cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@gmail.com
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
jpom.upgris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Raya No.40, Sambirejo, Kec. Gayamsari, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28081358     DOI : https://doi.org/10.26877/jpom
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi Bidang ilmu Olahraga, Rekreasi, dan Kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
Workshop Digitalisasi Periodisasi Latihan Menggunakan Microsoft Excel bagi Pelatih Olahraga Arifin, Z.; Hermawan, Irwan; Sonjaya, Azhar Ramadhana; Angga Permadi, Asep; Kosasih, Alam Hadi; Kurniawati, Ani; Bara, Asma; Annisa, Anne Patmah; Nugraha, Faiza Eka; Nugraha, M. Fakhrian
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25000

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pelatih olahraga dalam merancang program periodisasi latihan berbasis digital dengan memanfaatkan Microsoft Excel. Latar belakang kegiatan ini adalah masih banyaknya pelatih yang menyusun program latihan secara manual, khususnya pelatih olahraga di Kabupaten Garut. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan mengenai teori latihan dan kondisi fisik, pelatihan penyusunan periodisasi latihan dengan Excel, serta evaluasi melalui pretest, posttest, dan angket kepuasan. Peserta kegiatan ini berjumlah 25 orang yang seluruhnya merupakan pelatih olahraga di Kabupaten Garut. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan peserta. Rata-rata skor pretest adalah 22,5 dengan standar deviasi 3,74, sedangkan rata-rata skor posttest meningkat menjadi 31,4 dengan standar deviasi 2,24. Peningkatan sebesar 39,6% ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis digital efektif dalam meningkatkan kompetensi peserta. Selain itu, penurunan standar deviasi menunjukkan hasil pembelajaran yang lebih merata. Kesimpulannya, digitalisasi periodisasi latihan menggunakan Microsoft Excel terbukti menjadi solusi inovatif dan efisien dalam membantu pelatih dan mahasiswa merancang program latihan modern secara sistematis, akurat, dan mudah diadaptasi sesuai kebutuhan.
Perancangan Desain Penilaian Pembelajaran PJOK Abad 21 Hambali, Sumbara; Hardi, Veny Juniarni; Wiguna, Andika Arya; Priyana, Wudi Yasta
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.24841

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) dalam merancang penilaian autentik berbasis keterampilan abad 21 yang sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan dilaksanakan melalui workshop dan pendampingan dengan melibatkan ±30 guru PJOK dari berbagai sekolah di Kabupaten Bandung Barat. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan, pemaparan materi, simulasi penyusunan instrumen asesmen, praktik penggunaan teknologi asesmen digital, serta evaluasi melalui instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru secara signifikan, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 2,6 meningkat menjadi 4,0 pada post-test (skala 1–5), atau terjadi peningkatan ±57%. Produk utama yang dihasilkan berupa enam draft instrumen penilaian autentik, satu modul asesmen PJOK abad 21, serta rencana implementasi penilaian berbasis proyek dan portofolio di sekolah. Selain itu, terbentuk komunitas praktisi asesmen PJOK sebagai jejaring profesional antarsekolah. Temuan ini menegaskan bahwa workshop berbasis partisipatif-transformatif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PJOK, meskipun aspek literasi teknologi masih memerlukan pendampingan lebih lanjut. Dengan dukungan validasi instrumen, jejaring profesional yang berkelanjutan, dan fasilitasi kelembagaan, hasil PkM ini berpotensi memberikan dampak transformatif terhadap praktik penilaian PJOK di era pendidikan abad 21.
Program Pembinaan Remaja melalui Aktivitas Renang Berbasis Pengembangan Keterampilan Hidup Juhrodin, Juhrodin; Priana, Ari; Subekti, Nuriska; Narlan, Abdul; Mulyadi, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25224

Abstract

Program pembinaan remaja di Galunggung Aquatic Club Tasikmalaya menghadapi permasalahan belum terintegrasinya pengembangan keterampilan hidup (life skills) secara terprogram dalam pelatihan renang. Program pelatihan yang ada masih terfokus pada aspek teknis dan prestasi tanpa mengembangkan life skills secara sistematis. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan dan mengimplementasikan model pembinaan remaja melalui aktivitas renang yang terintegrasi dengan delapan komponen life skills meliputi teamwork, goal setting, time management, emotional skills, interpersonal communication, social skills, leadership, dan problem solving and decision making . Metode yang digunakan adalah service learning tipe direct service dengan tahapan inisiasi, perencanaan, identifikasi kebutuhan, aksi, serta monitoring dan evaluasi. Program dilaksanakan selama 16 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, melibatkan 40 atlet remaja dan 6-8 pelatih. Hasil uji Paired Samples t-Test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan life skills atlet remaja dengan mean difference 82,833, nilai t hitung -13,331, dan signifikansi 0,000 (p 0,05). Program menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan renang dan life skills atlet, modul pembinaan terintegrasi, pelatih terlatih dengan kompetensi ganda, instrumen evaluasi berbasis kerangka Cronin, serta model program berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa integrasi life skills dalam aktivitas renang efektif meningkatkan pengembangan holistik remaja ketika dirancang secara terstruktur dan sistematis.
Program APAR (Awareness, Preparedness, Action, Response) sebagai Upaya Penguatan Keselamatan, Kesehatan dan Kesiapsiagaan Santri terhadap Bahaya Kebakaran di Pondok Pesantren Jabal Noer, Sidoarjo Lutfiya, Indah; Damayanti, Ratih; Tyas, Anestasia Pangestu Mei; Ibad, Mursyidul; Dwicahyo, Herman Bagus; Rohmah, Shofiyatur
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25039

Abstract

Kebakaran merupakan ancaman serius di lingkungan pondok pesantren akibat padatnya hunian santri dan keterbatasan fasilitas keselamatan. Pondok Pesantren Jabal Noer di Sidoarjo, Jawa Timur, pernah mengalami kebakaran pada tahun 2019 akibat korsleting listrik, yang menunjukkan tingginya kerentanan terhadap bahaya tersebut. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan menilai efektivitas intervensi terstruktur dengan pendekatan APAR (Awareness, Preparedness, Action, Response) dalam meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kebakaran. Kegiatan dilaksanakan pada Juli–Agustus 2025 dengan melibatkan 27 peserta, sebagian besar santri (96,3%), berusia di atas 15 tahun (51,8%), dan mayoritas perempuan (63%). Intervensi meliputi koordinasi dan asesmen kebutuhan, pembentukan tim tanggap darurat kebakaran, penyediaan fasilitas keselamatan (alat pemadam api ringan, detektor asap, jalur evakuasi, dan alarm), serta pelatihan manajemen kebakaran, penggunaan APAR, dan simulasi evakuasi. Nilai rata-rata pre-test sebesar 62,22 ± 32,26 meningkat signifikan menjadi 90,37 ± 14,00 pada post-test (p = 0,003). Sebanyak 26 santri dan 1 petugas keamanan dilatih serta ditetapkan sebagai tim tanggap darurat kebakaran. Peningkatan ini sejalan dengan teori perubahan perilaku yang menekankan persepsi risiko dan efikasi diri. Program ini terbukti efektif meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan direkomendasikan sebagai model replikasi bagi pesantren lain untuk memperkuat budaya keselamatan dan ketangguhan menghadapi kebakaran
Pengaruh Edukasi dan Intervensi Aktivitas Fisik Intensitas Sedang Terhadap Peningkatan Kebugaran Kardiorespirasi Mahasiswa Fisioterapi Pertiwi, Jasmine Kartiko; Ghufroni, Afif Ghufroni; Wahyono, Yulianto Yulianto
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25282

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini ditujukan untuk mengatasi gaya hidup sedentari dan potensi penurunan kebugaran fisik pada mahasiswa Fisioterapi, yang dapat mengganggu kredibilitas profesional mereka sebagai calon tenaga kesehatan. Tujuan program ini adalah memberikan edukasi dan intervensi fisik untuk meningkatkan kebugaran pada remaja tersebut. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui delapan tahapan terstruktur, meliputi pengarahan awal, edukasi komprehensif mengenai manfaat kebugaran, pengukuran pra- dan pasca-intervensi menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), serta tiga sesi intervensi aktivitas fisik intensitas sedang (berjalan cepat 30-60 menit) di Stadion Manahan Solo. Hasilnya menunjukkan bahwa intervensi berhasil membuat mahasiswa melaksanakan aktivitas sedang secara konsisten. Luaran terukur utama adalah perubahan pola aktivitas fisik yang signifikan, sebagaimana dikonfirmasi oleh IPAQ, dan peningkatan estimasi nilai Volume Oksigen Maksimal (VO2 max) peserta, yang secara langsung merefleksikan peningkatan kapasitas aerobik dan kebugaran kardiorespirasi. Keterlibatan aktif peserta yang dikombinasikan dengan pengawasan rutin dan pemanfaatan teknologi terbukti menjadi metode yang efektif dalam mempromosikan perubahan perilaku jangka panjang. Keberhasilan intervensi ini tidak hanya meningkatkan status kebugaran mahasiswa tetapi juga menghasilkan artikel ilmiah untuk diseminasi.
Pelatihan Olah Nafas Bio-Energy Power Sebagai Upaya Penurunan Hipertensi Pada Lansia Sumardiko, Dwi Setiani; Adianti, Myrna; Frederika Puruhito, Edith; Rachma, Tita Mutia; Safitri, Maghfira Mutia; Yuliandari, Isnaini Chantika
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25364

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang paling banyak dialami oleh lansia di Indonesia, termasuk di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo. Hasil survei awal menunjukkan lebih dari 50% lansia mengalami hipertensi, namun sebagian besar belum memahami cara pengelolaan tekanan darah secara mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas lansia melalui pelatihan olah napas Bio-Energy Power (BEP) sebagai upaya non-farmakologis menurunkan hipertensi. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, dan evaluasi. Sebanyak 44 peserta mengikuti empat sesi pelatihan BEP dan akupresur sederhana dari 10 Agustus hingga 5 September 2025. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan serta pemantauan tekanan darah sebelum dan sesudah setiap sesi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari rata-rata 68% menjadi 80% serta penurunan tekanan darah dari 135/82 mmHg menjadi 125/80 mmHg. Peserta juga melaporkan merasa lebih tenang dan tidur lebih nyenyak. Program ini berhasil membentuk Komunitas BEP Desa Kedungsukodani sebagai wadah keberlanjutan dan memperkuat peran kader kesehatan desa dalam pengelolaan hipertensi secara mandiri.
Pelestarian Permainan Tradisional Sebagai Sarana Edukasi dan Penguatan Karakter Anak Pada Lembaga Pendidikan Formal Sari, Zihan Novita; Chodori, Mario Azriel Iman; Junaidi, Junaidi; Ardiansyah, Irvan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25428

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya pelestarian permainan tradisional melalui sosialisasi di SDN Percobaan 1 Kota Malang. Latar belakang kegiatan ini didorong oleh menurunnya minat anak-anak terhadap permainan tradisional akibat dominasi gawai. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengenalkan kembali nilai-nilai budaya, sportivitas, dan kerja sama melalui permainan tradisional sebagai sarana edukatif yang menyenangkan. Metode pelaksanaan mencakup tahapan persiapan, pelaksanaan sosialisasi, evaluasi formatif, dan evaluasi sumatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, minat, dan partisipasi siswa terhadap permainan tradisional, dengan peningkatan signifikan pada pemahaman nilai kerja sama dan sportivitas sebesar 44%. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara Universitas Negeri Malang, KORMI, dan sekolah mitra dalam menciptakan ekosistem edukatif berbasis budaya. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan menumbuhkan karakter positif anak di era digital.
Pelatihan Juri Aerobic Gymnastic Siklus 2025-2028 Pengprov Persani Jawa Tengah Fahmi, Donny Anhar; Wibisana, Muh Isna Nurdin; Herlambang, Tubagus; Zhannisa, Utvi Hinda; Aziz, Zainul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25473

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme juri senam aerobik melalui penataran dan pelatihan berbasis Code of Points Fédération Internationale de Gymnastique (FIG) 2025–2028. Program dilaksanakan oleh tim Universitas PGRI Semarang bekerja sama dengan PENGPROV PERSANI Jawa Tengah, dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah. Metode pelaksanaan mencakup pemberian materi teori, studi kasus video, simulasi pertandingan (mock competition), serta evaluasi pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata peserta dari 67,3 pada pretest menjadi 88,5 pada posttest (kenaikan 31,5%). Peserta menunjukkan peningkatan kemampuan dalam aspek Difficulty, Execution, Artistry, serta penerapan kode etik juri. Kegiatan ini berhasil mencetak juri Aerobic Gymnastics yang profesional, berintegritas, dan siap bertugas pada event resmi tingkat daerah dan nasional.
Pelatihan Penguatan Kompetensi Guru Pendidikan Jasmani dalam Pembelajaran dan Penilaian Gerak Motorik Dasar Berbasis Performance Test Permana, Dwinda Abi; Shandy, Dwi Kuria
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 6, No 3 (2025): November 2025
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v6i3.25056

Abstract

Masalah yang dihadapi mitra saat ini adalah kurangnya pengetahuan guru pendidikan jasmani mengenai penilaian gerak motorik berdasarkan sport science. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penguatan kompetensi kepada guru pendidikan jasmani sekolah dasar tentang pembelajaran gerak motorik untuk anak sekolah dasar melalui aktifitas jasmani sebagai bentuk tindak lanjut hasil pengamatan dan observasi di lapangan terkait kurangnya pemahaman kelompok guru olahraga (KGO) tentang hal tersebut. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan 25 guru yang mengajar pendidikan jasmani di wilayah Kota Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama satu hari dengan alokasi waktu 360 menit yang terbagi dalam dua sesi yaitu pagi dan sore. Sesi pagi dengan alokasi waktu 180 menit digunakan untuk teori dalam kelas dan sesi sore dengan alokasi waktu 180 menit digunakan untuk praktik lapangan. Pada tahap awal seluruh peserta pengabdian diberikan materi kelas dengan metode ceramah dan diskusi aktif, peserta diberikan pengetahuan umum dan khusus terkait konsep dasar gerak morotik, prosedur penilaian belajar gerak motorik dasar. Hasil dapat ditunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan pada semua aspek, meliputi pemahaman konsep tes gerak motorik berbasis performance test (43% ke 97%), penggunaan alat ukur (34% ke 88%), serta penerapan metode performance test (21% ke 91%). Selanjutnya Diharapkan pelatihan ini dapat menambah wawasan yang dapat meningkatkan sistem pembelajaran motorik anak yang selama ini masih kurang
Membangun Sentra Olahraga Berbasis Youth Athlete Development: Strategi Praktis Untuk Pembinaan Atlet Muda di Kabupaten Ngawi Nurkholis, Nurkholis; Surono, Surono; Wahyuni, Sri; Marsudi, Imam; Aryananda Wijaya Kusuma, I Dewa Made; Suyoko, Andri; Yudhistira, Dewangga
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25394

Abstract

Kabupaten Ngawi belum memiliki model pembinaan yang terstandarisasi dan pelatih yang tidak memahami prinsip latihan ilmiah. Akibatnya, pengembangan program pembinaan atlet muda belum berjalan dengan baik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai penerapan konsep Youth Athlete Development (YAD) sebagai strategi pembinaan jangka panjang yang ilmiah dan berkelanjutan. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan pendekatan partisipatif-aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek pemahaman peserta. Nilai rata-rata konsep YAD meningkat dari 48 menjadi 82, pengetahuan sport science dari 52 menjadi 86, kemampuan identifikasi bakat dari 55 menjadi 88, serta penyusunan program latihan dari 50 menjadi 84. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta mampu mengadopsi pendekatan latihan yang lebih sistematis, aman, dan sesuai perkembangan atlet muda. Kesimpulan, kegiatan ini meningkatkan kemampuan pelatih dalam menerapkan prinsip YAD dan ilmu olahraga, dan juga membangun fondasi untuk pengembangan sentra olahraga yang terukur dan berkelanjutan di Kabupaten Ngawi. Hasilnya menunjukkan betapa pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kerja sama lintas lembaga untuk memperkuat lingkungan pembinaan atlet muda di tingkat daerah.