cover
Contact Name
Syarifuddin
Contact Email
bimaberilmu@gmail.com
Phone
+6285290880751
Journal Mail Official
jagomipa@gmail.com
Editorial Address
Jalan Lintas Sumbawa, desa Leu, RT. 009, RW. 004, Bolo, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
ISSN : 27976475     EISSN : 27976467     DOI : https://doi.org/10.53299/jagomipa.v1i1
Core Subject : Science, Education,
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA memiliki e-ISSN: 2797-6467 dan p-ISSN: 2797-6475, menerbitkan jurnal hasil kajian teori dan penelitian pada pendidikan matematika dan IPA, baik hasil kajian dan penelitian pendidikan secara umum maupun hasil kajian dan penelitian pembelajaran dalam bidang pendidikan matematika dan IPA. JagoMIPA menerima artikel yang sesuai dengan ketentuan maupun template yang sudah disediakan oleh pengelola. JagoMIPA adalah jurnal akses terbuka dibawah naungan Yayasan Pendidikan Bima Berilmu yang bertujuan menyebarkan keilmuan dan inovasi pendidikan dan pembelajaran yang dapat dimanfaatkan dan menunjang kegiatan dosen, guru, mahasiswa, maupun praktisi pendidikan lainnya dibidang pendidikan matematika dan IPA.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 457 Documents
Pengaruh Metode Eksperimen Berbantu Lemon Battery Materi Energi Listrik terhadap Prestasi Belajar IPAS Siswa Kelas V Pitri Dewi Wulandari; Jumrodah Jumrodah; Muhammad Syabrina
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5047

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen berbantuan baterai lemon terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas V di MIN 4 Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas V-B sebagai kelas eksperimen dengan 23 siswa dan kelas V-A sebagai kelas kontrol dengan 24 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen tes yang mencakup topik energi listrik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan uji-t sampel independen independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama penerapan metode eksperimen memperoleh persentase rata-rata sebesar 92,5% dengan kategori sangat baik. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, metode eksperimen berbantuan baterai lemon berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa pada materi energi listrik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran di sekolah dasar melalui penerapan metode yang lebih inovatif, aktif, dan berbasis pengalaman langsung, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS.
Pengembangan Buku Saku Biologi Berbasis Problem Based Learning (PBL) sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa Kelas XI Semester Genap di SMA Nurul Yaqin Proppo Pamekasan M. Royyan; Moch. Haikal; Lukluk Ibana
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5073

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada keterbatasan fasilitas perpustakaan dan buku paket pelajaran biologi yang membuat proses pembelajaran menjadi kurang optimal dan cenderung pasif. Kurangnya fasilitas buku paket dan perpustakaan menghambat pemahaman siswa dalam pelajaran Biologi. Solusinya adalah mengembangkan media pembelajaran inovatif dan praktis yang mendorong siswa belajar secara aktif dan mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan serta kepraktisan bahan ajar berupa buku saku biologi berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk siswa kelas XI semester genap di SMA Nurul Yaqin Proppo Pamekasan.  Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE diterapkan untuk memandu seluruh proses penelitian, mulai dari tahap analisis hingga evaluasi. Evaluasi tingkat kelayakan dan kepraktisan produk didasarkan pada analisis deskriptif terhadap data hasil validasi ahli media, ahli materi, serta angket keterterapan dari guru dan siswa. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli serta angket respon guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku saku yang dikembangkan dinyatakan sangat layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 79% dan ahli materi sebesar 88%. Selanjutnya, uji kepraktisan oleh guru mata pelajaran biologi memperoleh skor sebesar 97,36% (sangat layak) , serta uji respon dari siswa memperoleh rata-rata skor sebesar 80% (sangat layak). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku saku biologi berbasis PBL ini sangat layak dan praktis digunakan sebagai media penunujang pembelajaran aktif dan mandiri siswa. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menguji efektivitas buku saku berbasis PBL secara eksperimental dengan cakupan sampel yang lebih luas dan bervariasi. Pengembangan media juga dapat diperluas dengan mengintegrasikan teknologi digital interaktif untuk memaksimalkan efektivitas serta kemandirian belajar siswa.
Implementasi Pembelajaran Mendalam melalui Metode SCAMPER untuk Meningkatkan Kreativitas Siswa Sekolah Dasar pada Materi IPA Susi Winarni; Diana Vivanti; Irwanto Irwanto
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5158

Abstract

Kreativitas merupakan kecakapan abad ke-21 yang mendesak untuk dikembangkan sejak jenjang sekolah dasar, namun praktik pembelajaran yang dominan berpusat pada guru dan berorientasi hafalan masih menghambat pengembangannya. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) melalui metode SCAMPER terhadap kreativitas siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe One Group Pre-test Post-test. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas IV, dengan 23 siswa yang memiliki data lengkap diikutsertakan dalam analisis. Instrumen pengukuran berupa tugas menggambar terbuka bertema pelestarian lingkungan (estimasi waktu 35 menit) yang dinilai oleh dua rater menggunakan rubrik empat indikator (originality, elaboration, fluency, flexibility) berskala 1–4. Siswa dibagi menjadi empat kelompok belajar (masing-masing 5–6 anggota) untuk mengikuti sesi pembelajaran mendalam berbasis SCAMPER melalui empat tahapan: orientasi, eksplorasi SCAMPER, kreasi, dan refleksi. Analisis data menggunakan Jamovi pada taraf signifikansi 0,05, meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan Paired Sample t-test. Hasil menunjukkan peningkatan kreativitas yang signifikan dengan t(22) = 6,42 (p < 0,05) dan Cohen's d = 0,78 (kategori besar). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran mendalam melalui metode SCAMPER efektif meningkatkan kreativitas siswa sekolah dasar dan dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran inovatif di kelas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam, menggunakan kelompok kontrol atau desain eksperimen yang lebih kuat, serta menguji keberlanjutan peningkatan kreativitas siswa dalam jangka waktu yang lebih panjang.
Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) terhadap Minat dan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Pengukuran Panjang dan Berat Siti Nahdiyah; Fitri Aida Sari; Fara Virgianita Pangadongan; Sukriadi Sukriadi; Diastin Anis Sugiri
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5175

Abstract

Pembelajaran matematika yang masih didominasi oleh metode konvensional menyebabkan minat dan motivasi belajar siswa pada materi pengukuran panjang dan berat belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan minat dan motivasi belajar antara siswa yang menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) dan pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain nonequivalent control group. Sampel terdiri dari 25 siswa kelas eksperimen (III A) dan 25 siswa kelas kontrol (III D) yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen berupa angket minat dan motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test pada data minat belajar dan Mann-Whitney U Test pada data motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi minat belajar sebesar 0,411 dan motivasi belajar sebesar 0,322 yang keduanya lebih besar dari 0,05, sehingga tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara siswa yang belajar menggunakan model TGT dan pembelajaran konvensional. Ketidaksignifikanan hasil ini dipengaruhi oleh kebaruan model bagi siswa, keterbatasan waktu pembelajaran, perbedaan karakteristik siswa, dan peran guru dalam merancang dan mengelola pembelajaran. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk menerapkan model pembelajaran TGT dengan durasi perlakuan yang lebih panjang dan pengelolaan pembelajaran yang lebih optimal sesuai karakteristik siswa.
Analisis Concept Image Siswa Kelas XI SMA pada Materi Matriks melalui Model Pembelajaran Discovery Learning Syiskha Masfupah; Muhammad Daut Siagian; Rikayanti Rikayanti
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.4801

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis concept image siswa kelas XI pada materi matriks melalui pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan dilaksanakan pada salah satu kelas XI SMA Negeri 2 Cibitung tahun ajaran 2025/2026. Pemilihan subjek penelitian dilakukan secara purposive sampling berdasarkan hasil tes concept image yang telah diperoleh. Selanjutnya, dipilih enam siswa yang mewakili kategori tinggi, sedang, dan rendah. Data diperoleh melalui tes concept image dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa concept image siswa pada materi matriks tampak melalui tiga indikator, yaitu gambaran mental, proses-proses, dan sifat-sifat. Concept image yang utuh terlihat ketika siswa mampu merepresentasikan informasi ke dalam bentuk matriks, menjelaskan makna baris, kolom, dan ordo, menentukan syarat operasi, menyusun prosedur penyelesaian secara sistematis, serta menggunakan konsep transpose dan kesamaan matriks secara tepat. Sebaliknya, concept image yang belum utuh tampak ketika siswa hanya menuliskan prosedur atau hasil akhir tanpa tahu alasan konseptual yang jelas. Dengan demikian, pembelajaran Discovery Learning menjadi konteks yang memberi ruang bagi siswa untuk membangun makna konsep matriks meskipun kedalaman concept image setiap siswa masih berbeda-beda. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian selanjutnya disarankan untuk meninjau faktor afektif siswa agar perbedaan kedalaman concept image dapat dipahami secara lebih menyeluruh.
Pengukuran Intensitas Cahaya Menggunakan Luxmeter, Arduino Uno, dan Aplikasi Phyphox Sri Fitri Solihah; Neneng Windayani; Ateng Supriyatna
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5132

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen komparatif. Penelitian dilakukan untuk membandingkan hasil pengukuran intensitas cahaya menggunakan tiga instrumen yang berbeda, yaitu luxmeter sebagai instrument standar, Arduino Uno yang dilengkapi sensor LDR (Light Dependent Resistor), dan aplikasi Phyphox berbasis smartphone. Pengukuran dilakukan di dalam ruangan yang terkendali dengan menggunakan sumber cahaya LED berdaya 5 W, 7 W, dan 12 W pada jarak tetap 30 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Phyphox menghasilkan nilai intensitas cahaya tertinggi, diikuti oleh Arduino Uno, sedangkan luxmeter menghasilkan nilai pengukuran yang lebih rendah. Tingkat akurasi instrumen alternatif dibandingkan dengan luxmeter dievaluasi menggunakan analisis korelasi Pearson dan perhitungan rata-rata galat relatif (persentase kesalahan). Hasil analisis menunjukkan bahwa korelasi antara Phyphox dan luxmeter tergolong rendah, sedangkan korelasi antara Arduino Uno dan luxmeter sangat lemah. Namun, korelasi antara Phyphox dan Arduino Uno tergolong sangat kuat, meskipun masih menunjukkan nilai rata-rata kesalahan yang cukup tinggi. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa Phyphox dan Arduino Uno berpotensi digunakan sebagai alternatif pengganti luxmeter dalam pengukuran intensitas cahaya. Akan tetapi, tingkat akurasi dan presisinya masih perlu ditingkatkan agar hasil pengukuran lebih mendekati instrumen standar. Penelitian ini juga menegaskan pentingnya pemilihan instrumen pengukuran yang sesuai dengan tujuan eksperimen serta mempertimbangkan aspek kepraktisan dalam pelaksanaan kegiatan praktikum.
Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Literasi Sains pada Pembelajaran IPAS Kelas IV di Sekolah Dasar Siti Khusnul Khotimah; A.F. Suryaning Ati MZ; Rizka Novi Irmaningrum
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i3.5282

Abstract

Kemampuan literasi sains merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Namun, kemampuan literasi sains peserta didik kelas IV MI Muhammadiyah 1 Payaman masih rendah karena pembelajaran belum menerapkan model yang berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan kemampuan literasi sains melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dalam setiap siklus mengikuti berisi perencanaan, tindakan, observasi, refleksi. Subjek penelitian adalah 14 peserta didik kelas IV dengan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes literasi sains (pretest dan posttest), serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 65,1% menjadi 86,6%, aktivitas peserta didik meningkat dari 62,5% menjadi 98,4%, dan ketuntasan kemampuan literasi sains meningkat dari 64,3% pada siklus I menjadi 92,9% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan aktivitas pembelajaran dan kemampuan literasi sains peserta didik pada pembelajaran IPAS.