IBM SPSS Statistics 31. Populasi berjumlah 106 siswa dan seluruhnya dijadikan sampel jenuh penelitian. Hasil penelitian diperoleh bahwa secara parsial Problem Based Learning mempunyai efek positif dan signifikan pada kemampuan berpikir kritis (β = 0,609; sig. < 0,001). Penggunaan AI berpengaruh negatif dan tidak signifikan (β = -0,609; sig. = 0,187). Kecerdasan emosional berpengaruh positif namun tidak signifikan (β = 0,081; sig. = 0,220). Secara simultan, ketiga variabel mempunyai efek signifikan (F = 49,606; sig. < 0,001) dan bernilai R Square yakni 0,593 yang memperlihatkan bahwasannya 59,3% variasi yang terjadi pada kemampuan berpikir kritis bisa diterangkan akan model, sementara 40,7% dipengaruhi akan faktor lainnya. Temuan ini membuktikan bahwasannya PBL ialah faktor dominan dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, sedangkan penggunaan AI memerlukan pengelolaan yang bijak agar tidak menurunkan keterlibatan kognitif, dan kecerdasan emosional berperan sebagai faktor pendukung pada proses pembelajaran.
Pengembangan Karakter Anak Tunagrahita melalui Project Based Learning dengan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Chiaralazzo, Monica Innanda; Wulandari, Taat
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.4057

Abstract

Siswa tunagrahita memiliki karakteristik belajar yang memerlukan dukungan khusus dalam aspek kognitif, sosial, dan kemandirian. Pembelajaran bagi siswa tunagrahita memerlukan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter dan keterampilan hidup. Strategi pembelajaran yang bersifat aktif dan adaptif menjadi penting dalam mendukung kebutuhan belajar siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi project-based learning dengan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi terhadap pengembangan karakter siswa tunagrahita. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan narrative literature review. Data diperoleh melalui analisis terhadap lima belas artikel penelitian yang relevan dengan topik pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran berdiferensiasi, dan pendidikan bagi siswa tunagrahita. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan project-based learning meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran melalui aktivitas belajar yang bersifat konkret dan kontekstual. Sementara itu, pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan karakteristik dan kebutuhan belajar siswa yang beragam. Integrasi kedua pendekatan tersebut berpotensi mendukung pengembangan karakter siswa tunagrahita, khususnya dalam aspek kemandirian, tanggung jawab, dan kepercayaan diri dalam proses belajar.
Manajemen Kebersihan Sekolah Berbasis POAC dalam Mewujudkan Lingkungan Belajar Sehat di Sekolah Dasar Suherni, Erni; Sobari, Sobari
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3991

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen kebersihan sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat di SDN Jagomarang dan SDN Cimaja, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus komparatif. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru koordinator zona kebersihan, dan komite sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kebersihan di kedua sekolah telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi (POAC). Perencanaan program disusun berdasarkan kebutuhan dan kondisi lokal sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian zona kebersihan dan penetapan koordinator. Pelaksanaan kebersihan dilakukan melalui sistem piket harian dan gotong royong rutin yang berkontribusi terhadap pembentukan budaya bersih dan perilaku hidup sehat siswa. Evaluasi dilakukan melalui monitoring dan checklist zona, meskipun belum didukung indikator kuantitatif terstandar. Secara keseluruhan, integrasi fungsi manajemen POAC berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, namun memerlukan penguatan pada aspek standarisasi prosedur dan evaluasi berbasis data untuk meningkatkan keberlanjutan program Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji pengembangan indikator kebersihan berbasis kuantitatif, menguji efektivitas model manajemen kebersihan melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method, serta memperluas konteks penelitian pada berbagai karakteristik sekolah untuk meningkatkan generalisasi temuan.
Manajemen Program Ekstrakurikuler Keagamaan dalam Meningkatkan Karakter Religius Siswa Sekolah Dasar Mustopa, Epi Saepul; Aryani, Wiwik Dyah
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3992

Abstract

Penguatan karakter religius siswa sekolah dasar menjadi tantangan penting di tengah melemahnya internalisasi nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ekstrakurikuler keagamaan dipandang sebagai salah satu strategi yang relevan, namun pengelolaannya seringkali belum dilakukan secara sistematis dan optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen program ekstrakurikuler keagamaan dalam meningkatkan karakter religius siswa di SDN Salem dan SDN 1 Parakansalam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala sekolah dan guru pembina ekstrakurikuler keagamaan di kedua sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program ekstrakurikuler keagamaan telah dilaksanakan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan program disusun berdasarkan kebutuhan siswa dan visi sekolah. Pengorganisasian dilakukan melalui pembagian tugas yang jelas antara kepala sekolah dan guru pembina. Pelaksanaan program dilakukan secara konsisten melalui pembiasaan dan keteladanan, seperti kegiatan tadarus dan salat berjamaah, yang berkontribusi terhadap peningkatan kedisiplinan dan sikap religius siswa. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan refleksi berkala, meskipun belum menggunakan indikator yang terstandar secara kuantitatif. Secara keseluruhan, integrasi fungsi manajemen dalam pengelolaan ekstrakurikuler keagamaan berperan penting dalam pembentukan karakter religius siswa, namun memerlukan penguatan sistem evaluasi dan standarisasi prosedur untuk meningkatkan efektivitas program secara berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan indikator karakter religius yang terukur, menggunakan pendekatan kuantitatif atau mixed-method, serta menguji efektivitas model manajemen pada konteks sekolah yang lebih beragam.
Implementasi Manajemen Mutu Kelompok Kerja Guru Berbasis PDCA dalam Meningkatkan Kompetensi Pedagogik Guru Madrasah Ibtidaiyah Surury, Alfan; Sauri, R. Supyan
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3993

Abstract

Peningkatan kompetensi pedagogik guru menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi dinamika kebijakan pendidikan dan tuntutan pembelajaran inovatif di madrasah ibtidaiyah. Namun, pengelolaan Kelompok Kerja Guru (KKG) sebagai wadah pengembangan profesional seringkali belum dioptimalkan melalui sistem manajemen mutu yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen mutu Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam membuat perlengkapan pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Kabupaten Subang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, meliputi kepala madrasah, ketua KKG, pengawas, dan 20 guru yang aktif mengikuti kegiatan KKG. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen mutu KKG telah dilaksanakan melalui siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA). Pada tahap perencanaan, program disusun berdasarkan analisis kebutuhan guru. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui workshop kolaboratif dan pendampingan praktik penyusunan perangkat pembelajaran. Evaluasi dan monitoring dilakukan melalui refleksi kolektif dan supervisi, meskipun indikator mutu belum sepenuhnya terstandar secara kuantitatif. Tindak lanjut dilakukan melalui perbaikan program dan peer mentoring. Secara keseluruhan, manajemen mutu KKG efektif meningkatkan kompetensi pedagogik guru apabila dilaksanakan secara sistematis dan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan indikator mutu berbasis kuantitatif, menguji efektivitas model manajemen KKG melalui pendekatan kuantitatif atau mixed-method, serta memperluas konteks penelitian pada berbagai madrasah untuk meningkatkan generalisasi temuan.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Berbasis Augmented Reality (AR) terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas V SD pada Materi Bangun Ruang Putra, Diki Damma; Hastuti, Intan Dwi; Mariyati, Yuni; Syaharuddin, Syaharuddin; Sutarto, Sutarto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3836

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) menggunakan Assemblr EDU terhadap motivasi belajar siswa pada materi bangun ruang kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 19 siswa. Instrumen angket motivasi belajar disusun berdasarkan model ARCS (Attention, Relevance, Confidence, Satisfaction) dan telah melalui proses uji kelayakan instrumen. Uji validitas dilakukan menggunakan data try-out untuk memastikan setiap butir angket benar-benar mengukur indikator motivasi yang dimaksud. Uji reliabilitas dilakukan menggunakan rumus Cronbach Alpha pada data yang sama dari kelas try-out dan menunjukkan bahwa instrumen memiliki konsistensi yang baik. Sebelum uji hipotesis dilakukan, data skor total pretest dan posttest dianalisis melalui uji normalitas Shapiro–Wilk untuk menentukan jenis uji statistik yang sesuai. Hasil normalitas menunjukkan data berdistribusi normal sehingga analisis dilanjutkan dengan Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar yang signifikan setelah penggunaan media AR, dengan rata-rata skor pretest sebesar 15,58 meningkat menjadi 34,42 pada posttest. Uji Paired Sample t-Test menghasilkan nilai p-value sebesar 0,000 < 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini membuktikan bahwa penggunaan media Augmented Reality secara signifikan mampu meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi bangun ruang.
Dinamika Perfeksionisme dan Burnout Akademik pada Mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua Yanti, Hapsari Rahma; Hasanah, Anzilni Uswatun; Yusuf, Muhamad; Zulihi, Zulihi; Hermansyah, Hermansyah; Watora, Ibrahim
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i2.3924

Abstract

Meningkatnya tuntutan akademik di perguruan tinggi mendorong mahasiswa mengejar standar prestasi tinggi, namun juga berpotensi memicu tekanan psikologis dan burnout. Fenomena perfeksionisme yang berkembang di kalangan mahasiswa menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konprehensif fenomena perfectionism dan burnout akademik pada mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma fenomenologi sosial. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan kriteria tertentu yang disesuaikan dengan fokus penelitian. Pengumpulan data melalui observasi partisipatoris, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model alir yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perfeksionisme pada mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Papua Jayapura mepengaruhi dinamika akademik secara internal dan eksternal. Perfeksionisme berorientasi pada diri sendiri bersifat adaptif karena mendorong kualitas akademik melalui standar pribadi dan motivasi intrinsic dari mahasiswa, sementara perfeksionisme yang dipengaruhi tuntutan sosial dan kekhawatiran berlebihan terhadap kesalahan memicu kecemasan serta perilaku akademik disfungsional. Kondisi ini berkontribusi pada burnout akademik yang ditandai oleh kelelahan emosional, penurunan efikasi akademik, dan tekanan akademik berlebihan akibat tingginya tuntutan, kompleksitas tugas, serta ketidakseimbangan antara beban studi dan sumber daya mahasiswa.

Filter by Year

2021 2026