cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, NTB
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 27770583     EISSN : 27770575     DOI : https://doi.org/10.51878/learning.v1i2.376
Core Subject : Education,
LEARNING : Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran diterbitkan 4 kali setahun (Februari, Mei, Agustus, dan November) oleh Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I) yang berada dibawah naungan Yayasan Insan Cendekia Indonesia Raya dan berafiliasi dengan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Hamzanwadi, MKKS SMP Negeri Kab. Lombok Timur dan Ikatan Guru Indonesia Kab. Tulang Bawang. Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan dan pembelajaran.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 513 Documents
PENERAPAN PENDEKATAN HUKUM DALAM INOVASI PEMBELAJARAN TERHADAP IMPLEMENTASI KURIKULUM HUKUM DI PERGURUAN TINGGI LAKSMI, DYAH AYU VIJAYA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2749

Abstract

The development of legal education in higher education requires innovation in learning that can integrate legal theory and practice effectively. This study aims to explore challenges, barriers, and solutions related to the implementation of legal approaches in learning innovation for legal curricula in higher education. Through a qualitative approach, data is collected through literature results with appropriate literature sources through academic databases, scientific journals, textbooks, and other publications. The results showed that key challenges included a lack of understanding and awareness of the importance of legal approaches, limited institutional support and resources, and difficulties in integrating legal approaches with existing curricula. However, solutions such as training and professional development, strong institutional support, cross-sector collaboration, and ongoing evaluation can help overcome these barriers. This research also highlights the need for more advanced research to explore the implementation of legal approaches in higher education learning, as well as strengthening cooperation with educational institutions and the legal industry to develop a legal curriculum that is responsive to the latest developments in the field of law. Thus, this research provides valuable insights for the development of legal learning practices that are more effective, innovative, and relevant to the demands of the times. ABSTRAKPengembangan pendidikan hukum di perguruan tinggi memerlukan inovasi dalam pembelajaran yang dapat mengintegrasikan teori dan praktik hukum secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan, hambatan, dan solusi terkait dengan implementasi pendekatan hukum dalam inovasi pembelajaran untuk kurikulum hukum di perguruan tinggi. Melalui pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui hasil literatur dengan sumber-sumber literatur yang sesuai melalui basis data akademik, jurnal ilmiah, buku teks, dan publikasi lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama termasuk kurangnya pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pendekatan hukum, keterbatasan dukungan institusional dan sumber daya, serta kesulitan dalam mengintegrasikan pendekatan hukum dengan kurikulum yang ada. Namun, solusi-solusi seperti pelatihan dan pengembangan profesional, dukungan institusional yang kuat, kolaborasi lintas sektor, dan evaluasi yang berkelanjutan dapat membantu mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini juga menyoroti perlunya lebih banyak penelitian lanjutan untuk mendalami implementasi pendekatan hukum dalam pembelajaran di perguruan tinggi, serta memperkuat kerjasama dengan lembaga pendidikan dan industri hukum untuk mengembangkan kurikulum hukum yang responsif terhadap perkembangan terbaru dalam bidang hukum. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pengembangan praktik pembelajaran hukum yang lebih efektif, inovatif, dan relevan dengan tuntutan zaman.
PENERAPAN CORPORATE UNIVERSITY DI BPSDM PROVINSI JAWA TIMUR DALAM MENDORONG PENINGKATAN KINERJA ORGANISASI PERANGKAT DAERAH JAWA TIMUR AKA, BIASWORO ADISUYANTO; DARTO, MARIMAN; TRIONO, ANANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2750

Abstract

This research aims to explore the implementation of Corporate University in the Human Resources Development Agency (BPSDM) of East Java Province and its impact on improving the performance of regional apparatus organizations in the East Java region. The research method used is qualitative with a case study approach. Data was collected through in-depth interviews with key stakeholders, participatory observation, and analysis of documents related to the implementation of Corporate University. The research results show that the implementation of Corporate University in BPSDM East Java Province has made a positive contribution to improving the performance of regional apparatus organizations. These findings were obtained through identifying the success of training programs, increasing employee competency, and the effectiveness of the learning methods applied. The implications of these findings for increasing the capability and efficiency of regional apparatus organizations in East Java Province are also discussed in depth. This research confirms that the Corporate University can be an effective instrument in encouraging increased performance of public sector organizations. Discussion of the interaction between the Corporate University and regional organizations is the main focus in analyzing the positive impacts produced. Suggestions are given to further optimize certain aspects in the implementation of Corporate University to ensure sustainability and continuous improvement in the context of human resource development in similar organizations. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendalami penerapan Corporate University di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur dan dampaknya terhadap peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah di wilayah Jawa Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pemangku kepentingan utama, observasi partisipatif, dan analisis dokumen terkait implementasi Corporate University. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Corporate University di BPSDM Provinsi Jawa Timur telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah. Temuan ini diperoleh melalui identifikasi keberhasilan program pelatihan, peningkatan kompetensi pegawai, dan efektivitas metode pembelajaran yang diterapkan. Implikasi temuan ini terhadap peningkatan kapabilitas dan efisiensi organisasi perangkat daerah di Provinsi Jawa Timur juga dibahas secara mendalam. Penelitian ini menegaskan bahwa Corporate University dapat menjadi instrumen efektif dalam mendorong peningkatan kinerja organisasi sektor publik. Pembahasan mengenai interaksi antara Corporate University dengan organisasi perangkat daerah menjadi fokus utama dalam menganalisis dampak positif yang dihasilkan. Saran diberikan untuk lebih mengoptimalkan aspek-aspek tertentu dalam implementasi Corporate University guna memastikan keberlanjutan dan perbaikan berkelanjutan dalam konteks pengembangan sumber daya manusia di organisasi sejenis.
ANALISIS PENTINGNYA MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM KETERCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN KHOLIPAH, NUR; HADIATI, ETI; JUNAIDAH, JUNAIDAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2753

Abstract

The aim of this research is to analyze and find out the general picture of the implementation of student management implemented in schools. The research method used in this research is a literature review, where this method is research that uses secondary data sources. Based data was obtained using the help of the Publish or Perish reference search tool with the keyword "Student Management" on Google Scholar with a maximum number of results of 100 and 18 articles with high cites will be taken and only 6 articles can be used as data sources and can be analyzed . The research results show that the implementation of student management has been carried out well with the aim of achieving educational goals. The roles of teachers, parents, parties involved, and programmed activities are important to achieve the goals that have been set. However, there are things that hinder this achievement, both from students' personal internal factors and other external factors. ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui gambaran umum dari implementasi manajemen peserta didik yang diterapkan di sekolah. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review dimana metode ini merupakan penelitian yang menggunakan sumber data sekunder. Data based diperoleh dengan menggunakan bantuan alat pencarian referensi Publish or Perish dengan kata kunci “Manajemen Peserta Didik” pada Google Scholar dengan maximum nubmer of result 100 dan akan diambil 18 artikel dengan high cites dan hanya 6 artikel yang dapat dijadikan sebagai sumber data dan dapat dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen peserta didik telah dilakukan dengan baik dengan maksud untuk mencapai tujuan pendidikan. Peran guru, orang tua, pihak yang terlibat, dan kegiatan yang terprogram adalah hal penting untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Namun terdapat hal yang menghambat ketercapaian tersebut baik dari faktor internal pribadi peserta didik maupun faktor eksternal lainnya.
PENERAPAN METODE TUTOR SEBAYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PASSING BAWAH BOLA VOLI PRASETYO, ENDANG
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2762

Abstract

This research aims to improve the learning outcomes of volleyball underpassing through the peer tutoring method for students at SMP Negeri 2 Mlati. This research is Classroom Action Research (PTK) which was carried out in two cycles. The research subjects were 32 class VIIE students at SMP Negeri 2 Mlati. Research instruments, namely: observation guidelines, learning activity observation sheets, observation sheets for assessing volleyball processes and results. Indicator of success, learning outcomes of at least 85% of the total students completed (KKTP 75). The data analysis technique used in this research is descriptive qualitative and quantitative. The research results show that the peer tutoring method can effectively improve volleyball learning outcomes. This is shown by the data which increased after going through the second cycle, the psychomotor aspect was 87.50% or 32 students completed. Based on the research results, it shows that classical completeness has been fulfilled. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar passing bawah bola voli melalui metode tutor sebaya untuk Peserta Didik SMP Negeri 2 Mlati. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIIE SMP Negeri 2 Mlati berjumlah 32 siswa. Instrumen penelitian, yaitu: pedoman observasi, lembar observasi aktivitas belajar, lembar observasi penilaian proses dan hasil bola voli. Indikator keberhasilan, hasil belajar minimal sebanyak 85% dari total peserta didik tuntas (KKTP 75). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui metode tutor sebaya secara efektif dapat meningkatkan hasil belajar bola voli. Hal ini ditunjukan data yang meningkat setelah melalui siklus kedua, Aspek psikomotor 87,50% atau 32 peserta didik tuntas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ketuntasan klasikal telah terpenuhi.
MODEL DAN STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA MUBAROK, MUSLIM
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2763

Abstract

The main focus in thematic learning is on student understanding and the development of relevant skills along with understanding the concept. The article also discusses the importance of distinguishing between teaching and learning, where teaching refers to the teacher's efforts in facilitating the achievement of students' learning goals, while learning highlights the interactions between teachers and students. There are three main models in thematic learning: Connection Model, Spider Web Model, and Integration Model, each of which has advantages and disadvantages in integrating subjects. The Spider Web Model adopts a thematic approach by using themes as a link between subjects. The Integration Model seeks to create connections between concepts, skills, topics, ideas, and activities within a particular field of study, but requires greater collaboration between teachers and a mature curriculum. The Connectedness Model, basically, creates connections between concepts, skills, topics, ideas and activities in a particular field of study by utilizing themes as a link. ABSTRAKFokus utama dalam pembelajaran tematik adalah overpada pemahaman siswa dan perkembangan keterampilan yang relevan seiring dengan pemahaman konsep tersebut. Artikel juga membahas pentingnya membedakan antara pengajaran dan pembelajaran, di mana pengajaran merujuk pada upaya guru dalam memfasilitasi pencapaian tujuan pembelajaran siswa, sementara pembelajaran menyoroti interaksi antara guru dan siswa. Terdapat tiga model utama dalam pembelajaran tematik: Model Keterhubungan, Model Jaring Laba-laba, dan Model Keterpaduan, yang masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan dalam mengintegrasikan mata pelajaran. Model Jaring Laba-laba mengadopsi pendekatan tematik dengan menggunakan tema sebagai pengikat antara mata pelajaran. Model Keterpaduan berusaha menciptakan keterhubungan antara konsep, keterampilan, topik, ide, dan kegiatan dalam satu bidang studi tertentu, namun memerlukan kolaborasi yang lebih besar antara guru dan kurikulum yang matang. Model Keterhubungan, pada dasarnya, menciptakan keterkaitan antara konsep, keterampilan, topik, ide, dan kegiatan dalam satu bidang studi tertentu dengan memanfaatkan tema sebagai penghubung.
IMPLEMENTASI BUDAYA MADRASAH DALAM MENGEMBANGKAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI MADRASAH ALIYAH PUTRA MIM MAKASSAR RAMADAN, RIZKI; RASYID, MUH. RUSYDI; MARDHIAH, MARDHIAH
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2775

Abstract

Educational institutions are one of the places to build the character of students in order to become morally good people. Character education is a form of effort designed and implemented to improve behavior and speech. Therefore, to develop the desired character, it is necessary to build a positive culture in the madrasah environment. This research was conducted at Madrasah Aliyah Putra MIM Makassar and the research objectives were to analyze the planning process, and evaluation of madrasah culture in developing the character of students at Madrasah Aliyah Putra Markaz Imam Malik Makassar. The results showed that: 1) The planning stage consists of a process of determining goals, namely paying attention to the program that is formed must be in line with the vision and mission of the madrasah with the values developed based on the Qur'an and As-Sunnah by involving madrasah educators and education personnel in the process of preparing the program. 2) The implementation stage is in the form of program realization which consists of the implementation of daily worship that is individual or group in nature, compliance with discipline by using several strategies including exemplary, habituation, regular warnings, integrated in learning and supervision in developing religious values, discipline, environmental care, hard work and responsibility in students. 3) The evaluation stage consists of a written evaluation in the form of an assessment given by directly filling in the available format and a non-written evaluation, namely the assessment results obtained from supervision and observation by teachers in madrasah to students so that the value of character values continues to increase. ABSTRAKLembaga pendidikan merupakan salah satu tempat pembentukan karakter peserta didik agar menjadi insan yang berakhlakul karimah. Pendidikan karakter merupakan suatu bentuk upaya yang didesain dan dilaksanakan untuk memperbaiki perilaku maupun bertutur kata. Oleh karena itu, untuk mengembangkan karakter yang diinginkan perlu dibangun budaya positif di lingkungan madrasah. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Putra MIM Makassar dan tujuan penelitiannya adalah menganalisis proses perencanaan, dan evaluasi budaya madrasah dalam mengembangkan karakter peserta didik di Madrasah Aliyah Putra Markaz Imam Malik Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Tahap perencanaan terdiri dari proses penentuan tujuan yakni memperhatikan program yang dibentuk harus sejalan dengan visi misi dan madrasah dengan nilai nilai yang dikembangkan berdasarkan Al-Qur`an dan As-Sunnah dengan melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan madrasah dalam proses penyuusunan program. 2) Tahap pelaksanaan berupa realisasi program yang terdiri dari pelaksanaan ibadah harian yang sifatnya individu ataupun kelompok, kepatuhan terhadap tata tertib dengan menggunakan beberapa strategi diantaranya keteladanan, pembiasaan, peringatan secara rutin, terintegrasi dalam pembelajaran dan pengawasan dalam mengembangkan nilai nilai religius, disiplin, peduli lingkungan, kerja keras dan tanggung jawab pada peserta didik. 3) Tahap evaluasi terdiri dari evaluasi tertulis berupa penilaian yang diberikan dengan mengisi secara langsung format yang telah tersedia serta evaluasi non tulis yaitu hasil penilaian yang diperoleh dari pengawasan dan pengaamatan oleh guru di madrasah kepada peserta didik sehingga nilai nilai karakter terus mengalami peningkatan.
SINERGITAS KOMITE DENGAN MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MA MADANI ALAUDDIN, KAB. GOWA TRIFIRJAYANI, ANNISA; ACHRUH, ANDI; HASAN, MARDHIAH; MARDYAWATI, MARDYAWATI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2776

Abstract

Quality education is the key to building competent and civilized learners in the sense of producing outputs that are in accordance with the needs of society. Education management is the responsibility of all parties within the scope of madrasah, one of which is the madrasah committee. But in reality, this is not in accordance with the reality that occurs today, the Madrasah Committee is only limited to being a complement to the Madrasah structure. This research was conducted at MA Madani Alauddin with the aim of researching the synergy of the committee with the madrasah in improving the quality of education at MA Madani Alauddin. The results of this study showed: (1) MA Madani Alauddin committee can be seen from the activeness, existence and implementation of all its roles; as a consideration giver, supporter, controller, and mediator (2) The quality of education in MA Madani Alauddin Makassar can be seen based on educational standards, namely input; content standards, process ; process standards and infrastructure standards, output; (3) The synergy of the committee with madrasah in improving the quality of education , it can be seen that there is coordination and communication that is established as well as cooperation in improving the quality of education (4) Supporting factors are, high cooperation and solidarity, cooperative relationships, communication and coordination that are in harmony, as well as achievements, outputs, good madrasah. The inhibiting factors are the lack of discipline from the madrasah management, supervision from the committee, and the busyness of the profession owned by the committee so that the lack of more intense meetings between the committee and the madrasah. The implications of this study are maximizing the implementation of various madrasah work programs, consistency in various madrasah activities that have been running, building a more programmed and intense association forum, participation of parents of students in various existing fields. ABSTRAKPendidikan bermutu merupakan kunci untuk membangun peserta didik yang kompeten dan beradab dalam arti menghasilkan output yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pengelolaan pendidikan merupakan tanggung jawab semua pihak yang berada dalam lingkup madrasah salah satunya adalah komite madrasah. Namun pada kenyataannya, hal tersebut tidak sesuai dengan realita yang terjadi pada masa kini, Komite Madrasah hanya sebatas menjadi pelengkap struktur Madrasah. Penelitian ini dilakukan di MA Madani Alauddin dengan tujuan penelitiannya sinergitas komite dengan madrasah dalam meningkatkan mutu pendidikan di MA Madani Alauddin. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) komite MA Madani Alauddin dapat dilihat dari keaktifan, eksistensi dan pelaksanaan seluruh perannya; sebagai Pemberi pertimbangan, pendukung, Pengontrol, dan Mediator (2) Mutu Pendidikan yang ada di MA Madani Alauddin Makassar, dapat dilihat berdasarkan standar pendidikan yakni input; standar isi, proces; standar proses dan standar sarana prasarana, output; standar kompetensi lulusan dan outcome, yang berjalan dengan baik (3) sinergitas komite dengan madrasah dalam Meningkatkan mutu pendidikan, terlihat adanya koordinasi dan komunikasih yang terjalin serta Kerjasama dalam meningkatkan mutu Pendidikan (4) Faktor pendukung yaitu, Kerjasama dan solidaritas yang tinggi, Hubungan yang kooperatif, komunikasih dan koordinasi yang selaras, serta prestasi, keluaran, madrasah yang baik. Faktor penghambatnya yaitu kurangnya kedisiplinan dari pihak pengelola madrasah, pengawasan dari komite, dan kesibukan dari profesi yang dimiliki komite sehingga kurangnya pertemuan yang lebih intens antar komite dengan pihak madrasah. Implikasi dalam penelitian ini, memaksimalkan pelaksanaan berbagai program kerja madrasah, konsistensi dalam berbagai kegiatan madrasah yang telah berjalan, membangun forum perkumpulan yang lebih terprogram dan intens, keikut sertaan orang tua peserta didik diberbagai bidang yang ada.
ANALISIS BUTIR SOAL ASESMEN SUMATIF BIOLOGI MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DENGAN MENGGUNAKAN ANATES PADA KELAS X SMA YUSUF, FAUZIAH WAHYUNI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i1.2777

Abstract

Analysis of question items plays an important role in getting good question items to be used as a test tool. students and improve educators' skills in preparing questions. This research was conducted by providing a comprehensive picture of the quality of the questions in the biology summative assessment of environmental change material, as well as the relevance and effectiveness of these questions in measuring student understanding. This research aims to analyze the biology summative assessment questions on environmental change material for class X SMA. This research is quantitative research with descriptive methods. In this study, there were 25 questions given to 36 student respondents and analyzed using Anates ver 4.0. The test results show that the average test score is 18.97 with a standard deviation of 3.70. Based on the validity analysis, the results obtained were 0.67, the reliability was 0.80, which means the question items were declared valid and reliable and there were 4 levels of difficulty of the questions, namely very easy (5 questions), easy (17 questions), medium (2 questions), and difficult (1 question). Based on the discriminative power analysis, the results of the questions were very bad (4 questions), bad (6 questions), fair (7 questions), good (7 questions) and very good (1 question). The results of the item analysis have mostly poor distractor qualities. ABSTRAKAnalisis butir soal memegang peranan penting dalam mendapatkan butir-butir soal yang baik untuk dijadikan perangkat tes. peserta didik dan meningkatkan keterampilan pendidik dalam menyusun soal. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan gambaran yang komprehensif tentang kualitas butir soal dalam asesmen sumatif biologi materi perubahan lingkungan, serta relevansi dan keefektifan soal-soal tersebut dalam mengukur pemahaman siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal asesmen sumatif biologi materi perubahan lingkungan kelas X SMA. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Pada penelitian ini, terdapat 25 soal yang diberikan kepada 36 responden siswa dan dianalisis menggunakan Anates ver 4.0. Hasil pengujian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tes adalah 18,97 dengan simpangan baku sebesar 3,70. Berdasarkan analisis validitas didapatkan hasil sebesar 0,67, reliabilitas sebesar 0,80 yang berarti butir soal dinyatakan valid dan reliablel serta didapatkan adanya 4 tingkat kesukaran soal, yaitu sangat mudah (5 soal), mudah (17 soal), sedang (2 soal), dan sukar (1 soal). Berdasarkan analisis daya pembeda didapatkan hasil butir soal sangat buruk (4 soal), buruk (6 soal), cukup (7 soal), baik (7 soal) dan sangat baik (1 soal). Hasil analisis butir soal memiliki sebagian besar kualitas pengecoh yang buruk.
PERAN DIGITALISASI SEKOLAH TERHADAP MUTU PENDIDIKAN SUTARSIH, WIJI; HARYATI, TITIK
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i2.2810

Abstract

This research aims to 1) explain how implementing school digitization can improve education quality management. 2) Describe how school digitisation improves education quality administration. Explain the elements that support and hinder the digitization of schools in improving the administration of quality education. This research was done using qualitative methodology. Using observations, interviews, and documentation studies for data collection. Data analysis procedures involve data collection, data condensation, data presentation/verification, and making conclusions. Research findings show that 1) the implementation of school digitization is mainly focused on the learning process, with schools offering adequate facilities and resources. Not all areas of education quality management effectively integrate digitalization, such as student management, staff, curricula, resources/materials, budgets, rigorous implementation, human resources, and educational communication. Therefore, the implementation of digitalization in schools does not significantly improve the overall quality management of education. 2) Supportive elements include adequate school infrastructure and instructor enthusiasm to implement digitization in secondary schools. Causes of the hurdles include under-educated children, rapid technological advances that require innovation from all sides, inadequate digital training for instructors, and a shortage of educators in the IT profession. Schools must maintain consistency to maintain the quality of education and enhance the implementation of digitalization in all areas of school management. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk 1) menjelaskan bagaimana menerapkan digitalisasi sekolah dapat meningkatkan manajemen kualitas pendidikan. 2) Deskripsi bagaimana digitalisasi sekolah meningkatkan administrasi kualitas pendidikan. Menjelaskan elemen yang mendukung dan menghalangi digitalisasi sekolah dalam meningkatkan administrasi pendidikan berkualitas. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi kualitatif. Menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi untuk pengumpulan data. Prosedur analisis data melibatkan pengumpulan data, kondensasi data, presentasi/verifikasi data, dan membuat kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa 1) implementasi digitalisasi sekolah terutama berfokus pada proses belajar, dengan sekolah menawarkan fasilitas dan sumber daya yang cukup. Tidak semua bidang manajemen kualitas pendidikan secara efektif menggabungkan digitalisasi, seperti manajemen siswa, staf, kurikulum, sumber daya / bahan, anggaran, implementasi ketat, sumber manusia, dan komunikasi pendidikan. Oleh karena itu, implementasi digitalisasi di sekolah tidak secara signifikan meningkatkan manajemen kualitas pendidikan secara keseluruhan. 2) Elemen pendukung termasuk infrastruktur sekolah yang memadai dan antusiasme instruktur untuk menerapkan digitalisasi di sekolah menengah. Penyebab hambatan termasuk anak-anak SDM belajar kurang, kemajuan teknologi yang cepat yang membutuhkan inovasi dari semua pihak, pelatihan digital yang tidak memadai untuk instruktur, dan kekurangan pendidik di profesi IT. Sekolah harus menjaga konsistensi untuk mempertahankan kualitas pendidikan dan meningkatkan penerapan digitalisasi di semua bidang manajemen sekolah.
IMPLEMENTASI BUKU AJAR BERBASIS EBOOK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PADA MATA KULIAH TRANSMISI DAN DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK RIDWAN, RIDWAN; NURMANITA, MUTIARA; LIZATI, FITRIA
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v4i2.2825

Abstract

This research aims to improve student learning outcomes in using ebook-based textbooks in electric power transmission and distribution courses. The research method used is classroom action research. This research was carried out in 2 cycles over 4 meetings including planning, implementation, observation and reflection stages. The subjects of this research are 5th semester students who are contracting courses in electrical power transmission and distribution engineering. Data acquisition achievements are carried out on student learning outcomes after being carried out in the final session of the research cycle. The research results showed that the learning outcomes in cycle I were 38.09% or there were 8 students who completed classical learning, while in cycle II the percentage of student learning completion was 76.19% or there were 16 students who completed learning. Thus, it can be concluded that the implementation of ebook-based textbooks can improve student learning outcomes in electric power transmission and distribution courses. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa dalam menggunakan buku ajar berbasis ebook pada mata kuliah transmisi dan distribusi tenaga listrik. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam beberapa 2 siklus selama 4 kali pada pertemuan meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa semester 5 yang kontrak mata kuliah teknik transmisi dan distribusi tenaga listrik. Capaian perolehan data dilakukan pada hasil belajar mahasiswa setelah dilakukan di sesi akhir siklus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada siklus I adalah 38.09% atau terdapat 8 siswa yang tuntas belajar secara klasikal, sedangkan pada siklus II presentase ketuntasan belajar siswa 76.19% atau terdapat 16 siswa yang tuntas belajar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi Buku Ajar berbasis ebook dapat meningkatkan hasil Belajar mahasiswa pada mata kuliah transmisi dan distribusi tenaga listrik.