cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 434 Documents
Pengembangan Media Gamifikasi Menggunakan Scratch untuk Meningkatkan Computational Thinking Skill pada Materi Ipas Siswa Kelas V Sdn 100619 Janjimanaon Safrina Harahap; Safril Abidin Hasibuan; Wahyuni Safitri Burhan; Hamka Hamka
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4508

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis gamifikasi menggunakan Scratch guna meningkatkan kemampuan computational thinking pada materi Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) siswa kelas V SDN 100619 Janjimanaon. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas 25 siswa kelas V SDN 100619 Janjimanaon. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes kemampuan computational thinking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media gamifikasi berbasis Scratch memperoleh tingkat kelayakan sebesar 92,5% dari ahli materi dan 94,2% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Hasil angket respon siswa menunjukkan persentase sebesar 91,6% dengan kategori sangat baik. Selain itu, penggunaan media gamifikasi berbasis Scratch mampu meningkatkan kemampuan computational thinking siswa yang ditunjukkan oleh peningkatan nilai rata-rata pretest dari 58,4 menjadi 84,2 pada posttest. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,62 termasuk dalam kategori sedang. Peningkatan juga terlihat pada kemampuan pemecahan masalah, berpikir logis, dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, media gamifikasi berbasis Scratch efektif digunakan sebagai inovasi pembelajaran IPAS untuk meningkatkan kemampuan computational thinking siswa sekolah dasar.
Analisis Perspektif Siswa pada Penggunaan ChatGPT sebagai Media Pembelajaran Matematika Fase F di SMA Negeri 30 Jakarta Ervina Lutfiyati; Indar Prabowo; Wahyu Setyaningrum
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif siswa terhadap penggunaan ChatGPT dalam pembelajaran matematika tingkat lanjut di SMA Negeri 30 Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan 62 siswa kelas XII yang dipilih secara purposive dari kelompok pengguna aktif ChatGPT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan tes esai pada materi limit, turunan, dan integral. Analisis difokuskan pada empat dimensi, yaitu kegunaan, kemudahan, niat perilaku, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki perspektif positif terhadap ChatGPT sebagai alat bantu pembelajaran yang praktis, terutama dalam membantu penyelesaian soal, memahami materi, dan memperoleh ide. Namun, terdapat variasi tingkat kepercayaan yang menunjukkan bahwa penggunaan ChatGPT tidak selalu diikuti dengan pemahaman konsep yang mendalam. Sebagian besar siswa menunjukkan sikap kritis dengan melakukan verifikasi dan revisi terhadap jawaban yang diperoleh. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru dalam membimbing penggunaan teknologi berbasis kecerdasan buatan secara kritis dan efektif agar tetap mendukung pengembangan pemahaman konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengembangan AR-PBL Worksheet untuk Meningkatkan Penalaran Kritis dan Kolaborasi Siswa Kelas VIII dalam Pembelajaran Sistem Peredaran Darah Fatma Dewi Fitriatus Solichah; Bachtiar Sjaiful Bachri; Utari Dewi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4551

Abstract

Pembelajaran sistem peredaran darah di kelas VIII SMP membutuhkan media yang mampu mengonkretkan struktur jantung, pembuluh darah, dan mekanisme gangguan peredaran darah yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan menghasilkan AR-PBL Worksheet yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan penalaran kritis serta kolaborasi siswa pada materi sistem peredaran darah. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analyze, design, develop, implement, dan evaluate. Produk yang dikembangkan berupa worksheet cetak berisi QR code yang menghubungkan siswa dengan konten Augmented Reality berupa model tiga dimensi jantung dan simulasi penyumbatan pembuluh darah, disertai aktivitas Problem-Based Learning berbasis kasus hipertensi. Validitas produk dinilai oleh ahli rencana pembelajaran, ahli materi, ahli media, dan ahli bahan penyerta, sedangkan kepraktisan diuji melalui uji coba satu-satu dan kelompok kecil. Efektivitas penalaran kritis dianalisis melalui pretest-posttest, N-Gain, dan perbandingan dengan kelas konvensional, sedangkan kolaborasi diamati menggunakan rubrik observasi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata validitas sebesar 97,95% dengan kategori sangat valid dan kepraktisan sebesar 94,79% dengan kategori sangat praktis. Nilai N-Gain penalaran kritis sebesar 0,527 berada pada kategori sedang, hasil posttest kelas AR-PBL secara signifikan lebih tinggi daripada kelas konvensional, dan kolaborasi siswa mencapai 93,75% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, AR-PBL Worksheet layak digunakan sebagai inovasi pembelajaran IPA berbasis teknologi dan masalah autentik. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk menguji efektivitas produk pada jumlah siswa dan sekolah yang lebih luas, dengan durasi implementasi yang lebih panjang, serta mengkaji retensi pemahaman konsep dan kemandirian belajar siswa.
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis PBL Berbantuan Liveworksheet untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran dan Komunikasi Matematis Siswa pada Materi Statistika SMK Merry Merry; Yumiati Yumiati; Endang Wahyuningrum
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4310

Abstract

Kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa SMK masih tergolong rendah, terlebih pada materi statistika yang menuntut kemampuan analisis data dan penyampaian argumen yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar interaktif berbasis Problem based learning (PBL) berbantuan Liveworksheet yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran dan komunikasi matematis siswa SMK pada materi statistika. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang diadaptasi dari model Borg & Gall melalui sembilan tahapan. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas X dan 20 siswa kelas XII program Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT) SMK Negeri 4 Anambas, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data mencakup lembar validasi ahli, angket respon siswa dan guru, serta soal pre-test-posttes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar interaktif mencapai rata-rata skor validasi 4,89 (sangat valid), tingkat kepraktisan 91,96% (sangat praktis), peningkatan kemampuan penalaran matematis dengan N-Gain 75,09% (efektif, sig. 0,000076<0,05), dan kemampuan komunikasi matematis dengan N-Gain 77,47% (efektif, sig. 0,000021<0,05). Disimpulkan bahwa bahan ajar interaktif berbasis PBL berbantuan Liveworksheet layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika di SMK dan berimplikasi pada perlunya adopsi bahan ajar berbasis teknologi dalam pembelajaran matematika kejuruan.
Penerapan Model Learning Cycle E untuk Meningkatkan Keaktifan dan Prestasi Belajar Kelas XI TKR pada Mata Pelajaran Praktik Chasis Kendaraan Ringan Mohammad Baron Fadillah; Hasan Ismail; Dani Irawan; Erwin Komara Mindarta
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Praktik Chasis Kendaraan Ringan di SMK. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya partisipasi aktif siswa serta capaian hasil belajar praktik otomotif yang masih belum optimal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest design. Sampel penelitian terdiri atas 36 siswa kelas XI TKR 3 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar (pretest-posttest), lembar observasi keaktifan siswa, dan dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal, sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa secara signifikan setelah diterapkannya model Learning Cycle 5E dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 82,80 pada pretest menjadi 86,14 pada posttest. Selain itu, penerapan model pembelajaran ini juga mampu meningkatkan keaktifan siswa selama proses praktik berlangsung. Analisis N-Gain menunjukkan skor sebesar 0,20 yang termasuk kategori rendah, dipengaruhi oleh tingginya kemampuan awal siswa sebelum perlakuan diberikan. Dengan demikian, model pembelajaran Learning Cycle 5E terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran praktik otomotif melalui pendekatan pembelajaran yang aktif, konstruktivistik, dan berorientasi pada siswa.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Papan Susun Perkalian terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Sekolah Dasar Fitri Rohmatul Aulia; Hafiziani Eka Putri; Wina Mustikaati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4456

Abstract

Permasalahan dalam penelitian didasari pada rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sekolah dasar. Siswa seringkali mengalami kesulitan dalam memahami isi materi pembelajaran yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh serta peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis melalui penggunaan model Problem Based Learning (PBL) yang di kombinasikan dengan media Papan Susun Perkalian. Penelitian ini menerapkan metode pendekatan kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Partisipan dalam penelitian ini terdiri atas 56 siswa yang dijadikan sampel melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan mengguakan instrument tes berupa esai yang terdiri atas lima soal guna mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dan instrument non-tes berupa dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Papan Susun Perkalian lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menunjukkan peningkatan sebesar 67% setelah model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Papan Susun Perkalian diterapkan. Model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Papan Susun Perkalian dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan matematis siswa Pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL) berbantuan Papan Susun Perkalian memberikan pengaruh sebesar 67% terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sedangkan sisanya sebesar 33% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Oleh karena itu, peneliti selanjutnya disarankan untuk mengkaji lebih lanjut faktor-faktor lainnya yang dapat memengaruhi kemampuan pemecahan masalah matematis siswa agar diperoleh hasil penelitian yang lebih komprehensif.
Penalaran Murid SMP dalam Menyelesaikan Soal Persegi Panjang Tipe Tes Kemampuan Akademik (TKA) Irene Yusfia Ramadhani; Puguh Darmawan
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4458

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penalaran murid kelas IX dalam menyelesaikan soal persegi panjang tipe Tes Kemampuan Akademik (TKA) berdasarkan level kompetensi TKA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua murid kelas IX yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah soal tes, pedoman wawancara semi terstruktur, rubrik indikator penalaran TKA, dan alat rekam. Pengumpulan data dilakukan melalui tes uraian dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data interaktif Miles dan Huberman, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, analisis hasil temuan, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam bernalar kedua subjek mencapai seluruh indikator level 1/Pengetahuan dan Pemahaman dan level 2/Aplikasi. Pada level 3, kedua subjek mampu mencapai indikator menganalisis, memecahkan masalah, dan mengevaluasi, namun tidak mampu mencapai indikator menyimpulkan dan menggeneralisasi. Temuan ini menunjukkan adanya faktor yang memengaruhi ketercapaian indikator penalaran. Indikator menganalisis, memecahkan masalah, dan mengevaluasi dapat dicapai kedua subjek karena mampu membangun model matematika yang tepat dan menggunakannya sebagai dasar penilaian logis terhadap kebenaran setiap pernyataan Sementara, indikator menyimpulkan dan menggeneralisasi tidak mampu dicapai kedua subjek karena tidak terbiasa menuliskannya dalam menyelesaikan soal dan merumuskannya dalam bentuk pernyataan matematis yang berlaku umum. 
Systematic Literature Review: Tren, Tantangan, dan Transformasi Penelitian Kurikulum dalam Pendidikan Matematika Abad ke-21 Ilyas Reski Aziz; Fitriani Hasibuan; Rahmad Mulia Abdi Lubis; Rahmat Badawi; Roma Suganda Batu Bara; Fadilla Sri Utami Siregar; Ahmad Nizar Rangkuti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4480

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan integrasi teknologi, pengembangan keterampilan abad ke-21, serta inovasi kurikulum yang adaptif terhadap perubahan global. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kurikulum perlu terus dikaji agar mampu menjawab kebutuhan pendidikan modern yang menekankan kreativitas, berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, serta literasi digital. Namun, kajian mengenai kurikulum dalam pendidikan abad ke-21 masih tersebar dalam berbagai fokus penelitian, sehingga diperlukan telaah sistematis untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh. Oleh karena itu, kajian ini bertujuan guna menganalisis perkembangan penelitian kurikulum dalam pendidikan abad ke-21 melalui pendekatan Systematic Literature Review. Data penelitian diperoleh dari basis data Scopus, ERIC, Google Scholar, dan ScienceDirect dengan rentang publikasi tahun 2020 hingga 2026 menggunakan protokol PRISMA. Proses seleksi menghasilkan 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi yang meliputi artikel jurnal dan prosiding tahun 2020–2026 yang mengkaji kurikulum pendidikan abad ke-21, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan terindeks Sinta atau Scopus guna dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tren kajian kurikulum abad ke-21 mengalami peningkatan signifikan dengan fokus utama pada integrasi teknologi, penguatan kompetensi guru, serta penerapan kurikulum berbasis proyek dan kompetensi. Pendekatan penelitian yang dominan adalah metode kualitatif. Selain itu, ditemukan bahwa implementasi kurikulum masih menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan guru, dan kesenjangan kualitas pendidikan. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya kesenjangan antara konsep dan praktik, terutama pada aspek implementasi dan evaluasi kurikulum. Dengan demikian, penguatan kompetensi guru, pengembangan model evaluasi yang adaptif, dan dukungan sistem pendidikan yang terintegrasi menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan implementasi kurikulum abad ke-21. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya kajian literatur mengenai tren dan tantangan pengembangan kurikulum pada era pendidikan modern.
Multimedia Interaktif Berbasis Google Sites untuk Meningkatkan Pemecahan Masalah Matematis dan Kemandirian Belajar Bayu Gunarto; Abdul Mujib
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4535

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif berbasis Google Sites serta menganalisis validitas, kepraktisan, dan keefektifannya dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis dan kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan subjek 36 peserta didik kelas XI SMA Negeri 2 Kisaran. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan, tes kemampuan pemecahan masalah matematis, dan angket kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif berbasis Google Sites dinyatakan sangat layak dengan skor validasi rata-rata 3,63 dari 4,00 dan sangat praktis dengan persentase kepraktisan sebesar 88,5%. Keefektifan media ditunjukkan oleh peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis dengan nilai N-Gain sebesar 0,59 serta peningkatan kemandirian belajar peserta didik sebesar 18,3%. Dengan demikian, multimedia pembelajaran interaktif berbasis Google Sites layak digunakan sebagai media pembelajaran matematika yang interaktif dan mendukung kemandirian belajar peserta didik.
Analisis Kebutuhan Pengembangan E-LKPD Berbasis REACT untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Hesti Suliastiningrum; Sukmawati Sukmawati; Andi Husniati
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan E-LKPD berbasis REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transferring) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik SMP. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru matematika dan 91 peserta didik kelas VII di SMP Negeri 53 Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket berbasis google form. Data kualitatif dianalisis secara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan data kuantitatif dianalisis menggunakan persentase. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa pembelajaran matematika masih didominasi metode ceramah dan latihan soal rutin sehingga keterlibatan aktif peserta didik belum optimal. Hasil analisis kebutuhan peserta didik menunjukkan adanya kesulitan dalam memahami matematika dan menyelesaikan masalah matematis. Peserta didik mengharapkan pembelajaran yang interaktif dan kontekstual, serta menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap pengembangan E-LKPD sebanyak 89,2% dengan fitur interaktif, gambar dan video pembelajaran. Analisis kebutuhan guru menunjukkan perlunya bahan ajar digital yang interaktif, kontekstual dan mampu mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah. Selain itu, peserta didik menunjukkan kesiapan yang tinggi dalam penggunaan perangkat pembelajaran digital ditunjukkan dengan kepemikikan smartphone sebanyak 96,8%, akses internet sebanyak 95,7%. Berdasarkan hal tesebut, pengembangan E-LKPD berbasis REACT dinilai relevan dan diperlukan untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih kontekstual, interaktif dan berpusat pada peserta didik serta berpotensi meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis.