cover
Contact Name
AS Ahmar
Contact Email
jpabdimas@ahmar.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpabdimas@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27981096     DOI : https://doi.org/10.35877/panrannuangku
The mission of Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement . This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. Focus The aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. Articles published by the focus and scope of community service activities are: 1. education, 2. social, 3. numan resource development, 4. healthty sciences, 5. appropriate technology, 6. juman development and national competitiveness, 7. small and medium enterprises and environmentally sound technological development, 8. and others topic in Community Service, Society Development and Engagement.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 174 Documents
Peningkatan Keterampilan Pengolahan Kertas Koran Bekas Menjadi Kerajinan Tangan Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Campa Lagi Kabupaten Wajo Rustam, Rustam; Lince, Ranak; Jamil, Jamil; Tahir, Arifin; Muin, Muin
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3163

Abstract

Pelatihan ini berupa keterampilan pengolahan kertas koran bekas menjadi souvenir menujukkan hasil yang sangat baik kegiatan dapat meningkatkan keterampilan dalam kertas koran menjadi souvenir. Dengan mengolah kertas koran bekas dengan mengasah keterampilan masayarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga yang tidak memiliki pekerjaan tetap, kelompok PKK Campa Lagi sebanyak 25 orang di Kelurahan Campa Lagi khususnya berdomisili di RW 4 Kelurahan Campa lagi Kabupaten wajo. Bila dikembangkan keterampilan mengolah kertas Koran bekas bisa menjadi sumber penghasilan secara mandiri, yang bisa dipasarkan digaleri souvenir di Kabupaten wajo. Untuk membuat berbagai barang kerajinan tangan dari koran bekas, memerlukan beberapa bahan sederhana, dan sangat mudah ditemukan dan dicari misalnya saja gunting, lem. Metode pelaksanaan pelatihan, (1) teori dan praktek, (2) Penyampaian materi dengan persentase menggunakan power point dan memutarkan youtube teknik menggulung surat kabar sebagai dasar membuat souvenir, (3) kerja kelompok/praktek dalam bentuk kelompok dimksudkan agar setiap kelompok dapat membuat satu model kerjinan tangan dari kertas koran sesuai dengan kesepakatan kelompok dan (4) pelakasanaan kegiatan pelatihan dengan menggunakanan teori praktek kerja kelompok wajib menghasilkan satu model kerajinan tangan. Kegaiatan Abdimas berhasil meningkatkan keterampilan kelompok PKK Keluaran Campa Lagi Kabupaten Wajo mengolah kertas koran bekas menjadi souvenir, sesuai target pelaksanan tercapai dengan sangat baik sesuai hasil kerja setiap orang peserta.
Pemetaan Potensi Geologi untuk Pengembangan Sumber Daya Alam di Desa Padengo, Kabupaten Pohuwato Ayub Pratama Aris Ayub
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3169

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemetaan potensi geologi di Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Desa ini memiliki potensi sumber daya alam yang signifikan, namun belum dimanfaatkan secara optimal karena kurangnya data geologi yang komprehensif. Pemetaan geologi dilakukan untuk mengidentifikasi jenis batuan, struktur geologi, dan indikasi mineralisasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Metodologi yang digunakan meliputi survei lapangan dan pemetaan geologi. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi geologi yang akurat bagi pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk memfasilitasi perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran, serta mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya data geologi dalam mendukung pembangunan desa.
Product Innovation Through Chip Making Training Bidara Leaves to Improve The Community's Economy Buhudaa Village, Gorontalo Province Mardin, Herinda; Taan, Hapsawati
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3171

Abstract

Innovation products are able to help the economy and provide knowledge to the community or village residents. Especially how to package a product to make it more attractive. With KKN, students are expected to be able to become an active, creative and innovative part of society, involved in the dynamics that occur in society. The activities carried out were Leaf Bidara UMKM Product Innovation and Product Packaging for the Community in Buhudaa Village, Batudaa Beach District, Gorontalo Regency. The methods in this activity are training and demonstration. The form of training is by providing material related to how to make bidara leaf chips and participants are trained to make bidara leaf chips. There were 15 participants who took part in this activity who were housewives and young people from Karang Taruna Buhudaa village. The activity was carried out on September 9 2024 at the Buhudaa village office hall, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency. The stages of this activity are the preparation stage, implementation stage, organoleptic test stage and evaluation stage. The training activity for making bidara leaf chips in Buhudaa village went smoothly and the activity participants were very enthusiastic during the activity process. Based on the results of organoleptic tests on the results of bidara leaf chips in training regarding aroma, taste, color and texture, they were very well received by the panelists.
Website-Based Village Digitalization Assistance As Information And Promotion Media In Kayubulan Village, Gorontalo Province Mardin, Herinda; Nur Akbar, Muh.
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3172

Abstract

One of the functions of a village website is as an effective promotional tool to introduce the village's local potential to the wider community. Tourism potential, MSME products and local cultural riches can be promoted through interesting and informative content on the website. Websites allow villages to market their uniqueness, both to city residents and the international community. In villages, especially in Kayubulan village, Gorontalo Province, they do not yet have a village website. For this reason, we carry out community service activities in order to realize website-based village digitalization in Kayubulan village, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency as an information and promotional medium. This activity was carried out on Saturday 14 September 2024 at the Kayubulan village office hall, Batudaa Pantai District, Gorontalo Regency. The method of this service activity is demonstration and launching. Demonstrations are carried out for website development training. Websites are created by purchasing a domain and hosting at rumahweb with a term of 1 year. After the website was ready to be used, material was provided regarding how to develop a village website as a medium for information and promotion and the final session was to launch the website. Participants who attended the activity were village government officials and local communities. This activity consists of 3 stages, namely the preparation stage, implementation stage and reflection stage. The activity ran smoothly and the activity participants were very enthusiastic during the activity process. This service activity provides insight for participants regarding the development and use of websites as information and promotional media. A website can be developed and utilized as well as possible by the Kayubulan village government as a medium for information and promotion as well as services to the community.
Penyuluhan Remaja dalam Rangka Pencegahan Stunting dimasa Depan Budianto, Aris; Yunizar, Safira; Azari, Fadhilah Rizky; Meliana, Vera; Dewa, Radeca Angga
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3121

Abstract

Di Indonesia stunting menjadi masalah kesehatan yang serius yang mempengaruhi gangguan pertumbuhan, kondisi fisik, dan kognitif pada anak-anak. Stunting disebabkan oleh kurangnya nutrisi pada ibu hamil dan kurangnya nutrisi pada anak-anak selama masa pertumbuhan. Remaja putri harus memiliki pemahaman yang baik tentang pencegahan stunting karean ini berkaitan dengan masa depan mereka agar nantinya bisa menjadi orang tua yang melahirkan anak yang sehat. Masyarakat khususnya bagi remaja putri di Desa Pakahan untuk mengetahui tentang dampak dan pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Metode pelaksanaan kegiatan ini kami lakukan menggunakan metode deskriptif yaitu melalui sosialisasi kepada masyarakat di Desa Pakahan. Melalui kegiatan ini, diharapkan remaja putri memiliki antusiasme tinggi sehingga kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan lancar agar mereka lebih paham dan mengetahui pentingnya pencegahan stunting.
Training on Cultivating Javanese Culture-Based Peace Values: Improving Teachers' Peace Competence at Al Akhlakul Karimah Foundation Sentolo Kulon Progo Eliasa, Eva Imania; Lidyasari, Aprilia Tina; Rolina, Nelva; Halqim, Afanin; Anggito, Albi
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3178

Abstract

This service project intends to help instructors at the Al Akhlakul Karimah Foundation gain insight into and absorb the virtues of the notion of peace in Javanese culture. The activity was carried out by administering a pretest questionnaire before to the distribution of content by experts and a posttest questionnaire following material exposure. Using the SPSS program, the pretest and posttest questionnaires were examined for homogeneity, normality, and t-tests. Foundation instructors are developing a better awareness of peace ideals. This is known based on the t test findings, which have a significance level of 0.010, indicating that there is an effect on teacher understanding before and after the test. The value of peace is essential to kids because it influences their conduct and character. At the Al-Akhlakul Karimah Sentolo foundation, Javanese culture-based training improved instructors' comprehension, which is intended to be used in the learning process to build students' character.
Analisis Kebutuhan Program Pengabdian kepada Masyarakat Desa Nepo sebagai Desa Wisata Eppang, Buntu Marannu; Rahayu, Mia; Renold, Renold
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3186

Abstract

Pengembangan desa wisata merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa dan melestarikan potensi alam, budaya, dan sejarah yang dimiliki desa. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berperan penting dalam mendukung pengembangan desa wisata melalui intervensi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Analisis kebutuhan diperlukan sebelum melakukan PkM untuk mengidentifikasi potensi, tantangan, dan kebutuhan masyarakat dalam mengembangkan desa wisata. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis kebutuhan pengembangan Desa Nepo sebagai desa wisata melalui intervensi PkM dengan menggunakan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Metode yang digunakan adalah wawancara dan observasi lapangan untuk mengumpulkan data, yang kemudian dianalisis menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Nepo memiliki potensi alam, budaya, dan sejarah yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata. Namun, masyarakat masih membutuhkan pelatihan dan pendampingan dalam mengembangkan produk wisata, strategi pemasaran, dan pengelolaan desa wisata. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan desa wisata di Desa Nepo, yang dapat digunakan sebagai dasar untuk merancang program intervensi PkM yang tepat sasaran.
Entrepreneurship Motivation and Managerial Skills Training for Sugar Palm Farmers in Langke Village, North Gorontalo Regency Hasan, Fardyansjah; Anas, Muhammad; Sudiarta, I Made; Taan, Hapsawati; Hasanuddin, Hasanuddin; Dako, Amirudin Y.; Mardin, Herinda
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3255

Abstract

The Langke village community is known as a community where the majority of its residents work as sugar palm farmers. Palm trees have become the main source of livelihood in this village, because almost every family there depends on their income from processed palm products, such as palm sugar and sap. Motivational training and entrepreneurial managerial skills for sugar palm farmers in Langke village is a strategic step to increase the capacity and economic independence of the local community. This training aims to foster an entrepreneurial spirit in sugar palm farmers so that they not only focus on production, but also have the skills to manage their business professionally. Through the motivation provided, farmers are encouraged to see the potential of the sugar palm business as an opportunity to improve their standard of living and play a role in driving the village economy. This activity was carried out on Saturday 4 October 2024 at the Langke village office hall, Gentuma Raya District, North Gorontalo Regency. The method of this service activity is in the form of training and lectures. Service activities in the form of Motivational Training and Entrepreneurial Managerial Skills for Sugar Palm Farmers in Langke Village, North Gorontalo Regency, have had a positive impact in increasing farmers' understanding and entrepreneurial skills. Through this training, sugar palm farmers are equipped with better managerial skills, which are very useful in managing their farming business and increasing the added value of their products. Apart from that, motivational training helps increase farmers' enthusiasm and self-confidence to continue to develop and innovate, so that it is hoped that they can open wider market access and create better economic opportunities for village communities.
Strengthening Sociopreneurship of Sugar Palm Farmers in Langke Village Gentuma Raya District, Gorontalo Province Hasan, Fardyansjah; Anas, Muhammad; Sudiarta, I Made; Taan, Hapsawati; Hasanuddin, Hasanuddin; Dako, Amirudin Y.; Mardin, Herinda
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3256

Abstract

Sugar palm plants have great potential as a superior commodity that can support the community's economy, especially in rural areas. Apart from being a source of food, such as palm sugar and palm fruit, this plant also has high economic value because it can be utilized optimally from the roots, stems, leaves, and sap. Limited knowledge in business management and marketing also makes it difficult for farmers to compete with other products that are more easily accessible to consumers. These factors often cause low selling prices and suboptimal profits for sugar palm farmers. However, behind these challenges, there are a number of opportunities that can be exploited to improve the welfare of sugar palm farmers in Langke Village. One of them is the increasing market demand for natural and organic products, such as palm sugar which is healthier than granulated sugar. Apart from that, with a sociopreneurship approach, farmers can be empowered to manage their businesses more professionally, expand markets, and process other sugar palm derivative products such as palm fruit or handicraft products from sugar palm stems and leaves. With the support of training, better market access, and innovation in business management, the potential of palm trees in Langke Village can be developed to open up new economic opportunities and improve the welfare of the local community. Activities to strengthen sociopreneurship for sugar palm farmers in Langke Village are that this activity has succeeded in increasing understanding and strengthening the spirit of social entrepreneurship among farmers, encouraging them to not only pursue profits, but also have a positive impact on the surrounding community. With continued support, the potential of sugar palm plants in Langke Village can be more optimal, opening up new economic opportunities and improving community welfare.
Optimalisasi Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat melalui Program Kerja OK-Des (Optimalisasi Kebersihan Desa) Budianto, Aris; Nabila, Salima Khana; Astuti, Vita; Sari, Dinna Mika; Prihantari, Arrizka
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku3260

Abstract

Kebersihan lingkungan di pedesaan menjadi isu penting, terutama dalam menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat. Program "Optimalisasi Kebersihan Desa" (OK-Des) difokuskan untuk meningkatkan kebiasaan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab di Desa Wonoboyo, Kecamatan Jogonalan. Tujuan utama pengabdian ini adalah mengurangi praktik pembakaran sampah yang mencemari lingkungan serta mencegah penumpukan sampah di area publik. Program ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan observasi langsung untuk mengidentifikasi kebiasaan masyarakat dalam membuang sampah dan menentukan titik-titik rawan penumpukan. Tempat sampah dipasang di lokasi strategis berdasarkan hasil observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan tempat sampah serta penurunan jumlah sampah yang menumpuk di area publik. Program ini juga berhasil mengubah pola perilaku masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih sehat dan berkelanjutan, menjadikannya sebagai langkah awal menuju lingkungan desa yang bersih dan nyaman.