cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
affanramadhan@atidewantara.ac.id
Editorial Address
Jalan KH Ahmad Razak 2 No 7
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Singkerru
ISSN : -     EISSN : 27767477     DOI : -
Abdimas Singkerru adalah Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat yang menerbitkan artikel pengabdian dalam berbagai disiplin ilmu diantaranya teknologi terapan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, sosial humaniora, dan hukum. Tujuan jurnal ini untuk memfasilitasi para akademisi dan praktisi dalam menerbitkan hasil karya-karya inovasi secara luas dalam pengembangan dan penyelesaian permasalahan dalam kehidupan masyarakat.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 2 (2026)" : 10 Documents clear
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan dan Pemasaran Digital pada UMKM Kit Tea & Coffee Fransiska Amboisa Ose Sili; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.382

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi agar mampu bertahan dan bersaing di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Bagi usaha mikro, pemanfaatan teknologi digital menjadi kebutuhan penting karena dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran, meningkatkan daya saing, dan memperbaiki pengelolaan usaha. Namun, masih banyak usaha mikro yang belum mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal, terutama dalam promosi produk dan pencatatan keuangan. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kit Tea & Coffee yang masih menghadapi keterbatasan dalam mengenali potensi usaha, memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi, serta melakukan pencatatan keuangan secara sistematis. Permasalahan ini penting untuk segera diatasi karena dapat menghambat perkembangan usaha, membatasi jangkauan pasar, dan menyulitkan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha melalui edukasi potensi usaha, pelatihan pemasaran digital, dan pendampingan penyusunan laporan keuangan sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan mitra secara aktif melalui tahapan edukasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada April hingga Mei 2026. Edukasi difokuskan pada identifikasi potensi dan peluang pengembangan usaha, pelatihan diarahkan pada pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran, sedangkan pendampingan dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mitra dalam mencatat transaksi dan menyusun laporan keuangan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra mengenai potensi usaha, strategi pemasaran digital, dan pencatatan keuangan sederhana. Mitra mulai mampu memanfaatkan media digital untuk promosi produk serta melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas Kit Tea & Coffee dalam mengelola usaha secara lebih profesional, adaptif, dan berkelanjutan di era digital.
Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan Sederhana Berbasis Digital & Branding pada UMKM Pisang Crispy Raden Maria Cristin Nahak; Ratri Paramitalaksmi
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.383

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, namun masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan dan penguatan identitas produk. Kondisi tersebut juga dialami oleh UMKM Pisang Crispy Raden yang belum menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital secara optimal dan masih memiliki keterbatasan dalam aspek branding produk. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra melalui edukasi potensi usaha, pendampingan digitalisasi laporan keuangan sederhana, dan pendampingan penguatan branding. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi awal, edukasi, pendampingan, praktik, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi, pedoman wawancara, dokumentasi kegiatan, dan lembar evaluasi ketercapaian luaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi kondisi usaha, wawancara dengan mitra, diskusi interaktif, praktik pencatatan keuangan, dokumentasi, serta penilaian terhadap luaran kegiatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mereduksi data hasil observasi dan wawancara, mengelompokkan temuan berdasarkan aspek potensi usaha, keuangan, dan branding, serta menarik kesimpulan berdasarkan perubahan kondisi mitra dan luaran kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi potensi usaha membantu mitra memahami peluang pengembangan bisnis dan strategi peningkatan daya saing. Pendampingan digitalisasi laporan keuangan menghasilkan format pencatatan sederhana yang dapat digunakan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran secara lebih tertib. Pendampingan branding menghasilkan identitas visual berupa logo yang dapat digunakan pada kemasan dan media promosi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi edukasi potensi usaha, digitalisasi laporan keuangan, dan penguatan branding relevan dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan dan daya saing usaha mikro.
Pendampingan Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan melalui Peningkatan Kapasitas Masyarakat dan Promosi Digital di Desa Sidan Kabupaten Gianyar Afret Otu; M. Noor; Ni Made Puriati; Aditya Manggala R.S; I Wayan Sugiartana; I Nengah Suriata; Ni Putu Mertaningrum
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.387

Abstract

Desa Sidan, Kabupaten Gianyar, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berkelanjutan melalui pemanfaatan wisata alam, budaya, religi, dan pertanian berbasis masyarakat. Namun, pengembangan potensi tersebut masih menghadapi berbagai kendala, terutama terkait kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan destinasi wisata, pemahaman mengenai ekowisata berkelanjutan, serta pemanfaatan media digital untuk promosi wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan desa wisata berkelanjutan melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan teknologi digital. Mitra kegiatan meliputi perangkat desa, pengelola Badan Usaha Milik Desa Utama Karya, dan Kelompok Sadar Wisata Desa Sidan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas tiga kegiatan utama, yaitu sosialisasi pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, pelatihan dan diskusi pengembangan ekowisata berkelanjutan, serta pendampingan promosi digital desa wisata. Kegiatan dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan destinasi wisata berbasis masyarakat, meningkatnya pengetahuan tentang prinsip-prinsip ekowisata berkelanjutan, serta meningkatnya kemampuan peserta dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi wisata. Kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara pemerintah desa, Badan Usaha Milik Desa, dan Kelompok Sadar Wisata dalam mendukung pengembangan Desa Wisata Sidan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam satu program berkelanjutan efektif meningkatkan kapasitas masyarakat dan memperkuat kelembagaan lokal. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan desa wisata yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Pendampingan Manajemen Usaha dan Pelayanan Konsumen bagi UMKM Pasar Sorpring Berbasis Komunitas di Taman Harmoni Surabaya Auliyah Sindi Maheswari; Khalimatul Maisaroh; Indira Arundinasari
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.388

Abstract

Pasar Sorpring (Srawung Sor Pring) di Taman Harmoni Surabaya merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas yang melibatkan pelaku usaha mikro dalam pemanfaatan ruang publik sebagai sarana penguatan ekonomi lokal. Meskipun memiliki potensi yang besar, masih ditemukan beberapa kendala yang berkaitan dengan pengelolaan usaha, kualitas pelayanan konsumen, serta optimalisasi pengelolaan pasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam manajemen usaha dan pelayanan konsumen sekaligus memperkuat pelaksanaan Pasar Sorpring sebagai media pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan pengelola pasar, pelaku usaha, dan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, pendampingan, diskusi, serta praktik langsung. Program dilaksanakan melalui tiga aspek utama, yaitu pendampingan manajemen usaha berbasis komunitas, pendampingan pelayanan konsumen, dan penguatan pelaksanaan pasar melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang meliputi penciptaan iklim yang mendukung, penguatan kapasitas, perlindungan, dukungan, dan pemeliharaan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai pengelolaan usaha yang lebih terencana, peningkatan kesadaran terhadap pentingnya pelayanan yang berkualitas, serta menguatnya peran pengelola pasar dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengembangan pasar berbasis komunitas. Penguatan Pasar Sorpring melalui integrasi pendampingan usaha dan pelayanan konsumen menunjukkan bahwa ruang publik dapat dimanfaatkan sebagai sarana pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat melalui Penyusunan Denah Jalur Evakuasi dan Edukasi Mitigasi Banjir Berbasis Komunitas di Desa Tanjung Sari Naila Elfira Sari; Shintia Malau; Ipantri Naibaho; Feny Cristanti Siburian; Riki Rahmad; Elsa Kardiana
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.389

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di kawasan permukiman dan dapat menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat, kerusakan sarana dan prasarana, serta risiko keselamatan jiwa. Urgensi kegiatan ini terletak pada pentingnya penyediaan informasi evakuasi yang jelas dan mudah dipahami agar masyarakat dapat melakukan penyelamatan diri secara cepat, aman, dan terarah ketika banjir terjadi. Desa Tanjung Sari, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi risiko banjir dan masih memiliki keterbatasan informasi mengenai jalur evakuasi yang dapat digunakan saat kondisi darurat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat melalui penyusunan denah jalur evakuasi dan edukasi mitigasi banjir berbasis komunitas. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan, meliputi edukasi mitigasi banjir dan identifikasi risiko partisipatif, penyusunan dan pemasangan media jalur evakuasi banjir, serta simulasi evakuasi dan pendampingan kesiapsiagaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat berhasil mengidentifikasi titik rawan genangan, jalur evakuasi, serta lokasi yang dapat digunakan sebagai titik evakuasi utama dan alternatif. Kegiatan ini juga menghasilkan denah jalur evakuasi banjir yang memuat pembagian zona risiko, arah jalur evakuasi, dan titik evakuasi sebagai media mitigasi bencana di lingkungan masyarakat. Pelaksanaan sosialisasi dan simulasi evakuasi membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai prosedur evakuasi dan langkah-langkah yang perlu dilakukan ketika banjir terjadi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam identifikasi risiko dan penyusunan jalur evakuasi mampu menghasilkan media mitigasi yang sesuai dengan kondisi lokal sekaligus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir secara berkelanjutan.
Implementasi Internet of Things untuk Sistem Irigasi Pintar dan Sirkulasi Udara Otomatis pada Pertanian Presisi Kelompok Tani Bukit Lombu Safwan Kasma; Muhammad Naim; Baso Ali; Rosmiati Rosmiati
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.391

Abstract

Pengelolaan lingkungan budidaya yang masih dilakukan secara manual menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya efisiensi dan tingginya risiko kegagalan produksi pada greenhouse hortikultura. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Tani Bukit Lombu di Desa Marinding, Kabupaten Luwu, yang menghadapi permasalahan tingginya tingkat kegagalan pertumbuhan bibit dan kelayuan tanaman akibat keterlambatan dalam pengelolaan kebutuhan air dan kondisi lingkungan budidaya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi berbasis Internet of Things pada greenhouse melalui sistem irigasi pintar dan sirkulasi udara otomatis sekaligus meningkatkan kapasitas mitra dalam pemanfaatan teknologi pertanian modern. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi sosialisasi teknologi dalam pertanian presisi, pelatihan operasional sistem, implementasi teknologi pada greenhouse, serta pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem irigasi pintar dan sirkulasi udara otomatis berhasil dipasang dan dioperasikan pada greenhouse mitra. Anggota kelompok tani memperoleh pemahaman dan keterampilan dalam mengoperasikan sistem yang diterapkan serta mampu memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung pengelolaan lingkungan budidaya secara lebih efektif. Penerapan teknologi juga memberikan kemudahan dalam pemantauan kondisi greenhouse dan mendukung pengelolaan budidaya yang lebih terkontrol. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi dengan penguatan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dapat mendukung adopsi teknologi pertanian secara berkelanjutan. Pendekatan tersebut menjadi aspek penting dalam meningkatkan keberterimaan teknologi sekaligus memperkuat kemandirian kelompok tani dalam mengelola greenhouse berbasis teknologi.
Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris Dasar melalui Pendekatan Communicative Language Teaching bagi Pembelajar EFL Pemula di Kota Palangkaraya Nur Annisa Fitri; Nur Aini Shofiya; Nicha Chairunnisa Azahra; Selvi Selvi; Dewi Wijaya Putri; Zaitun Qamariah; Rahmadi Nirwanto
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.393

Abstract

Kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris menjadi kebutuhan penting pada era globalisasi karena mendukung akses terhadap pendidikan, informasi, teknologi, dan peluang pengembangan karier. Namun, pembelajar bahasa Inggris sebagai bahasa asing pada tingkat pemula masih menghadapi keterbatasan penguasaan kosakata dan struktur bahasa sederhana, rendahnya kepercayaan diri, serta minimnya kesempatan untuk mempraktekkan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kegiatan pendampingan yang tidak hanya menekankan penguasaan materi kebahasaan, tetapi juga memberikan pengalaman menggunakan bahasa secara langsung, aktif, dan bermakna. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pendampingan edukatif-partisipatif yang bertujuan mengoptimalkan pemahaman dan kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar pada komunitas belajar informal di Kota Palangka Raya. Kegiatan melibatkan tujuh pembelajar bahasa Inggris tingkat pemula dan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu pengenalan bahasa Inggris dasar, penerapan pendekatan Communicative Language Teaching, dan praktik komunikasi bahasa Inggris. Teknik pelaksanaan meliputi penyampaian materi interaktif, diskusi, tanya jawab, kegiatan berbasis tugas, permainan peran, simulasi wawancara, percakapan berpasangan, serta latihan tertulis sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan tanya jawab awal, lembar observasi partisipasi, lembar kerja, praktik percakapan sederhana, dan refleksi peserta. Data hasil kegiatan dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kemampuan awal dan akhir peserta berdasarkan pemahaman materi, keaktifan, ketepatan penggunaan struktur bahasa, keberanian, dan kemampuan berkomunikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan pembelajaran. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai kosakata, penggunaan to be, bentuk dasar kata kerja, dan bentuk negatif dalam kalimat sederhana. Peserta juga mulai mampu menyusun kalimat serta melakukan percakapan singkat mengenai aktivitas sehari-hari dengan tingkat keberanian dan kepercayaan diri yang lebih baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan bahasa Inggris dasar dalam lingkungan non formal dan komunikatif dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk menguatkan partisipasi, pemahaman kebahasaan, dan kemampuan komunikasi dasar pembelajar tingkat pemula.
Pendampingan Belajar Kreatif Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Dampak Penggunaan Gadget terhadap Motivasi Belajar Anak Monica Sari; Muhammad Satiri; Khusnul Khotimah; Yuyun Fatihatu Rohimah; Deni Rusli
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.412

Abstract

Penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia dini berpotensi menurunkan motivasi belajar apabila tidak diimbangi dengan pendampingan dari orang tua dan lingkungan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada anak usia 4–9 tahun di Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, yang menunjukkan rendahnya minat belajar, tingginya intensitas penggunaan gadget untuk hiburan, serta terbatasnya pendampingan belajar di rumah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat motivasi belajar anak melalui penguatan peran orang tua dan penyediaan aktivitas pembelajaran yang lebih menarik. Program dilaksanakan selama tiga bulan dengan sasaran 20 anak usia 4-9 tahun beserta orang tua melalui tiga kegiatan utama, yaitu edukasi literasi digital bagi orang tua, pendampingan belajar kreatif, serta permainan edukatif dan kompetisi pembelajaran. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui observasi selama kegiatan berlangsung serta diskusi dengan orang tua untuk mengetahui perubahan perilaku belajar peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa edukasi literasi digital memperkuat pemahaman orang tua mengenai pendampingan penggunaan gadget secara bijaksana. Pendampingan belajar kreatif dan permainan edukatif mendorong partisipasi yang lebih aktif, minat membaca, serta kepercayaan diri anak selama mengikuti kegiatan pembelajaran. Selain itu, teramati berkurangnya penggunaan gadget pada waktu belajar dan semakin tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti setiap kegiatan. Program ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, orang tua, dan masyarakat mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif sehingga dapat menjadi alternatif pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat motivasi belajar anak di era digital.
Transedukasi dalam Lanskap Bahasa dan Sastra untuk Peningkatan Daya Kritis Mahasiswa Andi Karman; Muhammad Saleh; Syamsudduha Syamsudduha; Usman Usman; Asri Ismail
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.413

Abstract

Transformasi digital memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam memperoleh dan menyebarkan informasi, tetapi juga menghadirkan persoalan berupa disinformasi, bias, manipulasi bahasa, polarisasi pandangan, serta rendahnya kebiasaan memeriksa kredibilitas sumber. Kondisi tersebut membutuhkan penguatan daya kritis agar mahasiswa mampu memahami penggunaan bahasa, mengevaluasi informasi, mengenali bias, dan menyampaikan tanggapan berdasarkan alasan serta bukti. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat daya kritis mahasiswa melalui transedukasi dalam lanskap bahasa dan sastra. Kegiatan melibatkan sekitar 75 mahasiswa dan unsur civitas academica melalui rangkaian edukasi transedukasi dalam lanskap bahasa dan sastra, diskusi dan analisis wacana kritis, serta refleksi dan evaluasi literasi kritis. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi, pembahasan contoh wacana bahasa dan media digital, diskusi interaktif, serta refleksi peserta. Penilaian pemahaman menunjukkan skor rata-rata 2,80 sebelum kegiatan dan 4,26 setelah kegiatan. Penilaian peserta terhadap keseluruhan pelaksanaan memperoleh rata-rata 88,4% dengan kategori sangat baik. Refleksi peserta menunjukkan kesadaran mengenai ketidaknetralan bahasa, pentingnya verifikasi informasi dan pengenalan bias digital, serta fungsi sastra sebagai ruang empati, refleksi, dan kritik sosial. Keberlanjutan kegiatan diarahkan pada aktivitas praktis berupa analisis berita dan media sosial, dokumentasi lanskap bahasa, diskusi sastra berbasis persoalan sosial, dan latihan verifikasi informasi.
Program Bank Sampah sebagai Sistem Pengelolaan Berbasis Masyarakat dalam Mengurangi Sampah di Kecamatan Balikpapan Tengah Yosephin Satria Utami; Asbudi Asbudi; Anwar Alaydrus; Imam Syahid
Abdimas Singkerru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59563/singkerru.v6i2.416

Abstract

Pengelolaan sampah di Kecamatan Balikpapan Tengah masih menghadapi persoalan berupa belum meratanya pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah, belum optimalnya operasional bank sampah, serta terbatasnya pemanfaatan sampah organik dan anorganik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui penguatan pemahaman, praktik bank sampah, dan pemanfaatan sampah yang masih dapat diolah. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan di Kecamatan Balikpapan Tengah, Kota Balikpapan, melalui tiga bentuk kegiatan, yaitu edukasi sistem pengelolaan sampah, program bank sampah, serta pendampingan daur ulang dan pengolahan kompos. Edukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi dan diskusi mengenai jenis sampah, pemilahan dari sumber, prinsip 3R, serta alur pengelolaan sampah. Program bank sampah dilaksanakan melalui praktik pengumpulan, pemilahan, penimbangan, pencatatan, dan penyaluran sampah terpilah. Pendampingan daur ulang dan pengolahan kompos dilakukan melalui praktik pemanfaatan sampah anorganik dan pengolahan sampah organik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana sesuai rencana dengan keterlibatan masyarakat dan pengelola bank sampah. Indikator pelaksanaan berupa terlaksananya edukasi, praktik pengelolaan bank sampah, daur ulang, dan pengolahan kompos dapat dicapai. Keberlanjutan diarahkan melalui pemilahan dan penyetoran sampah secara rutin, pencatatan kegiatan, pengolahan sampah, serta koordinasi antara masyarakat, pengelola, pemerintah, dan mitra terkait.

Page 1 of 1 | Total Record : 10