cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Solving terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Hukum Dasar Kimia Rizka Luthfiah; Buchori Muslim
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4653

Abstract

Penelitian ini tujuannya menganalisa pengaruhnya model pembelajaran Problem Solving terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada materi hukum dasar kimia. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya menghasilkan strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran kimia sekaligus membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Kajian ini memakai metode Quasi Experimental Design dengan jenis rancangan kajiannya Nonequivalent Control Group Design. Populasinya memakai semua siswa kelas X yang didalamnya ada 11 kelas dengan kuantitas totalnya 383 siswa. Lalu sampelnya memakai kelas X-10 sebagai kelas eksperimennya dan kelas X-11 sebagai kelas kontrolnya. Pengambilan sampelnya memakai Sampling Purposive, yakni mengambil sampel dengan pertimbangan tertentu, mulai dari kedua kelasnya punya kuantitas siswa yang sama dan punya kecakapan kognitif yang setara. Instrumennya guna mengukur keterampilan berpikir kritis siswa memakai instrumen tes esai yang didalamnya ada 14 soal. Data dianalisa memakai dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan uji Mann-Whitney. Hasilnya nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimennya 70,35 lebih baik daripada kelas kontrolnya yang 40,5. Analisa statistiknya memakai uji Mann-Whitney menemui skor signifikansinya 0,000 yang maknanya tidak melebihi α (0,05), alhasil ada perbedaan yang signifikan pada hasil posttest kelas eksperimennya dan kelas kontrolnya. Perolehan kalkulasi effect size nya 73% dengan interpretasi masuk dalam kategori besar. Maknanya bahwasanya model pembelajaran Problem Solving punya pengaruh besar pada pembelajaran kimia terhadap keterampilan berpikir kritis siswanya.
Pengembangan Bahan Ajar Statistika Berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Literasi Statistika Siswa Alffredo Sihombing; Cut Latifah Zahari
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4663

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar statistika berbasis Project Based Learning (PjBL) untuk mendukung literasi statistika siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas tiga validator, satu guru matematika, dan 26 siswa kelas VIII SMP Swasta Methodist-2 Kisaran. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, validasi ahli, angket praktikalitas, dokumentasi, dan penilaian hasil proyek siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan berbentuk modul dengan topik analisis data hobi siswa dan memuat petunjuk penggunaan, tujuan pembelajaran, materi, kegiatan proyek, lembar kerja siswa, rubrik penilaian, serta refleksi. Hasil validasi ahli memperoleh skor rata-rata 3,41 dengan kategori sangat baik. Kepraktisan bahan ajar mencapai 100% menurut guru dan sekitar 92% menurut siswa dengan kategori sangat praktis. Capaian literasi statistika siswa berada pada kategori baik untuk indikator pengumpulan dan penyajian data, sedangkan indikator analisis, penarikan kesimpulan, dan argumentasi berbasis data masih memerlukan pendampingan. Dengan demikian, bahan ajar statistika berbasis PjBL dinyatakan valid, sangat praktis, dan memiliki potensi efektivitas dalam mendukung literasi statistika siswa.
Analisis Learning Obstacles dalam Pemahaman Konsep Operasi Hitung Bilangan Bulat Siswa di UPTD SMP Negeri 2 Pulo Bandring Ida Rosianna Imelda Manalu; Cut Latifah Zahari
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4664

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis learning obstacles dalam pemahaman konsep operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat siswa kelas VII di UPTD SMP Negeri 2 Pulo Bandring. Fokus penelitian meliputi tingkat pemahaman konsep siswa, bentuk hambatan belajar, keterkaitan hambatan dengan kesalahan siswa, serta faktor penyebabnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksploratif dengan subjek utama delapan siswa kelas VII yang dipilih secara purposive berdasarkan variasi hasil tes diagnostik. Data dikumpulkan melalui tes diagnostik, wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta triangulasi data tes, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep siswa masih didominasi oleh pemahaman instrumental dan transisi, sedangkan pemahaman relasional belum tampak secara utuh. Hambatan yang ditemukan meliputi epistemological obstacles, didactical obstacles, dan ontogenic obstacles, dengan epistemological obstacles sebagai hambatan paling dominan. Kesalahan utama siswa berkaitan dengan miskonsepsi bilangan negatif, penggunaan aturan tanda secara mekanis, kesulitan membedakan tanda operasi dan tanda bilangan, serta ketidakmampuan mengaitkan simbol dengan konteks. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran bilangan bulat perlu dirancang secara kontekstual, menggunakan representasi konkret, dan memberi ruang bagi siswa untuk menjelaskan proses berpikir matematisnya.
Pengembangan dan Standarisasi Instrumen Berpikir Kritis Matematis dan Self-Confidence Siswa Gharitza Zahira Shofa; Flavia Aurelia Hidajat; Mimi Nur Hajizah; Pinta Deniyanti Sampoerno
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4667

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil standarisasi instrumen tes kemampuan berpikir kritis dan skala self-confidence siswa pada materi persamaan garis lurus kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan sampel sebanyak 31 responden di SMP swasta Bekasi. Prosedur penelitian mencakup validasi kualitatif melalui expert judgment oleh tiga akademisi dan validasi kuantitatif melalui uji coba empiris. Hasil validasi isi menggunakan koefisien Aiken’s V menunjukkan nilai antara  untuk instrumen tes dan  untuk instrumen non-tes, yang mengategorikan keduanya dalam klasifikasi sangat valid. Berdasarkan uji validitas empiris, seluruh butir soal tes (8 butir) dan angket (15 butir) dinyatakan valid dengan nilai . Pengujian reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha menghasilkan nilai  untuk instrumen tes dan  untuk instrumen non-tes, yang menunjukkan tingkat konsistensi tinggi. Simpulan dari penelitian ini adalah instrumen kemampuan berpikir kritis dan self-confidence yang dikembangkan telah memenuhi syarat validitas dan reliabilitas yang ketat, sehingga layak digunakan sebagai perangkat evaluasi yang akurat dalam pembelajaran matematika untuk meminimalkan bias pengukuran dan memastikan ketepatan alat ukur.
Model Pembelajaran Integratif Berbasis TPACK terhadap Penerapan Prosedur dan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Reaksi Reduksi Oksidasi Kimia Kelas XII SMA Rini Trisno Wulan Tantri; Andi Mariono; Fajar Arianto
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4670

Abstract

Rendahnya kemampuan siswa dalam menghubungkan konsep reaksi reduksi oksidasi dengan prosedur penyelesaian masalah menuntut desain pembelajaran yang menyatukan konten, pedagogi, dan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh model pembelajaran integratif berbasis Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) terhadap kemampuan berpikir kritis dan penerapan prosedural siswa pada materi redoks. Penelitian dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group. Sampel ditentukan melalui purposive sampling dengan melibatkan 71 siswa kelas XII SMA Negeri 1 Sooko Mojokerto, terdiri atas 36 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol. Kelas eksperimen memperoleh pembelajaran integratif berbasis TPACK melalui kegiatan mendeskripsikan fenomena redoks, membandingkan pola bilangan oksidasi, menjelaskan hubungan konsep, merumuskan hipotesis, dan menyusun generalisasi dengan bantuan media digital serta lembar kerja terstruktur. Instrumen penelitian meliputi tes berpikir kritis berbasis indikator inferensi, asumsi, deduksi, interpretasi, dan evaluasi argumen, serta tes penerapan prosedural penyetaraan redoks. Hasil telaah rancangan menunjukkan bahwa integrasi fase pembelajaran, media digital, dan rubrik prosedural menghasilkan kerangka intervensi yang lebih terarah untuk melatih penalaran kritis dan ketepatan langkah penyetaraan reaksi. Data empiris tetap perlu dilengkapi melalui uji normalitas, homogenitas, independent samples t-test, dan ukuran efek agar pengaruh model dapat disimpulkan secara statistik. Penelitian selanjutnya direkomendasikan menerapkan rancangan ini pada sampel yang lebih luas, membandingkan beberapa jenis media digital, serta menambahkan analisis indikator untuk mengidentifikasi tahap berpikir dan prosedur yang paling berkembang.
E-Book Interaktif Berbasis Problem Based Learning untuk Meningkatkan HOTS dan Berpikir Kritis Siswa SMP MIPA: SLR Agnes Ike Wicaksari; Andi Mariono; Fajar Arianto
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4671

Abstract

Rendahnya kemampuan bernalar, mengevaluasi informasi, dan memecahkan masalah MIPA pada siswa SMP menunjukkan perlunya inovasi bahan ajar digital yang terarah. Pembelajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam pada jenjang SMP memerlukan bahan ajar digital yang tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga mengaktifkan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan mensintesis bukti tentang e-book interaktif berbasis Problem Based Learning untuk meningkatkan higher order thinking skills dan berpikir kritis siswa SMP dalam pembelajaran MIPA. Penelitian menggunakan systematic literature review dengan pelaporan mengacu pada PRISMA 2020. Penelusuran dilakukan pada artikel terbit tahun 2017 sampai 2025 melalui portal jurnal, Garuda, DOAJ, dan penelusuran DOI menggunakan kombinasi kata kunci e-book interaktif, e-module, Problem Based Learning, higher order thinking skills, critical thinking, science, mathematics, dan junior high school. Sebanyak 62 rekaman teridentifikasi, 45 rekaman disaring setelah penghapusan duplikasi, 21 artikel ditelaah penuh, dan 16 studi dianalisis secara naratif. Hasil sintesis menunjukkan bahwa integrasi e-book atau media digital interaktif dengan tahapan Problem Based Learning konsisten mendukung peningkatan berpikir kritis, HOTS, literasi sains, dan aktivitas pemecahan masalah. Keunikan penelitian ini terletak pada pemetaan terpadu antara fitur media, sintaks Problem Based Learning, luaran HOTS, berpikir kritis, dan konteks MIPA SMP. Disimpulkan bahwa e-book interaktif berbasis Problem Based Learning relevan untuk pembelajaran MIPA SMP, namun penelitian lanjutan perlu memperkuat desain eksperimen dan memperluas implementasi pada materi Matematika.
Analisis Kesalahan Siswa pada Materi Fungsi Kuadrat Berdasarkan Teori Kastolan dan Tahap Pemecahan Masalah Polya Hayu Susilowati; Sintha Sih Dewanti; Sumbaji Putranto
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4693

Abstract

Kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat perlu dianalisis karena materi ini tidak hanya menuntut kemampuan melakukan perhitungan, tetapi juga pemahaman konsep, penyusunan strategi penyelesaian, dan kemampuan menafsirkan hasil. Analisis kesalahan penting dilakukan untuk mengetahui letak kesulitan siswa secara lebih mendalam sehingga dapat menjadi dasar perbaikan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan dan tahap pemecahan masalah Polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 6 siswa kelas X MAN 1 Sleman yang dipilih berdasarkan variasi jenis kesalahan. Data diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan jenis kesalahan paling dominan sebesar 46,15%, diikuti kesalahan prosedural sebesar 43,59%, dan kesalahan teknis sebesar 10,26%. Kesalahan konseptual tampak pada ketidakmampuan siswa memahami makna fungsi kuadrat dalam konteks masalah, menentukan titik puncak, nilai minimum, dan unsur-unsur fungsi kuadrat. Kesalahan prosedural muncul dalam bentuk langkah penyelesaian yang tidak runtut, prosedur yang tidak lengkap, dan tidak adanya pemeriksaan kembali. Kesalahan teknis meliputi kesalahan operasi hitung, penulisan simbol, dan penyederhanaan aljabar. Berdasarkan tahap Polya, kesalahan konseptual banyak terjadi pada tahap memahami masalah dan merencanakan penyelesaian, sedangkan kesalahan prosedural dominan pada tahap melaksanakan rencana dan memeriksa kembali. Integrasi teori Kastolan dan tahap Polya memberikan gambaran lebih komprehensif mengenai karakteristik kesalahan siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas strategi pembelajaran yang berorientasi pada penguatan pemahaman konsep, ketepatan prosedur, dan pembiasaan memeriksa kembali jawaban pada materi fungsi kuadrat.
Efektivitas Experiential Learning Berbantuan Audiobook dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Suhu dan Kalor Haura Ratu Adzra; Iwan Permana Suwarna
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4733

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Namun, pembelajaran fisika masih didominasi oleh hafalan rumus dan penyelesaian soal secara prosedural sehingga pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan model Experiential Learning berbantuan audiobook terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi suhu dan kalor. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain counterbalance pretest-posttest control group. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan 64 siswa kelas XI di salah satu SMA Negeri di Jakarta. Data dikumpulkan menggunakan tes kemampuan berpikir kritis dan dianalisis menggunakan normalized gain (N-gain), uji Mann–Whitney U, dan effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Experiential Learning berbantuan audiobook menunjukkan tingkat efektivitas yang berbeda pada materi suhu dan kalor. Pada materi kalor diperoleh perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol (p = 0,003; Cohen's d = 0,757), sedangkan pada materi suhu perbedaannya belum signifikan (p = 0,066) meskipun memiliki effect size kategori sedang (Cohen's d = 0,502). Temuan ini menunjukkan bahwa model Experiential Learning berbantuan audiobook efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa dengan efektivitas yang bervariasi sesuai karakteristik materi. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan instrumen dengan jumlah butir soal yang lebih banyak serta durasi intervensi yang lebih panjang agar pengukuran kemampuan berpikir kritis dapat dilakukan secara lebih mendalam.
Efektivitas Penggunaan Media Game Edukatif Baamboozle terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Pembelajaran Matematika Kelas III di MIN 21 Aceh Barat Nisrina Nisrina; Rina Rahmi; Marhamah Marhamah
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4743

Abstract

Temuan awal menunjukkan semangat belajar matematika siswa masih rendah karena pembelajaran konvensional tanpa media interaktif. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas media game edukatif Baamboozle dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas III MIN 21 Aceh Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain yang digunakan adalah Pre-Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest Design. Sebanyak 9 siswa menjadi populasi sekaligus sampel melalui teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan angket motivasi skala Likert 4 poin serta observasi aktivitas guru dan siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil analisis menunjukkan secara statistik tidak terdapat perbedaan signifikan antara motivasi belajar sebelum dan sesudah perlakuan, dengan nilai T hitung = 7 > T tabel = 4 (α = 0,05). Dengan demikian, H₀ diterima. Rata-rata skor motivasi siswa meningkat sebesar 2,31 poin, dari 84,02 menjadi 86,33. Sebanyak 7 dari 9 siswa (77,8%) mengalami peningkatan motivasi. Perhitungan effect size menggunakan rank biserial correlation menghasilkan nilai r = 0,806 yang tergolong kategori besar. Hasil observasi menunjukkan aktivitas guru mencapai 98,33% (sangat baik) dan aktivitas siswa mencapai 83,93% (baik). Kesimpulan penelitian ini adalah meskipun hasil uji statistik tidak signifikan, media Baamboozle secara praktis memiliki pengaruh besar dalam menciptakan pembelajaran matematika yang lebih interaktif, menyenangkan, dan melibatkan siswa secara aktif.
Model Product Based Learning dalam Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Kemampuan Menganalisis dan Mengkreasi Poster Siswa SMP: Sebuah Systematic Literature Review Asep Gosaki Nata Miharja; Mustaji Mustaji; Utari Dewi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4759

Abstract

Pembelajaran IPA SMP membutuhkan strategi yang mampu menguatkan kemampuan menganalisis dan mengkreasi melalui aktivitas autentik, bukan sekadar hafalan konsep. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model Product Based Learning dalam pembelajaran IPA untuk meningkatkan kemampuan menganalisis dan mengkreasi poster siswa SMP. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review dengan tahapan identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi artikel mengacu pada prinsip PRISMA. Artikel yang dikaji berasal dari publikasi tahun 2016-2026 melalui Google Scholar, ERIC, DOAJ, ScienceDirect, dan Crossref. Kriteria inklusi mencakup kajian tentang pembelajaran berbasis produk atau proyek pada IPA/sains/STEM, kemampuan menganalisis, kreativitas, pembuatan poster atau produk visual, serta konteks pendidikan dasar-menengah. Dari 125 dokumen awal, 25 artikel dinyatakan relevan untuk dianalisis secara tematik. Hasil sintesis menunjukkan bahwa Product Based Learning mendukung kemampuan menganalisis karena siswa diarahkan mengidentifikasi masalah, menyeleksi informasi, menghubungkan data dengan konsep IPA, dan menyusun argumen ilmiah sebelum menghasilkan produk. Poster sebagai produk belajar memperkuat kemampuan mengkreasi karena menuntut siswa merancang pesan, memilih representasi visual, mengatur komposisi, dan merevisi produk berdasarkan umpan balik. Kajian ini merekomendasikan penelitian lanjutan berupa pengembangan perangkat ajar poster IPA, uji efektivitas pada kelas nyata, serta kajian komparatif antara poster manual dan digital.