cover
Contact Name
Pramita Yakub
Contact Email
pramitayakub@unesa.ac.id
Phone
+6285606773711
Journal Mail Official
pramitayakub@unesa.ac.id
Editorial Address
Gedung C3 Lantai 2, Jurusan Biologi, FMIPA, Unesa - Kampus Ketintang
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JIPB (Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi)
ISSN : -     EISSN : 27210308     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar. Jurnal pendidikan biologi memuat artikel ilmiah dengan topik: 1. Inovasi pembelajaran Biologi 2. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Biologi 3. Pengembangan Media/IT Pembelajaran Biologi 4. Pengembangan Asesmen Pembelajaran Biologi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Pengembangan E-Booklet Bernuansa Emotional Spiritual Quotient (ESQ) Tentang Materi Perubahan Lingkungan untuk Peserta Didik Kelas X Fase E SMA/MA Ayunda, Sonia Nurul; Lufri, Lufri; Zulyusri, Zulyusri; Fajrina, Suci
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v5n2.p90-106

Abstract

Pendidikan bertujuan untuk memaksimalkan potensi peserta didik agar terwujudnya suatu kepribadian yang berkarakter dalam dirinya. Berdasarkan hasil studi pendahuluan diketahui selama proses belajar mengajar biologi guru hanya berpusat pada kecerdasan intelektual dan masih kurang memperhatikan kecerdasan emosional serta kecerdasan spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan tingkat validitas dan praktikabilitas E-booklet bernuansa ESQ yang dihasilkan tentang materi perubahan lingkungan untuk peserta didik kelas X fase E SMA/MA. Penelitian ini adalah riset pengembangan yang menggunakan model four-D, yakni tahap define, design, develop, dan disseminate. Namun, penelitian ini hanya sebatas tahap develop saja. Data dianalisis dalam bentuk statistik deskriptif. Hasil uji validitas E-booklet bernuansa ESQ diperoleh nilai 91,22% dengan  kriteria sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh guru diperoleh nilai 91,67% dan dari peserta didik diperoleh nilai 91,13% dengan kriteria keduanya sangat praktis. Rata-rata keseluruhan praktikalitas guru dan peserta didik yaitu 91,40% dengan kriteria sangat praktis.
Pengembangan Modul Berbasis Website Keanekaragaman Capung di Embung Tambakboyo untuk Pembelajaran Berbasis Proyek Nur Aini, Annisa; Triatmanto, Triatmanto
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n1.p16-40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui spesies capung yang ada di Embung Tambakboyo; 2) menganalisis potensi keanekaragaman hayati capung di Embung Tambakboyo sebagai sumber belajar biologi 3) mengetahui hasil review ahli materi, ahli media, praktisi, dan uji keterbacaan modul berbasis website keanekaragaman capung di Embung Tambakboyo untuk pembelajaran berbasis proyek di SMA. Penelitian ini terdiri dari penelitian biologi dan penelitian pendidikan biologi. Penelitian biologi menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional. Penelitian pendidikan biologi menggunakan jenis penelitian R&D dengan model ADDIE, penelitian dibatasi sampai tahap pengembangan(pengembangan). Hasil penelitian ditemukan sebanyak 30 spesies capung di Embung Tambakboyo. Data tersebut berpotensi untuk dijadikan sumber belajar biologi, kemudian dikembangkan menjadi modul digital keanekaragaman hayati capung. Hasil review oleh ahli materi, ahli media, dan praktisi tinjauan dari kebenaran konsep maupun aspek kelayakan isi, tampilan, pemrograman, kebahasaan, dan kemandirian belajar, serta uji keterbacaan dari respon peserta diajarkan ditinjau dari aspek kelayakan isi, tampilan, pemrograman, kebahasaan, dan kemandirian belajar terhadap modul berbasis website keanekaragaman capung di Embung Tambakboyo menunjukkan bahwa prototipe Modul Berbasis WebsiteKeanekaragaman Capung di Embung Tambakboyo telah memenuhi kriteria kelayakan yang selanjutnya dapat dilanjutkan untuk uji pada tahap pelaksanaan (implementasi).
Feasibility and Practicality of Project Based Learning Teaching Modules Based on Local Potential to Support the Implementation of the Independent High School Curriculum Novian Indah Sari, Tasya; Rakhmawati, Anna
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n1.p1-15

Abstract

The purpose of this study was to determine the feasibility and practicality of the Project Learning Teaching Module based on the local potential of the Gandong River on water pollution material to support the implementation of the Merdeka Curriculum in Senior High Schools. This research method is a quantitative descriptive study. The research was conducted from December 2023 to January 2024. The subjects of the study were 1) Biology learning experts, 2) Material Experts, 3) Biology Teachers, and 4) Grade X High School Students. The data collection method in this study was non-test. Non-test data in the form of expert feasibility assessment data and the practicality of the teaching module. The instruments used in this study were 1) the learning expert feasibility assessment instrument, 2) the material expert feasibility assessment instrument, 3) the teacher practicality assessment instrument, and 4) the student practicality assessment instrument. The research data were analyzed using quantitative description to obtain the percentage of feasibility and practicality of the teaching module. The results of the study showed that the PjBL teaching module based on local river potential on water pollution material for grade X received a feasible and practical assessment by learning experts and biology learning practitioners.
Pengembangan Video Pembelajaran Materi Sistem Imun untuk Siswa Kelas XI SMA Lewar, Agustina Kiden; Sada, Mariana; Bulan, Sri
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n1.p42-52

Abstract

Penggunaan media pembelajaran menjadi salah satu faktor penting untuk membantu siswa memahami konsep pada materi pembelajaran. Berdasarkan hasil pra penelitian materi sistem imun termasuk salah satu materi biologi yang bersifat abstrak dan sulit dipahami sehingga membutuhkan media penunjang. Video pembelajaran merupakan salah satu media yang dapat membantu siswa memahami materi sistem imun. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran interaktif pada meteri sistem imun. Model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE, dengan tahapan yang digunakan meliputi Analyze, Design, dan Development. Uji keterbacaan video dilakukan oleh 15 siswa dan memperoleh nilai rata-rata 4.3 dengan kategori sangat baik, uji kepraktisan dilakukan oleh 2 guru biologi dan memperoleh nilai rata-rata 4.45 dengan kategori sangat baik tetapi harus dilakukan revisi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa video pembelajaran layak untuk diimplementasikan.
Optimalisasi Model Brain-Based Learning dengan Media AI Plant Net Identifier dalam Meningkatkan Minat Belajar dan Keterampilan Berargumentasi Siswa SMA Purnamasari, Nuraida Delia; Prihatin, Jekti; Siswati, Bea Hana
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n1.p52-64

Abstract

Biology learning is a study of science with complex material, making it difficult for students to understand and reducing their interest and motivation to learn. Therefore, engaging and meaningful learning methods, such as the Brain-Based Learning (BBL) model using the AI Plant Net Identifier media, are needed. This study aimed to determine the effect of the BBL model using the AI Plant Net Identifier media on students' learning interest and argumentative skills. The research method employed a quantitative quasi-experimental method involving two classes: an experimental class and a control class. Data analysis was conducted using ANACOVA tests for learning interest and argumentative skills. Learning interest obtained a significance value of 0.011, while argumentation skills obtained a significance value of 0.000. Thus, it was concluded that the Brain-Based Learning model using the AI Plant Net Identifier media influenced students' learning interest and argumentation skills. The average scores obtained in the experimental and control classes for learning interest were 62.4, categorized as interested, and 57.7, categorized as moderately interested. The average scores for argumentation skills in the experimental and control classes were 71.4, categorized as high, and 60.5, categorized as moderate.
Efektivitas LKPD Ekosistem Berbasis Collaborative Learning Terhadap Keterampilan Kolaborasi dan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X Fauzi, Nurul Febrianti; Wisanti, Wisanti
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n1.p65-74

Abstract

ABSTRACT: Collaboration and Critical Thinking skills are included in the 4C skills demands in the 21st century. Collaboration skills are the ability to work effectively, appreciate diversity in a team, demonstrate flexibility, contribute to achieving common goals while critical thinking skills are the ability to analyze information, evaluate arguments, and make decisions. The purpose of this study was to describe collaboration skills, analyze students' critical thinking skills, and describe students' responses after carrying out learning activities. This study includes quantitative descriptive research with a One Group Pre-test and Post-test Design. The research sample was 2 repetition classes, each with 25 students in grade X of SMA Kartika IV-3 Surabaya. The research was conducted in January - February 2025. The research instruments were observation sheets, test questions, and questionnaires. Data were analyzed using simple statistics in the form of averages and percentages. The correlation between the ecosystem LKPD based on the collaborative learning model and students' critical thinking skills used the Pearson correlation test. The results showed that the average gain-score in the high category was 1 and had a positive correlation of 0.737. The average collaborative skills of students showed level 4 with a high level and student responses showed a very good category of 97.80%. Thus, it can be concluded that the ecosystem LKPD based on the collaborative learning model is effective for the collaboration and critical thinking skills of class X SMA students. Keywords: Collaborative learning, Collaboration, Critical thinking, Ecosystem ABSTRAK: Keterampilan Collaboration dan Critical Thinking termasuk tuntutan keterampilan 4C pada abad ke-21. Keterampilan kolaborasi merupakan kemampuan untuk bekerja secara efektif, menghargai keragaman dalam tim, menunjukkan fleksibilitas, berkontribusi demi mencapai tujuan bersama sedangkan keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan untuk menganalisis informasi, mengevaluasi argumen, dan mengambil keputusan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan keterampilan kolaborasi, menganalisis keterampilan berpikir kritis peserta didik, dan mendeskripsikan respons peserta didik setelah melakukan kegiatan pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain One Group Pre-test and Post-test Design. Sampel penelitian yaitu 2 kelas pengulangan masing-masing 25 peserta didik kelas X SMA Kartika IV-3 Surabaya. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari – Februari 2025. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, soal tes, dan angket. Data dianalisis menggunakan statistik sederhana berupa rata-rata dan persentase. Korelasi antara LKPD ekosistem berbasis model collaborative learning dan keterampilan berpikir kritis peserta didik menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata gain-score dalam kategori tinggi sebesar 1 dan berkorelasi positif sebesar 0,737. Rata-rata keterampilan kolaborasi peserta didik menunjukkan level 4 dengan tingkat tinggi dan respons peserta didik menunjukkan kategori sangat baik sebesar 97,80%. Dengan demikian, menyimpulkan bahwa LKPD ekosistem berbasis model collaborative learning efektif terhadap keterampilan kolaborasi dan berpikir kritis peserta didik kelas X SMA. Kata kunci: Collaborative learning, Kolaborasi, Critical thinking, Ekosistem
Penerapan Pembelajaran Berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Siswa pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X-11 SMAN 15 Surabaya Pebriana, Rina Romatul; Aini, Aini
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n2.p47-56

Abstract

Berdasarkan observasi pembelajaran pra-siklus di kelas X-11, SMAN 15 Surabaya diperoleh rerata nilai keterampilan kolaborasi siswa sebesar 85,07. Informasi tersebut menggambarkan bahwa kemampuan siswa kelas X-11 dalam berkolaborasi sudah cukup baik, namun tergolong perlu peningkatan. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan hasil implementasi pembelajaran berbasis PjBL dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan terhadap siswa di satu kelas X-11 di semester genap di SMAN 15 Surabaya pada Tahun Ajaran 2022/2023. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi menggunakan rubrik penilaian keterampilan kolaborasi dengan skala penilaian dari 1 hingga 4. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai keterampilan kolaborasi pada siklus I (88,89) dan siklus II (92,88) setelah siswa menerima pembelajaran dengan menggunakan metode PjBL. Dengan demikian, penerapan pembelajaran berbasis proyek dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa kelas X-11 di SMAN 15 Surabaya.
Pembelajaran Kurikulum Merdeka Melalui Proyek Inaturalist dan Insect Pinning pada Materi Keanekaragaman Hayati untuk Memfasilitasi Rasa Ingin Tahu dan Keterampilan Kolaborasi Siswa Chaidir, Diki Muhamad; Rezeqi, Salwa; Ibrohim, Ibrohim; Susilo, Herawati; Mulya Nugraha, Agung
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n2.p12-24

Abstract

Informasi keanekaragaman hayati bermanfaat bagi siswa dengan meningkatkan rasa ingin tahu tentang lingkungan mereka dan mendorong pembelajaran yang mandiri dan komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran berbasis proyek melalui iNaturalist dan Insect Pinning terhadap hubungan rasa ingin tahu siswa dan keterampilan kolaborasi pada siswa SMA materi pelajaran keanekaragaman hayati. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan korelasi. Penelitian ini dilakukan di kelas X siswa SMA Negeri 1 Cigalontang Kab. Tasikmalaya sejumlah 32 Siswa pada tahun ajaran 2023/2024. Materi yang digunakan adalah keanekaragaman hayati yang dikaitkan dengan proyek penguatan profil pelajar pancasila di sekolah tersebut. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, serta kategorisasi menggunakan statistik empirik dan uji korelasi spearman antara rasa ingin tahu siswa terhadap keterampilan kolaborasi. Hasil penelitian menunjukan indikator embracing (2,83) paling tinggi pada rasa ingin tahu siswa dan indikator menunjukan sikap saling menghargai (83,38) pada keterampilan kolaboratif siswa. Berdasarkan analisis uji korelasi dan regresi yang digunakan, menunjukan terdapat korelasi antara rasa ingin tahu siswa dengan keterampilan kolaborasi dengan persamaan korelasi antar dua variabel Y=246,43 + 4,95X, memiliki nilai reliabilitas 83% dengan kategori sangat tinggi. Kesimpulan penelitian ini menunjukan terdapat hubungan antara rasa ingin tahu dan keterampilan kolaborasi siswa pada materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan proyek inaturalist dan insect pinning. Pembelajaran biologi yang mengajarkan potensi lokal yang ada di sekitar dengan integrasi penggunaan teknologi dan hal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari siswa, akan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna.
Keefektifan Modul Elektronik Berbasis Studi Kasus Materi Sistem Ekskresi untuk Melatihkan Keterampilan Hots Peserta Didik Wulandari, Lisa; Qomariyah, Nur
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n2.p39-46

Abstract

Learners in the 21st century are required to master various skills that can be utilized to improve their life skills. Higher Order Thinking Skills (HOTS) is one of the skills that must be mastered by students, but it has not been maximally trained in the learning process. Factors causing the low HOTS skills are the limited number of learning resources and learning resources that have not linked to real events in life so that they have not trained HOTS. Based on this, learning resources that can train HOTS skills are needed. The purpose of this study is to describe the effectiveness of interactive electronic modules based on case studies of excretory system material to train high school students' HOTS skills. This research is a type of development research with the 4D model (define, design, develop, and disseminate). The data collection technique used the test method in the form of pretest and posttest to see the HOTS skills of students in terms of the improvement of HOTS skills and the completeness of HOTS indicators. Students' HOTS skills have increased by referring to the results of the N-Gain calculation which obtained a result of 0.84% in the high category. Indicators of students' HOTS skills experienced completeness by looking at the posttest results where the C4 (analyze) indicator scored 87%, the C5 (evaluate) indicator scored 86%, and the C6 (create) indicator scored 89% with the category achieved by all indicators, namely very complete. Thus, it can be concluded that the case study-based interactive electronic module developed is effective to train the HOTS skills of high school students.
dari Reguler ke Revolusioner: Literasi Sains dalam Pembelajaran Fermentasi Berbasis Pjbl-Stream Afifah, Syifa; Sukmawardani, Yulia; Agustina, Tri Wahyu
Jurnal Inovasi Pembelajaran Biologi Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jipb.v6n2.p1-11

Abstract

According to the results of PISA 2022 in Indonesia, science literacy skills are currently very low. This study aims to describe the PjBL-STREAM model on fermentation material to improve students' science literacy, analyze the implementation, analyze the improvement of PjBL-STREAM and regular learning and describe students' responses to learning fermentation material with PjBL-STREAM learning and learning without STREAM. The method used in this study is Mixed methods with an embedded design research design type. The main data in this study is QUAN data regarding the improvement of students' science literacy, while the supporting data is QUAL data which is used as complementary data from quantitative research such as discussing the design of the PjBL-STREAM model, implementation and student responses. This study uses purposive sampling. The results of the study were that classes that studied using the PjBL-STREAM model experienced higher improvements than classes that studied without PjBL-STREAM with an N-gain value (0.51> 0.40). This success is also supported by the PjBL-STREAM model design which received validity from the three expert teams with a very high category, namely with a score of 0.87. The implementation in both classes produced a score of 100%. Student responses to PjBL-STREAM received higher scores than students who carried out learning without PjBL-STREAM. The success of this PjBL-STREAM learning model depends on the readiness of the teacher and the interests and motivation of the students.