cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
PELATIHAN PENYUSUNAN RPS BERBASIS OUTCOME-BASED EDUCATION SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DOSEN Ida Faridah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.6947

Abstract

Implementasi Outcome-Based Education (OBE) di perguruan tinggi menuntut dosen memiliki kompetensi pedagogik yang memadai, khususnya dalam menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang selaras dengan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), strategi pembelajaran, dan asesmen autentik. Namun, masih banyak dosen yang mengalami kesulitan dalam menyusun RPS berbasis OBE sehingga diperlukan program pelatihan yang sistematis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dosen melalui pelatihan penyusunan RPS berbasis Outcome-Based Education. Kegiatan dilaksanakan secara daring dengan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, workshop, praktik penyusunan RPS, diskusi interaktif, dan pendampingan. Peserta kegiatan berjumlah sekitar 43 dosen yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di bawah koordinasi Kopertais Wilayah X Jawa Tengah. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan pengetahuan peserta mengenai konsep dan implementasi OBE, meningkatkan keterampilan dosen dalam menyusun RPS yang sesuai dengan prinsip constructive alignment, serta menghasilkan dokumen RPS berbasis OBE yang siap diimplementasikan pada mata kuliah masing-masing. Seluruh peserta berhasil menyusun atau merevisi RPS sesuai standar OBE sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan memperkuat implementasi kurikulum berbasis Outcome-Based Education di perguruan tinggi. Dengan demikian, pelatihan penyusunan RPS berbasis OBE terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dosen sekaligus mendukung penguatan budaya mutu akademik dan implementasi pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran.
PKM PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN UMK KRIUK NUSANTARA DI KOYA TIMUR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN DIGITAL MARKETING Pawan, Elvis; Pustap, El Shaddai Sandhy; Budiman, Eren Arif
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7027

Abstract

Usaha Kriuk Nusantara merupakan usaha yang digerakkan oleh kelompok ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Koya Timur untuk membuat jajanan kerupuk peyek, kerupuk peyek merupakan suatu jajanan kesukaan masyarakat Indonesia. Jajanan tradisional memiliki potensi yang sangat baik untuk di kembangkan karena sudah memiliki target pasar khusus. Metode yang digunakan pada saat pelatihan antara lain ceramah, tanya jawab, dan penugasan. Tahap pendampingan dilakukan dalam semua kegiatan baik dari segi penjualan yaitu mulai dari tahap menerima pesanan hingga mengirim barang. Bentuk pendampingan yang dilakukan adalah memberikan kesempatan kepada pemilik UMKM melakukan ujicoba dari hasil pelatihan untuk mendapatkan penilaian awal dari hasil pelatihan yang sudah dilaksanakan. Pemasaran dan promosi yang dilakukan secara online melalui sosial media dan e-commerce seperti Instagram dan Facebook sehingga konsumen lebih mengenal tentang usaha UMKM Kriuk Nusantara yang berada di koya timur dan dapat meningkatkan penjualan dan pendapatan bagi mitra. Pelatihan pembukuan kas menggunakan sistem informasi sederhana dapat membantu mitra untuk lebih memahami mengelola keuangannya dengan lebih baik lagi karena antara pemasukan dan pengeluaran dapat tercatat dengan lebih terperinci. UMKM Kriuk Nusantara yang berlokasi di Koya Timur, Distrik Muara Tamu, Kota Jayapura sudah memiliki sertifikat Nomor Induk Berusaha (NIB).
PELATIHAN LIVE STREAMING BAGI PELAKU UMKM DI SULAWESI SELATAN: PERSPEKTIF EKOLOGI MEDIA DAN PUBLIC SPEAKING Hidayahni Amin, Fatimah; Jaya Sudding, Muhammad Fahri; Sembiring, Surya Anantatama; Luhriyani Sunusi, Seny; Khaer Hanafie, Nurharsya
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7030

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas komunikasi pemasaran digital pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan melalui pelatihan public speaking dan teknik persuasi digital untuk kegiatan live streaming commerce. Mitra kegiatan, Barakkah Safety and Tools, sebuah usaha mikro penjual perlengkapan keselamatan kerja, menghadapi keterbatasan kemampuan komunikasi pemasaran digital, lemahnya penyusunan pesan persuasif, serta pemanfaatan live streaming yang belum terstruktur. Program dilaksanakan melalui lima tahapan partisipatif, yaitu sosialisasi, pelatihan inti, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Materi pelatihan memadukan teknik public speaking, strategi persuasi digital, dan nilai kearifan lokal Bugis-Makassar (Siri' na Pacce, Taro Ada Taro Gau, serta kerangka etika 3S) sebagai fondasi etis komunikasi niaga digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang terukur pada kepercayaan diri mitra dan kemampuan presentasi produk secara komunikatif, disertai tersusunnya skrip komunikasi penjualan dan format live streaming sederhana. Program lanjutan disarankan memasangkan pelatihan komunikasi dengan pemantauan konversi penjualan jangka panjang agar klaim dampak dapat dibuktikan secara kuantitatif.
MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM GERABAH MLATEN MELALUI DIGITALISASI KEUANGAN DAN PENGUATAN BRANDING Mardhiyah, Dien; Mawardi, Imron; Hartini, Sri; Widiastuti, Tika; Wulandari, Annisa; Fudam, Mochamad Radika Bahtiar Brilianta
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7040

Abstract

Desa Mlaten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto merupakan salah satu sentra gerabah tradisional di Jawa Timur yang memiliki potensi ekonomi cukup besar. Namun, sebagian besar pelaku usaha masih menghadapi kendala dalam pengelolaan usaha, terutama pada aspek branding, pengelolaan keuangan, dan akses pembiayaan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapabilitas pelaku usaha melalui pelatihan dan pendampingan yang terintegrasi. Program dilaksanakan selama Mei–Agustus 2025 dengan melibatkan 25 pelaku usaha gerabah yang tergabung dalam Paguyuban Pengrajin Gerabah Desa Mlaten. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test yang didukung observasi lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pada seluruh materi pelatihan, dengan peningkatan tertinggi pada materi personal dan product branding. Selain itu, peserta mulai menerapkan identitas merek pada produknya, memanfaatkan media sosial sebagai media promosi, menggunakan aplikasi digital untuk pencatatan keuangan, serta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai akses pembiayaan usaha. Program ini menunjukkan bahwa kombinasi pelatihan dan pendampingan mampu meningkatkan kapasitas pelaku usaha serta mendorong penerapan praktik bisnis yang lebih profesional dan berkelanjutan.
DIVERSIFIKASI PRODUK GULA MERAH PADAT MENJADI GULA MERAH CAIR PADA UMKM DI KELURAHAN PANAIKANG KABUPATEN JENEPONTO Qadri Saiful, Nur Aisyah; Maksud Hakim; Nita Dedi Suwardi; Nirwana; Ahmad Arib Maftuh S; Nadratul Ini’ma
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7051

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peran strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal melalui pengembangan produk berbasis potensi wilayah. Salah satu peluang terdapat pada industri pengolahan gula aren di Kelurahan Panaikang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, yang selama ini hanya memproduksi gula merah padat dalam bentuk blok atau cetakan. Variasi produk yang terbatas, kemasan sederhana, dan metode pemasaran konvensional menghambat peningkatan nilai tambah dan daya saing. Inisiatif pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM melalui diversifikasi produk dari gula merah padat menjadi gula merah cair, produk inovatif dengan nilai ekonomi lebih tinggi. Proyek ini menggunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) yang mencakup observasi, identifikasi masalah, peningkatan kesadaran, pelatihan produksi gula merah cair, pendampingan branding dan kemasan, pemasaran digital, serta evaluasi kegiatan. Hasil menunjukkan Tim Pengabdian dan pelaku UMKM berhasil menguasai proses produksi gula merah cair, menciptakan produk dengan kemasan lebih menarik, serta meningkatkan pemahaman mengenai strategi branding dan pemasaran digital. Diversifikasi produk memberikan peluang meningkatkan nilai tambah, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat daya saing usaha berbasis potensi lokal. Program ini diharapkan menjadi model pengembangan UMKM melalui inovasi produk dan dukungan berkelanjutan sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
PENGUATAN PRODUK UMKM MELALUI PENDAMPINGAN BRANDING, PENGEMASAN, DAN PEMASARAN DI KELURAHAN PANAIKANG Maksud Hakim; Qadri Saiful, Nur Aisyah; Nurjannah; Kasmira Salna; Riska; Faramita
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7052

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor ekonomi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional dan penciptaan lapangan kerja. Namun, sebagian besar UMKM masih menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan daya saing produknya, khususnya dalam aspek branding, kemasan, dan pemasaran. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di kelurahan Panaikang melalui program pendampingan yang berfokus pada penguatan identitas merek, pengembangan desain kemasan, dan penerapan strategi pemasaran digital. Metode yang digunakan meliputi observasi, identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya branding, mampu menghasilkan kemasan produk yang lebih menarik dan informatif, serta mulai memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran. Program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas produk dan kesiapan UMKM untuk bersaing di pasar.
PENERAPAN MANAJEMEN MUTU BERBASIS ELEKTRONIK (MMBE) ICS DAN PERBAIKAN GHP PETANI ORGANIK BOYOLALI Suswadi; Wartono; Mutiarra Ridyo Arum; A D Aryani; E H Rachman; Deana Aulia Juvitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7064

Abstract

Permintaan makanan organik yang terus tumbuh menciptakan persaingan bisnis, banyak super market menyediakan produk organik. Hal ini merupakan sesuatu yang penting bagi pelaku pemasaran organik untuk memahami faktor-faktor yang memengaruhi niat beli konsumen. Niat beli makanan organik dipengaruhi oleh health consciousness, food safety concern, dan perceived value. Melihat potensi usaha pertanian organik, khususnya padi organik, banyak petani mulai beralih dari sistem pertanian organik, salah satunya adalah Aliansi Petani Padi dan Polowijo Organik Boyolali (APPOLI). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah pelatihan penerapan MMBE ICS, pengemasan dengan vakum dan pelatihan POC. Metode pelaksanaan adalah FGD, penyampaian materi, pelatihan dan implementasi, serta evaluasi hasil pelatihan. Hasil dari pelatihan APPOLI mampu menerapkan MMBE sehingga pendistribusian dokumen ICS menjadi lebih efisien dalam waktu pengiriman, kelengkapan data dan kemudahan akses. Petani mampu mengemas dengan vakum sehingga beras lebih tahan lama, dan petani mampu membuat dan mengimplementasikan POC.
EDUKASI BAHAYA PERNIKAHAN DINI BAGI REMAJA DI DUSUN BONDET GAYAMDOMPO KARANGANYAR Winda ayu cahya Fitriani; Mutiara Mega Pratiwi; Fathkul Imron
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7066

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi salah satu permasalahan sosial yang berdampak pada kesehatan reproduksi, keberlanjutan pendidikan, serta kualitas hidup remaja. Terbatasnya pengetahuan remaja dan orang tua mengenai risiko pernikahan dini mendorong perlunya upaya edukasi berbasis masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja serta orang tua mengenai bahaya pernikahan dini melalui penyuluhan yang dilaksanakan di Posyandu Remaja Pelangi, Dusun Bondet, Desa Gayamdompo, Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi, identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan edukasi, diskusi interaktif, dan evaluasi, dengan sasaran kegiatan sebanyak 30 remaja dan orang tua. Evaluasi dilakukan menggunakan angket respon yang diisi secara lengkap oleh 25 peserta remaja untuk mengetahui persepsi terhadap materi, metode penyampaian, serta manfaat kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan respons yang sangat baik: 96% peserta menyatakan materi mudah dipahami, 100% menilai materi menarik, 97% menyatakan memperoleh tambahan pengetahuan, dan 93% termotivasi untuk menunda pernikahan hingga memiliki kesiapan fisik, mental, dan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi melalui Posyandu Remaja efektif sebagai media peningkatan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai pencegahan pernikahan dini. Kegiatan edukasi kesehatan reproduksi perlu dilaksanakan secara berkesinambungan dengan melibatkan remaja, orang tua, kader kesehatan, dan pemerintah desa.
PELATIHAN PENGENDALIAN MUTU PRODUK FERMENTASI SUSU SAPI (YOGURT) DI DUSUN BRAU, KOTA BATU Ardiningsih, Indah; Amaria; Putri Purnamasari, Amalia; Fitona Ridasepri, Arikasuci; Rullyansyah, Subhan; Charis Aqsa, Aulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7069

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengendalian mutu produksi yogurt bagi anggota Koperasi Margo Makmur Mandiri di Dusun Brau, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, sentra susu sapi Jawa Timur yang menghadapi tantangan inkonsistensi kualitas olahan susu akibat minimnya pemahaman higienitas dan pengujian mutu. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Juli 2025 dengan metode partisipatif: pre-test (10 soal higienitas), pemaparan materi (bahan baku, fermentasi, SNI 2981:2009, uji pH-organoleptik), praktik kelompok, post-test, dan angket kepuasan. Hasil menunjukkan keberhasilan signifikan: nilai post-test naik rata-rata 20-50 poin per peserta (12 peserta hadir), dengan tren pre/post-test positif pada mayoritas individu. Survei kepuasan menunjukkan lebih dari 75% peserta sangat puas secara keseluruhan. Luaran kegiatan berupa video YouTube, publikasi media (nusantaraabadinews.com), dan artikel jurnal pengabdian ini. Metode pelatihan yang digunakan sederhana dan mudah dipahami, meskipun kurang sesuai apabila skala produksi meningkat tajam. Kegiatan ini mudah dilaksanakan dan membuka peluang pengembangan jangka panjang, termasuk sertifikasi SNI dan inovasi rasa.
TEKNOLOGI AUTOMATIC STEAMER UNTUK PENINGKATAN KUALITAS, KUANTITAS, DAN INOVASI PRODUK UMKM KOTA MALANG Ramadhani, Viola Malta; Nurmalasari, Riana; Helmy, Abdullah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7070

Abstract

UMKM kuliner di Kota Malang masih menghadapi keterbatasan kapasitas produksi, ketidakstabilan kematangan, penggunaan energi yang kurang efisien, dan pengendalian higienitas pada alat kukus konvensional. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merancang, menerapkan, dan mengevaluasi teknologi automatic steamer untuk meningkatkan kualitas, kuantitas, dan inovasi produk mitra. Pelaksanaan kegiatan meliputi survei dan identifikasi kebutuhan, perancangan alat, pembuatan sistem kontrol, implementasi, pelatihan pengoperasian, serta monitoring dan evaluasi. Alat dibuat dari stainless steel food grade dan dilengkapi thermocouple, kontrol tekanan, pengaturan waktu, indikator ketersediaan air, fitur auto cut off, sterilisasi otomatis, serta pilihan wet steam, normal steam, dan dry steam. Hasil penerapan menunjukkan suhu pengukusan stabil pada 95–100 °C, waktu pemanasan awal berkurang 40%, dan kapasitas produksi harian meningkat dari sekitar 150 menjadi 450 unit. Produk yang dihasilkan memiliki tingkat kematangan lebih seragam, tekstur lebih baik, dan proses produksi lebih higienis. Teknologi ini mendukung modernisasi produksi UMKM kuliner serta membuka peluang pengembangan produk baru yang lebih kompetitif.