cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@gmail.com
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
jpom.upgris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Raya No.40, Sambirejo, Kec. Gayamsari, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28081358     DOI : https://doi.org/10.26877/jpom
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi Bidang ilmu Olahraga, Rekreasi, dan Kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 149 Documents
Penguatan Instrumen Tes Kebugaran Jasmani dan TOT Instruktur Senam Aerobik bagi Guru Olahraga SD dan SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Besar Marlina, Yeni; Maimun, Maimun; Zahara, Zahara
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26690

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Penguatan Instrumen Tes Kebugaran Jasmani dan TOT Instruktur Senam Aerobik bagi Guru Olahraga SD dan SMP Negeri se-Kabupaten Aceh Besar” dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru pendidikan jasmani dalam menerapkan instrumen tes kebugaran jasmani dan menjadi instruktur senam aerobik bersertifikat. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar guru olahraga di Kabupaten Aceh Besar belum menguasai secara optimal instrumen tes kebugaran jasmani serta belum memiliki keterampilan dalam memimpin kegiatan senam aerobik di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pelatihan berbasis workshop dan praktik lapangan yang meliputi sosialisasi instrumen kebugaran jasmani, pelatihan pengisian dan interpretasi hasil tes, pelatihan senam aerobik dengan pendekatan Training of Trainers, serta ujian sertifikasi instruktur. Pelatihan dilaksanakan secara intensif selama enam hari dengan melibatkan narasumber profesional dan dukungan dari Dinas Pendidikan Aceh Besar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru PJOK, dengan capaian pemahaman instrumen kebugaran jasmani sebesar 81% dan kemampuan melaksanakan serta menginstruksikan senam aerobik sebesar 83%. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan berjalan sesuai rencana.
Edukasi Harpenden Skinfold Caliper Dalam Perencanaan Nutrisi Gizi Atlet Pada Tenaga Pengajar Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu Dita, Diah Ayu Aguspa; Ashan, Hesty Rhauda; Ilahi, Bogy Restu; Prabowo, Andika
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.23757

Abstract

Kebutuhan akan performa atlet yang optimal sangat erat kaitannya dengan status gizi dan komposisi tubuh yang ideal. Akan tetapi, masih rendahnya pemahaman tenaga pengajar mengenai perencanaan gizi yang tepat menjadi tantangan di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu. Pelathan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Harpenden Skinfold Caliper sebagai salah satu alat bantu dalam perencanaan nutrisi atlet. Metode Community-Based Participatory Research (CBPR) diterapkan dalam pelatihan kepada 30 tenaga pengajar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait pengukuran lemak tubuh dan implikasi terhadap penyusunan pola nutrisi. Diharapkan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan atlet daerah.
Program Kesehatan Masyarakat Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup dan Lingkungan Prastiwi, Bertika Kusuma; Ratimiasih, Yulia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26908

Abstract

Kegiatan pengabdian bertujuan memberikan pemahaman, penyadaran terhadap pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan sebagai usaha preventif dalam kesehatan. Sasaran utama kegiatan ini adalah Warga masyarakat Desa Tlogo dan Watuagung Kabupaten Semarang, dengan dibantu oleh tim mahasiswa KKN UPGRIS. Metode yang digunakan dalam pengabdian PAR (participatory action research). Tahapan dari kegiatan, observasi dan analisis kondisi, memetakan kebutuhan, mencari dan merencanakan pemecahan masalah, pelaksanaan program pemecahan masalah kesehatan fisik dan lingkungan. Materi yang diberikan adalah aktivitas fisik utamnaya senam aerobik untuk meningkatkan kualitas hidup dan pengolahan sampah untuk kesehatan lingkungan, Kegiatan praktek dilakukan dengan cara melaksanakan pengukuran denyut nadi sebelum dan sesudah aktivitas senam aerobik menggunakan stopwacth, mengukur pengetahuan mengenai sampah. Mengukur denyut nadi seblum dan sesudah aktivitas membandingkan antara hasil dengan kategori. Mengukur pengetahuan mengenai beberapa indikator sampah. Hasil dari pengabdian mampu menciptakan penyadaran pentingnya kesehatan fisik untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan lingkungan dengan pengolahan sampah sebagai usaha preventif kesehatan, dengan tingkat keberhasilan 80 % dilaksanakan untuk diri sendiri dan warga lain. Sosialisasi diharapkan dapat meningkat kepedulian mengenai kualitas hidup dan lingkungan.
Pelatihan Futsal Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi dan Pengalihan terhadap Gadget Anak di Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Setyawan, Danang Aji; Royana, Ibnu Fatkhu; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26611

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak dan mengalihkan dari ketergantungan gawai. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat anak-anak di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan terhadap aktivitas fisik dan cabang olahraga futsal, seiring dengan meningkatnya kecenderungan bermain gawai. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL).  Target dari kegiatan pengabdian ini adalah 29 anak-anak dengan rentang usia 10-15 tahun tahun. Langkah kegiatan mulai dari observasi, penentuan solusi, penerapan yang terdiri tiga tahapan, hasil dan juga evaluasi atau monitoring.  Hasil   perolehan minat anak terhadap olahraga futsal pada kategori sangat tinggi berjumlah 14 anak (48,1%), kategori tinggi sebanyak 9 anak (41,6%), dan kategori cukup tinggi sebanyak 6 anak (10,3%). Kesimpulan dari pengabdian ini membantu menurunkan ketergantungan anak pada penggunaan gadget. Dalam jangka panjang, program ini meningkatkan pemahaman orang tua terkait risiko cedera olahraga serta pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak.
Implementasi Program Gym to School untuk Optimalisasi Kebugaran dan Kepuasan Penggunaan Sepatu Ergonomis di SMA Labschool UNESA Rusdiawan, Afif; Kusuma, Donny Ardy; Rizkanto, Billy Emir; Lestari, Bhekti; Putra, Shidqi Hamdi Pratama; Purnomo, Mochamad; Mentari, Mellyana Putri; Aziz, Muhammad Zainuddien
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25430

Abstract

Program Gym to School dilaksanakan untuk meningkatkan kebugaran siswa dan kepuasan penggunaan sepatu ergonomis di SMA Labschool UNESA. Kegiatan meliputi sosialisasi teori, praktik functional training, dan evaluasi produk sepatu hasil riset PUI-SERC UNESA. Sebanyak 50 siswa dan 10 guru PJOK berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Shoe Satisfaction Questionnaire (SSQ) dan PKM Implementation Satisfaction Questionnaire (PKM-ISQ). Hasil menunjukkan skor kepuasan sepatu sebesar 3,40 (kategori netral–puas) dan kepuasan pelaksanaan program sebesar 3,45 (kategori puas moderat). Aspek terbaik adalah kenyamanan dan dampak yang dirasakan, sedangkan area yang perlu diperbaiki adalah fleksibilitas sepatu dan waktu praktik. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kebugaran dan kolaborasi antara universitas dan sekolah. Diperlukan pengembangan lanjutan melalui pendampingan berkelanjutan dan penyempurnaan desain sepatu untuk mendukung latihan yang lebih optimal.
Program Edukasi Peningkatan Pemahaman Penggunaan Suplemen Olahraga pada Atlet Beladiri Pitriani, Pipit; Purnamasari, Ira; Alam, Ikbal Gentar; Zenitasari, Sella; Triputra, Audhiaz Masthysal; Rahmah, Diah; Raspati, Ramadisa Nuki; Zaki, Egi Muhamad
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25532

Abstract

Pengaturan asupan nutrisi yang tepat bagi atlet bela diri sangat penting untuk menunjang performa yang maksimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para atlet bela diri mengenai penggunaan suplemen dan meningkatkan kemampuan mereka dalam memilih suplemen yang tepat. Sebanyak 85 atlet dari berbagai cabang olahraga bela diri mengikuti program penyuluhan ini. Metode yang digunakan adalah metode penyuluhan, di mana kuesioner diberikan sebelum dan sesudah penyuluhan untuk mengukur pengetahuan dan penggunaan suplemen oleh atlet. Hasil kuesioner menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman atlet mengenai suplemen, dengan peningkatan pengetahuan tentang jenis suplemen, waktu penggunaan yang tepat, dan pertimbangan keamanan. Program ini memberikan manfaat langsung bagi mitra dengan membekali atlet keterampilan praktis dalam pemilihan suplemen dan memberdayakan pelatih untuk lebih baik membimbing praktik nutrisi atlet mereka. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa pengetahuan atlet tentang suplemen awalnya masih tergolong rendah, namun melalui edukasi yang tepat sasaran, peserta memperoleh pengetahuan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan performa dan keamanan mereka. Diperlukan sosialisasi yang lebih intensif untuk atlet dan pelatih agar peningkatan ini dapat berkelanjutan.
Pengembangan Keterampilan Kepemimpinan dan Tim Melalui Olahraga di Perkumpulan UMKM Kendaraan Bekas Tulangan Sidoarjo Muhyi, Muhammad; Suharti, Suharti; Rohman, Ujang; Wiyarno, Yoso; Harwanto, Harwanto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.26805

Abstract

Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat memberikan bekal kepemimpinan yang memadai kepada generasi muda melalui aktivitas jasmani yang dikelola dengan baik dan bermakna melalui kepemimpinan tim. Metode pelaksanaan dilakukan dalam bentuk penyuluhan, workshop, pendampingan tentang manfaat olahraga untuk kepemimpinan kepada para generasi muda dan kerjasama tim melalui olahraga. Instrumen menggunakan angket beberapa pertanyaan seputar kepemimpinan dan tim melalui olahraga sebanyak 15 butir pertanyaan, teknik pengumpulan menggunakan angket yang diisi oleh peserta, Teknik analisis data deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil pengabdian para anggota perkumpulan UMKM menunjukkan 80.38% aspek kepemimpinan dipahami dan tim dapat dibangun melalui olahraga,  80.20% dampak olahraga untuk penguatan karakter 80.20%.
Pelatihan Aktivitas Lari Estafet Berbasis Sport Pedagoy Untuk Meningkatkan Kerja Sama Tim di Sekolah Menengah Atas Ramadhan, Kevin; Azahra, Fikra; Qolbi, M Hafid; Sukartono, Gatot; Kusumo Widagdo, Bambang Suwito; Wiguna, Ade Chandra; Iriana, Livia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26604

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama tim siswa melalui pelatihan aktivitas lari estafet berbasis sport pedagogy di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan sport pedagogy menekankan proses pembelajaran olahraga yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan fisik, tetapi juga pada pembentukan nilai-nilai sosial, tanggung jawab, komunikasi, dan kolaborasi antar peserta didik. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 peserta didik sebagai subjek pelatihan yang terdiri atas beberapa sesi, meliputi pengenalan teori dasar estafet, praktik teknik lari dan serah terima tongkat, serta refleksi kelompok untuk memperkuat nilai kerja sama dan sportivitas. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif dan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), di mana siswa terlibat langsung dalam proses eksplorasi, praktik, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penyebaran angket sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur perubahan perilaku dan sikap kerja sama tim siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dengan rata-rata peningkatan keseluruhan 25,8%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan sport pedagogy dalam pembelajaran Penjas efektif untuk mengembangkan kemampuan sosial dan karakter siswa. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif yang lebih bermakna dan berorientasi karakter, serta dapat dijadikan contoh praktik baik dalam pembelajaran olahraga di tingkat SMA.
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Adventure Education Bagi Guru PJOK SMK Kabupaten Semarang Hudah, Maftukhin; Kusumawardhana, Buyung; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pratama, Dani Slamet; Setiyawan, Setiyawan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.22459

Abstract

Permasalahan guru penjas SMK di Kabupaten Semarang pada tahun 2024 adalah kesulitan dalam meyusun modul ajar kurikulum merdeka dan tidak mengikuti program sekolah penggerak sehingga profil pelajar Pancasila menjadi sulit tercapai. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah MGMP PJOK SMK Kabupaten Semarang dapat mengetahui serta terampil dalam menyusun modul ajar kurikulum merdeka berbasis adventure education. Sehingga, dalam menghadapi kurikulum dimasa yang akan datang kesiapan guru PJOK harus siap dalam menyusun perangkat ajar yang inovatif. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan Participatory Action Research dengan melakukan workshop dalam penyusunan modul ajar berbasis adventure education. Tahapan pelaksanaan disusun sebagai berikut: (1) Tahap analisis kebutuhan mitra; (2) Tahap persiapan; (3) Tahap Pelaksanaan; (4) Tahap evaluasi dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil pendampingan pembuatan modul ajar berbasis adventure education yang dilaksanakan di MGMP PJOK SMK Kabupaten Semarang maka didapat kesimpulan para peserta pengabdian mampu menyusun perangkat ajar kurikulum merdeka berbasis adventure education. Para peserta dapat menyusun dengan sistematis serta mengetahui dasar-dasar dari penyusunan perangkat ajar tersebut. Peserta antusias dalam mengikuti pendampingan penyusunan perangkat ajar dalam hal ini adalah modul ajar berbasis adventure education yang dapat meningkatkan keterampilan siswa dan membentuk karakter.