cover
Contact Name
Muhammad Yacob
Contact Email
yacobtarigan@stikeslhokseumawe.ac.id
Phone
+6285290749355
Journal Mail Official
yacobtarigan@stikeslhokseumawe.ac.id
Editorial Address
Jalan Darussalam No.47, Desa Hagu Selatan
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe
ISSN : 25283391     EISSN : 27763153     DOI : https://doi.org/10.54460/jifa.v6i1
Core Subject : Health,
Jurnal Assyifa Ilmu Keperawatan Islami adalah sebuah jurnal jurnal ilmiah bidang pendidikan keperawatan berbasis islami, memuat tulisan-tulisan yang berkaitan dngan keperawatan medis dan penanganan pasien dengan pendekatan ilmu keperawatan yang dipadukan dengan ayat-ayat dalam Al-Quran sebagai mana yang dipelopiri oleh ibnu sina. Semua publikasi di Jurnal Assyifa Ilmu Keperawatan Islami bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berlangganan apapun
Articles 83 Documents
Perilaku Agresif Remaja Pemain Game Online Wahyuni, Liza; Sarah Salsa Fitri; Agusri; Nurlis
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 9 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v9i2.108

Abstract

Indonesia menjadi negara dengan jumlah pemain game online terbanyak ketiga di dunia. Meskipun memberikan hiburan dan meningkatkan keterampilan strategis, game online juga dapat menyebabkan perilaku agresif pada remaja, terutama jika permainan tersebut mengandung unsur kekerasan dan dimainkan secara berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku agresif pada remaja pemain game online di Kabupaten Aceh Besar. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 104 remaja yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Buss-Perry Aggression Questionnaire (BPAQ) yang terdiri dari 29 pertanyaan, dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan dari 4 aspek perilaku agresif, agresif fisik memiliki nilai mean 26.53 (SD 6.19), agresif verbal memiliki nilai mean 17.19 (SD 4.24), kemarahan memiliki nilai mean 23.67 (SD 5.26) dan permusuhan ditemukan nilai mean 28.91 (SD 8.39), yang berarti remaja  pemain game online rata-rata lebih menunjukkan perilaku agresif permusuhan, disarankan remaja lebih mengatur waktu dalam bermain game online dan sebisa mungkin melakukan aktivitas positif yang tidak berkaitan dengan game online guna meminimalisir perilaku agresif yang ditimbulkan dari bermain game online.
Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Pemanfaatan Posyandu Selama Masa Kehamilan Rahmi, Aulia; Nadiatul Hikmah; Mariyati; Amelia Zahara; Rita Zahara
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 9 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v9i2.110

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya manusia yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat kedalam penyelenggaran pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Paling utama adalah untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan pemanfaatan posyandu selama masa kehamilan. Jenis penelitian ini menggunakan desain cross sectiona dengan jumlah sampel penelitian ini berjumlah 77 responden dengan menggunakan metode total sampling. Berdasarkan hasil bahwa nilai p-value = 0,068 < α= 0,05, hal ini terbukti bahwa adanya hubungan pengetahuan dengan kunjungan kelas ibu hamil diwilayah kerja. Hasil Penelitan didapatkan bahwa umur responden mayoritas berada pada umur 26-35 tahun yang berjumlah sebanyak 43 responden (49.3%). Pendidikan terakhir responden mayoritas berada pada pendidikan SMA yang berjumlah sebanyak 33 responden (42.9%) dan pekerjaan responden mayoritas IRT yang berjumlah sebanyak 39 responden (50.6%). Kesimpulan pentingnya pemamfaat posyandu bagi ibu hamil dalam menghadapi proses persalinan serta pencegahan anemia sejak trimester pertama kehamilan.  
Studi Deskriptif Perilaku Sosial Budaya Selama Masa Kehamilan Di Aceh Mariyati; Zahratul Misna; Sarah Nadiya; Agusri; Dewi Hardiyanti
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 9 No. 2 (2024): Juli-Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v9i2.111

Abstract

Perkembangan sosial budaya dalam masyarakat merupakan suatu tanda bahwa masyarakat dalam suatu daerah tersebut telah mengalami suatu perubahan dalam proses berfikir. Perubahan sosial dan budaya bisa memberikan dampak positif maupun negatif. Perilaku sosial budaya dalam merawat ibu hamil juga terus berkembang dari generasi ke generasi, menjadi sebuah peraturan tidak tertulis yang harus dipatuhi ibu postpartum dan keluarga agar tidak mendapat hukuman sosial ataupun karma Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku ibu selama hamil sesuai sosial budaya di Kemukiman Tgk Syik di Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan deskriptif Sampel sebanyak 68 orang, dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan dianalisa secara computerisasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa penerapan perilaku sosial budaya selama masa kehamilan pada ibu hamil di Kemukiman Tgk Syik di Manyang Kecamatan Kuta Blang Kabupaten Bireuen sebagian besar pada kategori kadang-kadang (58,8%). Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat mengevaluasi kebijakan institusi pelayanan kesehatan ibu hamil dan menambah pemahaman tentang sosial budaya dalam kehamilan bagi tenaga kesehatan, agar dapat memberikan edukasi dan penyuluhan tentang sosial budaya yang negatif dan positif pada ibu hamil.
The Hubungan Pelaksanaan Tugas Kesehatan Keluarga dengan Kepatuhan Kontrol Rutin pada Lansia Diabetes Melitus Ratmoro, Nayumi Fadila; Syarifa Atika; Neti Hartaty; Imelda
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.112

Abstract

Kontrol gula darah diperlukan untuk mencegah komplikasi diabetes melitus. Pengobatan diabetes melitus yang harus dijalani seumur hidup sering kali menyebabkan penderita merasa jenuh dalam menjalani pengobatan. Peran aktif keluarga diperlukan untuk membantu proses pengobatan lansia diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan tugas kesehatan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin pada lansia diabetes melitus.. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan desain cross-sectional, populasi 86 anggota keluarga yang merawat lansia diabetes melitus yang terdata di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling, yaitu melibatkan seluruh anggota populasi menjadi sampel. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner tugas kesehatan keluarga dan formulir frekuensi kunjungan kontrol ke Posbindu yang disebarkan secara offline dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pelaksanaan tugas kesehatan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin pada lansia diabetes melitus (p-value 0,000). Dapat disimpulkan bahwa tugas kesehatan keluarga yang terdiri dari kemampuan mengenal masalah, membuat keputusan yang tepat, merawat, modifikasi lingkungan, memanfaatkan fasilitas pelayanan kesehatan memiliki hubungan dengan kepatuhan kontrol rutin lansia diabetes melitus.
Hubungan Peran Kader Desa dengan Penerapan Desa Open Defication Free (ODF) Shalahuddin, Muhammad; Maifrizal
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.113

Abstract

Penerapan Program Desa Open Defication Free (ODF) ODF menjadi sebuah pendekatan dalam bidang kesehatan yang bertujuan untuk meningkatkan  kualitas hidup masyarakat serta mencapai sanitasi  yang lebih  baik Program desa ODF untuk mewujudkan lingkungan sehat dalam mencegah penyakit menular. Dukungan peran kader desa sangat penting untuk percepatan peningkatan jumlah masyarakat yang mempunyai jamban sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran kader desa berhubungan dengan penerapan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, Instrumen yang digunakan berupa kuesioner, Uji Reliabilitas Menggunakan Cronbach's Alpha untuk menguji konsistensi internal masing-masing subskala (pengetahuan, sikap, dan kepatuhan). Melibatkan 64 desa sebagai sampel. Analisis yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak ada hubungan antara peran kader  (P-Value=0,141) dengan penerapan desa ODF. Diharapkan kepada kader desa untuk bisa lebih fokus dalam meningkatkan peran dan kompetensi melalui program pelatihan dan workshop yang berfokus pada teknik edukasi masyarakat  dan  pengelolaan  sanitasi  yang efektif.
Gambaran Kualitas Tidur Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam Yuniza, Rinda; Afrianti; Riski Amalia
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.116

Abstract

Gangguan pola tidur merupakan masalah yang sering muncul pada penderita hipertensi akibat gejala nyeri kepala karena adanya resistensi pembuluh darah di otak. Gangguan pola tidur yang tidak teratasi dapat memperparah hipertensi dan dapat menimbulkan masalah baru pada sistem kardiovaskular. Tujuan untuk melihat gambaran kualitas tidur pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Populasi penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam dengan menggunakan teknik stratified sampling yang berjumlah 222 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner Development and Validation of the Maugeri Sleep Quality and Distress Inventory (MaSQuDI-17). Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas tidur penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam dominan berada pada kategori buruk 180 orang (81,1%). Kesimpulan diperoleh bahwa kualitas tidur penderita hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Baitussalam berada pada kategori buruk. Diharapkan kepada pihak Puskesmas untuk dapat memberikan terapi non-farmakologi untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas tidur penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam.
Hubungan Self Management Behavior Dengan Pengendalian Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Baitussalam Aceh Besar Septya Liana, Dinda Putri; Novi Afrianti; Laras Cynthia Kasih
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.117

Abstract

Hipertensi beresiko tinggi mengalami gagal jantung dan kematian akibat komplikasi. Self mangement behavior menjadi kunci penting bagi pasien hipertensi untuk  mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self management behavior dengan pengendalian tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif korelatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam Aceh Besar dengan menggunakan teknik stratified sampling yang berjumlah 222 orang. Alat pengumpulan data menggunakan Hypertension Self-Management Behavior Questionnaire. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan self management behavior (p-value 0,003, α=0,005), integritas diri (p-value 0,002, α=0,005), regulasi diri (p-value <0,001, α=0,005), interaksi dengan tenaga kesehatan dan lainnya (p-value <0,001, α=0,005), pemantauan diri (p-value 0,001, α=0,005), kepatuhan terhadap aturan (p-value <0,001, α=0,005) dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Baitussalam Aceh Besar. Kesimpulan: Dalam penelitian ini diperoleh bahwa self management behavior berkorelasi negatif dengan tekanan darah pada pasien hipertensi sehingga semakin baik self management behavior pada individu, maka semakin terkendalinya tekanan darah pada penderita hipertensi  
Hubungan Health Locus of Control Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Jannah, Raudhatul; Teuku Samsul Bahri; Lisa Fitriani
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.123

Abstract

Diabetes Melitus (DM) tipe 2 adalah penyakit kronis yang membutuhkan kepatuhan tinggi terhadap pengobatan untuk mencegah komplikasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan minum obat adalah Health Locus of Control (HLOC), yaitu keyakinan individu tentang kontrol kesehatan yang berasal dari faktor internal, eksternal, atau keberuntungan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan HLOC dengan kepatuhan minum obat pada pasien DM tipe 2. Desain penelitian kuantitatif descriptive correlation dengan pendekatan cross-sectional, Sampel dalam penelitian berjumlah 224 pasien DM tipe 2 dengan metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Multidimensional Health Locus of Control (MHLC) untuk HLOC dan Medication Adherence Rating Scale (MARS) untuk kepatuhan minum obat. Data dianalisis dengan uji chi-square pada tingkat signifikan α=0,05. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara HLOC dan kepatuhan minum obat (p=0,000) dengan korelasi positif (ɸ = 0,429). Pasien dengan HLOC tinggi lebih patuh dalam minum obat. Oleh karena itu, edukasi yang mendukung kontrol internal pasien serta peran aktif tenaga kesehatan dan keluarga sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan jangka panjang.
Penggunaan Smartphone Sebelum Tidur dan Durasi Tidur Remaja: Studi Deskriptif Syahfikri Pratama, Bagas; Nova Fajri; Inda Mariana Harahap
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.124

Abstract

Penggunaan smartphone di kalangan remaja terus meningkat, yang dapat berdampak pada durasi tidur mereka. Padahal, idealnya remaja membutuhkan tidur selama 7-8 jam setiap malam. Tujuan penelitian ini ialah untuk memberikan gambaran tentang pola penggunaan smartphone oleh remaja sebelum tidur serta durasi tidur yang mereka capai. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional pada 168 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85,8% responden menggunakan smartphone sebelum tidur, dengan 41,7% di antaranya memiliki durasi tidur yang tidak ideal. Mayoritas responden dengan durasi tidur tidak ideal (84,3%) menggunakan smartphone sebelum tidur, dengan paparan cahaya biru dan stimulasi otak menjadi faktor utama gangguan ritme sirkadian. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan smartphone sebelum tidur terhadap gangguan durasi dan kualitas tidur pada remaja, sehingga diperlukan edukasi mengenai manajemen penggunaannya untuk meminimalkan dampak negatif terhadap kesehatan tidur.
Gambaran Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh Sabilla, Riska; Yuni Arnita; Syarifa Atika
Jurnal Assyifa: Jurnal Ilmu Kesehatan Lhokseumawe Vol. 10 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Muhammadiyah Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54460/jifa.v10i1.125

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang tidak hanya menghambat tumbuh kembang anak tetapi juga mempengaruhi perkembangan kognitif dan kesehatan jangka panjang mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kejadian stunting pada balita di Wilayah kerja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif  dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode stratified random sampling dengan sampel sebanyak 103 orang. Pengukuran angka kejadian stunting pada balita didapatkan dari pengukuran tinggi badan balita dan umur balita yang hitung berdasarkan nilai Z-score. Hasil penelitian didapatkan bahwa kejadian stunting pada balita wilayah Kerja Puskesmas Kota Banda Aceh berada pada kategori tidak stunting 71 balita (68,9%) dan stunting 32 balita (31,1%). Masih terdapat balita yang mengalami stunting di Wilayah Keja Puskesmas Meuraxa Kota Banda Aceh. Diharapkan petugas kesehatan dapat mengoptimalkan kembali program penegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Meuraxa sehingga dapat angka kejadian stunting pada balita menurun.