cover
Contact Name
Edy Fachrial
Contact Email
fachrial_edy@yahoo.co.id
Phone
+6281373833653
Journal Mail Official
fachrial_edy@yahoo.co.id
Editorial Address
Gedung Universitas Prima Indonesia, Medan Jurusan Kedokteran Jl. Belanga No.1 Ayahanda Medan, Indonesia
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
PRIMER (Prima Medical Journal)
ISSN : 20883641     EISSN : 26140128     DOI : https://doi.org/10.34012
Core Subject : Health, Science,
Anestesiologi Anti-Aging Medicine Biokimia Biologi Sel dan Molekuler Biomedik Dermatologi dan Venerologi Epidemiologi Farmasi/Farmakologi dan Toksikologi Forensik Geriatrik Histopatologi Ilmu Bedah Ilmu Kesehatan Anak Ilmu Penyakit Dalam Ilmu penyakit Saraf Ilmu Penyakit THT Kedokteran Komunitas Mikrobiologi Obstetri dan Ginekologi Oftalmologi Ortopedik dan Traumatologi Pulmonologi Radiologi
Articles 57 Documents
Studi FTIR dari Karakterisasi Ampas Bengkuang Ayu Nidafauziah; M.Iqbal Saputra Gemasih; Umar Kalmar Nizar; Sri Benti Etika; Desy Kurniawati
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 6 No. 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i2.1953

Abstract

Penelitian ini bertujuan sebagai pengelolahan limbah organik sebagai sumber karbon. Karbon merupakan suatu material yang diproduksi dengan memanfaatkan limbah organik sehingga bermanfaat dan bernilai ekonomis. Limbah organik merupakan limbah padat yang masih dapat diolah untuk menjadi material yang bermanfaat dan bernilai ekonomis. Pada penelitian ini, karbon telah disintesis dari limbah ampas bengkuang dengan metoda kalsinasi. Proses karbonisasi dilakukan pada suhu dekomposisi termal ampas bengkuang menggunakan TGA dan karbon yang dihasilkan dikarakterisasi dengan FTIR dan mengggunakan perhitungan luas are pita vibrasi C=C dan C-O. Berdasarkan spektra FTIR, karbon yang dihasilkan dari kalsinasi ampas bengkuang pada variasi waktu dekomposisi termalnya masih mengandung komponen organik seperti yang ditunjukan oleh pita-pita serapan spektra FTIR. Hasil difraktogram menunjukan bahwa adanya vibrasi dari C=C dan C-O dari COOH pada bilangan gelombang 1300-1100 cm-1 yang menunjukkan adanya ikatan glikosida dalam pati. Pita serapan 1600-1500 cm-1 adalah vibrasi dari C=C aromatis yang menandakan keberadaan struktur cincin aromatik pada struktur karbon poliaromatik karbon ampas bengkuang hasil kalsinasi. Adanya puncak-puncak tersebut menandakan bahwa telah terjadinya pembakaran tidak sempurna yang menghasilkan carbon incomplit.
PENGARUH LATIHAN KESEIMBANGAN METODE VLADIMIR JANDA TERHADAP KEKUATAN OTOT PADA PELAJAR LAKI-LAKI SMP NEGERI 15 MEDAN Nondang Purnama Siregar
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 6 No. 2 (2021): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i2.2089

Abstract

World Health Organization (WHO) melaporkan cedera anak dan remaja di bawah usia 18 tahun merupakan masalah kesehatan utama di masyarakat. Olahraga basket merupakan materi pembelajaran wajib di sekolah menengah pertama (SMP) melalui pelajaran pendidikan jasmani. Kejadian cedera pada olahraga basket memiliki peringkat ketiga setelah bola kaki dan bola tangan. Program latihan keseimbangan sebagai usaha pencegahan terjadinya cedera terbukti mengurangi postural sway, meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan strategi keseimbangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh program latihan keseimbangan Metode Vladimir Janda terhadap kekuatan otot pada siswa laki-laki SMP Negeri 15 Medan .Desain penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan rancangan nonrandomized control group pretest posttest design. Subjek penelitian adalah siswa laki-laki usia 12-15 tahun yang mengikuti ekstrakurikuler basket. Subjek terdiri dari 11 orang kontrol dan 11 orang perlakuan. Subjek kelompok kontrol dan perlakuan melakukan olahraga basket 2 kali seminggu selama 50 menit. Latihan keseimbangan metode Vladimir Janda dilakukan selama 5 minggu dan terdiri dari 5 Fase. Fase I-IV dilaksanakan 5 kali seminggu, sedangkan Fase V dilakukan 3 kali seminggu dan tiap sesi berdurasi 10 menit. Kekuatan otot otot dorsi fleksor pergelangan kaki dan plantar fleksor pergelangan kaki diukur dengan leg dynamometer. Uji statistik yang digunakan adalah Independent t-test. Hasil penelitian didapatkan kekuatan otot dorsi fleksor pergelangan kaki (37,91%) dan plantar fleksor pergelangan kaki (16,21%) yang berbeda bermakna secara statistik (p<0,05). Kesimpulan penelitian yaitu latihan keseimbangan metode Vladimir Janda dapat meningkatkan kekuatan otot dorsi fleksor pergelangan kaki dan plantar fleksor pergelangan kaki.
DEPRESI PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. TENGKU MANSYUR TANJUNGBALAI TAHUN 2015 Nur Astari; OK Yulizal; Armon Rahimi; Herlina yani; Anita Rosari; Wika Hanida; Yensuari -
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 7 No. 1 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v7i1.2788

Abstract

Hiperglikemik merupakan keadaan adanya defek pada sekresi atau kerja  insulin yang dapat berakibat diabetes melitus. Diabetes yang berlangsung lama memungkinkan pasien mengalami depresi  yang ditandai dengan mood tertekan, kehilangan kesenangan atau minat, perasaan bersalah atau harga diri rendah, gangguan makan atau tidur, kurang energi, dan konsentrasi yang rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya depresi pada penderita lansia dengan diabetes melitus tipe 2. Metode: Penelitian analitik dengan desain cross sectional study dan case control. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada lansia yang menderita DM dan non DM. Hasil: Subyek dalam penelitian ini berjumlah 176 orang lansia, terdiri dari 88 kelompok kasus (DM) dan 88 kelompok kontrol (non DM), didapatkan penderita DM yang paling banyak mengalami depresi berjenis kelamin laki-laki berjumlah 31 orang, non depresi terbanyak pada perempuan 22 orang. Mereka yang menderita DM 1,9 kali lebih beresiko untuk mengalami depresi dibanding non DM (OR = 1,9 (interval keyakinan 95%) 1,044 - 3,457, P = 0,036). Rerata lama penyakit pada subyek yang depresi antara DM dan non DM berbeda bermakna (5,51 ± 2,66 vs 3,54 ± 2,22, P = 0,000). Rerata KGD pada penderita DM yang depresi dibanding non depresi berbeda bermakna (310,31 ± 101,01 vs 262,89 ± 92,78, P = 0,029). Rerata lama penyakit untuk tingkatan depresi (ringan, sedang, berat) berbeda secara bermakna (3,00 ± 0,00 vs 4,97 ± 2,36 vs 7,06 ± 2,70, P = 0,000). Kesimpulan: Lansia penderita DM lebih beresiko mengalami depresi dibanding lansia non DM. Rerata lama penyakit pada subyek yang depresi antara DM dan non DM berbeda bermakna. Rerata KGD pada penderita DM yang depresi dibanding non depresi berbeda bermakna. Rerata lama penyakit untuk tingkatan depresi (ringan, sedang, berat) berbeda secara bermakna.
Perbandingan Penggunaan Gips Sintetik dan Gips Tradisional pada Pasien Fraktur Tertutup di Rehabilitasi Harapan Jaya Pematang Siantar Tahun 2014-2015 Tiorasi Pakpahan; Andrian Khu; Muhammad Rizal Renaldi; Tri Adi Mylano; Ade Arhamni; Oliviti Natali
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 7 No. 1 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v7i1.2789

Abstract

Immobilisasi adalah upaya yang dilakukan untuk menahan fragmen tulang sehingga kembali seperti semula secara optimal. Immobilisasi biasanya menggunakan plaster of paris (gips) atau dengan bermacam-macam bidai dari plastic atau metal. Metode ini digunakan pada fraktur tertutup untuk mempertahankan posisinya dalam proses penyembuhan. Fraktur tertutup (closed) adalah tidak terdapat hubungan antara fragmen tulang dengan dunia luar, disebut dengan fraktur bersih (karena kulit masih utuh) tanpa komplikasi. Gips adalah balutan ketat yang digunakan untuk imobilisasi bagian tubuh dengan menggunakan bahan gips tipe plester atau fiberglass. Gips terdiri dari  dua jenis bahan yaitu sintetik dan tradisional. Data dari Riset Kesehatan Dasar 2007  di Indonesia terjadi kasus fraktur yang disebabkan oleh cedera antara lain karena jatuh, kecelakaan lalu lintas dan trauma benda tajam ataupun tumpul. Dari 45.987 peristiwa terjatuh yang tertinggi yang mengalami fraktur sebanyak 1.770 orang (8,5%), dari 14.127 trauma benda tajam atau tumpul. Di Provinsi Jawa Tengah tahun 2007 didapatkan sekitar 2.700 orang mengalami insiden fraktur, 56% penderita mengalami kecacatan fisik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan penggunaan gips Sintetik dan gips Tradisional di Pusat Rehabilitasi Harapan Jaya Pematang Siantar tahun 2014-2015. Metode: Desain penelitian adalah studi kasus dengan sampel 50 data yang dipilih secara purposive yaitu dengan menggunakan data yang paling lengkap. Hasil: Pada penelitian ini, kelompok umur tertinggi yang menggunakan gips akibat fraktur tertutup terdapat pada umur 26-45 tahun sebesar 26% dengan jenis kelamin terbanyak pada laki-laki 58%.Penggunaan gips terbanyak pada fraktur tertutup adalah gips Tradisional sebanyak 64% dan lama penggunaan gips terbanyak 8-10 minggu (37,5%).Komplikasi terbanyak adalah berhubungan dengan immobilisasi 31,2% penggunaan gips Tradisional.
Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kejang Demam pada Anak di Rumah Sakit Royal Prima Medan Tahun 2015 Anggi Apriliyani; I.Nyoman E.L. -; Masyitah -; Johanna fransiska Wijaya; Djamin Katarino; Rudi Chandra
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 7 No. 1 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v7i1.2791

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu kelainanneurologis yang paling sering dijumpai pada bayi dan anak. Dari penelitian oleh berbagai pakar didapatkanbahwa sekitar 2.2%-5% anak pernah mengalami kejangdemam sebelum mencapai usia 5 tahun. Untuk dapatmengantisipasi terjadinya kejang demam, salah satufaktor yang mempengaruhi adalah prilaku ibu pada saatanak mengalami kejang demam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibutetang kejang demam pada anak di RS. Royal Prima Medan Tahun 2015. Metode penelitian ini adalahdeskriptif dengan besar sampel sebanyak 50 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan November-Desember 2015 dan data yang dikumpulkan denganmenggunakan kuisioner. Adapun hasil penelitiansebagian besar responden (42%) memiliki pengetahuanrendah. Sebanyak 18 orang (36%) respondenpengetahuan sedang dan sebanyak 11 orang (22%) responden pengetahuan baik tentang kejang demampada anak. Dari penelitian sebelumnya, menunjukkanbahwa tiap tahun jumlah ibu dengan pengetahuantentang kejang demam yang menurun. Diharapkan dari hasil penelitian ini, pemerintah setempat dapat terusmeningkatkan perilaku masyarakat melalui penyuluhandengan metode yang lebih efektif.
Tingkatan Umur Terbanyak untuk Resiko Osteoporosis di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan Periode Tahun 2013 – 2016 Jenni Kristian Dachi; Adrian Khu; Edlin -; Yeni Puspawani; Juliana Lina; Hans Hotma Haposan Marpaung
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 7 No. 1 (2022): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v7i1.2792

Abstract

Osteoporosis adalah suatu penyakit yang ditandai dengan penurunan massa dan densitas tulang serta gangguan arsitektur tulang normal. Dengan berkurangnya kekuatan tulang, maka risiko terjadinya fraktur akan meningkat. World Health Organization (WHO) memasukkan osteoporosis dalam daftar 10 penyakit degeneratif utama di dunia. Tercatat bahwa terdapat kurang lebih 200 juta pasien di seluruh dunia yang menderita osteoporosis. Prevalensi osteoporosis di Indonesia sudah mencapai 19,7%. Usia memiliki peranan penting sebagai faktor resiko osteoporosis. Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi) pada tahun 2007 melaporkan osteoporosis pada wanita usia di atas 50 tahun mencapai 32,3% dan pada pria di atas 50 tahun mencapai 28,8%. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan desain potong lintang. Populasi penelitian adalah pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Royal Prima Medan yang terdaftar sebagai pasien yang didiagnosis dengan osteoporosis. Sampel penelitian dipilih dengan menggunakan teknik total sampling yaitu sebanyak 50 kasus. Pengambilan data menggunakan rekam medis. Uji data yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk menentukan distribusi frekuensi variabel penelitian. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa perempuan menderita osteoporosis lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Mereka dengan indeks massa tubuh berlebih/ overweight paling banyak mengalami osteoporosis. Penderita osteoporosis paling banyak memiliki riwayat fraktur. Usia 60-69 tahun merupakan kelompok usia dengan kejadian osteoporosis terbanyak. Penderita osteoporosis perempuan paling banyak pada kelompok usia 50-59 tahun. Penderita osteoporosis yang overweight paling banyak terdapat pada kelompok usia 60-69 tahun. Penderita osteoporosis dengan adanya riwayat fraktur paling banyak pada kelompok usia 50-59 tahun.
PROFIL PENDERITA CARCINOMA MAMMAE DI RSUP H. ADAM MALIK TAHUN 2019-2020 Indri Mahrani; Rahmatika Duri
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 7 No. 2 (2022): Edisi Oktober
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background : Breast cancer is the most common type of carcinoma  in inpatients and outpatients in all hospitals in Indonesia, with total of 12,014 patients or 28.7% of all types of carcinoma . Objective : To know the profile of breast cancer patients in RSUP H. Adam Malik in 2019-2020 Methods :  Descriptive retrospective. Results : The most experienced maternal age was 41-50 years old is 38 patients (38%), the most BMI experienced are mothers >25, about 51 patients (51%), the highest education experienced mothers are SMA / SMK, namely 56 patients (56%), the most occupations experienced breast cancer are housewives, namely 47 patients (47%), the age at menarche experienced the most breast cancer are <12 years about 66 patients (66%), marital status with mothers are married, namely 91 patients (91%), the history of breastfeeding with the most mothers answer yes, namely 81 patients (81%), the history of contraception experienced the most mothers answers yes, namely 80 patients (80%), a family history with the most mothers having breast cancer, about 52 patients (52%), a family history of other carcinoma are 95 patients (95%). Conclusion : The most age is 41-50 years, BMI is at most >25, education is SMA/SMK, most occupations are housewives, most menarche age is <12 years, most marital status is married, most breastfeeding is breastfeeding, history of most are using contraception, family history with mammary carcinoma.
GAMBARAAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN PASIEN RINITIS ALERGI DI POLIKLINIK THT-KL RUMAH SAKIT UMUM SARI MUTIARA MEDAN PERIODE JANUARI 2014 – SEPTEMBER 2015 Ermi Girsang; Robertus Idealistis Bago
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3059

Abstract

Latar belakang: Rinitis Alergi merupakan penyakit inflamasi yang disebabkan oleh reaksi alergi pada pasien atopi yang sebelumnya sudah tersensitasi dengan allergen yang sama, diikuti dengan tahap provokasi/ reaksi alergi yang diperantarai oleh mediator kimia yang spesifik dengan allergen tersebut. Penyakit ini diderita 10 – 30% orang dewasa dan 40% anak – anak di dunia. Tujuan: Tujuan Peneliti untuk mengetahui Gambaran Diagnostik dan Penatalaksanaan Pasien Rinitis Alergi di Poliklinik THT-KL RSU Sari Mutiara Medan Periode Januari 2014 – September 2015. Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif Retrospektif dengan desain studi kasus. Populasi dan sampel yang dibutuhkan adalah 100 data yang diambil secara Purposive Sampling. Hasil: Didapati umur termuda 6 tahun, dan umur tertua 75 tahun, proporsi terbanyak menurut kelompok umur 6 – 15 tahun (28%). (57%) perempuan lebih banyak dari pada laki – laki (43%). Keluhan utama hidung Tersumbat (100%), Keluhan Tambahan Rinore (53%). Pemeriksaan Rinoskopi Anterior, ditemukan secret (100%) pada hidung. Pasien diberikan pengobatan antibiotic jenis Ciprofloxacin (57%). Antihistamin Jenis Cetirizen (87%), Kortikosteroid oral jenis Prednisolone (61%). Pemakaian Dekongestan topikal jenis Oxymetazoline (26%). Intranasal kortikosteroid jenis Triamnicolone (18%). Sinusitis komplikasi paling banyak di derita (51%) dan sebanyak (37%) tidak mengalami komplikasi. Dan Pembedahan (27%) dan tidak dilakukan pembedahan (73%).
IDENTIFIKASI BAKTERI Escherichia coli PADA UDANG DI PASAR KECAMATAN MEDAN PETISAH MEDAN Juliana Lina; Royali Alfindo; Juliyanti Tarigan
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3061

Abstract

Latar Belakang: Indonesia adalah negara potensial untuk usaha bidang perikanan, Salah satu komoditas ekspor hasil perikanan di Indonesia adalah udang karena baik dari segi volume maupun nilai gizi menduduki tempat teratas, namun hambatan yang terjadi adalah Udang memiliki kadar air (70-80%) sehingga memungkinkan terjadinya kondensasi pada permukaan (kulit) yang merupakan media baik pertumbuhan kapang dan bakteri, terutama bakteri E.coli. Kontaminasi pada udang dapat terjadi ketika masih dalam masa pembiakan dalam tambak, pemanenan atau selama penanganan setelah panen dan dapat di sebabkan kontainer udang, air cucian udang, air tambak, hewan peliharaan, insektor, dan hewan pengganggu lainnya, serta pekerja yang menangani udang sejak awal pemanenan. Tujuan: Penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan bakteri E.Coli pada udang yang dijual di pasar di Kecamatan Medan Petisah. Metode: Penelitian ini bersifat survei analitic secara cross-sectional, yaitu: hubungan timbal – balik atau sebab – akibat. Untuk melihat/menentukan seberapa erat hubungan antara dua variabel. Hasil: Pada penelitian yang dilakukan hasil yang didapat adalah positif E.coli dengan menggunakan metode MPN pada 5 pasar di Kecamatan Medan Petisah yang dilakukan di Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Prima Indonesia Medan. Walaupun positif saat pembelian hendak nya para konsumen mengolah udang dengan memasak udang dengan suhu tinggi (60ºC selama 30 menit) sehingga matang, karena bakteri E.coli akan mati jika dimasak pada suhu tinggi dan matang. Kesimpulan: Dari hasil penelitian ke 5 sampel, udang yang dijual di Kota Medan Kecamatan Medan Petisah tidak memenuhi syarat konsumsi yang ditetapkan pemerintah karena ditemukan bakteri khususnya E.coli dan tidak memenuhi syarat SNI 01-2728.1-2006
GAMBARAN DIAGNOSTIK DAN PENATALAKSANAAN EKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI RS SARI MUTIARA MEDAN TAHUN 2012-2016 Nico Pemberingan Lumbantoruan; Yulitas Bachtiar; Adek Amansyah
PRIMER (Prima Medical Journal) Vol. 4 No. 1 (2019): Edisi April
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/pmj.v4i1.3062

Abstract

Latar belakang: Penyakit hipertensi dalam kehamilan merupakan kelainan vaskuler yang terjadi sebelum kehamilan atau timbul dalam kehamilan atau pada permulaan nifas. Angka kematian ibu yang berhubungan dengan kehamilan dan persalinan masih sangat tinggi. Menurut Word Healt Organization (WHO),sekitar 500.000 wanita hamil didunia menjadikorban proses reproduksi setiap tahun. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui gambaran Diagnostik dan Penatalaksanaan Eklampsia di RS Sari Mutiara Medan pada tahun 2012-2016. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, metode ini akan mendeskripsikan Gambaran Diagnostik Dan Penatalaksanaan Eklampsia Pada Ibu Hamil Di RS Sari Mutiara Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari sampai Desember 2016. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagian dari populasi yakni minimal 100 data rekam medis dengan kasus yang mengalami eklampsia di RS Sari Mutiara Medan pada tahun 2012-2016. Hasil: Ditemukan Proporsi paling banyak penderita eklampsia pada ibu hamil di Rumah Sakit Sari Mutiara Medan pada tahun 2012-2016 berdasarkan usia ibu adalah kelompok umur > 35 tahun yaitu 40 % (40 orang), masa gestasi > 34 minggu yaitu 64 % (64 orang), tekanan darah > 160/110 mmHg yaitu 60 % (60 orang), penatalaksanaan farmakologi MgSO4 yaitu 72 % (72 orang), penatalaksanaan tindakan obstetric Sectio caesar yaitu 61 % (61 orang), lama rawatan >5 hari yaitu 59 % (59 orang), dan keadaan sewaktu pulang adalah pulang berobat jalan yaitu 75 % (75 orang).