cover
Contact Name
Moh Salimi
Contact Email
salimi@staff.uns.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
snip@mail.uns.ac.id
Editorial Address
Jl. Kepodang No. 67 A Panjer Kebumen
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
ISSN : 23389400     EISSN : 28082621     DOI : https://doi.org/10.20961
Core Subject : Education,
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan diterbitkan oleh FKIP Universitas Sebelas Maret pada tahun 2013. Bertujuan menjadi salah satu pusat publikasi ilmiah artikel yang fokus pada pendidikan dan pengajaran yang meliputi: inovasi pembelajaran, pengembangan kurikulum, teknologi pendidikan, evaluasi pendidikan, dan pendidikan guru.
Arjuna Subject : -
Articles 570 Documents
Dialektika Representasi dan Performasi Buku Cerita Anak Joxy Si Rubah Penipu Karya Nahida Esmail Supriyono Supriyono; Heru Kurniawan; Amalia Nurbaiti
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 3 (2024): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v12i3.98887

Abstract

Tujuan anak-anak membaca buku cerita adalah untuk mendapatkan pemahaman dan hiburan. Pemahaman terkait dengan representasi nilai dan moral, sedangkan hiburan terkait dengan imajinasi yang menyenangkan. Untuk itu, penelitian ini dilakukan dalam upaya untuk menemukan dan menjelaskan dialektika yang terbentuk antara representasi dan performasi dalam buku cerita anak Joxy Si Rubah Penipu karya Nahida Esmail yang diterbitkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi tahun 2024. Penelitian ini dilakukan dengan teknik pengumpulan data baca dan tulis. Data yang dihimpun kemudian dikaji berdasarkan kajian teori struktur cerita, sastra anak, dan psokologi moral. Hasil penelitiannya menemukan bahwa  buku cerita anak Joxy Si Rubah Penipu karya Nahida Esmail menghadirkan reperesentasi yang menyampaikan nilai moral kejujuran atau jangan berbohong pada anak. Sedangkan performasi dibangun dengan logika imajinasi semangka yang menarik. Dengan dialektika representasi dan performasi inilah, buku cerita anak Joxy Si Rubah Penipu karya Nahida Esmail hadir sangat menarik buat anak-anak karena mampu mengahdirkan hiburan yang imajinatif dan pemahaman nilai mora kejujuran. 
Peningkatan Keterampilan Kolaborasi dan Kemampuan Numerasi Melalui Penerapan Model Student Team Achievement Divisions (STAD) pada Siswa Kelas II SD Afifah Indar Febriyanti; Suhartono Suhartono; Kartika Chrysti Suryandari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.87501

Abstract

Keterampilan kolaborasidan kemampuan numerasi penting untuk pembelajaran akademik dan juga untuk pengembangan pribadi dan pemahaman matematika pada kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Divisions (STAD) untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kemampuan numerasi. Desain penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan melalui tahapan tiga siklus. Data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tes. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas II SD Negeri 2 Jatisari. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini: (1) langkah-langkah penerapan model pembelajaran STAD yaitu pembentukan kelompok, pembagian tugas, pemberian kuis atau pertanyaan, evaluasi, kesimpulan, dan pemberian penghargaan; (2) peningkatan keterampilan kolaborasi dibuktikan dengan persentase hasil observasi pada siklus I = 78,33%, siklus II = 87,49%, dan siklus III = 90,02%; (3) peningkatan kemampuan numerasi dibuktikan dengan persentase hasil observasi pada siklus I = 76,38%, siklus II = 87,50%, dan siklus III = 91,67%, serta hasil tes tertulis pada siklus I = 73,13%, siklus II = 84,34%, dan siklus III = 89,03%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu keterampilan kolaborasi siswa meningkat karena siswa sudah dapat berkontribusi secara aktif, bekerja secara produktif, berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik, serta dapat menggunakan waktu dengan efisien. Sementara itu, kemampuan numerasi siswa juga meningkat karena siswa sudah dapat menyelesaikan masalah sehari-hari yang berhubungan dengan simbol dan angka serta siswa juga sudah dapat menafsirkan hasil analisis menjadi sebuah kesimpulan.
Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dengan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Kreativitas dalam Membuat Karya Dekoratif Mata Pelajaran Seni Rupa pada Siswa Kelas IV SD Alya Zuhdiyanti; Rokhmaniyah Rokhmaniyah; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88010

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan model PjBL dengan media audiovisual, (2) meningkatkan kreativitas melalui penerapan model PjBL dengan media audiovisual, dan (3) mendeskripsikan kendala dan solusi pada penerapan model PjBL dengan media audiovisual. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek penelitian yaitu guru dan siswa kelas IV SDN 1 Klapasawit berjumlah 14 siswa yang terdiri dari 7 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. Data yang digunakan adalah data kuantitatif dan data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa penerapan model PjBL dengan media audiovisual dapat dilakukan dengan (a) menentukan pertanyaan mendasar dengan media audiovisual, (b) membuat perencanaan proyek dengan media audiovisual, (c) menyusun jadwal pelaksanaan, (d) monitoring perkembangan proyek, (e) penilaian hasil proyek, dan (f) evaluasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kreativitas dalam membuat karya dekoratif di mana pada siklus I sebesar 81,89%, siklus II sebesar 89,33%, dan siklus III sebesar 91,18%. Kendala dalam penerapan model PjBL dengan media audiovisual yaitu (a) guru belum memberikan motivasi kepada siswa karena waktu pembelajaran habis dan (b) siswa tidak tertib dalam menyampaikan pendapatnya. Adapun solusi yang dapat diterapkan yaitu (a) guru sebaiknya memberikan motivasi selama pembelajaran berlangsung dengan afirmasi positif dan (b) guru memberikan peringatan tegas kepada siswa yang tidak tertib dalam menyampaikan pendapatnya. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model PjBL dengan media audiovisual dapat meningkatkan kreativitas dalam membuat karya dekoratif pada siswa kelas IV SD.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Multimedia untuk Meningkatkan Kerja Sama dan Hasil Belajar pada Siswa Kelas III Naelatul Izah; Moh Salimi; Ngatman Ngatman
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.88855

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu (1) mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model PBL dengan multimedia, (2) meningkatkan kerja sama, (3) meningkatkan hasil belajar, (4) mendeskripsikan kendala dan solusi yang ditemukan dalam penerapan model PBL dengan multimedia. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Subjek penelitian guru dan siswa kelas III SDN 1 Gemeksekti. Data yang digunakan data kuantitatif dan kualitatif. Teknik pengumpulan data teknik nontes yaitu observasi dan wawancara, teknik tes berupa tes tertulis. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagai berikut: (1) penerapan model PBL dengan langkah-langkah yaitu (a) orientasi masalah dengan multimedia, (b) pengorganisasian siswa dengan multimedia,(c) membimbing siswa melakukan penyelidikan, (d) mengembangkan dan menyajikan hasil diskusi dengan multimedia, (e) analisis dan evaluasi dengan multimedia, (2) kerja sama siswa meningkat. Rata-rata hasil observasi siklus I = 76,56%, siklus II = 82,29% dan siklus III = 89,58%, (3) hasil belajar mengalami peningkatan. Rata-rata hasil belajar siklus I = 48,21%, siklus II= 75%, siklus III= 92,86%, 4) Kendala dan solusi dalam penelitian yaitu siswa kurang aktif mengikuti pembelajaran, solusi yang diberikan yaitu guru memotivasi siswa agar aktif dan mengapresiasi siswa. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model PBL menggunakan multimedia dapat meningkatkan kerja sama dan hasil belajar tentang cuaca pada siswa kelas III SDN 1 Gemeksekti tahun ajaran 2023/2024.
The Effectiveness of Quiz through WordWall Media toward Students’ Vocabulary Mastery Syifa' Is Nabila; Husni Mubarok
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.100872

Abstract

Metode pembelajaran kosakata tradisional sering kali gagal melibatkan siswa dan mendukung retensi jangka panjang. Oleh karena itu, pendidik memerlukan pendekatan yang lebih interaktif dan berbasis teknologi. Penelitian kuasi-eksperimen ini mengkaji seberapa efektif media kuis berbasis WordWall dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa kelas VII di MTS Al-Isro Batealit Jepara. Para peneliti membagi siswa menjadi dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media WordWall dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui pretest dan posttest untuk dianalisis menggunakan uji-t sampel berpasangan dan uji-t dua sampel independen untuk mengukur perbedaan dalam dan antar kelompok. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen dengan skor N-gain sebesar 75,16%, dibandingkan dengan 56,95% pada kelompok kontrol. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (Sig. = 0,000), menyoroti efektivitas media digital interaktif dibandingkan metode tradisional. Temuan ini menegaskan potensi WordWall sangat transformatif dalam menciptakan pengalaman belajar dinamis dan menarik. Namun demikian, akses terhadap teknologi dan perlunya penelitian lebih lanjut di berbagai konteks pendidikan tetap menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) dengan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Matematika pada Materi Bangun Ruang Siswa Kelas V SD Negeri 2 Bumirejo Tahun Ajaran 2023/2024 Agita Putri Ardini; Wahyudi Wayudi; Wahyono Wahyono
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.89976

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan langkah penerapan model PBL dengan media pop-up book, (2) meningkatkan motivasi belajar, (3) meningkatkan hasil belajar, dan (4) mendeskripsikan kendala solusi. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri 2 Bumirejo. Data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini yaitu langkah penerapan model PBL dengan media pop-up book yaitu: (1) mengorientasikan siswa pada masalah, (2) mengorganisasikan siswa pada masalah, (3) membimbing penyelidikan, (4) menyajikan hasil diskusi pemecahan masalah, dan (5) analisis dan evaluasi hasi dan proses. Hasil observasi motivasi belajar siswa pada siklus I = 74,99%, siklus II = 89,69%, dan siklus III = 97,22%. Hasil belajar siswa tentang bangun ruang siklus I = 68,27%, siklus II = 82,33%, dan siklus III = 94,03%. kendala yang sering muncul pada pembelajaran ini adalah siswa yang masih malu untuk bertanya dan menanggapi presentasi kelompok. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dengan media pop-up book dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika materi bangun ruang siswa kelas V SD Negeri 2 Bumirejo tahun ajaran 2023/2024.
Penerapan Model Pembelajaran Quick On The Draw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kateguhan 01 Tahun Ajaran 2023/2024 Iska Ayu Pratiwi; Muhamad Chamdani; Tri Saptuti Susiani
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.90985

Abstract

Keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sangat mempengaruhi keberhasilan pendidikan formal. Tujuan penelitian ini, yaitu: (1) Mendeskripsikan langkah-langkah penerapan model pembelajaran Quick On The Draw (QOTD) untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SD Negeri Kateguhan 01 tahun ajaran 2023/2024; (2) Mendeskripsikan hasil belajar Pendidikan Pancasila setelah diterapkan model QOTD; dan (3) Mendeskripsikan kendala dan solusi dalam penerapan model QOTD. Desain penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Langkah model QOTD yaitu: penyiapan satu set pertanyaan, pembagian siswa menjadi beberapa kelompok, pembagian materi sumber pada setiap kelompok, pengambilan kartu pertanyaan, diskusi kelompok menemukan jawaban dan menjawab pertanyaan, pelaporan jawaban kelompok, penentuan pemenang, dan pembahasan semua pertanyaan dan jawaban. Persentase hasil observasi terhadap guru pada siklus I = 74,98%, siklus II = 89,82%, dan siklus III = 99,48%; (2) Rata-rata hasil belajar siswa siklus I = 76,57, siklus II = 85,45, dan siklus III = 95,14; dan (3) Kendala yang ditemui salah satunya adalah guru kurang mengawasi kondisi kelas sehingga terdapat beberapa siswa yang gaduh sendiri, adapun solusi kendala tersebut adalah mengawasi jalannya diskusi kelompok serta membimbing siswa bekerja dengan tenang.
Analisis Pengembangan Kurikulum Mikro Mata Pelajaran Seni pada Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Eroh Rokayah; Effy Mulyasari; Deri Hendriawan; Elmi Hanjar Bait
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.97796

Abstract

Seni dalam Kurikulum Merdeka dirancang untuk menciptakan pembelajaran holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, dan psikomotorik guna meningkatkan kreativitas, berpikir kritis, dan apresiasi budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kurikulum mikro seni di sekolah dasar dalam konteks implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis isi terhadap dokumen kebijakan, modul ajar, dan jurnal ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Capaian Pembelajaran (CP) seni menetapkan standar kompetensi yang holistik, Tujuan Pembelajaran (TP) mendukung desain pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual, dan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP) memastikan kesinambungan materi secara sistematis. Namun, implementasi pembelajaran seni terkendala oleh keterbatasan pelatihan guru, minimnya sumber daya, dan kesenjangan infrastruktur, terutama di daerah terpencil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan pelatihan guru, pengembangan modul tematik berbasis proyek, dan peningkatan infrastruktur sangat diperlukan untuk mengoptimalkan implementasi seni dalam Kurikulum Merdeka. 
Korelasi antara Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak Ismi Nurjanah; Ratna Sari Dewi; Laksmi Evasufi Widi Fajari
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.102444

Abstract

Pendidikan saat ini membutuhkan kepala sekolah yang kompeten dalam mengelola sekolah dan meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini bertujuan (1) Mengetahui profil kompetensi manajeriaal kepala sekolah di Kec. Muncang; (2) Mengetahui profil kinerja guru di Kec. Muncang; (3) Menguji korelasi antara kompetensi manajerial kepala sekolah terhadap kinerja guru SD di Kec. Muncang. Metode yang digunakan adalah Kuantitatif dengan analisis korelasi. Sampel berjumlah 40 orang, yaitu 20 orang kepala sekolah dan 20 orang guru SD di Kec. Muncang. Teknik pengumpulan menggunakan angket (kuesioner). Teknis analisi data meliputi analisis deskriftif dan uji hipotesis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan kompetensi manajerial kepala sekolah dasar di Kec. Muncang berada pada kategori sedang (rata-rata 124), begitupun kinerja guru di SD Kec. Muncang (rata-rata 116). Terdapat korelasi positif dan kuat (0.89) antara kompetensi manajerial kepala sekolah dan kinerja guru di SD Kec. Muncang. Hal ini menujukan kompetensi manajerial memiliki keterkaitan dengan kinerja guru.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kendala Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Arif Munandar; Effy Mulyasari; Deri Hendrawan; Arni Rizkiah; Ida Rahayu
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 1 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i1.97217

Abstract

Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar menghadirkan tantangan, seperti kurangnya pelatihan guru, keterbatasan fasilitas, dan rendahnya akses terhadap sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi yang digunakan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Metode penelitian yang dipilih adalah tinjauan literatur sistematis dengan menganalisis 75 artikel dari database Scopus dan Google Scholar yang terpublikasi periode 2014-2024. Hasil menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala dalam menyusun perangkat ajar, memanfaatkan teknologi, serta melaksanakan pembelajaran berbasis proyek. Namun, mereka mengatasi tantangan ini dengan mengikuti pelatihan intensif, berkolaborasi dalam komunitas belajar, dan menciptakan media pembelajaran inovatif. Kesimpulannya, strategi ini efektif dalam mengurangi hambatan implementasi Kurikulum Merdeka, meskipun dukungan kebijakan dan sumber daya masih diperlukan