cover
Contact Name
Agus Dian Mawardi
Contact Email
pahlawanjurnal@gmail.com
Phone
+6285250815108
Journal Mail Official
pahlawanjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Achmad Yani Banjarmasin Jln. A. Yani Km. 5,5 Komplek Stadion Lambung Mangkurat Banjarmasin Alamat E-mail : pahlawanjurnal@gmail.com
Location
Kota banjarmasin,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Pahlawan : Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Budaya
ISSN : 23380853     EISSN : 26859920     DOI : https://doi.org/10.57216/pah
Core Subject : Education,
JURNAL PAHLAWAN memuat isu aktual dibidang pendidikan, Sosial dan Budaya berisi tentang artikel-artikel Ilmiah, baik berupa opini maupun Hasil Penelitian dalam bidang pendidikan
Articles 183 Documents
Pengaruh Aspek Permodalan (KPMM), Likuiditas, dan Kualitas Aktiva Produktif terhadap Kinerja Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2016-2020 Reza, Faisal
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 20 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v20i2.845

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh Aspek Permodalan (KPMM) Likuiditas (FDR), dan Kualitas Aktiva Produktif (NPF) terhadap Kinerja Keuangan (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2016-2020. Jenis penelitian ini bersifat eksplanatory, dengan sampel yakni 14 Bank Umum Syariah pada periode 2016-2020 dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis linear berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Aspek Permodalan (KPMM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA), Likuiditas (FDR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA), dan Kualitas Aktiva Produktif (NPF) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan (ROA) Bank Umum Syariah di Indonesia Periode Tahun 2016- 2020.
Budaya Kawin Kontrak di Puncak Bogor Jawa Barat Merugikan Hukum di Indonesia Shodiq, Muhammad Jafar; Arif, Heru Wira Astaman; Sari, ⁠Elsi Kartika
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.906

Abstract

Kawin kontrak merupakan praktik perkawinan sementara yang marak terjadi di Puncak Bogor, Jawa Barat, dan melibatkan banyak warga negara asing (WNA) khususnya dari Timur Tengah. Praktik ini bertentangan dengan hukum positif Indonesia, seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan yang mensyaratkan keabadian dan pencatatan dalam perkawinan, serta Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang melarang perkawinan semu. Selain itu, kawin kontrak melecehkan martabat perempuan karena sering kali hanya berujung pada eksploitasi seksual dan tidak memberikan perlindungan hukum bagi perempuan maupun anak yang dilahirkan. Faktor budaya parokial, seperti stigma "perbaikan keturunan" dan rendahnya kesadaran hukum, memperparah fenomena ini. Penelitian ini menggunakan metode normatif untuk menganalisis aspek legalitas kawin kontrak serta menawarkan solusi hukum dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya penegakan hukum yang lebih ketat, penerapan peraturan daerah, sosialisasi fatwa MUI tentang keharaman kawin kontrak, edukasi hukum masyarakat, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Kolaborasi lintas lembaga juga diperlukan untuk mengatasi praktik ini secara komprehensif. Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan budaya kawin kontrak di Indonesia, khususnya di Puncak Bogor, dapat diminimalisasi.
Model Satuan Pendidikan Berciri Sekolah Internasional di SMP Lazuardi Atahillah Global Compassionate School Putri, Naila; U'LA, St. Zahidatul; Cahyani, Ridho Ayu; Arismunandar, Arismunandar; Ansar, Ahlun
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan konsep sekolah berciri internasional di SMP Lazuardi Athaillah Global Compassionate School, yang terletak di Kabupaten Gowa. Dengan menggunakan pendekatan penelitian deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala sekolah serta observasi terhadap fasilitas dan program yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah ini mengimplementasikan tiga kurikulum utama: Kurikulum Merdeka, Kurikulum Cambridge, dan kurikulum khas Lazuardi. Fokus utama sekolah adalah pengembangan keterampilan bahasa Inggris siswa melalui program English Day dan berbagai program inovatif seperti TED Talk. Selain itu, SMP Lazuardi Athaillah Global Compassionate School unggul dalam kualitas pengajaran dan fasilitas teknologi modern. Kesimpulannya, sekolah ini berhasil menggabungkan pendekatan internasional dengan nilai-nilai lokal, menciptakan lingkungan belajar yang komprehensif dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global.
Implementasi Program Sekolah Penggerak di SMP Negeri 7 Makassar Putri, A Nurhusna; Azyamnur, Abdaliah; Ihsan, Muh. Ihwanul; Munandar, Aris; Ansar, Ahlun
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.909

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bgaimana implementasi sekolah penggerak di SMP Negeri 7 Makassar dengan subjek penelitian adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum di SMP Negeri 7 Makassar. Teknik pengumpulan data yan digunakan adalah wawancara langsung dengan narasumber. Sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa SMP Neeri 7 Makassar melakukan pembinaan dengan trainer ahli secara berulang pada waktu-waktu tertentu dan biasanya dilakukan dalam betuk workshop langsung melalui forum diskusi sebagai salah satu bentuk implementasi program sekolah penggerak. Program lainnya adalah melakukan inovasi pembelajaan yang berfokus pada pembuatan proyek melalui P5 seperti pengolahan sampah dengan membuat komposter. SMP Negeri7 Makassar juga memanfaatkan berbagai platform pembelajaran sepertii classroom, zoom, quiziz, dan lain sebgainya untuk menunjang pembelajaran di sekolh tersebut.
Tindak Pidana Pencucian Uang Melalui Judi Online Perspektif Lawrence M. Friedman Putusan Nomor 1018/PID/2023/PT MDN Shodiq, Muhammad Fajar; Sumanto, Listyowati
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.911

Abstract

Pencucian uang melalui perjudian online merupakan fenomena yang semakin marak di era digital, dengan dampak yang signifikan terhadap stabilitas ekonomi, sosial, dan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pencucian uang melalui perjudian online, dampaknya, serta efektivitas langkah penanggulangan yang dilakukan pemerintah Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan hukum normatif dengan analisis peraturan perundang-undangan, kasus, dan perbandingan internasional. Kajian ini menemukan bahwa proses pencucian uang melalui perjudian online melibatkan tiga tahap: placement, layering, dan integration, dengan memanfaatkan teknologi digital untuk menyulitkan pelacakan. Dampaknya mencakup kerugian ekonomi, ketimpangan sosial, dan ancaman terhadap stabilitas hukum. Implementasi hukum di Indonesia, meskipun telah diterapkan, masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan teknologi, pengawasan server lintas negara, dan rendahnya kesadaran masyarakat. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan pendekatan kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan platform digital, serta penguatan regulasi dengan adopsi teknologi pengawasan modern seperti RegTech.Kata Kunci: Pencucian Uang, Perjudian Online, Teknologi Digital, Sistem Hukum, Kolaborasi.
Penerapan Kekarantinaan Kesehatan di Masa Covid-19 Ditinjau Dari Perspektif Lawrence M Friedman Shodiq, Muhammad Jafar; Arif, Heru Wira Astaman; Bustani, Simona
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.912

Abstract

Jurnal ini membahas penerapan pidana bersyarat bagi pelanggar kekarantinaan kesehatan selama pandemi Covid-19 dengan fokus pada kasus selebgram Rachel Vennya dan ketua FPI (Front Pembela Islam) Habib Rizieq Shihab, berdasarkan teori sistem hukum Lawrence M. Friedman. Pendahuluan menggambarkan permasalahan dalam penerapan sanksi pidana kekarantinaan di Indonesia, yang meskipun telah diatur oleh Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan, praktik pelanggaran masih terjadi. Metode penelitian menggunakan pendekatan normatif dengan menganalisis putusan pengadilan yang relevan untuk menilai efektivitas hukum yang berlaku. Hasil dan diskusi menunjukan bahwa meskipun regulasi dan penegak hukum tersedia, penerapan hukuman dinilai tidak konsisten dan cenderung ringan, yang mengurangi efek jera bagi pelanggar. Aspek struktur hukum juga perlu ditingkatkan untuk menjamin bahwa tindakan hukum dilakukan tanpa pandang bulu, Kesimoulan menjelaskan pentingnya kesadaran hukum di kalangan masyarakat dan penegak hukum melalui edukasi dan penegakan hukum yang tegas, sehingga budaya hukum dapat tercipta lebih baik lagi kedepannya.Kata Kunci: Covid-19, Kekarantinaan kesehatan, Penegakan hukum, Lawrence M Friedman, Pidana bersyarat
Penanaman Nilai Moralitas Gen-Z dalam Pembelajaran Filsafat Pendidikan Pancasila pada Era Globalisasi Islamia, Mutmainnah Nur; Ismail, Ismail
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.913

Abstract

Filsafat pendidikan pancasila merupakan pemikiran yang mengacu pada nilai-nilai pancasila sebagai dasar dan padangan hidup masyarakat negara Indonesia. Dalam pancasila yang merupakan sistem pengetahuan memiliki susunan yang bersifat logis, baik pada arti susunan sila-silanya maupun arti dari isi sila-sila yang ada didalamnya. Penelitian studi kepustakaan ini bertujuan untuk memberikan solusi terkait dengan permasalahan yang terjadi pada saat ini yaitu adanya penurunan moralitas. Metode yang digunakan adalah kajian kepustakaan (literature review). Hasil dari penelitian ini yaitu penanaman nilai moralitas gen-z dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan filsafat pancasila melalui kegiatan-kegiatan sosialisasi, upaya menumbuhkan kesadaran, memberikan pendekatan, dan menanamkan serta mendorong gen-z untuk bertindak dengan berlandaskan pada pancasila dan mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila pancasila. Oleh karena itu pembelajaran filsafat pendidikan pancasila pada era globalisasi merupakan salah satu upaya dan solusi yang dapat dilakukan dalam menanggulangi permasalahan krisis moralitas yang terjadi dikalangan gen-z pada era globalisasi.
Penyelesaian Debitur Wanprestasi dalam Sengketa Hutang Piutang Antar Individu Melalui Delik Pidana Penipuan Shodiq, Muhammad Jafar
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.914

Abstract

Penanganan kasus sengketa utang-piutang melalui jalur pidana sering menimbulkan permasalahan hukum akibat tumpang tindih antara ranah hukum pidana dan perdata. Penelitian ini berfokus pada perlindungan hukum terhadap debitur dalam sengketa utang-piutang yang sering diselesaikan dengan delik pidana penipuan. Dengan menggunakan metode penelitian hukum normatif, analisis di dasarkan pada literatur hukum, putusan pengadilan, serta asas legalitas yang diatur dalam KUHP dan Undang-Undang Kekuasaan Kehakuman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi dalam perjanjian utang-piutang seharusnya berada di ranah perdata, kecuali jika terdapat unsur itikad buruk yang memenuhi delik penipuan. Kasus Fariyanti Ludji menggambarkan ketidakmampuan membayar utang diproses secara pidana, bertentangan dengan asas legalitas dan perlindungan hukum sesuai yang tertuang dalam Pasal 19 ayat (2) UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM. Penulis menemukan bahwa perlindungan hukum bagi debitur yang beritikad baik masih lemah. Kesimpulannya, diperlukan pembaharuan hukum untuk membedakan secara tegas antara wanprestasi dan penipuan, sehingga mencegah kriminalisasi debitur yang beritikad baik. Regulasi yang lebih komprehensif juga diperlukan untuk memperkuat perlindungan terhadap debitur Kata Kunci: Wanprestasi, Penipuan, perlindungamn Hukum, Pembaharuan Hukum.
Tradisi Pedagi Pada Masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau Purba, Olivia Tarida Tiurma Uli; Zakso, Amrazi; Firmansyah, Haris
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.915

Abstract

Tradisi Pedagi merupakan tradisi yang dilakukan turun-temurun oleh masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong dan masih lestari hingga saat ini. Tradisi Pedagi ini dilakukan di tempat yang berupa pondok kecil, dalam bahasa kampung Embaong dikenal sebagai Pomobank, dan dilaksankan setiap 1 tahun sekali pada bulan 5 kurang lebih 15-20 hari sebelum dilakukanya Nosu Minu Podi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tradisi Pedagi pada masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi untuk memaparkan dan menganalisis sebuah fenomena berdasarkan data yang diperoleh secara faktual selama proses penelitian berlangsung. Data dikumpulkan menggunakan teknik observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1) latar belakang terjadinya tradisi Pedagi pada masyarakat Dayak Pangkodant di Embaong Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau untuk mengucapkan rasa syukur kepada Tuhan melalui perantara Pedagi Akek Badol dan Akek Cuer yang telah memberikan berkat berupa rezeki, kesehatan dan dijauhkan dari hal-hal buruk. (2) tahap pelaksanaan tradisi Pedagi dimulai dengan tempat pelaksanaan tradisi Pedagi, musyawarah, orang-orang yang telibat dalam Tradisi Pedagi di Embaong, dilanjutkan dengan tahap persiapan dan terakhir tahap pelaksanaan tradisi Pedagi di Embaong. (3) nilai-nilai dalam tradisi Pedagi pada masyarakat Dayak Pangkodant terdiri dari nilai religius, nilai gotong royong, dan nilai budaya.
Peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah Jumarianto, Jumarianto; Harun, Tamliha
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol 21 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/pah.v21i1.917

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan, sedangkan tipe penelitiannya menggunakan deskriptif-kualitatif, dengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum peran BPD dalam penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara Kabupaten Hulu Sungai Tengah dapat dikatakan belum maksimal, tetapi dapat dinilai sudah cukup baik, terutama dilihat dari dimensi peran sebagai pengambil kebijakan, peran sebagai strategi, peran sebagai alat komunikasi, dan peran sebagai alat penyelesaian sengketa. Namun, untuk peran sebagai alat terapi, dapat dinilai masih kurang baik. Disarankan:  perlu diberikan kesempatan kepada BPD untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan peningkatan kapasitas kemampuan dalam menjalankan perannya (tupoksi), perlu adanya penambahan alokasi anggaran BPD, terutama untuk kegiatan terkait pelaksanaa rapat, musyawarah, diskusi, sosialisasi, dan perlu penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, terutama sarana transportasi dan komunikasi, agar peran yang dimainkan oleh BPD dalam penyelenggaraan pemerintahan desa dapat berjalan efektif.