cover
Contact Name
LA ODE ALIFARIKI
Contact Email
ners_riki@yahoo.co.id
Phone
+6285145272116
Journal Mail Official
ners_riki@yahoo.co.id
Editorial Address
Perumahan Pelangi Residence no D18, Kelurahan Anduonohu, Kota Kendari Prov.Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT)
ISSN : -     EISSN : 2798107X     DOI : -
Core Subject : Health,
Nursing Area, Environmental Health, Public Health, Epidemiology, Occupational Health, and Other aspect of health
Articles 190 Documents
Pengaruh Penyuluhan Metode Ceramah Terhadap Pengetahuan Gizi Ibu Hamil Pada Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Mokoau Kota Kendari Djusiana Eka Cessaria; Alifariki, La Ode; Amiruddin Eso; Mubarak; Asmarani; Nina Indriyani Nasruddin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.257

Abstract

Pengetahuan gizi ibu hamil berperan penting dalam mencegah terjadinya stunting sejak fase kehamilan. Namun, masih banyak ibu hamil yang memiliki pemahaman gizi yang kurang optimal, sehingga diperlukan intervensi edukasi yang efektif seperti penyuluhan metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan metode ceramah terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu hamil pada kelas ibu hamil di Puskesmas Mokoau Kota Kendari. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen one-group pretest–posttest dengan sampel 25 ibu hamil yang dipilih melalui teknik total sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired t-test dengan batas signifikansi p < 0.05. Hasil penelitian dilaporkan bahwa ata-rata skor pengetahuan meningkat dari 65.97 pada pretest menjadi 85.11 pada posttest, dengan hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = 8.115; p = 0.000). Hal ini menunjukkan adanya pengaruh positif penyuluhan metode ceramah terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu hamil. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa penyuluhan metode ceramah terbukti efektif meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil sebagai upaya pencegahan stunting. Program edukasi berbasis ceramah dapat terus dioptimalkan di fasilitas pelayanan kesehatan.    
Pengaruh Penyuluhan Metode Video Terhadap Pengetahuan Gizi Ibu Hamil Pada Kelas Ibu Hamil Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Puskesmas Mokoau Kota Kendari Djusiana Eka Cessaria; Alifariki, La Ode; Amiruddin Eso; Mubarak; Asmarani; Nina Indriyani Nasruddin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.258

Abstract

Pengetahuan gizi ibu hamil berperan penting dalam upaya pencegahan stunting sejak masa kehamilan. Namun, penyuluhan konvensional sering kurang efektif karena terbatasnya daya tarik dan kemampuan visualisasi materi. Media video menjadi alternatif edukasi yang lebih interaktif dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyuluhan menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan gizi ibu hamil. Metode penelitian menggunakan desain pre–experimental one group pretest–posttest pada 25 ibu hamil di Puskesmas Mokoau Kota Kendari. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstandar. Analisis data menggunakan uji Paired t-test dengan tingkat signifikansi p < 0.05. Hasil dilaporkan bahwa terdapat peningkatan signifikan skor pengetahuan dari mean pretest 64.83 ± 16.99 menjadi 91.68 ± 10.03 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan p < 0.001, yang berarti penyuluhan video berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil. Kesimpulan penelitian bahwa penyuluhan menggunakan media video efektif dalam meningkatkan pengetahuan gizi ibu hamil dan berpotensi menjadi strategi edukasi yang mendukung upaya pencegahan stunting.
Kesehatan Visual dan Penggunaan Gadget dalam Posisi Berbaring pada Mahasiswa Kedokteran: Sebuah Studi Korelasional Wahyuni Dyah Parmasari; Ananda Rigi Aditya; Suhartati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.259

Abstract

Kelainan refraksi merupakan salah satu penyebab utama penurunan ketajaman penglihatan yang dapat dipengaruhi oleh perilaku penggunaan gadget, terutama durasi dan posisi tubuh saat menggunakan perangkat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara durasi serta posisi penggunaan gadget dengan hasil pemeriksaan refraksi pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah studi observasional analitik dengan desain potong lintang pada 45 mahasiswa yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner mengenai kebiasaan penggunaan gadget dan pemeriksaan refraksi oleh tenaga terlatih. Uji statistik yang digunakan adalah uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan gadget dalam durasi lama (75.5%), dalam posisi berbaring (95.5%), dan mengalami kelainan refraksi (73.3%). Uji Spearman menunjukkan nilai p = 0.943 untuk durasi dan p = 0.358 untuk posisi, yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan secara statistik, namun pola data menunjukkan kecenderungan adanya pengaruh penggunaan gadget terhadap kelainan refraksi. Kesimpulan penelitian bahwa meskipun hubungan statistik antara durasi maupun posisi penggunaan gadget dengan kelainan refraksi tidak signifikan, pola data menunjukkan kecenderungan bahwa durasi penggunaan yang berlebihan dan posisi berbaring dapat meningkatkan risiko gangguan refraksi.
Korelasi Antara Strategi Koping dengan Burnout Pada Mahasiswa Kedokteran Tahun Pertama di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Delta Iswara; Ashlabiellah Nur Safah Lubis; Azmi Indria Larasati; Raditya Bagas Wicaksono
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.260

Abstract

Burnout merupakan masalah psikologis yang banyak dialami mahasiswa kedokteran, terutama pada tahun pertama ketika mereka menghadapi transisi akademik yang menuntut. Strategi koping yang tepat diperlukan untuk membantu mahasiswa mengelola stres dan mencegah terjadinya burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara strategi koping dan burnout pada mahasiswa kedokteran tahun pertama. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dan melibatkan 107 mahasiswa melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Ways of Coping (WOC) dan Maslach Burnout Inventory–Student Survey (MBI-SS), kemudian dianalisis dengan uji korelasi Spearman menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara strategi koping dan burnout (r = -0.548; p = 0.000). Semakin tinggi kemampuan koping mahasiswa, semakin rendah tingkat burnout yang dialami. Kesimpulannya, strategi koping berperan penting dalam meminimalkan burnout sehingga diperlukan intervensi dini untuk meningkatkan kemampuan koping mahasiswa tahun pertama.
Uji Kadar Kurkumin Pada Temulawak dan Kuersetin Pada Sambung Nyawa dengan Metode Kromatografi Lapis Tipis Kinerja Tinggi Endang Setyowati; Zullies Ikawati; Triana Hertiani; Elza Fadia Irzani
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.261

Abstract

Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) dan sambung nyawa (Gynura procumbens) merupakan tanaman obat yang mengandung senyawa bioaktif penting, yaitu kurkumin dan kuersetin. Variasi proses pengolahan dan bentuk sediaan dapat memengaruhi kadar kedua senyawa tersebut sehingga diperlukan standarisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar kurkumin pada temulawak dan kadar kuersetin pada sambung nyawa dalam bentuk infusa, serbuk, dan produk herbal menggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis Kinerja Tinggi (KLTKT). Analisis dilakukan dengan menotolkan larutan standar dan sampel pada plate silika gel F254, kemudian elusi dan pembacaan densitometri dilakukan untuk mendapatkan luas area puncak yang selanjutnya dimasukkan ke dalam persamaan regresi kurva baku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak infusa memberikan kadar tertinggi baik untuk kurkumin (0.28 ± 0.008%) maupun kuersetin (1.50 ± 0.13%). Kesimpulannya, bentuk sediaan dan metode ekstraksi berpengaruh terhadap kadar senyawa aktif, dan metode KLTKT dapat digunakan sebagai metode evaluasi mutu herbal.
Studi Pengetahuan Pasien Kanker Payudara tentang Obat Antikanker dan Efek Sampingnya di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid Besse Hardianti; Imel Adrian; Subehan
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.262

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu kanker yang paling sering dialami perempuan dan menjadi masalah kesehatan penting. Pengetahuan yang cukup mengenai obat antikanker dan efek sampingnya dapat membantu pasien menjalani perawatan dengan lebih baik. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan pasien kanker payudara tentang obat antikanker dan efek sampingnya. Penelitian dilakukan secara deskriptif menggunakan kuesioner kepada 30 pasien yang menjalani pengobatan di RSUP Dr. Tadjuddin Chalid, Makassar yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya 4 pasien (13.3%) memiliki pengetahuan baik, 19 pasien (63.3%) memiliki pengetahuan cukup, dan 7 pasien (23.3%) memiliki pengetahuan kurang. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar pasien memiliki pengetahuan cukup, tetapi masih ada yang pengetahuannya terbatas. Kesimpulan penelitian bahwa mayoritas pasien memiliki tingkat pengetahuan yang berada pada kategori cukup. Temuan ini menunjukkan perlunya edukasi kesehatan yang lebih optimal agar pasien lebih memahami pengobatan yang mereka jalani dan dapat mengurangi risiko dampak efek samping obat.
Pengaruh Teknik Modified Bass terhadap Indeks Plak O’Leary pada Santriwati Pondok Pesantren Ria Febriany Darfis; Nilawati Uly; Sudirman Sanuddin; Ridwan Amiruddin
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.266

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada remaja pesantren masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang ditandai dengan tingginya akumulasi plak gigi. Salah satu upaya pencegahan yang efektif adalah penerapan teknik menyikat gigi yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi teknik menyikat gigi Modified Bass terhadap penurunan Indeks Plak O’Leary pada santriwati. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan rancangan pretest–posttest kelompok kontrol, melibatkan 54 santriwati yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Pengukuran indeks plak dilakukan sebelum dan sesudah intervensi selama dua minggu. Analisis data menggunakan paired t-test dan two-way repeated measures ANOVA dengan batas kemaknaan p < 0.05. Hasil penelitian menunjukkan penurunan Indeks Plak O’Leary yang signifikan pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa edukasi teknik Modified Bass terbukti efektif dalam meningkatkan kebersihan gigi dan mulut santriwati.
Perbedaan Fraksi Ejeksi Ventrikel Kiri pada Pasien Penyakit Jantung Koroner dengan Jumlah Stenosis ?1 dan >1 yang Menjalani Tindakan Percutaneus Coronary Intervention Arfiyan Sukmadi; Haryati
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.267

Abstract

Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas kardiovaskular. Derajat keparahan PJK, khususnya jumlah pembuluh koroner dengan stenosis signifikan, berperan penting dalam terjadinya disfungsi ventrikel kiri yang tercermin melalui penurunan fraksi ejeksi (EF). Penelitin ini bertujuan untuk menilai perbedaan rerata fraksi ejeksi ventrikel kiri pada pasien PJK berdasarkan jumlah pembuluh koroner dengan stenosis signifikan. Penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain potong lintang ini menggunakan data rekam medis pasien PJK yang menjalani coronary angiography (CAG) dan/atau percutaneous coronary intervention (PCI) di RSU Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara periode Januari–Desember 2022. Pasien dikelompokkan menjadi stenosis ?1 pembuluh (0–1 vessel) dan stenosis >1 pembuluh (2–3 vessel). Perbedaan rerata EF dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan. Sebanyak 96 pasien dianalisis, terdiri dari 61 pasien dengan stenosis ?1 pembuluh dan 35 pasien dengan stenosis >1 pembuluh. Rerata EF pada kelompok stenosis ?1 pembuluh adalah 46,5±14.0%, sedangkan pada kelompok stenosis >1 pembuluh sebesar 42.0±10.5%. Selisih rerata EF sebesar ?4.51% (95% CI ?9.52 hingga 0.50) dan tidak bermakna secara statistik (p=0.077). Meskipun demikian, terdapat kecenderungan penurunan EF seiring peningkatan jumlah pembuluh stenosis. Pasien PJK dengan stenosis >1 pembuluh cenderung memiliki fraksi ejeksi ventrikel kiri yang lebih rendah dibandingkan pasien dengan stenosis ?1 pembuluh.
Determinasi Kualitas Respectful Maternity Care pada Persalinan terhadap Intensi Pemilihan Kontrasepsi Pascasalin: Pendekatan Model Perilaku Reproduksi Surmayanti; Fitriana Jufri P; Amaliah Natsir
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.268

Abstract

Implementasi RMC yang belum optimal berpotensi memengaruhi pengalaman persalinan dan keputusan kesehatan reproduksi pascasalin, termasuk pemilihan kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinasi kualitas Respectful Maternity Care terhadap intensi pemilihan kontrasepsi pascasalin berdasarkan model perilaku reproduksi. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 132 ibu bersalin di RSU Bahagia Makassar yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Variabel independen adalah kualitas Respectful Maternity Care, sedangkan variabel dependen adalah intensi pemilihan kontrasepsi pascasalin. Uji Chi-square dan korelasi Spearman digunakan pada analisis bivariat, sedangkan analisis multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara kualitas RMC dengan intensi pemilihan kontrasepsi pascasalin (p = 0.001). Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa kualitas RMC merupakan faktor paling dominan yang memengaruhi intensi pemilihan kontrasepsi pascasalin (OR = 3.21; 95% CI = 1.58–6.52). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas Respectful Maternity Care selama persalinan berperan penting dalam meningkatkan intensi pemilihan kontrasepsi pascasalin
Hubungan antara Pemberian Informend Consent dengan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi Section Caesarea di Ruang Rawat Inap RSU Aliyah 2 Kendari Hasrima; Syaiful Akbar; Jenni; Neneng Sundari; Isran; Ellyani Abadi
Nursing Care and Health Technology Journal (NCHAT) Vol. 6 No. 1 (2026): Nursing and Health Care Technology-January to June Period
Publisher : Progres Ilmiah Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/nchat.v6i1.269

Abstract

Operasi Section caesarea merupakan prosedur untuk melahirkan anak pada insisi bagian abdone dalam operasi ini menimbulkan rasa cemas dan nyeri pada setiap individu, pemberian informend consent memberikan suatu penjelasan yang kongret mengenai tindakan operasi sesar tersebut. Tujuan pada penelitian ini adalah mengetahui hubungan Pemberian Informend Consent Dengan Tingkat Kecemasan Pasien pre Operasi Sectio Caesarea. Jenis penelitian ini adalah kuanlitatif deskriptif korelasi yang bersifat analitik cross sectional yang di lakukan di RSU Aliyah 2 Kendari pada bulan juni 2022. Jumlah sampel sebanyak 35 orang dengan teknik penarikan sampel menggunakan teknik total sampling. Data uji korelasi chi Squared. Hasil penelitian menunjukan bahwa 23 orang (60.5) dan pada kelompok kontrol mayoritas berada pada kecemasan ringan sebanyak 19 orang (50.0%). Selain itu, bahwa terdapat hubungan antara pemberian informend consent terhadap tingkat kecemasan pasien dengan nilai korelasi 0.685 yang artinya bahwa pada pemberian informend consent memiliki hubungan yang sangat kuat dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi section caesarea.