cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jurnalbimaabdi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27979407     EISSN : 27979423     DOI : https://doi.org/10.53299/bajpm.v1i1
Core Subject : Education,
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat terdaftar dengan e-ISSN: 2797-9423 dan p-ISSN: 2797-9407 menerbitkan artikel dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat maupun metode pengabdian yang berkaitan dengan bidang pendidikan dan dapat diterapkan dalam mengembangkan dan membantu dosen, guru, perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat meningkatkan keilmuan, inovasi, maupun kesejahteraan. Bima Abdi menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan dan panduan yang ada dalam template yang sudah disediakan oleh pengelola dalam website ini. Bima Abdi dibawah naungan Publisher Yayassan Pendidikan Bima Berilmu.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 252 Documents
Peningkatan Pengetahuan Mengenai Anemia melalui Penyuluhan Pencegahan Anemia pada Siswa SMPN 22 Samarinda Ilmawari, Izmi; Sinaga, Ribka Adelina; Putri, Regina Anindya; Nurfadilla, Nurfadilla; Muyassarah, Zalfa Rania; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1722

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius di kalangan remaja putri, khususnya di Kota Samarinda. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai anemia melalui edukasi yang dilaksanakan di SMPN 22 Samarinda, yang tercatat memiliki tingkat prevalensi anemia tertinggi di wilayah kerja Puskesmas Segiri.  Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan interaktif yang didukung dengan media poster, diikuti dengan pengukuran pengetahuan siswa melalui pre-test dan post-test. Indikator pengukuran pengetahuan pada pre-test dan post-test tersebut meliputi konsep dasar anemia, tanda anemia, waktu remaja dalam mengonsumsi tablet tambah darah, jenis makanan yang mengandung zat besi tinggi, manfaat gizi seimbang, vitamin yang berperan meningkatkan penyerapan zat besi, dampak anemia terhadap kognitif dan akademik, dan peran makanan kaya zat besi dalam pencegahan anemia. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata nilai pengetahuan siswa mengenai anemia sebesar 1,79% (79,64% menjadi 81,43%). Kegiatan ini melibatkan 28 siswa kelas 9D dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah. Pengabdian masyarakat mengenai penyuluhan anemia pada siswa SMPN 22 Samarinda dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang anemia, yang terlihat pada kenaikan nilai rata-rata pada beberapa indikator post-test. Namun, perlu dilakukan secara rutin dan adanya program pencegahan lainnya, seperti adanya konselor rekan sebaya, yang diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku hidup sehat dan pencegahan anemia di kalangan remaja. Oleh karena itu, program edukasi kesehatan secara rutin dapat dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif anemia di sekolah-sekolah lainnya.
Penyuluhan Edukasi Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan di Desa Tugurejo Slahung Ponorogo Fara Nayo Faramarisa; Yusuf Al Manaanu; Shahibul Khairil Katsir; Yusuf Zidane; Althafa, Muhammad Radja; Utama, Muhammad Hafidz Syaputra; Putra, Mochammad Fatchturrahman Spama; Setyawan, Naufal Fikri; Rahmatillah, Anggoro; Farhat, Mohammad; Iman, Atarul
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1727

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan seperti Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Kurangnya edukasi mengenai gizi dan pola asuh yang tepat menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Darussalam Gontor bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pencegahan stunting melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan gizi melalui seminar bertema “Pencegahan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan”, yang menghadirkan pemateri dari RS Yasfin Gontor, pembagian makanan bergizi, serta kegiatan bermain interaktif bagi anak-anak. Hasil observasi menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini serta adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pentingnya gizi seimbang dalam mencegah stunting sejak dini. Pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis masyarakat efektif untuk membangun kesadaran dan dapat direplikasi di daerah lain sebagai langkah konkret menurunkan angka stunting di Indonesia.
Edukasi dan Evaluasi Kondisi Gizi Remaja di Tingkat SMA Negeri 11 Samarinda Hasanah, Ayesha Uswatun; Yuardani, Yunda; Risqillah, Abdul Ridho Dhafa; Sihombing, Eggi Monica; Pasqua, Venuta Della; Almi, Ihza Abi Said; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1750

Abstract

Masalah kurang gizi tetap menjadi tantangan besar dalam kesehatan masyarakat, terutama di kalangan remaja yang mudah defisiensi atau asupan nutrisi berlebih. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMA Negeri 11 Samarinda dengan maksud untuk memperluas wawasan peserta didik mengenai pola makan bergizi seimbang serta keterampilan mengevaluasi status gizi pribadi melalui pendekatan edukatif berbasis panduan “Panduan Porsi Makan Sehat”. Kegiatan ini diikuti oleh 32 siswa dari kelas X.G dan edukasi gizi, penilaian antropometri berupa penimbangan berat serta pengukuran tinggi badan, dan analisis Indeks Massa Tubuh (IMT). Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa 68% siswa memiliki status gizi yang tidak ideal, sementara evaluasi sebelum dan sesudah pengukuran menunjukkan peningkatan rata-rata nilai dari 81,25 menjadi 85. Meskipun kenaikan tersebut tidak memiliki signifikasni statistik (nilai p = 0,397), kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan di sekolah dapat meningkatkan pemahaman tentang gizi di kalangan remaja. Diperlukan intervensi tambahan yang lebih berkelanjutan dan kerja sama agar perubahan pengetahuan dapat diikuti oleh perubahan perilaku yang nyata.
Pelatihan Kompetensi SDM bagi Pelaku Bisnis Rumahan Era Digital pada DWP UPT PSDA WS Brantas di Kediri Istiasih, Hermin; Handono, Cahyo
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1755

Abstract

Latar belakang dari PKM ini adalah pada bisnis era digital sangat membutuhkan potensi kompetensi SDM, tidak terkecuali pada bisnis rumahan. SDM memegang peranan krusial dalam suatu organisasi dan bisnis era digital, untuk itu SDM yang efektif dan efisien sangat diperlukan dalam menjalankan bisnis era digital ini. Teknologi digital yang semakin berkembang menjadi kunci bagi bisnis rumahan untuk dapat terus bertahan dan berkembang, tetapi proses pengadopsian teknologi digital tersebut bukanlah hal yang mudah, banyak tantangan yang harus dihadapi SDM serta kondisi mitra belum semua memahami dan terampil tentang kompetensi SDM era digital ini. Tujuan PKM ini adalah untuk memberikan pelatihan kompetensi SDM kepada mitra dan diharapkan dapat memberikan penguatan pada SDM sebagai pelaku bisnis rumahan era digital ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi metode penyuluhan dan pelatihan, serta tahapan yang dilakukan adalah perencanaan program, persiapan program, pelaksanaan program dan evaluasi program. Hasil akhir kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa peserta memiliki peningkatan dan keterampilan dalam hal konsep MSDM, motivasi dan kinerja, pengelolaan keuangan pebisnis rumahan, CRM, konsep E-marketing secara global dan konsep E-marketing untuk pelaku bisnis rumahan, target pasar dan segmentasi pasar era digital, penggunaan media sosial untuk promosi dan penjualan.  Kompetensi SDM sangat berguna untuk bisnis mitra pada era digital ini dan setelah acara PKM ini pelaku bisnis rumahan mampu memahami dan mengaplikasikan  semua materi yang diberikan oleh tim PKM pada bisnis mereka. 
Penerapan Aplikasi Digi-ICE dalam Meningkatkan Efektivitas Administrasi Pelaku Usaha BUMDes Purbalingga Nasori, Ahmad; Aslindar, Dwi Astarani
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1758

Abstract

Transformasi digital administrasi menjadi kebutuhan krusial bagi pelaku usaha desa untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan aplikasi Digi-ICE (Digital Office) pada 30 pelaku usaha BUMDes di Purbalingga dengan beragam bidang usaha (jasa, konveksi, daur ulang sampah, wisata, dan toserba). Metode pelatihan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dikombinasikan dengan Blended Learning dan Experiential Learning, terdiri dari tiga sesi: sosialisasi konsep administrasi digital, demonstrasi fitur aplikasi, serta praktik langsung berbasis studi kasus. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner Likert dan wawancara mendalam untuk mengukur efektivitas pelatihan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek: kemudahan penggunaan aplikasi (dari 22% menjadi 85%), persepsi manfaat administrasi digital (dari 30% menjadi 88%), dan niat adopsi teknologi (dari 25% menjadi 82%). Sebanyak 90% peserta mengakui percepatan proses bisnis dan pengelolaan dokumen yang lebih sistematis. Analisis kualitatif mengungkap peningkatan kepercayaan diri peserta dalam menggunakan teknologi, meskipun terdapat hambatan seperti keterbatasan perangkat dan akses internet. Kegiatan ini membuktikan bahwa aplikasi sederhana seperti Digi-ICE mampu mendorong transformasi digital UMKM pedesaan melalui pendekatan pelatihan partisipatif. Rekomendasi mencakup pendampingan teknis berkelanjutan, pengembangan fitur aplikasi, serta replikasi model pelatihan adaptif di wilayah lain. Temuan ini relevan sebagai acuan penguatan ekonomi desa berbasis teknologi, dengan fokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung.
Implementasi Sistem Informasi Penilaian Kinerja Karyawan Menggunakan Key Performance Indicator pada PT Internusa Master Niaga Handayani, Putri; Supriyono, Supriyono
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1759

Abstract

Perusahaan memiliki target yang akan dicapai dari kualitas kinerja karyawan. Penilaian kinerja karyawan bertujuan untuk memperhatikan kualitas kinerja suatu perusahaan. Proses penilaian kinerja karyawan yang ada pada perusahaan PT Internusa Master Niaga masih dilakukan dengan cara manual sehingga kurang efektif dan efisien. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan sistem informasi penilaian kinerja karyawan pada divisi customer sales berbasis web pada PT Internusa Master Niaga. Kegiatan selama masa pengabdian meliputi analisis kebutuhan untuk pembuatan sistem, perancangan sistem untuk memudahkan sistem antarmuka pengguna, dan implementasi yaitu sistem informasi penilaian kinerja karyawan menggunakan key performance indicator memenuhi kebutuhan dan dapat digunakan pada perusahaan. Pembuatan sistem informasi penilaian kinerja berbasis web ini memudahkan penilaian kinerja, menghemat waktu, dan memudahkan proses evaluasi karyawan. Adapun saran yang dapat dilakukan oleh peneliti selanjutnya yaitu melakukan pengembangan fitur terkait kinerja perusahaan yang meliputi pertumbuhan dan pengembangan karier karyawan.
Remaja Sadar Diabetes: Penyuluhan Interaktif untuk Cegah Diabetes di Kelas XI Pemasaran SMKN 1 Samarinda: Remaja Sadar Diabetes Wahidah, Puja Nur; Indriani, Alya; Putri, Salwa Az Zahra; Putri, ⁠Tiara Ananda Delisa; Mashud, Andine Demetria Padmanegara; Asysyifa, Thisna Nugra; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1766

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat, termasuk di kalangan remaja. Edukasi kesehatan menjadi langkah strategis dalam menumbuhkan kesadaran preventif sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa kelas XI Pemasaran SMKN 1 Samarinda terkait DM melalui penyuluhan interaktif yang dilaksanakan pada 6 Mei 2025 dengan 27 peserta. Metode kegiatan meliputi pre-test, penyampaian materi melalui presentasi dan diskusi, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 65 menjadi 98, setara dengan peningkatan pemahaman sebesar 50,8%. Materi mencakup jenis DM, faktor risiko, gejala awal, dan pencegahan berbasis gaya hidup sehat. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta dan mendorong mereka menjadi agen perubahan dalam menyebarkan informasi kesehatan kepada teman sebaya dan keluarga.
Pengenalan Bioteknologi Sederhana untuk Siswa Sekolah Dasar Kartini, Kartini; Agustina, Degi Alrinda; Bua, Agustinus Toding; Apriliyana, Nur Pangesti; Saputra, Ady; Kusnadi, Dedi; Bua, Mety Toding
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1778

Abstract

Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) menjadi salah satu prioritas pembelajaran, dengan menekankan kreativitas, gotong royong, dan keberlanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengintegrasikan konsep fermentasi ke dalam salah satu tema P5, yaitu kewirausahaan atau keberlanjutan pangan, siswa tidak hanya memahami teori, dapat melihat relevansi ilmu sains dalam keseharian. Kegiatan diawali dengan menyimak materi terkait fermentasi dan video terkait pembuatan tape ketan. Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang melibatkan siswa  serta memberikan reward. Setelah diskusi, siswa diajak untuk praktik membuat tape. Kegiatan sosialisasi pengenalan bioteknologi sederhana pada kelas V di SDN 005 Tarakan mendapatkan respon positif dari kepala sekolah, guru dan siswa kelas V. Pada kegiatan ini siswa antusias dalam menyimak, diskusi dan tanya jawab serta praktik pembuatan tape ketan. Implementasi Kurikulum Merdeka dilaksanakan pada kegiatan Projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5).
Pendidikan Kesehatan untuk Mencegah Anemia pada Remaja Perempuan di SMA Negeri 16 Samarinda Abdania, Hazizah Tausia; Saputri, Anisatia; Pratama, Rangga Aditya; Wulandari, Putri Fauziah; Adellia, Yerita; Triffani, Jeane; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1840

Abstract

Anemia merupakan salah satu isu kesehatan yang sering dialami oleh remaja perempuan dan memiliki efek jangka panjang, termasuk pada saat konsentrasi ketika mereka belajar. Program penyuluhan gizi ini dibuat untuk meningkatkan pemahaman siswi SMAN 16 Samarinda mengenai anemia, yang termasuk definisi, tanda-tanda, penyebab anemia, cara pencegahan, serta pentingnya suplemen zat besi. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 mei 2025 dengan melibatkan 30 siswi dari kelas 10 dan kelas 11, dengan menggunakan metode penyuluhan yang memanfaatkan media visual seperti video animasi, leaflet, dan presentasi. Penilaian dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengetahui dan mengevaluasi peningkatan pemahaman siswi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ada peningkatan skor pemahaman di sebagian besar aspek, meski pemahaman mengenai cara mencegah anemia menunjukkan penurunan kecil usai intervensi. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya istilah teknis yang sulit dimengerti oleh siswi. Program ini menegaskan bahwa efektivitas metode pendidikan yang memanfaatkan media visual dan interaktif dalam meningkatkan kesadaran akan gizi di kalangan remaja. Intervensi ini menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif untuk menurunkan prevalensi anemia di indonesia, serta adanya peran penting akademisi dalam memberdayakan masyarakat.
Peningkatan Keterampilan Numerasi melalui Pembelajaran Kontekstual Berbasis Permainan Tradisional Engklek di UPT SDN Sokosari Tuban Amreta, Midya Yuli; Rahayu, Nur Diana; Mufida, Della Nisa'ul; Lestari, Putri; Choiriyah, Ma'rifatul; Sufiatin, Nur Lina; Ismailliah, Nabila Mahfudhotin
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v5i2.1957

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap pembelajaran numerasi akibat metode pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang kontekstual. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, khususnya bagi siswa yang memiliki kecenderungan hiperaktif dan memerlukan pendekatan belajar yang lebih menarik dan melibatkan aktivitas fisik. Sebagai solusi, tim pengabdian memanfaatkan permainan tradisional engklek sebagai media kontekstual yang menyenangkan, dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa, serta mengandung nilai budaya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di UPT SDN Sokosari, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan keterampilan numerasi siswa melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Tahapan pelaksanaan mencakup observasi awal, pengembangan media pembelajaran berbasis permainan engklek, implementasi di kelas, serta evaluasi melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, memperkuat pemahaman konsep numerasi dasar seperti penjumlahan dan pengurangan, serta menciptakan suasana belajar yang lebih hidup, kolaboratif, dan menyenangkan. Selain itu, kegiatan ini juga turut mendukung pelestarian budaya lokal melalui integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran.