cover
Contact Name
Kenny Candra Pradana
Contact Email
kennycandrapradana@gmail.com
Phone
+6289671344567
Journal Mail Official
lppmsaburai@gmail.com
Editorial Address
Jl. Imam Bonjol No.468 Langkapura, Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS)
ISSN : 27465063     EISSN : 27465071     DOI : https://doi.org/10.24967/jams
Core Subject : Humanities,
JAMS: Jurnal Abdi Masyarakat Saburai, with registered number p-ISSN:2746-5063 (cetak), e-ISSN:2746-5071(online), is a multidiciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai, Lampung. The aim of this journal publication is to accommodate and disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. JAMS: Jurnal Abdi Masyarakat Saburai published two time annually, i.e., April and October. Jurnal Abdi Masyarakat Saburai (JAMS), particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Education for Sustainable Development; 2. Community Services; 3. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 4. Community Empowerment, Social Access; 5. Student Community Services; 6. Border Region, Less Developed Region
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
Penanganan Stunting Melalui Konsep Sumber Daya Alam Berbasis Budidamber (Budidaya Ikan Lele Dalam Ember) Sari, Ratna Kumala; Amanah, Siti; Wibowo, Farras Adi; Lutfi, M.
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 5, No 02 (2024): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v5i02.3349

Abstract

Kabupaten Lampung Selatan termasuk sebagai salah satu prioritas dari 160 kabupaten/kota dalam upaya penanganan anak kerdil (stunting) yang ditetapkan oleh Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Berdasarkan data Bidan Desa, di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, terdapat 2 anak balita yang masuk dalam kategori stunting dan 21 anak balita berpotensi mengalami stunting akibat kebutuhan zat gizi dalam tubuh yang tidak terpenuhi secara optimal. Salah satu solusinya adalah dengan pengenalan budidaya ikan lele dalam ember sebagai evolusi dari sistem akuaponik yang akan meningkatkan minat masyarakat untuk menanam ikan sayuran dalam satu lokasi, sehingga memberikan hasil panen yang melimpah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi akan kebutuhan ikan dan sayuran. Tujuan pengabdian ini ialah memberikan edukasi ke masyarakat untuk mengembangkan kemampuan masyarakat dalam budidamber. Pelatihan budidaya ikan dalam ember (budidamber). Dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2024 bertempat di Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari perangkat desa dan warga desa. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan 4 tahapan metode yaitu, tahap persiapan, pelatihan, penerapan, dan evaluasi. Hasil yang didapatkan adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan swasembada pangan pemenuhan gizi keluarga dalam penanganan stunting di Desa Purwotani, khususnya dalam budidaya ikan lele dalam ember.
Sosialisasi dan Pelatihan Pencegahan Stunting di Desa Karang Anyar Kabupaten Lampung Selatan Melalui Pemanfaatan Kolam dan Kebun Ariyanto, Lilik; Mauliana, Yunita; Cambodia, Mirnanda; Apriyanto, Agus; Pahlepi, Reza; Anwar, Anwar; Dewi, Ade Sandra
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 5, No 02 (2024): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v5i02.3584

Abstract

Kabupaten Lampung Selatan merupakan salah satu wilayah di Provinsi Lampung yang masih berupaya dengan serius untuk penanganan persoalan stunting. Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan tahun 2023, angka prevalensi stunting Lampung Selatan masih mencapai 9,9%. Hal ini masih cukup tinggi, mengingat target yang hendak dicapai sebesar di bawah angka 5%. Banyak upaya yang telah dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Selatan untuk menekan angka stunting, diantaranya adalah meningkatkan pemenuhan gizi dan ketahanan pangan keluarga dengan memanfaatkan metode dan teknologi tepat guna. Salah satu teknologi tepat guna yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan keluarga untuk pemenuhan kebutuhan gizi (protein hewani dan nabati) adalah dengan pemanfaatan kolam dan kebun di sekitar rumah untuk budidaya ikan air tawar dan sayuran. Pendampingan ini dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan sosialisasi mengenai konsep pemanfaatan kolam dan kebun di lahan pekarangan rumah yang ada di lokasi pemukiman masyarakat dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan keluarga untuk pencegahan stunting. Pelaksanaan kegiatan pengabdian dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 10 Agustus 2024. Lokasi kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Karang Anyar, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan sosialisasi dan pelatihan di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan ini berjalan aktif dan komunikatif, dengan pemanfaatan kolam dan kebun di lahan pekarangan rumah. Respon peserta sangat positif, terlihat dari kehadiran yang baik dan antusiasme masyarakat dalam bertanya serta berdiskusi saat praktik di lapangan.
Renovasi Alun-alun Untuk Mengangkat Perekonomian Masyarakat Desa Pratama, Satrya Surya; Kartadinata, Andriansyah; Mirwansyah, Mirwansyah; Hidayana, Yuli; Mahendra, Aldi; Sapari, Yhandi Reas
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 5, No 02 (2024): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v5i02.3569

Abstract

Sejak tahun 2019, Desa Srikaton membangun Alun-Alun Desa sebagai sarana ruang publik dan tempat berjualan bagi pelaku UMKM di desa tersebut. Namun, sejak terjadinya pandemi Covid-19, alun-alun menjadi sepi, dan aktivitas berjualan terhenti. Dalam rangka kegiatan Pengabdian Mahasiswa KKN Kelompok 23 Universitas Sang Bumi Rua Jurai Tahun 2023/2024, alun-alun yang sudah tersedia, akan direnovasi untuk (1) menghidupkan kembali aktivitas di Alun-Alun Desa, (2) meningkatkan perekonomian masyarakat, dan (3) memanfaatkan kembali sarana olahraga yang ada. Metode kegiatan pengabdian ini melibatkan pemberdayaan masyarakat Desa Srikaton melalui gotong royong untuk merenovasi Alun-Alun Desa. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua minggu, dari tanggal 19 hingga 27 Juli 2024. Hasil dari gotong royong tersebut adalah penyelenggaraan Pasar Tiban, yang diresmikan oleh Ibu Kepala Desa Srikaton pada tanggal 27 Juli 2024 di Alun-Alun Desa Srikaton. Sebanyak 23 pelaku UMKM, baik dari Desa Srikaton maupun dari luar desa, ikut serta dalam Pasar Tiban. Antusiasme masyarakat Desa Srikaton terlihat dari ramainya alun-alun dan penuhnya area parkir selama kegiatan berlangsung. Melalui program kerja unggulan KKN Kelompok 23 Universitas Sang Bumi Rua Jurai serta partisipasi masyarakat Desa Srikaton ini, Pemerintah Desa Srikaton berhasil mendapatkan penghargaan sebagai Desa Inspiratif dari Bupati Lampung Selatan.
Edukasi 5S Untuk Mengurangi Inefisiensi Waktu Proses Pada Sentra Industri Batik, Bayat, Jawa Tengah Apsari, Ayudyah Eka; Nugraheni, Diyah Dwi; Ismaili, Abul Fida
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 5, No 02 (2024): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v5i02.3528

Abstract

Kondisi perusahaan batik yang masih jauh dari kata nyaman mengharuskan perusahaan untuk mengkondisikan stasiun kerja sesuai dengan kebutuhan. Buruknya kondisi ini dapat mengakibatkan kecelakaan kerja yang dapat membahayakan pekerja. Diperlukan adanya pengaturan untuk meminimalisir adanya potensi kecelakaan kerja. Pengaturan ini bertujuan meningkatkan performa kerja seperti menambah kecepatan kerja, akurasi, keselamatan kerja, mengurangi pemborosan tempat dan waktu. 5S sebagai salah satu metode yang digunakan untuk bisa mempermudah problem yang ada saat ini di sentra industri batik Bayat. Metode ini digunakan mengingat skala UMKM yang masih tergolong kecil, namun membutuhkan adanya pembenahan untuk meningkatkan kinerja dari keseluruhan proses yang ada. 5S sebagai metode yang sederhaana dapat diterapkan oleh perusahaan kecil maupun perusahaan besar sekalipun. Program 5S diharapkan menghilangkan pemborosan yang ada dapat diminimalkan sehingga terjadi peningkatan produktifitas dan efektivitas dari perusahaan. Kendala yang masih dirasakan saat ini, masih belum adanya pencatatan pengadaan barang secara terperinci. Hal ini menjadikan industri rumahan di daerah Bayat ini belum bisa memaksimalkan sumber daya yang ada untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Konsep 5S yang sederhana sering terabaikan. Industri tanpa 5S tak akan mampu berprestasi secara layak. 5S merupakan budaya tentang bagaimana seseorang memperlakukan tempat kerja secara benar. Tempat kerja yang tertata rapi, bersih, dan tertib memudahkan pekerjaan perorangan.
Pemberantasan DBD Melalui Perancangan dan Implementasi Alat Fogging Lokal Sebagai Upaya Penuntasan Stunting di Desa Kalisari Afni, Diana Nur; Yoga, Heli Apri; Jaya, Fery Hendi; Muchtar, Billy; Indriyani, Indriyani; Dewi, Sari Utama; Prikurnia, Anas Khair
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.3432

Abstract

Program inovatif ini bertujuan untuk mengatasi masalah Demam Berdarah Dengue (DBD) dan stunting di Desa Kalisari melalui pengembangan alat fogging lokal dan penyuluhan kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai yang dilaksanakan pada bulan Juli hingga oktober 2024 di Desa Kalisari, Kecamatan Natar, Lampung Selatan. Setelah alat dirancang, dilakukan uji coba kepada 10 rumah warga desa untuk memastikan efektivitas alat dalam membunuh nyamuk Aedes Aegypti. Penyuluhan dilaksanakan di Balai Desa dengan materi yang mencakup pengenalan penyakit DBD, strategi pencegahan melalui 3M Plus, sekaligus demonstrasi cara perakitan alat serta uji coba alat fogging. Berdasarkan uji coba tersebut, alat fogging yang dirancang terbukti efektif dalam mengurangi populasi nyamuk Aedes Aegypti, dengan tingkat efektivitas mencapai 90 persen. Penggunaan alat ini dinilai mudah dan aman oleh masyarakat, dengan bahan-bahan pembuatan yang tersedia secara lokal. Penyuluhan tentang pencegahan DBD meningkatkan pemahaman peserta mengenai penyakit ini dan strategi 3M Plus, serta penggunaan alat fogging lokal. Dampak program terhadap kesehatan masyarakat ditunjukkan dengan penurunan kasus DBD sebesar 60 persen, yang berpotensi mempercepat penuntasan stunting. Program ini menawarkan pendekatan terintegrasi yang berpotensi untuk diterapkan di daerah lain dengan tantangan serupa, meskipun pemantauan berkelanjutan dan dukungan tambahan diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan jangka panjang.
Desa Digital dan Informatif : Visualisasi dan Manajemen Konten Layanan Publik Berbasis Teknologi Informasi di Pemerintahan Desa Kunjir Lampung Selatan Sopyan, Ence; Prasetio, Yugo Dwi; Apriadi, Eko Aziz; Chairunnisa, Chairunnisa
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.4184

Abstract

Transformasi digital dalam pelayanan publik menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah desa untuk menjawab tuntutan akses informasi yang cepat, transparan, dan partisipatif. Desa Kunjir, sebagai desa pesisir di Kabupaten Lampung Selatan menghadapi permasalahan rendahnya kapasitas aparatur dalam mengelola konten digital layanan publik serta belum optimalnya pemanfaatan media sosial dan Website desa. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memvisualisasikan informasi dan mengelola platform digital secara efektif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan terpadu, workshop, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan selama satu bulan dengan melibatkan perangkat desa, BPD, RT/RW, serta mahasiswa lintas disiplin. Hasil menunjukkan adanya peningkatan keterampilan dalam produksi konten visual, aktivasi media sosial desa, serta integrasi Website dengan sistem informasi layanan publik. Luaran kegiatan meliputi infografis layanan, panduan manajemen konten, serta sistem pengelolaan media yang lebih terstruktur. Temuan ini menunjukkan bahwa kolaborasi interdisipliner dan pendekatan partisipatif mampu menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik di desa. Kesimpulannya, program ini berkontribusi signifikan dalam membangun model pelayanan publik desa yang digital, komunikatif, dan berkelanjutan.
Penguatan Ekonomi Lokal melalui Inovasi Olahan Salak: Pelatihan bagi Karang Taruna Dharma Asri dan KWT Melati Dewi, Ade Sandra; Pahlepi, Reza; Purnama, Husna; Yamin, Yuliana; Rauf, Eka Ubaya Taruna; Dewi, Lies Kumara; Sasora, Fajar
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.4070

Abstract

Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, merupakan wilayah dengan potensi hasil pertanian buah salak yang cukup melimpah. Namun, pemanfaatan hasil panen masih terbatas pada penjualan buah secara langsung tanpa nilai tambah. Untuk itu, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai melaksanakan program pemberdayaan dan pendampingan terhadap Karang Taruna Dharma Asri dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Melati di Pekon Simpang Kanan dalam bentuk pelatihan pengolahan buah salak menjadi produk olahan seperti dodol dan selai. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil pertanian agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. Metode pelaksanaan mencakup pendekatan partisipatif melalui pelatihan langsung, pendampingan, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengolah salak menjadi produk olahan, meskipun masih ditemui kendala seperti adonan bubur salak yang cepat mengeras jika tidak segera diproses. Kesimpulannya, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan dan potensi ekonomi masyarakat, namun perlu pendampingan lanjutan untuk mengatasi kendala teknis dalam pengolahan.
Pembinaan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis SAK EMKM Pada UMKM Pempek Mamamia di Lampung Selatan Nurmalita, Putri; Hidayat, Dimas Rahmat; Sumaryanto, Sumaryanto
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.4280

Abstract

Banyak pelaku UMKM masih memiliki pemahaman yang rendah terhadap pentingnya pencatatan keuangan yang baik dan sesuai standar, sehingga seringkali hanya mencatat aliran kas tanpa menyusun laporan keuangan yang lengkap. Kondisi ini juga terjadi pada UMKM Pempek Mamamia di Lampung Selatan. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM Pempek Mamamia dalam penyusunan laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Subjek kegiatan ini ialah pemilik sekaligus pengelola UMKM Pempek Mamamia yang aktif menjalankan usaha di bidang kuliner, khususnya produksi pempek. Melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan yang dilakukan pada bulan Maret hingga Mei 2025 di Jati Agung, Lampung Selatan, tim pengabdi membantu pelaku usaha dalam menyusun laporan laba rugi, laporan posisi keuangan, serta catatan atas laporan keuangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelaku UMKM memperoleh manfaat signifikan dalam memahami kondisi keuangan usahanya serta siap mengelola usahanya secara lebih profesional dan akuntabel.
Pelatihan Bisnis Digital Dan Teknologi Produksi Bagi Masyarakat Pekon Mataram Kecamatan Gading Rejo Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Ibrahim, Fauzi; Putri, Novia Utami; Apriyanto, Agus; Murti, Adam Wisnu; Pratiwi, Dian; Wahyu, Wahyu
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.3946

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya pemanfaatan teknologi dalam proses produksi dan pemasaran yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro di Desa Mataram, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu. Masyarakat desa sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan usaha mikro, namun keterbatasan dalam akses teknologi, literasi keuangan, dan strategi pemasaran digital menyebabkan rendahnya daya saing produk mereka di pasar yang lebih luas. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Mataram pada tanggal 31 Desember 2024 dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan yang terintegrasi. Pelatihan mencakup tiga aspek utama, yaitu pelatihan teknologi produksi (penggunaan alat pengering dan pengemasan vakum), pelatihan manajemen usaha (literasi keuangan dan penyusunan rencana bisnis), serta pelatihan pemasaran digital (penggunaan media sosial, e-commerce, dan branding produk). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat mitra dalam mengadopsi teknologi dan strategi bisnis modern. Evaluasi menggunakan kuesioner menunjukkan peningkatan pemahaman hingga 80 persen setelah pelatihan. Program ini diharapkan mampu membangun ekosistem usaha berbasis digital yang mandiri dan berkelanjutan di desa, mendukung visi Smart Village.
Pendampingan Hukum Administrasi dalam Penyusunan SOP Pelayanan Publik di Pemerintahan Desa Jati Mulyo Arcaropeboka, Raja Agung Kesuma; Gunawan, Tedi
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 01 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i01.4162

Abstract

Permasalahan lemahnya pemahaman perangkat desa terhadap prinsip-prinsip Hukum Administrasi Negara, khususnya dalam aspek penyusunan prosedur pelayanan publik, menjadi hambatan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Ketiadaan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang tertulis menyebabkan pelayanan bersifat tidak seragam, tidak efisien, dan rentan terhadap penyimpangan administratif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dalam memahami Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) serta mendampingi proses penyusunan SOP layanan publik yang sesuai dengan prinsip hukum administrasi. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan hukum, pelatihan teknis, serta pendampingan intensif dalam penyusunan dan simulasi SOP. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta terhadap AUPB dan tata kelola pelayanan publik berbasis prosedur. Tiga dokumen SOP layanan prioritas berhasil disusun dan mulai diimplementasikan di lingkungan pemerintahan desa. Selain itu, partisipasi aktif dari perangkat desa dan dukungan kepala desa menjadi faktor pendorong keberhasilan kegiatan. Program ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif dan advokatif berbasis hukum administrasi negara mampu memberikan dampak nyata dalam membangun sistem pelayanan publik desa yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel.

Page 9 of 12 | Total Record : 118