cover
Contact Name
Komariah
Contact Email
komariah@trisakti.ac.id
Phone
+62271-648939
Journal Mail Official
sembio@fkip.uns.ac.id
Editorial Address
Prodi Pendidikan Biologi FKIP Gedung D Lt 3 FKIP Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36 A Kentingan Surakarta 57126 Jawa Tengah INDONESIA
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceeding Biology Education Conference
Core Subject : Health, Science,
Proceeding Biology Education Conference was published since 2003, with title Prosiding Seminar Nasional Biologi. The early number of the journal were published offline
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,234 Documents
STUDI KOMPARASI TINGKAT MISKONSEPSI SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KONSTRUKTIVISME TIPE NOVICK DAN KONSTRUKTIVIS-KOLABORATIF Yunita Rahmawati; Baskoro Adi Prayitno; Meti Indrowati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan tingkat miskonsepsi pada materi sistem ekskresi siswa  kelas XI IPA SMA N 4 Surakarta tahun Pelajaran 2012/2013 melalui penerapan model pembelajaran kontruktivisme tipe Novick dan pembelajaran konstruktivis-kolaboratif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu  menggunakan Pre-test Post-test Non Equivalent Control Group Design. Penelitian ini menggunakan  teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 4 Surakarta Tahun pelajaran 2012/2013.  Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda disertai CRI (Certanty of Response Index) dan lembar observasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan uji Anakova taraf signifikansi 5 % dengan skor  pre-test  sebagai kovariatnya. Hasil uji hipotesis tingkat miskonsepsi siswa melalui pembelajaran konstruktivisme tipe Novick dan konsruktivis kolabortif diperoleh nilai p-value< 0,05 (0.002 < 0.05),  sehingga dapat dikatakan terdapat  perbedaan tingkat miskonsepsi siswa SMA Negeri 4 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013 melalui pembelajaran kontruktivisme tipe Novick dan  pembelajaran berbasis kontruktivis-kolaboratif. Kata kunci : Pembelajaran Kontruktivisme Tipe Novick, Pembelajaran Kontruktivis-Kolaboratif, Tingkat Miskonsepsi
The Implementation of Problem Solving toward Critical Thinking Skill of Students in Motion System Subconcepts Nur Izzatil Afifah; Aminuddin P. Putra
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Research on learning outcomes and critical thinking skills has been conducted on student of class XI MIPA 2 SMAN 4 Banjarmasin in motion system subconcepts, that is kind of motion system and abnormality of motion system. The aims of this research is to 1). test the effect of implemenation of problem solving toward cognitive learning outcomes (including affective and psycomotor learning outcomes), 2) describe the effect of implementation of problem solving model toward critical thinking skills of students. The research method designed with a quasi-experimental design for study the results of cognitive and analytical method for affective learning outcomes; psychomotor; as well as critical thinking skills.The samples were 36 students of class XI MIPA 2 as a treatment class and 36 students of class XI MIPA 1 as a control class. Technique of data analysis used for the analysis of the cognitive learning outcomes covariance using SAS 6.04 and for critical thinking skills is descriptive analysis. The results showed 1). cognitive learning results showed a significant difference between students in treatment and control class (F-ratio = 32,44; P = 0,0001; C.V. = 9,001) with 48% influence, 2) Affective learning outcomes for behavior character of students quite satisfactory and social skills as very good, 3) Psychomotor learning outcomes of students classified as good. 4) The results of critical thinking skill of students classified as good.Keywords: problem solving, critical thinking, motion system
KOMPOSISI DAN KEMELIMPAHAN ZOOPLANKTON DI LAGUNA GLAGAH KABUPATEN KULONPROGO PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Alanindra Saputra; Enggar Lestari; Suwarno Hadisusanto
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 1 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi jenis zooplankton  di laguna Glagah; 2) meng-identifikasi kemelimpahan zooplankton di laguna Glagah; 3) mempelajari hubungan faktor fisiko-kimia  lingkungan dengan kemelimpahan zooplankton di laguna Glagah. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2012 di laguna Glagah desa Glagah kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo DIY. Peng-ambilan sampel dilakukan pada 3 stasiun pengamatan untuk mengidentifikasi faktor fisiko-kimia (pH, DO, dan alkalinitas) dan mengedentifikasi zooplankton. Pengamatan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu pa-da pukul 08.00 WIB (pagi) dan 13.00 WIB (siang). Pengujian faktor fisiko-kimia dan identifikasi zoo-plankton dilakukan di laboratorium ekologi Fakultas Biologi UGM.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa zooplankton yang ditemukan di laguna Glagah berjumlah 27 spesies yang dikelompokkan dalam 7 fungsional grup dengan rata-rata kemelimpahan sebesar 689.3333 individu/L pada pagi hari dan 1640.3333 individu/L pada siang hari. Zooplankton yang paling melimpah adalah  Nauplius.  Analisis regresi korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor fisiko-kimia lingkungan dengan kemelimpahan zooplankton yang ditemukan di laguna Glagah.   Kata kunci: Kemelimpahan, Komposisi, Zooplankton, Laguna, Glagah, Fisiko-Kimia
Increasing Student’s Creativity in Waste Processing to Trash Fashion Through PjBL Rini Astuti
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan dalam mengembangkan pembelajaran di luar kelas berbasis proyek untuk meningkatkan kretivitas siswa dalam penanganan limbah.  SMK sebagai sekolah menengah kejuruan, siswanya dituntut untuk mempunyai keterampilan yang diperlukan di industri/dunia usaha. Untuk itu maka   dalam kegiatanpembelajaranharusdapatmendukungtumbuhkembangnyapribadipesertadidikyang berjiwakewirausahaan dan mempunyaikecakapanhidup. Salah satunya melalui  pembelajaran berbasis proyek dengan mengolah limbah menjadi trash fashion. Penelitian diawali dengan observasi lingkungan sekolah oleh guru, kemudian guru menyusun lembar kerja siswa (LKS). Lembar kerja siswa ini penting agar pada saat siswa melakukan pembelajaran di luar kelas sudah ada panduan yang jelas apa saja yang harus dilakukan. Berdasarkan pengamatan penulis, di lingkungan sekolah masih banyak limbah yang belum diolah, dan kebanyakan limbah yang ada jenisnya adalah anorganik.  Jenis penelitian ini merupakan kuasi eksperimen, dengan metode penelitian weak experimental designs, dan desain penelitian the one group pretest-posttes design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XIdi SMK  Negeri  3 Cimahi. Sampel dalam penelitian ini dipilih secara purposive sampling, yakni diambil  satu kelas eksperimen, yaitu kelas XI Tata Busana 1.Instrumen yang digunakanberupa LKS yang disusun dengan mengacu pada indikator berpikir kreatif, dan  produk kreatif berupa trash fashion. Penilaian produk berdasarkan rubrik yang disusun oleh guru menunjukkan bahwa  produk kreatif di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang ditetapkan, yakni rata-rata 81 dari rata-rata 73. Pembuatan trash fashion ini merupakan salah satu bukti nyata kepedulian siswa terhadap lingkungan, melatih kreativitas siswa, dan meningkatkan ketrampilan siswa dalam pengolahan limbah menjadi sebuah karya yang bernilai seni dan ekonomis, sehingga dapat membuka peluang usaha.Kata Kunci: PjBL, pembelajaran di luar kelas, trash fashion, kreativitas
UPAYA PENINGKATAN POLA BERPIKIR KRITIS SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI SEBUAH PENELITIAN KELAS DI SMA DHARMA KARYA UT Gusti Nurdin; Leonard R. Hutasoit
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berfikir kritis siswa, keaktifan siswa, peningkatan hasil belajar siswa, peningkatan  afektif dan psikimotor siswa yang dilihat dari hasil tes, dalam pembelajaran biologi dengan metode PBL (Problem Based Learning) di SMA Dharma Karya UT.  Subyek penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X sebagai kelas eksperimen (metode PBL) di SMA Dharma Karya UT, tahun pelajaran 2012/2013, masing-masing kelas terdiri dari 22 siswa.  Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK).  Secara garis besar pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas  (PTK) dilakukan melalui siklus-siklus,  yang  pada setiap siklusnya terdiri dari  empat tahap, yaitu (1) Tahap perencanaan (Planning), (2) Tahap Pelaksanaan Tindakan (Acting), (3) Tahap Pengamatan (Observing), dan (4) Tahap refleksi (Reflecting). Penelitian ini menggunakan rancangan  True Experimental Design. Pengambilan sampel secara simple random sampling. Kelas X  sebagai kelas eksperimen. Variabel dalam penelitian meliputi model pembelajaran PBL (Problem Based Learning)  sebagai variabel bebas dan kemampuan berpikir kritis siswa sebagai variabel terikat. Hasil analisis data menunjukan bahwa penelitian pembelajaran dengan metode PBL (Problem Based Learning) hasilnya lebih baik. Seperti dalam hal prestasi belajar siswa yang terlihat dalam kemampuan siswa menjawab hasil tes yang diberikan setelah mengikuti medote PBL (Problem Based Learning), aktifitas siswa dan juga aktifitas guru.  Dalam metode PBL ini mampu meningkatkan pola berfikir kritis siswa yang dapat dilihat dari hasil ketuntasan belajar siswa, meningkatkan aktifitas siswa, dan juga aktifitas guru sesuai yang diharapkan.   Kata kunci: peningkatan pola berpikir kritis siswa, metode PBL, mata pelajaran biologi, SMA Dharma Karya UT.
The Implementation of Inquiry Learning with Brainstorming Activity to Improve Intrinsic Motivation of Students of Grade XI MIA 4 SMA Negeri 1 Sragen Chaerul Novitasari; Murni Ramli; Joko Ariyanto; Endang Sri Darmiyati
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 12, No 1 (2015): Prosiding Seminar Nasional XII Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research aims to improve students intrinsic motivation by applying the inquiry learning model combined with brainstorming activity on the excretory system  in the grade 11 of MIA 4 SMA Negeri 1 Sragen 2014/2015. This research was a classroom action research consists of 3 cycles and takes place during March to April 2015. Data collected using observation, questionnaire and documentation. Data was validated using triangulation technique and analyzed using descriptive analysis. Shia (1998) stated, intrinsic motivation of students are measured through mapping observation the students activity to get good achievement and willingness of mastering the knowledge during the learning process. Other measurements is carried out by using self-assessment in the form of intrinsic motivation questionnaire which is directly filled by each student. The result Pre Cycle observation of intrinsic motivation show percentage score 55,47%. The target achievement percentage score of intrinsic motivation in research is 70%. The result shows that the learning model significantly increases students’ intrinsic motivation. The percentage of intrinsic motivation students in the for 3 cycles increased from 55.47% to 81.82% or increase points 26,28 %, in accordance with targets set.Keywords: inquiry learning, intrinsic motivation, biology, Senior High School.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING (RT) DIPADU PEMBERDAYAAN BERPIKIR MELALUI PERTANYAAN (PBMP) TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNITIF BIOLOGI SISWA SMA ISLAM AL – MA’ARIF SINGOSARI MALANG Dwi Candra Setiawan; A. Duran Corebima; Siti Zubaidah
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 10, No 2 (2013): Seminar Nasional X Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan pada saat ini masih menekankan pada hasil belajar kognitif saja, sehingga kemampuan siswa yang lain seperti metakognitif  kurang diberdayakan. Permasalahan tersebut perlu diatasi, salah satunya dengan menerapkan strategi pembelajaran  reciprocal teaching  (RT) dipadu dengan Pemberdayaan Berpikir Melalui Pertanyaan (PBMP). Strategi RT dan PBMP diyakini berpotensi untuk mengembangkan kemampuan metakognitif siswa. Selain  itu, tingginya aktivitas  dan peran serta siswa dalam kedua strategi ini sangat mendukung untuk memberdayakan kamampuan metakognitif. Berdasarkan hal tersebut kombinasi RT dan PBMP merupakan strategi yang dirasa tepat untuk memberdayakan metakognitif siswa. Tujuan penelitian ini ialah menjelaskan pengaruh strategi RT dipadu PBMP terhadap kemampuan metakognitif. Rancangan penelitian yang digunakan ialah quasi eksperimen dengan Pretest-Postest Nonequivalent Control Group Design. Variabel bebas adalah strategi pembelajaran (reciprocal teaching-PBMP). Variabel terikat adalah kemampuan metakognitif Populasi penelitian ialah seluruh siswa kelas X SMAI Al Ma’Arif Singosari  Malang. Sampel penelitian adalah siswa kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan X-4 sebagai kelas kontrol. Kemampuan metakognitif diukur menggunakan inventori  MAI  (metacognitive awareness inventory) dan rubrik metakognitif. Instrumen tes terlebih dahulu diuji validitas dan reliabilitas. Data diambil pada saat pretes, postes. Uji hipotesis menggunakan anakova dengan taraf signifikansi 0,05 (P < 0,05). Sebelum uji anakova, dilakukan uji normalitas data dengan uji kormogolov-smirnov dan uji homogenitas data dengan  levene test. Hasil penelitian menunjukkan strategi pembelajaran berpengaruh terhadap kemampuan metakognitif dengan rubrik metakognitif dan tidak berpengaruh dengan menggunakan inventori MAI, Melihat potensi dari RT-PBMP tersebut disarankan agar dalam pembelajaran strategi ini dapat diaplikasikan, sehingga kemampuan siswa selain kognitif dapat diberdayakan. Kata Kunci: Reciprocal Teaching, PBMP, Metakognitif
Analisis Perilaku Jangkrik (Gryllus bimaculatus) Pada Simulasi Efek Polusi Cahaya Kharisma Arum Utami; Murni Ramli
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial lighting is considered light pollution that affects the physiology and behavior of insects. Morphological characteristics of field crickets (Gryllus bimaculatus) have compound eyes that are sensitive to specific colors. In this case, light has a major effect in influencing behavior described in two main behaviors, namely stridulation pattern behavior (singing) and movement patterns. This experiment aimed to determine the behavior of crickets to various types of light color and temperature changes in the environment as a simulation of the effects of light pollution. The experimental results showed an increase in the aggressiveness of the movement and the frequency of stridulation in blue light and when the ambient temperature increased.
Pelatihan Pembuatan Aplikasi Android Evaluasi Pembelajaran Biologi Berbasis PowerPoint Pada Guru Biologi Sekolah Menengah Guntur Nurcahyanto; Erna Kurniawati; Nabilla Riska Nurjannah
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development in the field of information technology (IT) makes there many variations that are more interactive and as an alternative to avoiding student cheating when doing multiple choice questions or essay questions that allow teachers to make assessments at the end of learning materials to be more accurate, fast and efficient. Based on the results of initial observations and previous research, the factor of the lack of knowledge of mastery of technology in high school teachers will have an impact on the delay in following the development of technology and information that is so very fast that it affects the transfer of information that is inefficient and effective, especially in the aspect of teacher assessment of students. One of the applications of information technology is the Android Based Test (ABT). For the learning evaluation to run well, teachers must make a more efficient and innovative evaluation tool using the PowerPoint-based learning evaluation android application. This is so that teachers can conduct more accurate learning evaluations and avoid student cheating. Students can directly use cell phones to evaluate questions if school facilities for computer use are inadequate. The solution offered is by conducting training on making an android application for evaluating biology learning based on PowerPoint. The activity method is the face-to-face tutorial learning method with the training participants. The results of this activity showed that the participants were able to make excellent android-based applications and could function properly. Although there are obstacles, such as the participants, have not prepared various questions according to the subjects being taught. This training can provide understanding and expertise in making information technology-based evaluation tools for teachers.
Pengaruh Lama Penutupan Sungkup terhadap Pertumbuhan Stek Mawar (Rosa sp.) Yudi Rinanto; Aulia Mufida; Dwi Septyana Rahmawati; Yuni Faridatul Muyasaroh
Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning Vol 19, No 1 (2022): Proceeding Biology Education Conference
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rose (Rosa sp.) is one of the ornamental plants that are widely cultivated in Indonesia because it has high economic value. The increasing market demand and the still low production of roses requires innovation in the development of rose cultivation, especially vegetatively in the form of cuttings. The purpose of this study was to determine the effect of lid closure on rose cuttings. This research was conducted on rose cuttings by giving the hormone Rhizattun F with a concentration of 500 ppm was soaked for 10 minutes. The results showed that the percentage of live rose cuttings with 2 weeks of lid closure was 62.5% while the percentage of live rose cuttings with 4 weeks of lid closure was 90%. The average number of roots at 2 weeks of mask closure was 2.74 while the average number of roots with 4 weeks of mask closure was 4.95. The average root length of the results showed that the roses at 2 weeks of lid closure had an average length of 2.54 cm while those with 4 weeks of lid closure had an average length of 8.11 cm. The average number of leaves on roses with 2 weeks of lid closure was 1.63, while that of roses with 4 weeks of lid closure was 4.24. The results showed that 4 weeks of mask closure was better than 2 weeks of mask closure.