cover
Contact Name
Aditiya Puspanegara
Contact Email
jurnal@univ-bhi.ac.id
Phone
+628112377758
Journal Mail Official
jurnal@univ-bhi.ac.id
Editorial Address
Jl. Lingkar Kadugede No.2 Kuningan, Jawa Barat 45566
Location
Kab. kuningan,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Public Health Innovation (JPHI)
ISSN : -     EISSN : 27751155     DOI : https://doi.org/10.34305/jphi.v1i2
Core Subject : Health,
Epidemiologi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Kesehatan Lingkungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Ergonomi Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Reproduksi Hukum kesehatan Gizi Kesehatan Masyarakat Kependudukan Kesehatan Perkotaan dan Pedesaan Pengendalian Vektor Penyakit Menular dan Tidak Menular Teknologi Kesehatan Lingkungan Toksikologi Lingkungan
Articles 180 Documents
Faktor-faktor yang mempengaruhi bendungan ASI pada ibu nifas Ariandini, Shanti; Kusmiati, Meti; Yusnia, Nina; Rahmawati, Ayu
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.717

Abstract

Latar Belakang: Peristiwa Bendungan ASI yang diakibatkan oleh pengeluaran air susu yang tidak mudah, sebab bayi tidak kerap menyusu pada bundanya. Bendungan ASI merupakan bendungan  yang terjalin pada kelenjar buah dada oleh sebab perluasan serta tekanan dari produksi serta penampungan ASI. Bendungan ASI terjalin pada hari ke 3-5 sehabis persalinan (Kemenkes RI, 2013). Riset ini bertujuan untuk mengenali aspek-aspek yang pengaruhi bendungan ASI pada ibu nifas Tahun 2022. Riset analitik dengan pendeketan  cross sectional, dilaksanakan pada bulan April sampai dengan Mei 2022, ilustrasi yang diambil merupakan 37 responden serta melaksanakan pengumpulan informasi lewat penyebaran kuisioner yang berisi persoalan serta berikutnya diisi oleh responden. Metode: Pengolahan data yang dilakukan berupa data univariat dan bivariat menggunakan metode Chi-Square. Hasil: Berdasarkan 37 Responden didapatkan hasil bahwa ibu nifas yang beresiko mengalami bendungan ASI lebih besar pada kelompok posisi menyusui tidak benar 24 orang (73.9%), pada kelompok pengetahuan kurang baik 17 orang (84.4%), pada kelompok tidak melakukan perawatan 20 orang (90.0%), pada kelompok frekuensi menyusuinya tidak benar ternyata lebih besar 20 orang (90.0%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara frekuensi pemberian ASI dan perawatan pada ibu nifas dengan kejadian  bendungan ASI, serta tidak ada hubungan antara posisi menyusui dan pengetahuan ibu nifas dengan kejadian bendungan ASI.
Faktor - faktor yang menyebabkan hipertensi pada ibu hamil Rahmadini, Annisa Fitri; Lestari, Fitria; Nurjanah, Imas; Iklimah, Iik; Salsabila, Shafa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.718

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi adalah keadaan peningkatan tekanan darah tinggi yang dapat terjadi pada wanita hamil dengan usia 20 minggu kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor – faktor yang menyebabkan hipertensi pada ibu hamil di PMB Bidan Eneng Kota Bogor. Penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang melakukan pemeriksaan dari bulan Desember – Juli yang tercatat pada buku register dan hasil kuesioner dengan jumlah sampel sebanyak 119 orang. Metode: Metode penelitian memggunakan kuantitatif dengan  teknik  cross sectional menggunakan data primer dengan kuesioner analisis dengan uji chi-Square. Hasil: Pada penelitian ini didapatkan jumlah ibu hamil yang mengalami hipertensi sebanyak 42 orang  (35,3%), selain itu didapatkan ibu hamil yang berada di usia < 20 tahun dan > 35 tahun sebanyak  41 orang (34,5%), grandimultipare sebanyak 67 orang (56,3%), usia kehamilan yang tidak aman berada pada usia kehamilan < 24 minggu sebanyak 46 orang (38,7%), pengetahuan ibu hamil kurang baik sebanyak 86 orang (72,3%), jenjang pendidikan tinggi  sebanyak 77 orang  (64,7%), pekerjaan ibu hamil yang bekerja sebanyak 71 orang  (59,7%), penambahan berat badan normal sebanyak 79 orang (66,4%). Hasil uji statistik chi square menunjukan terdapat hubungan antara variable usia ibu ,usia kehamilan dan imt dengan nilai p value 0,000 < 0,05 Kesimpulan: ada hubungan antara usia ibu,usia lehamilan dan indeks masa tubuh ibu hamil terhadap hipertensi Saran: : Disarankan bagi ibu hamil untuk menjaga pola makan dan menghindari makanan tinggi natrium.
Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu post partum terhadap pemberian kolostrum Munir, Rindasari; Zakiah, Lela; Ramadani, Fikria Nur; Fauziah, Nurul Azmi; Handayani, Prima
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.720

Abstract

Latar Belakang : Hari pertama sampai hari ketiga setelah bayi lahir, maka kolostrum akan keluar melalui ASI (Air Susu Ibu). Warna kolostrum yang keluar agak kekuningan dari ASI biasa, bentuknya agak kasar karena mengandung butiran lemak. Berdasarkan hasil survey studi pendahuluan kepada 10 orang ibu nifas di BPM Sumaya Agustina, didapatkan data 7 ibu (70%) yang tidak mengetahui tentang kolostrum dan 3 (30%) lainnya yang mengetahui tentang kolostrum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi ibu post partum terhadap pemberian kolostrum. Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional, dikumpulkan dengan satu waktu menggunakan kuesioner. Sampel yang digunakan yaitu accidental sampling dengan jumlah 42 responden. Hasil : Dari penelitian ini yang diperoleh  bahwa responden dengan pendidikan pendidikan rendah 22 orang (52.4%), responden dengan pengetahuan kurang 29 orang (69.0%), responden dengan usia tidak beresiko 20-35 tahun 24 orang (57.2%), dan responden pada kelompok paritas primipara 23 orang (54.8%). Kesimpulan : Dari hasil uji statistik chi-square dapat diketahui bahwa pendidikan, pengetahuan, dan usia tidak terdapat hubungan, sedangkan ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan praktik pemberian kolostrum pada bayi Saran: Diharapkan bagi tempat penelitian agar dapat meningkatkan kegiatan penyuluhan dan konseling dalam memberikan informasi lebih detail untuk meningkatkan pengetahuan mengenai pemberian kolostrum pada bayi baru lahir.  
Pengaruh prenatal gentle yoga terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan Di PMB Kecamatan Wringin Rahmawati, Ita Sunik; Mariani, Mariani; S, Grido Handoko; Supriyadi, Bagus
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.721

Abstract

Latar Belakang: Kecemasan ibu hamil dapat muncul karena penantian yang panjang menanti kelahiran penuh ketidakpastian. Keadaan cemas banyak terjadi pada ibu hamil yang telah mendekati masa persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh prenatal gentle yoga terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan di PMB Kecamatan Wringin.  Metode: Penelitian ini menggunakan quasy experiment design dengan pre test post test with control group design.  Sampel yang digunakan systematic random sampling, sejumlah  60 ibu hamil yang dibagi didalam 2 kelompok kontrol 30  dan intervensi 30 bumil.  Dengan menggunakan uji t-test.  Hasil: penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signitikan pada kelompok intervensi setalah dilakukan prenatal gentle yoga dengan nilai sign 0.000.  Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh prenatal gentle yoga terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan. Saran: Sehingga prenatal gentle yoga ini dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi dalam menurunkan kecemasan pada ibu hamil trimester III dalam menghadapi persalinan.
Hubungan pengetahuan dan sikap dengan perawatan kehamilan dalam Budaya Aceh Mee Bu Gateng di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen Warzukni, Seri; Raudhati, Sri; Agustina, Agustina
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.723

Abstract

Latar Belakang: Mee Bu Gateng yaitu acara mengantar seperangkat kemasan nasi (Bu Kulah) yang dibungkus dengan menggunakan daun pisang muda yang telah didiang/dilayu dengan api lalu dibungkus berbentuk piramid, beserta lauk pauk yang terdiri dari ikan bakar, daging sapi, ketan, kue-kue dan bermacam buah-buahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perawatan ibu hamil dalam budaya Aceh Mee Bu Gateng di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen tahun 2022. Metode: Desain penelitian yang penulis gunakan pada penelitian analitik dengan pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang ada di Wilayah kerja Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen yang berjumlah 297 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara.   Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan perawatan ibu hamil dalam budaya Aceh Mee Bu Gateng di Wilayah Kerja Puskesmas Peusangan Siblah Krueng Kabupaten Bireuen, dengan nilai P value 0,000. Saran: Dari hasil penelitian ini diharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya ibu hamil untuk mempertahankan dan melestarikan perawatan kehamilan dalam budaya Aceh, seperti Mee Bu Gateng yang merupakan bagian budaya telah dilaksanakan secara turun temurun dalam perawatan kehamilan.
Kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan di Klinik Yayasan Kesehatan Telkom Percetakan Negara Jakarta Pusat Eriany, Eriany; Mustakim, Mustakim; Herdiannisa, Zahra Adinda
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.725

Abstract

Latar Belakang: Klinik merupakan sebuah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan yang menyediakan pelayanan medis dasar dan/atau spesialistik. Klinik harus memberikan kualitas pelayanan yang baik kepada pasien agar terciptanya kepuasan bagi setiap pasien yang datang berobat. Kepuasan erat kaitannya dengan kepuasan yang diharapkan dan kenyataan pelayanan yang telah diberikan. Dari studi pendahuluan yang dilakukan peneliti, masih terdapat ketidakpuasan pada pelayanan pasien di Klinik Yayasan Kesehatan Telkom Percetakan Negara Jakarta Pusat. Tujuan penelitian ini diketahui gambaran kepuasan pasien terhadap pelayanan kesehatan yang ada di Klinik Yayasan Kesehatan Telkom Percetakan Negara Jakarta Pusat Tahun 2022 Metode: Penelitian ini merupakan survey deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 107 responden menggunakan Desain Crossectional. Teknik pengumpulan data diperoleh dari data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan sampel adalah Purposive Sampling dan analisis yang digunakan adalah Importance Performance Analysis (IPA). Hasil: Di Klinik Yayasan Kesehatan Telkom Percetakan Negara Jakarta Pusat menunjukkan total kepuasan pasien pada tingkat kinerja (kenyataan) sebesar 92,57% sedangkan total tingkat harapan sebesar 93,05%, dengan rata-rata pada tingkat kenyataan sebesar 3,66 dan pada tingkat harapan 3,72%. Hasil uji IPA dalam diagram kartesius, pada kuadran A terdapat 4 atribut mutu pelayanan yang dirasakan penting oleh pasien namun pihak klinik belum melaksanakannya sesuai dengan harapan pasien. Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil uji IPA masih terdapat beberapa atribut yang belum sesuai dengan harapan pasien yaitu kecepatan petugas apotik, perhatian petugas apotik, kebersihan toilet dan kamar mandi, dan halaman parkir. Untuk pihak klinik perlu menambah tenaga kerja apotek, meningkatkan pelayanan petugas apotek, menjaga kebersihan dan kelengkapan pada fasilitas kamar mandi dan toilet dan menyediakan lahan parkir yang luas.
Hubungan antara struktur keluarga dengan kesehatan mental remaja Nugraha, Moch. Didik; Suhada, Rony; Maemunah, Maemunah
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.727

Abstract

Latar Belakang: Struktur keluarga merupakan bagian dari tatanan sebuah sistem keluarga, dimana dalam status kesehatan mental individu, hal tersebut termasuk ke dalam faktor internal yang mempengaruhinya. Keluarga yang lengkap dan fungsional serta mampu membentuk keseimbangan akan dapat meningkatkan kesehatan mental tiap anggota keluarganya. Isu kesehatan mental menjadi trend dan isues yang penting untuk dibahas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara struktur keluarga dengan kesehatan mental pada remaja. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian analitik dengan rancangan penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proportionated random sampling sehingga didapatkan jumlah sampel sebanyak 114 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu berupa kuesioner. Analisis statistik dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji rank spearman. Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan sebagian besar responden memiliki struktur keluarga dengan kategori cukup yaitu sebanyak 65 responden (57,0%). Sebagian besar kesehatan mental remaja berada dalam kategori sedang yaitu sebanyak 66 responden (57,9%). Kesimpulan: Simpulan terdapat hubungan yang bermakna antara struktur keluarga dengan kesehatan mental remaja (p value = 0,000) dan (rho = 0,398). Saran: Diharapkan remaja dapat menjaga dan meningkatkan kesehatan mentalnya dengan memperbaiki hubungan dengan keluarga.
Analisa faktor yang berhubungan dengan tindakan persalinan Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Bhayangkara (Moh. Hasan) Palembang tahun 2022 Fristika, Yessy Octa
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.732

Abstract

Latar Belakang: Tindakan Sectio caesarea diperlukan untuk membantu persalinan yang tidak bisa dilakukan secara normal akibat masalah kesehatan ibu atau kondisi janin. Penelitian ini bertujuan untuk melihat Analisa Faktor yang berhubungan dengan Tindakan Persalinan Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Bhayangkara (Moh. Hasan) Palembang Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat. Sampel penelitian yang diambil secara total sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah berjumlah 215 orang sampel. Hasil: penelitian menunjukkan Ada hubungan yang bermakna antara Riwayat SC (P-Value = 0,002), KPD (P-Value = 0,005), PEB (P-Value = 0,001) dan Persalinan Macet (P-Value = 0,000) dengan Tindakan Sectio Caesarea. Tidak Ada hubungan yang bermakna antara Usia (P-Value = 0,081), Paritas (P-Value = 1,000), Plasenta Previa (P-Value = 1,000), Kehamilan Postterm (P-Value = 0,142) dan Komplikasi/Masalah lain (P-Value = 0,410) dengan Tindakan Persalinan Sectio Caesarea. Kesimpulan: hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan yang cukup kuat antara Riwayat SC, KPD, PEB, dan Persalinan Macet dengan Tindakan persalinan sectio caesarea.
Perbedaan akupresure titik Sp6 dan Li4 terhadap kemajuan persalinan kala I Wulan, Retno; Nudesti, Nopri Padma; Marfu'ah, Siti
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.734

Abstract

Latar Belakang: Terdapat beberapa titik akupresur yang berfungsi untuk mempercepat pembukaan persalinan dan mengurangi rasa nyeri antara lain SP6 dan LI4. Pada tahap ini akupresur secara efektif mengurangi rasa sakit dan memperkuat kontraksi, mencegah transmisi rangsangan berbahaya dan meningkatkan jumlah endorfin dalam darah. Tujuan penelitian untuk mengetahui perbedaan titik akupresur SP6 dan LI4 pada persalinan kala I. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan rancangan quasi experimen. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan t-hitung 2,824 > t-tabel 2,145, sehingga akupresur SP6 berpengaruh signifikan terhadap lama persalinan fase I. Dan t hitung 2,779 > t tabel 2,145, sehingga tekanan akupuntur titik LI4 berpengaruh signifikan terhadap lama kala I persalinan. Kesimpulan: Terdapat perbedaan antara titik akupresur SP6 dan LI 4 terhadap lama persalinan kala I. Saran: : Akupresure dalam persalinan dapat digunakan sebagai salah satu cara dalam mempercepat pembukaan kala I
Hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Jampangkulon Saefullah, Dasep Sulung Setiadi Asep; Basri, Burhanuddin; Tarwati, Kartika
Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Journal of Public Health Innovation (JPHI)
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jphi.v3i02.736

Abstract

Latar Belakang: Stres kerja merupakan masalah global yang mempengaruhi semua profesi baik di negara maju maupun berkembang. Stres kerja yang tinggi dapat menyebabkan masalah kesehatan, termasuk gangguan mental dan perilaku seperti kelelahan, kecemasan, dan depresi, serta gangguan fisik lainnya seperti gangguan kardiovaskular dan musculoskeleta. Tujuan penelitian ini adalah diketahui hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di ruang rawat inap RSUD Jampangkulon. Metode: Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian dipilih dengan quota sampling dengan besar sampel yaitu 54 responden. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Chi square. Hasil: Dari hasil uji chi-square didapatkan P value : 0,000 < 0,05, di mana dapat disimpulkan ada hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon. Kesimpulan: Dapat dikesimpulkan bahwa ada hubungan antara beban kerja terhadap tingkat stres perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jampangkulon. Saran: : Diharapkan bagi peneliti berikutnya untuk melanjutkan penelitian ini dengan metode dan variabel yang berbeda sehingga lebih diketahui faktor-faktor lain yang berhubungan beban kerja terhadap tingkat stres perawat.

Page 6 of 18 | Total Record : 180