cover
Contact Name
Ibnu Fatkhu Royana
Contact Email
ibnufatkhuroyana@gmail.com
Phone
+6285600886600
Journal Mail Official
jpom.upgris@gmail.com
Editorial Address
Jl. Gajah Raya No.40, Sambirejo, Kec. Gayamsari, Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 28081358     DOI : https://doi.org/10.26877/jpom
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) memiliki fokus utama pada pengembangan ilmu-ilmu di ranah pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi Bidang ilmu Olahraga, Rekreasi, dan Kesehatan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 165 Documents
Pengembangan Desa Datar Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas Sebagai Desa Tangguh Bencana Ngadiman, Ngadiman; Wahono, Bayu Suko; Festiawan, Rifqi; Listiandi, Arfin Deri; Widanita, Neva; Anggraeni, Dewi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): November 2022
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v3i2.10184

Abstract

Datar Village is one of the 19 villages in the Sub-District of Sumbang, Banyumas Regency. The village is located in a mountainous area so that this area is an area for tourism and education development. The Datar Village area has a fairly high vulnerability to disasters, especially volcanic eruptions, namely Mount Slamet, in addition to several impacts that may occur as a result of the rainy season, namely landslides and tornadoes. For this reason, the solution offered to solve problems in Datar Village is to develop a business that aims to encourage community participation in natural disaster management independently through a Datar Village Development Program, Sumbang District, Banyumas Regency as a Disaster Resilient Village. The method of activity is carried out in collaboration with the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of Banyumas Regency with a socialization approach, limited discussion, and playing a role in disaster management. The activity was attended by 30 participants of Disaster Management Volunteers from representatives of each RT, Community Control Unit (Linmas), and village officials. The results of community service activities consist of the formation of a Datar Village Disaster Management Volunteer board chaired by Rilam Azis, an increase in volunteer knowledge of the concepts of Disaster Resilient Families (Katana) and Disaster Resilient Villages (Destana), and volunteers have disaster management action skills.Desa Datar adalah salah satu desa dari 19 desa di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Desa tersebut berada di daerah pegunungan sehingga wilayah ini merupakan daerah wilayah pengembangan wisata dan pendidikan. Wilayah Desa Datar memiliki kerawanan yang cukup tinggi terhadap bencana terutama bencana erupsi gunung berapi yaitu Gunung Slamet, disamping beberapa dampak yang mungkin terjadi akibat dari musim hujan yakni tanah longsor, dan puting beliung. Untuk itu solusi yang ditawarkan untuk memecahkan permasalahan di Desa Datar adalah mengembangkan sebuah usaha yang bertujuan mendorong peran serta masyarakat dalam penanggulangan bencana alam secara mandiri melalui sebuah Program Pengembangan Desa Datar Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas sebagai Desa Tangguh Bencana. Metode kegiatan dilaksanakan melalui kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas dengan pendekatan sosialisasi, diskusi terbatas, dan bermain peran dalam penanggulangan bencana. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta Relawan Penanggulangan Bencana berasal dari perwakilan tiap RT, satuan Pengendalian Masyarakat (Linmas), dan perangkat desa. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari terbentuknya pengurus Relawan Penangulangan Bencana Desa Datar yang diketuai oleh Rilam Azis, adanya peningkatan pengetahuan relawan terhadap konsep Keluarga Tangguh Bencana (Katana) dan Desa Tangguh Bencana (Destana) , dan relawan memiliki ketrampilan tindakan penanggulangan bencana.
Pelatihan Aktivitas Lari Estafet Berbasis Sport Pedagoy Untuk Meningkatkan Kerja Sama Tim di Sekolah Menengah Atas Ramadhan, Kevin; Azahra, Fikra; Qolbi, M Hafid; Sukartono, Gatot; Kusumo Widagdo, Bambang Suwito; Wiguna, Ade Chandra; Iriana, Livia
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26604

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kerja sama tim siswa melalui pelatihan aktivitas lari estafet berbasis sport pedagogy di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan sport pedagogy menekankan proses pembelajaran olahraga yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan fisik, tetapi juga pada pembentukan nilai-nilai sosial, tanggung jawab, komunikasi, dan kolaborasi antar peserta didik. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 peserta didik sebagai subjek pelatihan yang terdiri atas beberapa sesi, meliputi pengenalan teori dasar estafet, praktik teknik lari dan serah terima tongkat, serta refleksi kelompok untuk memperkuat nilai kerja sama dan sportivitas. Metode yang digunakan mencakup pendekatan partisipatif dan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), di mana siswa terlibat langsung dalam proses eksplorasi, praktik, dan refleksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penyebaran angket sebelum dan sesudah pelatihan untuk mengukur perubahan perilaku dan sikap kerja sama tim siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dengan rata-rata peningkatan keseluruhan 25,8%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan sport pedagogy dalam pembelajaran Penjas efektif untuk mengembangkan kemampuan sosial dan karakter siswa. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif bagi guru dan sekolah dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif yang lebih bermakna dan berorientasi karakter, serta dapat dijadikan contoh praktik baik dalam pembelajaran olahraga di tingkat SMA.
Implementasi Program Gym to School untuk Optimalisasi Kebugaran dan Kepuasan Penggunaan Sepatu Ergonomis di SMA Labschool UNESA Rusdiawan, Afif; Kusuma, Donny Ardy; Rizkanto, Billy Emir; Lestari, Bhekti; Putra, Shidqi Hamdi Pratama; Purnomo, Mochamad; Mentari, Mellyana Putri; Aziz, Muhammad Zainuddien
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25430

Abstract

Program Gym to School dilaksanakan untuk meningkatkan kebugaran siswa dan kepuasan penggunaan sepatu ergonomis di SMA Labschool UNESA. Kegiatan meliputi sosialisasi teori, praktik functional training, dan evaluasi produk sepatu hasil riset PUI-SERC UNESA. Sebanyak 50 siswa dan 10 guru PJOK berpartisipasi dalam kegiatan ini. Evaluasi dilakukan menggunakan dua instrumen, yaitu Shoe Satisfaction Questionnaire (SSQ) dan PKM Implementation Satisfaction Questionnaire (PKM-ISQ). Hasil menunjukkan skor kepuasan sepatu sebesar 3,40 (kategori netral–puas) dan kepuasan pelaksanaan program sebesar 3,45 (kategori puas moderat). Aspek terbaik adalah kenyamanan dan dampak yang dirasakan, sedangkan area yang perlu diperbaiki adalah fleksibilitas sepatu dan waktu praktik. Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kebugaran dan kolaborasi antara universitas dan sekolah. Diperlukan pengembangan lanjutan melalui pendampingan berkelanjutan dan penyempurnaan desain sepatu untuk mendukung latihan yang lebih optimal.
Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Berbasis Adventure Education Bagi Guru PJOK SMK Kabupaten Semarang Hudah, Maftukhin; Kusumawardhana, Buyung; Widiyatmoko, Fajar Ari; Pratama, Dani Slamet; Setiyawan, Setiyawan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.22459

Abstract

Permasalahan guru penjas SMK di Kabupaten Semarang pada tahun 2024 adalah kesulitan dalam meyusun modul ajar kurikulum merdeka dan tidak mengikuti program sekolah penggerak sehingga profil pelajar Pancasila menjadi sulit tercapai. Tujuan dari pengabdian pada masyarakat ini adalah MGMP PJOK SMK Kabupaten Semarang dapat mengetahui serta terampil dalam menyusun modul ajar kurikulum merdeka berbasis adventure education. Sehingga, dalam menghadapi kurikulum dimasa yang akan datang kesiapan guru PJOK harus siap dalam menyusun perangkat ajar yang inovatif. Metode kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan Participatory Action Research dengan melakukan workshop dalam penyusunan modul ajar berbasis adventure education. Tahapan pelaksanaan disusun sebagai berikut: (1) Tahap analisis kebutuhan mitra; (2) Tahap persiapan; (3) Tahap Pelaksanaan; (4) Tahap evaluasi dan tindak lanjut. Berdasarkan hasil pendampingan pembuatan modul ajar berbasis adventure education yang dilaksanakan di MGMP PJOK SMK Kabupaten Semarang maka didapat kesimpulan para peserta pengabdian mampu menyusun perangkat ajar kurikulum merdeka berbasis adventure education. Para peserta dapat menyusun dengan sistematis serta mengetahui dasar-dasar dari penyusunan perangkat ajar tersebut. Peserta antusias dalam mengikuti pendampingan penyusunan perangkat ajar dalam hal ini adalah modul ajar berbasis adventure education yang dapat meningkatkan keterampilan siswa dan membentuk karakter.
Pelatihan Futsal Sebagai Sarana Peningkatan Prestasi dan Pengalihan terhadap Gadget Anak di Desa Warulor Kabupaten Pekalongan Setyawan, Danang Aji; Royana, Ibnu Fatkhu; Kresnapati, Pandu; Hadi, Husnul
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26611

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan aktifitas fisik anak dan mengalihkan dari ketergantungan gawai. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat anak-anak di Desa Warulor Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan terhadap aktivitas fisik dan cabang olahraga futsal, seiring dengan meningkatnya kecenderungan bermain gawai. Metode pengabdian yang digunakan adalah Service Learning (SL). Target dari kegiatan pengabdian ini adalah 29 anak-anak dengan rentang usia 10-15 tahun tahun. Langkah kegiatan mulai dari observasi, penentuan solusi, penerapan yang terdiri tiga tahapan, hasil dan juga evaluasi atau monitoring. Hasil perolehan minat anak terhadap olahraga futsal pada kategori sangat tinggi berjumlah 14 anak (48,1%), kategori tinggi sebanyak 9 anak (41,6%), dan kategori cukup tinggi sebanyak 6 anak (10,3%). Kesimpulan dari pengabdian ini membantu menurunkan ketergantungan anak pada penggunaan gadget. Dalam jangka panjang, program ini meningkatkan pemahaman orang tua terkait risiko cedera olahraga serta pentingnya aktivitas fisik untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak.
Sosialisasi dan Pelatihan Membuat Program Latihan Sepakbola berbasis Wiel Coerver Methods bagi Pelatih Sekolah Sepakbola Komarudin, Komarudin; Utomo, Suryo; Pamungkas, Galih; Sunaryo, Fatoni Yanuar Akhmad Budi
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25444

Abstract

Permasalahan utama mitra yaitu, mayoritas pelatih sekolah sepakbola di Daerah Istimewa Yogyakarta belum memahami secara komprehensif mengenai konsep dan penerapan metode latihan yang baik untuk anak usia 10-12 tahun. Berdasarkan permasalahan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelatih sepakbola usia 10–12 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menyusun dan menerapkan program laihan melalui sosialisasi dan edukasi metode latihan sepakbola berbasis Wiel Coerver Methods. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik penyusunan program latihan, serta evaluasi pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada aspek pengetahuan dan keterampilan pelatih, dengan rata-rata nilai pretest–posttest pengetahuan meningkat dari 43 menjadi 74, dan keterampilan meningkat dari 47 menjadi 71. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan tergolong tinggi, dengan mayoritas peserta menyatakan “puas” hingga “sangat puas”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat efektif untuk meningkatkan kompetensi pelatih sepakbola usia dini dan menjadi strategi inovatif dalam pembinaan teknik dasar yang menyenangkan dan berkelanjutan. Implikasi kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas pelatih dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program latihan usia dini secara sistematis sehingga kualitas pembinaan sepakbola dapat terstandarisasi
Membangun Sentra Olahraga Berbasis Youth Athlete Development: Strategi Praktis Untuk Pembinaan Atlet Muda di Kabupaten Ngawi Nurkholis, Nurkholis; Surono, Surono; Wahyuni, Sri; Marsudi, Imam; Aryananda Wijaya Kusuma, I Dewa Made; Suyoko, Andri; Yudhistira, Dewangga
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25394

Abstract

Kabupaten Ngawi belum memiliki model pembinaan yang terstandarisasi dan pelatih yang tidak memahami prinsip latihan ilmiah. Akibatnya, pengembangan program pembinaan atlet muda belum berjalan dengan baik. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai penerapan konsep Youth Athlete Development (YAD) sebagai strategi pembinaan jangka panjang yang ilmiah dan berkelanjutan. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan pendekatan partisipatif-aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek pemahaman peserta. Nilai rata-rata konsep YAD meningkat dari 48 menjadi 82, pengetahuan sport science dari 52 menjadi 86, kemampuan identifikasi bakat dari 55 menjadi 88, serta penyusunan program latihan dari 50 menjadi 84. Temuan ini menunjukkan bahwa peserta mampu mengadopsi pendekatan latihan yang lebih sistematis, aman, dan sesuai perkembangan atlet muda. Kesimpulan, kegiatan ini meningkatkan kemampuan pelatih dalam menerapkan prinsip YAD dan ilmu olahraga, dan juga membangun fondasi untuk pengembangan sentra olahraga yang terukur dan berkelanjutan di Kabupaten Ngawi. Hasilnya menunjukkan betapa pentingnya pelatihan berkelanjutan dan kerja sama lintas lembaga untuk memperkuat lingkungan pembinaan atlet muda di tingkat daerah.
Penguatan Instrumen Tes Kebugaran Jasmani dan TOT Instruktur Senam Aerobik bagi Guru Olahraga SD dan SMP Negeri Se-Kabupaten Aceh Besar Marlina, Yeni; Maimun, Maimun; Zahara, Zahara
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.26690

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Penguatan Instrumen Tes Kebugaran Jasmani dan TOT Instruktur Senam Aerobik bagi Guru Olahraga SD dan SMP Negeri se-Kabupaten Aceh Besar” dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru pendidikan jasmani dalam menerapkan instrumen tes kebugaran jasmani dan menjadi instruktur senam aerobik bersertifikat. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar guru olahraga di Kabupaten Aceh Besar belum menguasai secara optimal instrumen tes kebugaran jasmani serta belum memiliki keterampilan dalam memimpin kegiatan senam aerobik di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode pelatihan berbasis workshop dan praktik lapangan yang meliputi sosialisasi instrumen kebugaran jasmani, pelatihan pengisian dan interpretasi hasil tes, pelatihan senam aerobik dengan pendekatan Training of Trainers, serta ujian sertifikasi instruktur. Pelatihan dilaksanakan secara intensif selama enam hari dengan melibatkan narasumber profesional dan dukungan dari Dinas Pendidikan Aceh Besar. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi guru PJOK, dengan capaian pemahaman instrumen kebugaran jasmani sebesar 81% dan kemampuan melaksanakan serta menginstruksikan senam aerobik sebesar 83%. Kegiatan ini telah terlaksana dengan baik dan berjalan sesuai rencana.
Edukasi Preventif Penyakit Metabolik dan Pengelolaan Komposisi Tubuh Berbasis Active Learning melalui Aktivitas Fisik bagi Lansia Miftachurochmah, Yulvia; Utomo, Suryo; Sunaryo, Fatoni Yanuar Akhmad Budi; Kurniawan, Faidillah
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.25457

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pencegahan penyakit metabolik serta pengelolaan komposisi tubuh melalui aktivitas fisik yang aman dan aplikatif berbasis active learning. Permasalahan utama mitra, rendahnya tingkat aktivitas fisik dan minimnya pemahaman lansia tentang pentingnya aktivitas fisik dalam menjaga kesehatan metabolik dan komposisi tubuh. Kegiatan ini dilaksanakan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi, demonstrasi dan praktik aktivitas fisik. Sebelum dan sesudah kegiatan, dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan melalui pretest dan posttest, serta pengisian kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 49,2 meningkat menjadi 70,5 pada posttest. Selain itu, tingkat kehadiran mencapai 135% dari target. Pada hasil kuesioner kepuasan, peserta menyatakan puas terhadap kegiatan. Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis active learning efektif mendorong perubahan perilaku lansia menuju gaya hidup aktif dan sehat.
Edukasi Harpenden Skinfold Caliper Dalam Perencanaan Nutrisi Gizi Atlet Pada Tenaga Pengajar Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu Dita, Diah Ayu Aguspa; Ashan, Hesty Rhauda; Ilahi, Bogy Restu; Prabowo, Andika
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 7, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i1.23757

Abstract

Kebutuhan akan performa atlet yang optimal sangat erat kaitannya dengan status gizi dan komposisi tubuh yang ideal. Akan tetapi, masih rendahnya pemahaman tenaga pengajar mengenai perencanaan gizi yang tepat menjadi tantangan di Sekolah Keberbakatan Olahraga (SKO) Provinsi Bengkulu. Pelathan ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Harpenden Skinfold Caliper sebagai salah satu alat bantu dalam perencanaan nutrisi atlet. Metode Community-Based Participatory Research (CBPR) diterapkan dalam pelatihan kepada 30 tenaga pengajar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta terkait pengukuran lemak tubuh dan implikasi terhadap penyusunan pola nutrisi. Diharapkan pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pembinaan atlet daerah.