cover
Contact Name
Mohammad Salehudin
Contact Email
jider@iel-education.org
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Wage Asri 2, Taman, Sidoarjo West Java Province, Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Instructional and Development Researches
ISSN : 2807548X     EISSN : 28075471     DOI : https://doi.org/10.53621/jider
Core Subject : Education,
Journal of Instructional and Development Researches (JIDeR) is a scientific journal published by Indonesia Emerging Literacy Education. This journal publishes related research papers and covers a wide range of topics in the field of knowledge: learning research, educational development research. Articles are original research results with a maximum plagiarism of 25%. Articles submitted to JIDeR will be reviewed by at least 2 (two) reviewers. Articles submitted must meet the assessment criteria and comply with the instructions and templates provided by JIDeR.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 6 (2024): December" : 15 Documents clear
Identification of Factors in Selection of Islamic Education Management Postgraduate Programs Suratin, Sonia Isna; Mutniati, Vebri Putri; Gazali, Ahmad; Latif, Abdul; Latif, Muhammad Sabri; Rosyida, Fatia Ainur
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.393

Abstract

In facing global challenges, there needs to be a major contribution to Islamic Education Management to optimize the career orientation of postgraduate students. This research provides insight into the factors that influence students in choosing a study program. The objectives of this research: 1) Provide insight into the decision-making process of postgraduate students at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang in choosing the Islamic Education Management study program, 2) Identify the most relevant factors that influence the choice of study program. The approach used in this research is a qualitative approach with a case study at the Postgraduate Program at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. The data collection techniques are through semi-structured interview techniques and documentation. Meanwhile, the data analysis techniques in this research include 3 methods, namely: Data reduction, data presentation, and drawing conclusions from the data. The findings of this research include: 1) Students chose to continue their studies at the UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Postgraduate Program for self-development and career advancement in the future, 2) The UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Campus was chosen because of its good reputation, superior study program accreditation, and a positive brand image, 3) A diverse undergraduate educational background is not an obstacle in choosing an MPI study program, 4) Factors such as job prospects, advice from lecturers, and family influence play an important role in choosing an MPI study program. The conclusion of this research provides an in-depth understanding of the factors that influence students' decisions in choosing the Islamic Education Management study program at UIN Maulana Malik Ibrahim Malang in the 2022/2023 academic year.
Design of virtual laboratory media based on HTML 5 Canvas and graphical user interface in physics learning Zulkarnain, Zulkarnain; Utami, Linda Sekar; Sabaryati, Johri; Islahudin, Islahudin; Subhan, Subhan; Arisandi, Dea
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.405

Abstract

Physics is an important part of the science curriculum at both the high school and college levels. Physics learning requires students to master abstract theoretical concepts, so it is not uncommon for these theoretical concepts to be difficult for learners to perceive. Abstract concepts in physics learning can be overcome through practical activities in concrete laboratories or virtual laboratories. This study aims to produce virtual laboratory media based on HTML 5 Canvas and Javascript programs packaged in Graphical User Interface (GUI) format in terms of experts, practicioners, and students. The research method used is research and development (R&D), using the 4D model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The subjects were conducted in second-years physic students which consisted of 8 students (small group test) and in class XI high school students which consisted of 20 students (large group test). The instrument used were interview sheets, documentation, and questionnaires. The data were analyzed using descriptive analysis techniques. The results showed that virtual laboratory media was valid with a CVI score of 0,87 and reliable with a Percentage of Agreement score of 85,95% based on experts and practitioners judgment. In addition, based on the results of the practicality test for students, the test results were in the very practical category with a practicality score of 86,4% and 88,6% respectively for small group test and large group test. So it can be concluded that virtual laboratory media can be used to support physic learning.
Kontribusi Islam terhadap Perkembangan Pendidikan Islam dalam Era Industri 4.0 Rohman, Taufikur; Ilyasin, Mukhamad; Muadin, Akhmad
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan Islam dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0, dengan meninjau konsep pendidikan Islam, peran lembaga pendidikan Islam, objek garapan pendidikan, serta kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dan siswa yang dibutuhkan di era modern. Penelitian ini dilakukan dengan metode literature review yang menganalisis berbagai literatur terkait perkembangan pendidikan Islam dalam konteks teknologi dan perubahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki kemampuan adaptif yang signifikan melalui integrasi antara teknologi dan nilai-nilai agama. Lembaga pendidikan Islam, seperti madrasah dan pesantren, telah mulai mengadopsi teknologi dalam proses pengajaran, meskipun masih dihadapkan pada tantangan keterbatasan infrastruktur dan kebutuhan peningkatan kompetensi digital tenaga pendidik. Kompetensi siswa juga dikembangkan untuk memenuhi tuntutan era digital, dengan penekanan pada literasi digital, kemampuan berpikir kritis, dan keterampilan kolaboratif. Signifikansi penelitian ini terletak pada pentingnya memperkuat integrasi teknologi dalam pendidikan Islam tanpa mengabaikan nilai-nilai spiritual, yang dapat membentuk generasi berkarakter unggul dan berdaya saing di era modern.
Penguatan Literasi Siswa di Sekolah Dasar dalam Era Kurikulum Merdeka Belajar: A Systematic Literature Review Nugraha, Dewa Made Dwicky Putra; Juniayanti, Dewi
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.407

Abstract

Kurikulum Merdeka menghadirkan pembaharuan pada pendekatan literasi untuk menjawab tantangan pendidikan di era modern khususnya dalam hal kemampuan literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penguatan literasi siswa sekolah dasar dalam konteks Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis yang mencakup artikel penelitian terkait literasi dalam Kurikulum Merdeka dari tahun 2022 hingga 2024. Data dikumpulkan melalui publish & persih yang bersumber dari Google Scholar dan dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi tren, pendekatan, dan tantangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan literasi dicapai melalui berbagai program strategis, pengembangan desain pembelajaran dan perangkat pembelajaran, serta inisiatif akademik lainnya. Hambatan seperti keterbatasan sarana dan variasi keterampilan awal seesaw, serta keterlibatan komunitas sekolah diidentifikasi sebagai tantangan yang mempengaruhi efektivitas berbagai upaya penguatan literasi. Temuan ini memberikan landasan untuk inovasi kebijakan dan strategi penguatan literasi yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.
Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar: Analisis Hasil Tes Pemahaman dan Penalaran (Materi Penjumlahan dan Pengurangan) Indarwati, Erna Eka; Wiryanto, Wiryanto; Mariana, Neni
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.413

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil tes pemahaman dan penalaran matematika siswa kelas 1 SD pada materi penjumlahan dan pengurangan. Subjek penelitian adalah siswa kelas 1 SD Negeri Gampang dengan jumlah 14 siswa.11 siswa berjenis kelamin laki-laki dan 3 siswa berjenis kelamin perempuan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menggali secara mendalam pemahaman dan proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal-soal matematika. Pengumpulan data dilakukan dengan tes tulis dan studi dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa tes tertulis yang mencakup soal-soal konseptual, prosedural, dan pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih rendahnya nilai hasil tes tulis siswa. Kesulitan yang dialami siswa umumnya terkait dengan tingkat pemahaman dan penalaran siswa yang masih rendah, misalnya: soal cerita, meminjam, atau mengubah bentuk soal. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa masih diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan penalaran siswa dalam menyelesaikan soal-soal penjumlahan dan pengurangan. Dari penelitian ini juga ditemukan bahwa perlunya pembelajaran yang kreatif dan inovatif guna meningkatkan pemahaman dan penalaran siswa dalam pembelajaran matematika. Pembelajaran yang kreatif dan inovatif akan meningkatkan minat belajar siswa.
Memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus: Peran Pendidikan Inklusif di SLB Tunas Harapan Mekongga Kolaka Akbar, Muhammad; Suhrah, Suhrah; Angraeni, Nia
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.414

Abstract

Pendidikan inklusif adalah pendekatan yang memberikan kesempatan setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus (ABK) untuk mendapatkan pendidikan berkualitas di lingkungan yang menghargai perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran pendidikan inklusif di SLB Tunas Harapan Mekongga dalam memberdayakan anak berkebutuhan khusus (ABK), serta tantangan dan dampak penerapannya. Melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan beberapa hal penting. Pertama, strategi pemberdayaan ABK meliputi pendekatan individualisasi pembelajaran, pengembangan keterampilan hidup, dan penggunaan alat bantu serta teknologi pendukung. Kedua, tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan fasilitas dan sumber daya, kurangnya guru yang terlatih dalam pendidikan khusus, serta kendala transportasi bagi siswa. Ketiga, dukungan orang tua sangat signifikan dalam mendukung proses pembelajaran, meskipun dukungan dari komunitas masih terbatas. Keempat, dampak pendidikan inklusif yang tercatat meliputi peningkatan kepercayaan diri, kemampuan sosial, serta kemajuan akademik yang sesuai dengan kemampuan setiap siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun pendidikan inklusif di SLB Tunas Harapan Mekongga memberikan manfaat besar bagi ABK, namun sejumlah tantangan yang ada memerlukan perhatian lebih dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan pendidikan inklusif.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Mengembangkan Moderasi Beragama di Kalangan Peserta Didik SMA pada Era Post-Truth Nurqadriani, Nurqadriani; Dahlan, Muh. Nur Fithri; Kadir, Siti Nurbaya
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan moderasi beragama di kalangan siswa SMA di kabupaten Takalar, terutama di era post-truth yang dipenuhi informasi bias dan ekstrem. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan, wawancara dan dokumentasi di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran PAI yang mengintegrasikan nilai-nilai moderasi dalam kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler, serta penguatan karakter melalui kolaborasi sekolah dan keluarga, dapat membentuk sikap toleran dan terbuka pada siswa terhadap perbedaan. Selain itu, literasi digital juga memainkan peran penting dalam membantu peserta didik memilah informasi dan menghindari pengaruh narasi ekstrem yang tersebar luas di media sosial. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan holistik dalam pembelajaran PAI tidak hanya mendukung pemahaman agama yang moderat tetapi juga berkontribusi terhadap pembentukan karakter peserta didik yang bijaksana dalam menghadapi berbagai isu sosial dan keagamaan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teori pendidikan agama Islam di era digital dan memperluas pemahaman tentang peras literasi digital dalam pendidikan agama Islam.
Penerapan Metode Problem Based Learning dalam Meningkatkan Berfikir Kritis Pada Pembelajaran PAI Hidayati, Islamiyah Nur; Berliana, Chandra Intan; Zaman, Badrus
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.418

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kemampuan penting yang harus ditanamkan sejak dini, terutama di jenjang sekolah dasar, agar siswa mampu menilai informasi secara akurat dan membuat keputusan berdasarkan pengetahuan yang mendalam. Keterampilan ini mencakup kemampuan menganalisis, merefleksi, dan mengevaluasi berbagai sudut pandang, sehingga siswa dapat memahami masalah secara lebih komprehensif. Dalam konteks pendidikan abad ke-21 yang ditandai dengan perkembangan teknologi dan perubahan yang dinamis, Kurikulum Merdeka hadir memberikan fleksibilitas pembelajaran, memungkinkan siswa mendalami konsep secara terarah. Salah satu pendekatan yang mendukung tujuan tersebut adalah Problem Based Learning (PBL), yang berfokus pada pemecahan masalah nyata serta mendorong keterlibatan aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas penerapan PBL dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD Negeri Glempangpasir 02 Cilacap. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa penerapan PBL mampu meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dapat menganalisis masalah, mengevaluasi informasi, dan menyelesaikan masalah secara kolaboratif. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keaktifan dalam diskusi kelompok, motivasi belajar, dan pemahaman materi PAI yang lebih mendalam. PBL juga mendukung pengembangan kompetensi siswa secara kreatif dan kontekstual sesuai dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan PBL sebagai pendekatan pembelajaran yang relevan dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk guru, sekolah, dan lingkungan belajar, diperlukan untuk mengoptimalkan keberhasilan metode ini. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan PBL dalam berbagai konteks.
Moralitas Digital dalam Pendidikan: Mengintegrasikan Nilai-Nilai Al-Qur'an di Era Teknologi Iwani, Fatimah Nurlala; Abubakar, Achmad; Ilyas, Hamka
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.419

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah memberi penjelasan secara mendalam hubungan antara moralitas digital dengan nilai-nilai Al-Qur’an dalam konteks penggunaan teknologi di bidang pendidikan. Dengan mempertimbangkan tantangan moral yang dihadapi oleh umat islam di era digital, kita akan mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai yang terkandung al-Qur’an memberikan pedoman etika serta prinsip-prinsip moral yang mampu membantu generasi penerus menghadapi tantangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik dalam pengumpulan data yang digunakan ialah dengan pendekatan studi pustaka/library research, yaitu pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah al-Qur’an mengajarkan prinsip-prinsip moral yang dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk penggunaan teknologi. Nilai-nilai al-Qur’an tetap relevan dan dapat digunakan dalam menghadapi tantangan yang ada di kehidupan modern, meskipun wahyu al-Qur’an diturunkan jauh sebelum munculnya era teknologi dan media sosial ini. Dengan memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai al-Qur’an peserta didik dapat mengembangkan karakter yang kokoh dan beretika.
Comparative Study of Levels and Curriculum in Education Systems of Indonesia and Australia Bahri, Saiful; Salut Muhidin; Warta, Waska; Rahman, M. Abd.; Hayaturrohman, Hayaturrohman
Journal of Instructional and Development Researches Vol. 4 No. 6 (2024): December
Publisher : Yayasan Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jider.v4i6.421

Abstract

This study compares the education systems in Indonesia and Australia, focusing on educational levels and curriculum. In Indonesia, the system is regulated by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology, with a 12-year compulsory education policy (from primary to secondary education) and the implementation of the latest curriculum, the Merdeka Curriculum, which emphasizes project-based learning and 21st-century skills. Religious education, however, is regulated by the Ministry of Religious Affairs. In Australia, with national standards from the Australian Curriculum, Assessment, and Reporting Authority, the education levels include Primary School, Junior Secondary School, and Senior High School, and the curriculum emphasizes general capabilities and cross-curriculum priorities. There is a significant difference: in Indonesia, at the primary and secondary levels, students are taught general national standard materials according to their level, whereas in Australia, at the senior high school level, students are taught according to their interests and expertise. However, both countries are committed to improving the quality of education. Indonesia focuses on access and technology, while Australia focuses on inclusivity and the professional development of teachers, with the aim of achieving high-quality education for all students.

Page 1 of 2 | Total Record : 15