cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG PENCEGAHAN KEPUTIHAN DI TPMB HESTY Ika Kania Fatdo Wardani; Prisma Linda; Hesty Nurul Ummah J; Iim Imroah; Lilis Setiawati; Novita Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7073

Abstract

Keputihan merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami wanita usia subur (WUS). Kurangnya pengetahuan mengenai penyebab, faktor risiko, pencegahan, dan penanganan keputihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan wanita usia subur tentang pencegahan dan penanganan keputihan melalui edukasi kesehatan di TPMB Hesty Tahun 2026. Sasaran kegiatan adalah 20 wanita usia subur yang berkunjung ke TPMB Hesty. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, serta edukasi mengenai kesehatan reproduksi dan pencegahan keputihan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama edukasi. Nilai pretest menunjukkan pengetahuan kategori sedang sebesar 55%, baik 20%, dan kurang 25%. Setelah penyuluhan, hasil posttest meningkat menjadi kategori baik sebesar 95% dan sedang 5%. Hasil uji Paired Sample Test menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan wanita usia subur mengenai pencegahan dan penanganan keputihan. Kegiatan ini efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan reproduksi wanita.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANEMIA MELALUI EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET DI POSYANDU Z KABUPATEN BEKASI Della Mutiara; Ika Kania Fatdo Wardani; Aliszza Ulfa Hifdzilah; Devi Triana; Salsabila, Syifa
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7075

Abstract

Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia. Kurangnya pengetahuan mengenai penyebab, dampak, dan pencegahan anemia dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi selama kehamilan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet di Posyandu Z Kabupaten Bekasi. Sasaran kegiatan adalah 20 ibu hamil yang mengikuti kegiatan posyandu. Metode pelaksanaan meliputi pemberian pretest, penyampaian materi melalui ceramah dan diskusi menggunakan media leaflet, serta evaluasi melalui posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi. Secara kuantitatif, rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 5,30 menjadi 8,60 setelah edukasi, dengan selisih peningkatan sebesar 3,30 poin. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan nilai p=0,000 (p<0,05). Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan, aktif bertanya dan berdiskusi, serta mampu menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Kegiatan edukasi kesehatan menggunakan media leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang anemia sehingga dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan ibu dan janin.
OPTIMALISASI PENGETAHUAN IBU DALAM PEMENUHAN GIZI SEIMBANG BALITA MELALUI EDUKASI ASUPAN NUTRISI Ismah Khaerunisa; Amanda Dwi Rusty; Nindiawati; Nita Khoirunisa; Noviana Gita Ramandhani; Siti Komala Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7077

Abstract

Masalah terkait gizi pada anak usia dini tetap menjadi isu yang memerlukan perhatian untuk meningkatkan pengetahuan para ibu sebagai pengasuh utama dalam memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperluas pemahaman ibu mengenai asupan gizi seimbang bagi balita melalui pendidikan dengan memakai bahan leaflet, dimulai dengan pengujian awal untuk mengetahui pengetahuan yang menggunakan bahan leaflet. Sasaran dari kegiatan ini adalah ibu-ibu yang memiliki balita di Desa Pasir Gombong, dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Metode yang diterapkan adalah penyuluhan langsung peserta, diikuti dengan penyampaian materi, diskusi, dan diakhiri dengan pengujian akhir sebagai bentuk evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah mengikuti sesi edukasi. Sebelum adanya intervensi, terdapat 15 peserta (75%) yang memiliki pengetahuan rendah dan 5 peserta (25%) yang memiliki pengetahuan baik. Usai edukasi, jumlah peserta yang memiliki pengetahuan baik meningkat menjadi 19 orang (95%), sedangkan hanya 1 orang (5%) yang masih memiliki pengetahuan rendah. Rata-rata nilai pengetahuan juga mengalami peningkatan dari 0,25 menjadi 0,95. Hasil dari uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, edukasi menggunakan media leaflet efektif meningkatkan pengetahuan ibu mengenai pemenuhan gizi seimbang balita.
PEMBERDAYAAN PKK PEDURUNGAN LOR UNTUK DAUR ULANG MINYAK JELANTAH DAN SEREH MENJADI SABUN Retno Sri Iswari; Suwarni, Sri; Wahyu Setyaningsih; Margareta Retno Priamsari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7080

Abstract

Penggunaan minyak goreng secara berulang masih sering dilakukan oleh masyarakat karena keterbatasan pengetahuan mengenai dampaknya terhadap kesehatan. Minyak jelantah yang digunakan kembali sebagai media menggoreng berpotensi menghasilkan senyawa oksidatif yang berbahaya, sedangkan pembuangannya secara langsung dapat mencemari lingkungan. Di sisi lain Kelurahan Pedurungan Lor memiliki potensi berupa Tim Penggerak PKK yang aktif serta hasil urban farming berupa sereh yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan produk sabun. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Tim Penggerak PKK Kelurahan Pedurungan Lor dalam mengolah minyak jelantah menjadi sabun ramah lingkungan berbasis sereh hasil urban farming. Metode yang digunakan meliputi observasi, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Sebagai media pembelajaran berkelanjutan, disusun video edukasi mengenai pemurnian minyak jelantah, pembuatan minyak sereh, dan proses pembuatan sabun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai bahaya penggunaan minyak jelantah, pengelolaan limbah rumah tangga, serta keterampilan dalam memproduksi sabun ramah lingkungan. Program ini mengimplementasikan konsep Green Pharmacy dan Circular Economy melalui pemanfaatan limbah minyak jelantah dan sereh hasil urban farming menjadi produk non-pangan yang aman dan bernilai ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesehatan masyarakat, mengurangi pencemaran lingkungan, serta mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga berbasis potensi lokal.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS UMKM ROTI DAN KUE MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA PROSES PENGOLAHAN DAN PRODUKSI Muhaimin, Fitriari Izzatunnisa; Al Amin, M. Noer Falaq; Cahyaningrum, Sari Edi; Elasari, Indah Nur; Setiyanti, Aisha
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7084

Abstract

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) roti dan kue merupakan salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan pendapatan masyarakat, terutama bagi keluarga petani yang memiliki usaha sampingan. Salah satu UMKM di Kabupaten Nganjuk menghadapi kendala berupa keterbatasan peralatan produksi sehingga proses pengolahan bahan dan kapasitas produksi belum mampu memenuhi peningkatan jumlah pesanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan diversifikasi produk melalui penerapan teknologi tepat guna. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, pengadaan dan penyerahan peralatan, demonstrasi penggunaan, serta pendampingan selama implementasi. Teknologi yang diterapkan berupa food processor untuk mempercepat proses pengolahan bahan dan langseng berkapasitas lebih besar untuk meningkatkan kapasitas pengukusan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan food processor dan langseng mampu mempercepat proses pengolahan bahan sekitar 30% dibandingkan metode sebelumnya. Selain itu, kapasitas produksi meningkat dan mitra berhasil mengembangkan diversifikasi produk, antara lain bolu gulung, putu ayu, risoles ayam, kue mangkok, dan kue bugis. Penerapan teknologi tepat guna terbukti mampu menidan ngkatkan efisiensi proses produksi sekaligus memperluas variasi produk yang dihasilkan. Program ini diharapkan dapat mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM pangan skala rumah tangga.
PELATIHAN DAN KOMPETISI GOARA-GOARA TINGKAT INTERNASIONAL DI UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA TAHUN 2026 Slamet Santoso; Shodiq Hutomono; Teguh Andibowo; Teguh Santosa; Erik Teguh Prakoso; Faridha Isnaini
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7085

Abstract

Technological advancements should be leveraged to revitalize traditional games, making them more engaging and ensuring their preservation for future generations. However, technology can also negatively impact traditional games, as children today often no longer play them. Driven by a passion for culture, academics have felt compelled to preserve local wisdom and traditional games. Efforts to conserve and reintroduce these nearly extinct traditional games have taken the form of international-level training sessions and competitions for "Goara-Goara." Goara-Goara is a composite of Indonesian traditional sports and games, integrated into a single, unique, engaging, and enjoyable new game. This innovative game incorporates seven to eight traditional activities, such as *rangku alu* (bamboo dance), sack racing, progressive jump rope, *suda manda* (hopscotch), bamboo stilts, *boy-boyan* (ball-and-tile game), and—optionally—bamboo climbing. The project was implemented in three stages: 1) promoting Goara-Goara via social media and sharing information with training organizers; 2) conducting a 10-hour Goara-Goara training session; and 3) hosting an international Goara-Goara competition. Participants hailed from 11 countries—Bangladesh, Afghanistan, Pakistan, Sudan, Yemen, the Philippines, The Gambia, Uganda, Timor-Leste, Japan, and Indonesia—with a total of 175 participants. These training and competition activities were organized and funded by the UTP Institute for Research and Community Service, in collaboration with the Office of International Affairs and with support from the UTP PPG FKIP (Teacher Professional Education Program).
INTEGRASI SEPAK BOLA EDUKATIF DI SEKOLAH DASAR Muryadi, Agustanico Dwi; Untung Nugroho; Sunjoyo; Putri Rindi Antika
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7086

Abstract

Kebugaran jasmani merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kemampuan belajar siswa sekolah dasar. Namun, aktivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah masih belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan peningkatan kebugaran jasmani peserta didik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model Integrasi Sepak Bola Edukatif di Sekolah Dasar sebagai upaya meningkatkan kebugaran jasmani siswa di SD Negeri 1 Bugo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan guru PJOK, implementasi program sepak bola edukatif, pendampingan, evaluasi, dan penyusunan strategi keberlanjutan. Program menghasilkan luaran berupa modul pembelajaran, instrumen evaluasi kebugaran, dan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan. Berdasarkan data, rata-rata nilai kebugaran jasmani siswa meningkat dari 63,88 pada pretest menjadi 70,56 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 10,47%. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, program juga memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran PJOK berbasis aktivitas fisik yang inovatif dan terstruktur. Model integrasi sepak bola edukatif berpotensi menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di sekolah dasar lain untuk mendukung terciptanya budaya hidup aktif dan sehat secara berkelanjutan.
MOVE & PLAY: PENDEKATAN KREATIF DAN MENYENANGKAN DALAM AKTIVITAS FISIK ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI DAN KETERAMPILAN MOTORIK Arif Rohman Hakim; Karlina Dwijayanti; Maulana Hafidz Hedi Suseno; Elyza Nur Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7088

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendukung perkembangan fisik dan motorik. Namun, keterlibatan ABK dalam aktivitas fisik di sekolah sering kali masih rendah akibat keterbatasan kemampuan motorik, kurangnya modifikasi kegiatan, serta minimnya pendekatan pembelajaran yang adaptif. Artikel ini membahas penerapan pendekatan Move & Play sebagai strategi kreatif dan menyenangkan dalam aktivitas fisik bagi ABK di lingkungan sekolah inklusif. Pendekatan ini mengintegrasikan unsur gerak, permainan, eksplorasi, dan interaksi sosial yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Melalui kegiatan yang terstruktur dan menarik, Move & Play mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus, serta memperkuat kemampuan sosial dan emosional. Implementasi pendekatan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dikemas dalam bentuk permainan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
EDUKASI LITERASI DIGITAL DAN BIJAK BERMEDIA SOSIAL BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Qadri Saiful, Nur Aisyah; Sartinayanti; Parida; Maksud Hakim; Reski Amanda Nur; Nurfadhilla
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7089

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan penggunaan media sosial di kalangan remaja, termasuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Di sisi lain, rendahnya literasi digital menyebabkan peserta didik rentan terhadap berbagai risiko, seperti penyebaran hoaks, cyberbullying, penipuan daring, pelanggaran privasi, dan kecanduan media sosial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pentingnya literasi digital serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Metode pelaksanaan dilakukan melalui kegiatan sosialisasi yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan penyampaian contoh kasus yang berkaitan dengan penggunaan media sosial. Sasaran kegiatan adalah siswa SMP Negeri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti sosialisasi dengan antusias, aktif dalam sesi diskusi, serta memperoleh pemahaman mengenai etika digital, keamanan data pribadi, bahaya penyebaran hoaks, pencegahan cyberbullying, dan pentingnya menjaga jejak digital. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam memanfaatkan media sosial secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab sehingga mampu mengurangi risiko penyalahgunaan media digital.
PENGARUH MEDIA POSTER TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (TTD) 2026 Yohana Puspitarani; PrismaLinda; Putri Yuliana Lubis; Karina Apita Sari; Anggraeni Dwi Safiva; Kiki Fatmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7090

Abstract

Anemia pada remaja putri masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang memerlukan perhatian karena dapat memengaruhi konsentrasi, produktivitas, prestasi belajar, serta kesehatan reproduksi di masa mendatang. Salah satu upaya pencegahan anemia adalah melalui konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara rutin. Namun, pemahaman remaja putri mengenai manfaat, cara konsumsi yang benar, serta pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi TTD masih tergolong rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman remaja putri tentang konsumsi TTD melalui pendidikan kesehatan menggunakan media poster. Sasaran kegiatan adalah 20 remaja putri berusia 12–18 tahun yang berdomisili di RT 007 Desa Pasir Gombong, Kabupaten Bekasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mengenai manfaat, dosis, waktu konsumsi, serta pentingnya kepatuhan dalam mengonsumsi TTD setelah intervensi diberikan. Dengan demikian, media poster terbukti efektif sebagai sarana edukasi kesehatan dalam meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai konsumsi Tablet Tambah Darah.