cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Mata Pelajaran Matematika Kelas II SD Negri 030/VIII Wirotho Agung Rimbo Bujang Tebo Siti Maryamah; Muhammad Zaki; Laili Rahmi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4557

Abstract

Hasil belajar merupakan salah satu indikator penting untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Tinggi rendahnya hasil belajar siswa mencerminkan tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan serta efektivitas strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru. Namun, pada pembelajaran matematika di sekolah dasar masih sering ditemukan rendahnya hasil belajar siswa yang ditandai dengan belum tercapainya ketuntasan belajar sesuai kriteria yang ditetapkan. Kondisi tersebut dapat disebabkan oleh kurangnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan berpikir kritis, serta penggunaan model pembelajaran yang belum mampu mendorong siswa untuk aktif membangun pengetahuannya sendiri. Rendahnya hasil belajar matematika perlu segera mendapat perhatian karena dapat memengaruhi penguasaan konsep-konsep dasar yang menjadi fondasi bagi pembelajaran pada tingkat berikutnya. Oleh karena itu, diperlukan upaya perbaikan melalui penerapan model pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada siswa. Salah satu model yang dinilai mampu meningkatkan hasil belajar matematika adalah Problem Based Learning (PBL), karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pemecahan masalah, berdiskusi, dan menemukan konsep secara mandiri sehingga pemahaman dan hasil belajar siswa dapat meningkat.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas II SD Negeri 030/VIII Wirotho Agung melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang menitikberatkan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, keterampilan pemecahan masalah, serta partisipasi aktif siswa dalam membangun pengetahuan. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi secara berkelanjutan. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas II. Siswa dipilih secara acak tanpa syarat, misalnya melalui undian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas pembelajaran, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif agar diperoleh gambaran penelitian secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar matematika siswa, yang terlihat dari rata-rata nilai pra-tindakan sebesar 58,5 meningkat menjadi 68,2 pada siklus I dan 78,6 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga mengalami peningkatan, dari 30% pada tahap awal menjadi 55% pada siklus I, lalu mencapai 85% pada siklus II. Selain itu, aktivitas belajar siswa berkembang dari kategori cukup menjadi baik, yang menunjukkan meningkatnya keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, model PBL dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.Berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) mampu meningkatkan hasil belajar serta aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar, penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji penerapan model ini pada berbagai materi matematika dan jenjang pendidikan yang berbeda guna memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai efektivitasnya. Selain itu, penelitian mendatang dapat melibatkan jumlah peserta yang lebih banyak dan beragam sehingga hasil penelitian memiliki tingkat keterwakilan yang lebih baik. Kajian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk menelaah pengaruh PBL terhadap berbagai aspek pembelajaran lainnya, seperti kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, komunikasi matematis, dan motivasi belajar siswa. Penelitian berikutnya juga dapat membandingkan efektivitas PBL dengan model pembelajaran inovatif lainnya untuk mengetahui keunggulan masing-masing model dalam mendukung proses pembelajaran. Di samping itu, integrasi PBL dengan pemanfaatan teknologi atau media pembelajaran digital dapat menjadi fokus penelitian guna meningkatkan kualitas dan efektivitas pembelajaran matematika. Dengan demikian, penelitian lanjutan diharapkan mampu memperkuat serta memperluas bukti empiris mengenai penerapan PBL dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbasis Smart Apps Creator (SAC) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Pesawat Sederhana Felma Fitrah Lando; Muhammad Yusuf; Ritin Uloli; Abdul Haris Odja; Citron S Payu
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4561

Abstract

Rendahnya capaian hasil belajar siswa menjadi salah satu alasan dilaksanakannya penelitian ini. Selain itu, diperlukan strategi pembelajaran yang dapat mendorong keikutsertaan siswa secara responsif, memberikan pengalaman belajar yang bermakna, serta selaras dengan kemajuan teknologi dalam bidang pendidikan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pendekatan deep learning berbasis Smart Apps Creator (SAC) terhadap hasil belajar siswa pada materi pesawat sederhana. Subjek penelitian yakni siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Telaga, yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas replikasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan desain eksperimen tipe One Group Pretest-Posttest Design. Teknik analisis data yang diimplementasikan yakni dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, sedangkan pengujian hipotesis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test berbantuan SPSS 27. Selain itu, dilakukan perhitungan N-Gain untuk meninjau peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan perlakuan pembelajaran. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa setelah diimplementasikan pendekatan deep learning berbasis Smart Apps Creator. Ada perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi Wilcoxon Signed Rank Test di bawah 0,05. Nilai posttest kelas eksperimen rata-rata 74,67, sedangkan nilai kelas replikasi 72,06. Selain itu, hasil perhitungan N-Gain yang masuk dalam kategori sedang menunjukkan bahwa pembelajaran yang diimplementasikan cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa integrasi pendekatan deep learning dengan Smart Apps Creator dapat mewujudkan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna, yang pada akhirnya membantu siswa menguasai konsep IPA secara lebih mendalam.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbantuan Quiziz terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Gaya di SMP Kelas VII Sitria Jau; Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Dewi Diana Paramata; Nurhayati Nurhayati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4562

Abstract

Penelitian ini muncul dari permasalahan rendahnya hasil belajar siswa dan belum efektifnya pemahaman konsep gaya dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan guna mengetahui pengaruh pendekatan deep learning berbantuan quiziz terhadap hasil belajar siswa kelas VII pada materi gaya di SMP Negeri 1 Bulango Utara. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen, berupa nonequivalent control group design sebagai rancangan penelitiannya. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 siswa pada kelas eksperimen serta 22 siswa pada kelas kontrol, dengan pemilihan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui tes hasil belajar yang meliputi pretest dan posttest sebanyak 20 soal pilihan ganda dan juga didukung lembar observasi pelaksanaan pembelajaran. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji independent sample t test, serta uji N-Gain, yang dibantu oleh IBM SPSS Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning berbantuan quiziz berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dibandingkan dengan kelas kontrol tanpa quiziz. Sebelum analisis lebih lanjut, dilakukan uji normalitas dan homogenitas. Hasilnya menunjukkan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 78,00, sedangkan kelas kontrol sebesar 68,41. Nilai N-Gain kelas eksperimen mencapai 0,6527, juga lebih tinggi daripada kelas kontrol yang memperoleh nilai 0,4800. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan deep learning berbantuan quiziz mampu meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA.
Penerapan Media Pembelajaran Virtual Laboratory (Phet) terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa pada Materi Zat dan Perubahannya di SMP Kelas VII Nurain Duhe; Tirtawaty Abdjul; Ritin Uloli; Muhammad Yusuf; Nurhayati Nurhayati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Laboratorium Virtual berbasis Physics Education Technology (PhET) terhadap kemampuan literasi sains siswa pada materi zat dan perubahannya di SMP Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri atas satu kelas eksperimen di SMP Negeri 1 Dungaliyo dan tiga kelas replikasi di SMP Negeri 1 Bongomeme dengan jumlah masing-masing 20 siswa pada tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes esai literasi sains, lembar observasi, dan angket respons siswa. Analisis data dilakukan menggunakan uji-t dan indeks N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan laboratorium virtual PhET berpengaruh signifikan terhadap kemampuan literasi sains siswa. Rata-rata nilai meningkat dari 46,5 pada pretest menjadi 90,3 pada posttest, didukung oleh nilai thitung > ttabel sehingga hipotesis alternatif diterima. Nilai N-Gain berada pada kategori tinggi. Peningkatan terjadi pada aspek menjelaskan fenomena ilmiah, mengevaluasi penyelidikan ilmiah, dan menafsirkan data serta bukti ilmiah. Dengan demikian, media PhET efektif digunakan sebagai inovasi pembelajaran IPA untuk meningkatkan literasi sains siswa.
Penerapan Website PhET sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Menumbuhkan Minat Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar pada Pembelajran IPAS Materi Sumber Energi Miftahul Janah; Rizki Zuliani; Yayah Huliatunisa
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4569

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, khususnya materi sumber energi, menjadi permasalahan yang mendorong perlunya inovasi media pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas penggunaan media berbasis website PhET Interactive Simulations dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV SD pada materi sumber energi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas IV B MI. Ainul Yaqin yang dipilih melalui teknik saturated sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket minat belajar berskala Likert 1–3 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Karena data pretest tidak berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Z = −4,799 dengan Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan minat belajar sebelum dan sesudah intervensi. Rata-rata skor minat belajar meningkat dari 23,93 (pretest) menjadi 35,10 (posttest), dengan seluruh 30 siswa menunjukkan peningkatan. Dengan demikian, disimpulkan bahwa penggunaan media website PhET secara signifikan meningkatkan minat belajar siswa kelas IV B MI. Ainul Yaqin pada pembelajaran IPAS materi sumber energi.
Pengaruh Pendekatan Deep Learning Berbasis Media Scratch terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Gaya di SMP Kelas VII Febriyani Puhi; Mursalin Mursalin; Muhammad Yusuf; Nurhayati Nurhayati; Ritin Uloli
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4572

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh metode pembelajaran konvensional yang kurang bervariasi, yang menyebabkan siswa kurang aktif dan mengalami kesulitan untuk memahami konsep IPA.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode pembelajaran mendalam dengan bantuan media Scratch berdampak pada hasil belajar kognitif siswa pada materi gaya di SMP. Menyelesaikan masalah ini, pendekatan deep learning yang dipadukan dengan media Scratch digunakan. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan jenis quasi-eksperimen dan menggunakan desain kelompok kontrol yang tidak sebanding. Penelitian ini melibatkan 28 siswa dari kelas VII SMP Muhammadiyah Batudaa pada tahun ajaran 2025/2026. total sampling digunakan untuk memilih sampel, yang dibagi menjadi kelas kontrol (VII B) dan kelas eksperimen (VII A). Data dikumpulkan melalui lembar observasi proses pembelajaran dan tes pilihan ganda, yang memiliki 20 soal pada tahap pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kedua kelas meningkat berdasarkan uji N-Gain, tetapi kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih besar dengan nilai post-test rata-rata 76,67 dan nilai kontrol 63,46, dengan nilai Sig. (2-tailed) 0,039, yang lebih rendah dari 0,05, yang menunjukkan bahwa Hα diterima. karena itu, telah terbukti bahwa pendekatan pembelajaran mendalam yang dibantu Scratch lebih baik dan lebih efisien daripada pendekatan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Artificial Intelligence (AI) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep IPA pada Siswa SMP Eka Dilla Ahyani Daintau; Dewi Diana Paramata; Abdul Haris Odja; Mursalin Mursalin; Nova Elysia Ntobuo; Frida Maryati Yusuf
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4573

Abstract

Studi ini dilakukan selama semester ganjil tahun ajaran 2025/2026 di SMP Negeri 1 Bulango Selatan. Fokus penelitian adalah bagaimana penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan bantuan AI dapat berdampak pada pemahaman konsep IPA siswa SMP. Eksperimen quasi digunakan untuk melakukan penelitian ini. Penelitian menggunakan desain kelompok kontrol yang tidak sebanding. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bulango Selatan, yaitu kelas VII-1 sebagai kelas eksperimen sebanyak 21 siswa dan kelas VII-2 sebagai kelas kontrol sebanyak 19 siswa. Tes sebelum dan sesudah pembelajaran digunakan untuk mengumpulkan data. Terdapat 25 soal pilihan ganda dalam tes yang mencakup ranah kognitif Taksonomi Bloom dari C1 hingga C6. Pada kelas eksperimen diterapkan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Artificial Intelligence (AI), sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, Mann–Whitney, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan AI dapat meningkatkan pemahaman konsep IPA siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa siswa di kelas eksperimen memiliki peningkatan pemahaman konsep yang lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Oleh karena itu, model PBL berbantuan AI efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji penerapan model ini pada materi dan jenjang pendidikan yang berbeda guna memperkuat temuan penelitian.
Meningkatkan Hasil Belajar lewat Model Team Games Tournament pada Mata Pelajaran Matematika Disekolah Dasar Negeri 202/II Simpang Tebat Kabupaten Bungo Marsya Khainurrisma; Nurbeda Nurbeda; Linda Ayu Pertiwi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4598

Abstract

Penelitian ini berangkat dari problematika laten berupa rendahnya capaian hasil belajar matematika siswa kelas II SDN 202/II Simpang Tebat, Kabupaten Bungo, yang terefleksi dari rerata nilai ulangan harian mencapai 50, belum menyentuh ambang Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sekolah yang ditetapkan pada angka 70. Situasi ini kemudian menjadi dasar urgensi dilakukannya intervensi pedagogis untuk mengerek kualitas proses sekaligus output pembelajaran matematika. Penelitian ini diarahkan untuk mengoptimalkan dinamika pembelajaran lewat pelaksanaan model Team Games Tournament (TGT) berbantuan media papan jurang pada materi operasi hitung penjumlahan dan pengurangan. Penelitian ini menggunakan pePenelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dijalankan secara siklikal dalam dua putaran, dengan rangkaian prosedural meliputi perencanaan, aksi tindakan, observasi, hingga refleksi sebagai mekanisme evaluasi berulang. Subjek penelitian terdiri atas 10 siswa, yang secara komposisional meliputi 4 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Pengumpulan data dilakukan lewat observasi, tes hasil belajar, serta dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif secara simultan. Hasil temuan memperlihatkan bahwa implementasi model Team Games Tournament berbantuan media papan jurang mampu memicu eskalasi partisipasi aktif, intensifikasi motivasi belajar, penguatan kapasitas kolaboratif, serta peningkatan capaian hasil belajar siswa secara nyata. Hal ini tercermin dari kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 68% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa model TGT berbantuan media papan jurang mempunyai efektivitas yang cukup nyata dalam mengakselerasi pemahaman konseptual sekaligus meningkatkan hasil belajar matematika pada jenjang sekolah dasar.
Model Media Pembelajaran Flashcard Berbasis Augmented Reality untuk Meningkatkan Pemahaman Istilah Fisika Materi Tata Surya pada Siswa Tunarungu Sri Alda Rabiasa; Mohamad Jahja; Raghel Yunginger; Abdul Haris Odja; Trisnawaty Junus Buhungo; Supartin Supartin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui efektivitas media pembelajaran Flashcard berbasis Augmented Reality (AR) pada siswa tunarungu di SLB Negeri Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain one-group pre-test post-test. Data dikumpulkan melalui validasi ahli media dan tes pemahaman istilah fisika. Kevalidan media dinilai oleh ahli media menggunakan lembar validasi berbentuk rating scale, sedangkan pemahaman istilah fisika diukur melalui pre-test dan post-test. Setelah pelaksanaan pre-test, siswa mengikuti pembelajaran menggunakan media Flashcard berbasis Augmented Reality (AR), kemudian diberikan post-test untuk mengetahui perubahan pemahaman istilah fisika setelah penggunaan media tersebut. Tes pemahaman istilah fisika pada materi tata surya yang meliputi indikator pengenalan istilah, representasi visual istilah, dan pemahaman makna istilah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman istilah fisika setelah penggunaan media Flashcard berbasis AR. Indikator pengenalan istilah meningkat dari 44% menjadi 83% dengan selisih 39%, representasi visual meningkat dari 60% menjadi 87% dengan selisih 27%, dan pemahaman makna istilah meningkat dari 50% menjadi 80% dengan selisih 30%. Peningkatan tertinggi terdapat pada pengenalan istilah fisika karena media AR membantu siswa memahami istilah melalui Gambar dan objek 3D yang menarik dan konkret. Secara keseluruhan, media Flashcard berbasis AR efektif membantu siswa tunarungu memahami istilah fisika.
Desain Media Animasi untuk Meningkatkan Kemampuan Matematika Peserta Didik SMP pada Materi Listrik Magnet Sulastri Abdulah; Raghel Yunginger; Ritin Uloli; Nova Ntobuo; Mohamad Jahya; Supartin Supartin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4623

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan media pembelajaran animasi pada materi listrik magnet guna meningkatkan kemampuan matematika peserta didik kelas IX SMP Negeri 1 Kabila Bone. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis (analysis), perancangan (Design), pengembangan (Development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran animasi yang dikembangkan memenuhi kriteria sangat valid dengan hasil validasi ahli media sebesar 92,10%. Penerapan media animasi juga memberikan respons positif dari peserta didik serta meningkatkan kemampuan matematika pada berbagai indikator, yaitu kemampuan pemecahan masalah sebesar 85,31%, kemampuan representasi matematika sebesar 80,16%, kemampuan komunikasi dan penalaran matematika sebesar 78%, serta kemampuan koneksi matematika sebesar 73,6%. Dengan demikian, media pembelajaran animasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai alternatif media pembelajaran IPA pada materi listrik magnet untuk mendukung peningkatan kemampuan matematika peserta didik.