cover
Contact Name
Dwi Putri Hartiningsari
Contact Email
poetry.nink15@gmail.com
Phone
+6285235098218
Journal Mail Official
dewantara@stkippgritrenggalek.ac.id
Editorial Address
Jl. Supriyadi 22 Trenggalek Jawa Timur – Indonesia Kode Pos 66319
Location
Kab. trenggalek,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan
Published by STKIP PGRI TRENGGALEK
ISSN : 24429503     EISSN : 27743705     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmaih Pendidikan particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of sport areas as follows: 1. Education; 2 Learning Innovation.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
EKSISTENSI PENERAPAN BAHASA INDONESIA SEBAGAI IDENTITAS BANGSA DI TENGAH PERKEMBANGAN ERA DIGITAL Prasetyaningrum, Ria
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami eksistensi Bahasa Indonesia di tengah pesatnya perkembangan era digital dengan subjek penelitian generasi muda di era digital. Generasi muda di era digital dipilih sebagai subjek karena mereka adalah generasi yang aktif dalam penggunaan teknologi digital dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini disusun dengan metode kualitatif serta teknik pengumpulan data berupa studi literatur serta analisis isi terhadap berbagai sumber tertulis yang relevan dengan penggunaan bahasa di ruang digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi Bahasa Indonesia di kalangan generasi muda di era digital menghadapi tantangan serius akibat dominasi penggunaan bahasa asing, khususnya bahasa Inggris, dalam konten digital, aplikasi, dan produk teknologi. Namun demikian, eksistensi Bahasa Indonesia masih dapat dipertahankan dan diperkuat melalui peran pendidikan, pemanfaatan teknologi secara bijak, kampanye kesadaran berbahasa, kolaborasi dengan industri kreatif, serta dukungan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah dan lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi, untuk meningkatkan kesadaran generasi muda di era digital akan pentingnya menggunakan Bahasa Indonesia secara baik dan benar di ruang digital guna menjaga identitas dan jati diri bangsa.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN VIDEO ANIMASI TERHADAP KEMAMPUAN ANALISIS SISWA KELAS IV I Komang Wisnu Budi Wijaya; Ni Made Sintya Dewi Canseria Suwirya Dika; I Ketut Sudarsana
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1145

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya daya analisis siswa dalam pembelajaran IPAS, yang dipengaruhi oleh dominasi metode konvensional serta kurangnya penerapan media pembelajaran yang menyenangkan. Padahal, kemampuan analisis merupakan aspek penting dalam memahami konsep secara mendalam dan aplikatif. Untuk menjawab permasalahan tersebut, digunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan video animasi yang diyakini mampu mempertinggi keterlibatan serta pemahaman siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna memahami pengaruh model PBL dengan bantuan video animasi terhadap daya analisis siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS di SD N 3 Buduk. Metode yang peneliti gunakan ialah pendekatan kuantitatif berupa desain eksperimen semu (quasi-experimental). Teknik penghimpunan data dijalankan melalui pemberian pre-test dan post-test memanfaatkan instrumen tes objektif. Hasil penelitian ini memperlihatkan terdapatnya kenaikan  signifikan pada kemampuan analisis siswa pada kelas eksperimen sesudah diterapkannya model tersebut, yang diperlihatkan dari kenaikan skor rerata dari 54,55 menjadi 92,33 serta hasil uji-t dengan signifikansinya senilai 0,000. Mengacu pada hasil tersebut, didapatkan kesimpulan bahwa penerapan model PBL dengan bantuan video animasi efektif dalam meningkatkan potensi analisis siswa pada pembelajaran IPAS. Model ini dianjurkan untuk digunakan selaku alternatif strategi belajar aktif di sekolah dasar.
MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI ORGAN PENCERNAAN MANUSIA MELALUI MEDIA AUGMENTED REALITY Mufarrikhah, Ziyadatul; Nuruddin, Muhammad
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membangun pemahaman secara konseptual tentang bagaimana minat belajar siswa terbentuk melalui penggunaan media Augmented Reality. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat belajar siswa dalam mata pelajaran IPAS, khususnya pada materi organ pencernaan manusia. Kurangnya guru dalam menggunakan media pembelajaran interaktif dapat menyebabkan siswa mudah bosan dan kurang fokus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Grounded Theory. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas V SDN Plandi 1 Jombang. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media Augmented Reality mendapat respon positif dari siswa, ditandai dengan meningkatnya ketertarikan, antusiasme, dan keaktifan siswa dalam pembelajaran. Visualisasi tiga dimensi pada media Augmented Reality juga membantu siswa memahami materi yang bersifat abstrak dengan lebih mudah. Meskipun terdapat perbedaan tingkat keaktifan antarsiswa dan beberapa kendala teknis lainnya, seperti kesulitan dalam pengoperasian aplikasi, keterbatasan perangkat smartphone dan keterbatasan jaringan internet. Secara umum, media Augmented Reality efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar dan dapat digunakan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif.
TELAAH SISTEM PENILAIAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI JEPANG R. Samidi; Wahyu Jati Kusuma; Verbena Ayuningsih Purbasari
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1148

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sistem penilaian pembelajaran dalam mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan di Jepang serta keterkaitannya dengan pendekatan pengajaran dan pembelajaran yang diterapkan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan. Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder, seperti buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen resmi yang berkaitan dengan asesmen pembelajaran, pendidikan kewarganegaraan, dan sistem pendidikan di Jepang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dengan membaca, menelaah, dan mencatat literatur yang relevan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitatif menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi gagasan utama, pola, dan kecenderungan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen pendidikan kewarganegaraan di Jepang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga mencakup penilaian terhadap sikap, keterampilan, serta keterlibatan peserta didik dalam berbagai isu sosial. Proses penilaian dilakukan dengan mengombinasikan penilaian acuan norma dan penilaian acuan kriteria sebagai dasar dalam pemberian umpan balik pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa asesmen memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan kompetensi kewarganegaraan peserta didik serta memperkuat keterkaitan antara penilaian, pengajaran, dan pembelajaran dalam konteks pendidikan kewarganegaraan di Jepang.
PEMANFAATAN MODEL DEEP LEARNING “SMARTHANDS” UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN SISWA TUNAGRAHITA Nursanti, Sita; Ana Rafikayati; Nurul Hidayati
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1150

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan model deep learning SmartHands dalam meningkatkan kemandirian siswa tunagrahita di SLB PSM Takeran, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2024–2025. Siswa tunagrahita memiliki keterbatasan fungsi intelektual dan kemampuan adaptif yang berdampak pada kesulitan menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif, konkret, dan adaptif untuk mendukung pengembangan kemandirian mereka. SmartHands dirancang sebagai media pembelajaran multimodal yang memadukan unsur visual, audio, dan penguatan digital untuk membantu siswa memahami instruksi secara bertahap dan berulang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan secara mendalam proses implementasi SmartHands dalam pembelajaran pendidikan khusus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SmartHands meningkatkan motivasi belajar, konsentrasi, dan keterlibatan siswa dalam aktivitas pembelajaran. Siswa lebih responsif terhadap instruksi visual dan interaktif, mampu mengikuti urutan kegiatan dengan lebih terstruktur, serta menyelesaikan tugas sederhana dengan bantuan yang semakin berkurang. Temuan ini menunjukkan bahwa SmartHands berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung kemandirian siswa tunagrahita.
PENDIDIKAN POLITIK DI ERA DISINFORMASI: STRATEGI PERGURUAN TINGGI DALAM MEMBANGUN LITERASI KRITIS MAHASISWA Sugara, Harry; Fitri Mutmainnah; Ardiva Dastin Soni Risvana; Wartono
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1155

Abstract

Fenomena disinformasi di ruang digital telah menimbulkan tantangan baru bagi pendidikan politik di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa sebagai agen perubahan perlu memiliki kemampuan literasi kritis agar tidak terjebak dalam polarisasi dan bias informasi politik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi perguruan tinggi dalam mengembangkan pendidikan politik berbasis literasi kritis pada mahasiswa Universitas Kahuripan Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi dosen, pengelola kegiatan kemahasiswaan, serta mahasiswa aktif yang terlibat dalam organisasi kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan politik di lingkungan kampus dilaksanakan melalui integrasi nilai-nilai kritis dalam kegiatan akademik, organisasi kemahasiswaan, dan literasi digital. Strategi utama meliputi penguatan kurikulum civic education, pelatihan literasi media, dan pembiasaan diskusi politik yang etis dan berbasis data. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk kesadaran politik mahasiswa di tengah maraknya disinformasi politik digital.
PENGARUH BAHASA IKLAN, CITRA MEREK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK SMARTPHONE PELAJAR SMA Puspitaningsih, Flora; Marzelia Ayu Dwi Fernanda; Fahrudin
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.978

Abstract

Citra merek sebuah produk bertujuan untuk menarik perhatian konsumen. Untuk mendukungnya, maka perlu adanya iklan. Dalam iklan terdapat bahasa yang menarik sehingga calon konsumen memahami produk. Namun kenyataannya terdapat pelajar kelas XI SMAN 2 Trenggalek tidak memperhatikan informasi iklan produk yang akan dibeli. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh bahasa iklan, citra merek, terhadap keputusan pembelian. Penelitian dilakukan pada pelajar kelas XI SMAN2 Trenggalek, teknik pengambilan sample memakai metode probability sampling dengan random sampling. Teknik pengumpulan data memakai uji validitas dan uji reliabilitas. Teknik analisis data memakai regresi linear sederhana, regresi linear berganda, uji T dan uji F. Hasil penelitian hipotesis 1 ditemukan pengaruh bahasa iklan terhadap keputusan pembelian, hipotesis 2 terdapat pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian. Sedangkan hasil uji F menunjukkan ftabel sebesar 3,12 dimana fhitung (36,551) > ftabel (3,12) dan tingkat signifikannya 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Dengan demikian dapat disimpuklan bahwa ada pengaruh secara parsial dan simultan antara variabel bahasa iklan, citra merek, terhadap keputusan pembelian.
PERILAKU KENAKALAN SISWA KELAS V BERDAMPAK TERHADAP PROSES BELAJAR DI SDN 1 BANARAN Nismala Ode; Hawwin Fitra Raharja
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1091

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kenakalan siswa kelas V serta implikasinya terhadap proses pembelajaran di SDN 1 Banaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 35 siswa, dengan 10 siswa dipilih sebagai partisipan utama melalui teknik purposive sampling serta 3 guru sebagai informan pendukung. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenakalan siswa terbagi ke dalam tiga kategori utama, yaitu kenakalan verbal, kenakalan fisik ringan, dan kenakalan akademik, dengan kenakalan verbal sebagai bentuk yang paling dominan. Perilaku tersebut berdampak pada terganggunya konsentrasi belajar, menurunnya efektivitas penyampaian materi, serta melemahnya keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Faktor penyebab kenakalan dipengaruhi oleh kombinasi faktor internal, seperti kejenuhan dan kesulitan memahami materi, serta faktor eksternal, seperti pengaruh teman sebaya dan dinamika kelas. Temuan ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman mengenai pola kenakalan siswa sekolah dasar dan implikasinya terhadap kualitas proses pembelajaran.
PENGARUH PENGGUNAAN GAME EDUKASI BERBASIS WORDWALL TERHADAP LITERASI SAINS Pratiwi, Diyanti; Angga Setyawan; Lataniya Fie Dzikri
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1154

Abstract

Penelitian kuasi-eksperimen ini bertujuan untuk mengkaji efek penggunaan media game edukasi Wordwall terhadap tingkat literasi sains siswa SD. Melalui teknik purposive sampling, sebanyak 61 siswa dari SDN 1 Pucanganak, SDN 1 Duren, SDN Tumpuk, dan SDN 1 Ngepeh dilibatkan sebagai sampel dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen serta kontrol. Pengukuran yang dilakukan dengan instrumen tes membuktikan bahwa kelompok eksperimen yang difasilitasi dengan Wordwall mengalami peningkatan literasi sains secara drastis ke level tinggi. Dukungan statistik diperoleh dari hasil independent sample t-test dengan tingkat signifikansi (2-tailed) 0,000. Kesimpulannya, pengintegrasian game edukasi Wordwall terbukti secara nyata memengaruhi dan meningkatkan kemampuan literasi sains peserta didik kelas V pada mata pelajaran IPAS.  
METODE MATERNAL REFLEKTIF DALAM KEMAMPUAN STRUKTUR KALIMAT SISWA TUNARUNGU SDLB-B NEGERI TULUNGAGUNG Santoso, Budi; Muhammad Nurrohman Jauhari; Ana Rafikayati
Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan DEWANTARA: Media Komunikasi, Kreasi, dan Inovasi Ilmiah Pend
Publisher : STKIP PGRI Trenggalek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55933/jpd.v12i1.1159

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa tunarungu kelas III SDLB di SLB-B Negeri Tulungagung dalam menyusun struktur kalimat melalui penerapan Metode Maternal Reflektif (MMR). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyusun kalimat sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar, khususnya pada aspek morfologi dan sintaksis. Keterbatasan tersebut menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam mengekspresikan gagasan secara jelas baik dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa tunarungu kelas III SDLB di SLB-B Negeri Tulungagung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan menyusun struktur kalimat, observasi terhadap proses pembelajaran, serta dokumentasi kegiatan belajar sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Metode Maternal Reflektif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyusun struktur kalimat secara bertahap. Peningkatan tersebut terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan perkembangan kemampuan siswa mulai dari tahap pra-siklus, siklus I, hingga siklus II. Melalui kegiatan percakapan bermakna, refleksi bahasa, serta penggunaan bahasa secara kontekstual, siswa menjadi lebih aktif dalam memahami dan menyusun kalimat yang lebih terstruktur serta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.