cover
Contact Name
Muhammad Azhar
Contact Email
m.azhar030390@gmail.com
Phone
+6281342482951
Journal Mail Official
jurnalagrisistem@gmail.com
Editorial Address
Jl. Malino Km. 7 Romanglompoa Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa , Sulawesi Selatan (92171)
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Agrisistem
ISSN : 18584330     EISSN : 27764362     DOI : https://doi.org/10.52625/j-agr
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Agrisistem merupakan jurnal yang memuat publikasi hasil-hasil penelitian di bidang pertanian secara makro dan peternakan secara mikro. Bidang pertanian meliputi Agronomi, Agroteknologi, Ilmu Tanah, Hortikultura, Hama dan Penyakit, Perkebunan, dan Teknologi Hasil Pertanian. Bidang Peternakan meliputi Budidaya Ternak, Nutrisi Ternak, Bioteknologi Peternakan dan Teknologi Hasil Peternakan. Jurnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun (Juni dan Desember) oleh Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa.
Articles 189 Documents
Produksi Tanaman Selada Merah Secara Vertikultur dengan Pemberian POC Jakaba : Production of Red Lettuce Plant by Verticulture Using Jakaba POC A. Farhanah; Hamzah, Faisal; Kaharuddin; Atika; Fariz Pari, Rizfi
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.309

Abstract

Currently, sustainable agriculture is needed to meet human needs in the long term, one of which is the use of organic matter. Jakaba is currently a very interesting novelty to test on plants. Therefore, this study was carried out to determine the effect of Jakaba fertilizer on the production of red lettuce plants verticulturally.The method used was a two-factor Random Group Design with nine types of treatments and three repeats. The first factor is POC Jakaba and the second factor is NPK fertilizer.The results showed that the application of jakaba fertilizer combined with NPK had a significant effect on increasing the height, number of leaves, root volume, and fresh weight of verticulture red lettuce plants and the application of jakaba fertilizer as much as 50% combined with NPK as much as 1 g per plant was effective in increasing the fresh weight of verticulture red lettuce plants. The conclusion obtained is that there is an influence of POC Jakaba on increasing the production of red lettuce plants verticulturally, especially in increasing the fresh weight of the plant.
PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L.) PADA MEDIA TUMBUH YANG DITAMBAHKAN ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI: PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH (Allium cepa L.) PADA MEDIA TUMBUH YANG DITAMBAHKAN ZAT PENGATUR TUMBUH ALAMI Azis H, Abd; Dahlan; Rizal, Muhammad; Chairun Nisa, Intan; Rivai, Iskandar
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.310

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui pertumbuhan dan hasil bawang merah pada media tanam yang ditambahkan Zat Pengatur Tumbuh Alami. Penelitian ini menggunakan metode percobaan dengan menggunakan rancangan acak kelompok. Adapun perlakuan yang dicobakan adalah ; E0 : Media Tanam Tanah, Kotoran Kandang puyuh, sekam bakar (2:1:1) tanpa penambahan ZPT, E1 : Media Tanam Tanah, Kotoran Kandang puyuh, sekam bakar (2:1:1) + Ekstrak kecambah kacang hijau 300 gram/ ltr Air, E2 : Tanam Tanah, Kotoran Kandang puyuh, sekam bakar (2:1:1) + Ekstrak bonggol pisang 300 gram/ ltr Air. E3 : Tanam Tanam Tanah, Kotoran Kandang puyuh, sekam bakar (2:1:1) + Ekstrak rebung 300 gram/ ltr Air. Hasil percobaan menunjukkan bahwa Penggunaan Media tanam Tanah + Kotoran Kandang Puyuh + Sekam padi dengan perbandingan (2 : 1 : 1 ) yang ditambahkan Zat pengatur tumbuh alami berpengaruh pada pertumbuhan vegetative dan hasil tanaman bawang merah. Penggunaan Media tanam Tanah + Kotoran Kandang Puyuh + Sekam padi yang ditambahkan Zat pengatur tumbuh alami ekstrak bonggol pisang memberikan respon pertumbuhan vegatatif dan hasil paling baik dibanding zat pengatur tumbuh alami ekstrak kecambah kacang hijau dan ekstrak rebung pada tanaman bawang merah.
Aplikasi Pupuk Organik Biosaka dan NPK Terhadap Peningkatan Pertumbuhan Tanaman Padi (Oryza sativa L.) : Application of Biosaka and NPK Organic Fertilizer to Increase the Growth of Rice Plants (Oryza sativa L.) Ramli; Ramli, Ahmadi; Adirianto, Bayu; Rachmat, Rachmat
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.318

Abstract

Budidaya tanaman padi banyak menggunakan pupuk anorganik dan penggunaan pestisida yang terus menerus sehingga dapat berdampak negatif pada produksi padi yang merupakan makanan pokok di Indonesia. Penggunaan pupuk kimia sintetik yang terus-menerus pada budidaya padi dan sisa panen dikeluarkan dari lahan mengakibatkan kandungan bahan organik tanah rendah. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis pengaruh pupuk organik biosaka terhadap peningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Untuk menganalisis interaksi pupuk organik biosaka dan pupuk anorganik terhadap peningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak terpisah yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama dijadikan sebagai petak utama adalah anorganik yaitu anorganik 0% (P0), anorganik 25% (P1) dan anorganik 50% (P2), dan faktor kedua dijadikan sebagai anak petak adalah biosaka, biosaka 20 ml(C1), biosaka 40ml (C2), dan biosaka 60ml (C3). Kedua faktor tersebut dikombinasikan sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan. Setiap kombinasi perlakuan diulang empat kali sehingga terdapat 36 perlakuan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan jika sangat berpengaruhi nyata maka dilakukan uji lanjut BNT 0,05. Hasil menunjukkan perlakuan pemberian pupuk anorganik 50% memberikan respon tinggi tanaman tertinggi yaitu 96 cm dan pemberian dosis biosaka 50 ml (c2) memberikan jumlah anakan terbanyak yaitu 19,26 batang.Terdapat interaksi pupuk organik biosaka dan pupuk anorganik terhadap peningkatkan pertumbuhan tanaman padi. Kata kunci : Biosaka, padi
Uji Kualitas Fisik Beef Patty Dengan Penambahan Jintan Hitam (Nigella Sativa L.) Dan Bagian Daging Yang Berbeda: Physical Quality Test Of Beef Patty With The Addition Black Cumin (Nigella Sativa L.) And Different Parts Of Meat Hafid, Harapin; Nita, Nita; Rusdin, Muhammad
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.320

Abstract

Peningkatan kualitas fisik beef patty dapat dilakukan dengan penambahan jintan hitam dan penggunaan bagian daging yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh interaksi level jintan hitam dan bagian daging yang berbeda terhadap kualitas fisik beef patty, menguji pengaruh mandiri penambahan jintan hitam yang berbeda terhadap kualitas fisik beef patty, menguji pengaruh mandiri penggunaan bagian daging yang berbeda terhadap kualitas fisik beef patty. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial 5 x 3 dengan 3 (tiga) ulangan. Faktor pertama adalah level jintan hitam 0%, 0,5%, 1%, 1,5%, dan 2%. Faktor kedua adalah bagian-bagian daging yaitu has luar, top side, dan shank. Variabel penelitian meliputi pH, rendemen, dan daya ikat air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi level jintan hitam dan bagian daging yang berbeda menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap nilai pH dengan interaksi terbaik terdapat pada perlakuan J4P2 (jintan hitam 2% dengan daging top side), pengaruh mandiri pemberian jintan hitam yang berbeda menunjukkan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap nilai pH dengan pemberian terbaik terdapat pada perlakuan J3 (jintan hitam 1,5%), dan pengaruh mandiri penggunaan bagian daging yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) pada nilai pH dan rendemen dengan penggunaan terbaik terdapat pada perlakuan P2 (daging top side). Dapat disimpulkan dari hasil penelitian bahwa kombinasi perlakuan terbaik adalah J4P2 (jintan hitam 2% dengan daging top side).
Efektivitas Pupuk Organik Eco Farming terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Padi (Oryza sativa L.): Effectiveness Of Eco Farming Organic Fertilizer On The Growth And Production Of Rice (Oryza sativa L.) Rizal, Muhammad; Ramli, Ramli; Nita Rianti Parawansa, Ismaya; Pannyiwi, Tenri; Purwanto, Benang
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.322

Abstract

Eco Farming adalah pupuk atau nutrisi berbahan organik super aktif yang sudah mengandung unsur hara lengkap sesuai kebutuhan tanaman juga dilengkapi dengan bakteri positif yang akan menjadi biokatalisator dalam proses memperbaiki sifat fisik, biologi dan kimia dalam rangka mengembalikan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pupuk organik eco farming terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan pada Maret – Juli 2022 di lahan kampus Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode kajian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok, yang terdiri dari 3 perlakuan dan 4 ulangan. Hasil menunjukkan bahwa perlakuan penggunaan eco farming 50 ml 15 L-1 memberikan pengaruh yang terbaik di banding perlakuan lainnya.
Pengaruh Pemberian Tepung Cangkang Kepiting Rajungan (Portunus pelagicus) dengan Penambahan Jeruk Nipis (Citrus x aurantiifilia) dalam Ransum terhadap Berat Karkas dan Lemak Abdominal Broiler: The Effects of Providing Blue Crab (Portunus pelagicus) Shell Powder Added with Lime (Citrus × Aurantiifolia) in The Diet on Car-cass Weight and Abdominal Fat of Broiler Amal Nur, Fauziah; Nuraeni; krismiyanto, lilik; Faradila, Soraya
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 1 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i1.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bobot hidup, berat karkas, dan lemak abdominal dengan pemberian tepung cangkang kepiting (Brachyura)  dengan penambahan jeruk nipis (Citrus x aurantiifolia) dalam ransum broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan 4 ulangan dengan jumlah ternak 80 ekor broiler. Perlakuan yang diterapkan adalah P0(Pakan dengan protein 19%), P1(Pakan dengan protein 20%), P2(Pakan dengan protein 19% + tepung cangkang kepiting 2%), P3(Pakan dengan protein 19% + jeruk nipis 1,2%), P4(Pakan dengan protein 19% + tepung cangkang kepiting 2% + jeruk nipis 1,2%). Penimbangan bobot hidup, berat karkas dan lemak abdominal dilakukan setelah berumur 35 hari. Data yang diperoleh dilakukan uji statistik Anova dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS) dan data yang signifikan selanjutnya diteruskan menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan tidak berpengaruh nyata terhadap bobot hidup, berat karkas dan lemak abdominal. Perlakuan paling tinggi terdapat terdapat pada P3 dengan rataan bobot hidup 2318.75% dan berat karkas 79.25%.  
Potensi Hasil Kacang Tanah yang Diaplikasi Pupuk Organik Cair Kulit Nenas dan Urin Kambing: Potential Peanut Yields Applying Liquid Organic Fertilizer From Pineapple Skin and Goat Urine Lalla, Milawati; Sudiarta, I Made; Suwandi Said; Ngioyo, Yahya
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i2.327

Abstract

Kacang tanah merupakan salah satu jenis tanaman kacang-kacangan yang banyak dibutuhkan namun potensi produksi yang masih rendah.  Tujuan penelitian adalah menganalisis potensi produksi tanaman kacang tanah dengan pemberian pupuk organik cair dan menghitung potensi hasil kacang tanah dengan pemberian POC kulit nenas dan POC urin kambing.  Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Balai Penyuluhan Pertanian kecamatan Bulango Timur kabupaten Bone Bolango provinsi Gorontalo pada bulan November 2023 - Januari 2024.  Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan yang disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri atas 4 perlakuan termasuk kontrol dan 4 ulangan yaitu (P0= kontrol; P1 = 125 mL POC kulit nenas + 375 mL POC urin kambing; P2 = 375 mL POC kulit nenas + 125 mL POC urin kambing dan P3 = 250 mL POC kulit nenas + 250 mL POC urin kambing), menggunakan benih kacang tanah varietas Katana-2 dengan jarak tanam 25 cm x 25 cm dan ukuran plot 2 m x 1 m.  Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Analisis Sidik Ragam dan diuji dengan menggunakan Beda Nyata Terkecil (BNT) 0,01%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair berpotensi meningkatkan produksi tanaman kacang tanah. Level dosis 250 mL POC kulit nenas + 250 mL POC urin kambing (P3) dan berbeda sangat nyata dengan kontrol.  Potensi hasil sebesar 1,74 t.?¹ biji dan 7,055 t?¹ polong segar panen.  
Aplikasi Pengolahan Bubuk Cabai Merah (Capsicum Annum L.) Dengan Penambahan Daun Jeruk Di Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah: Application of Red Chili Powder Processing (Capsicum Annum L.) In the Peasant Women Group (KWT) Berkah Sukarsih, Sri Endang; Ramli; Hafipah, Ekasari
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i2.328

Abstract

Cabai merah memiliki peluang pasar yang besar, namun pada saat panen raya produksi meningkat dan harga menurun. Diperlukan kajian untuk pengolahan hasil produksi cabai merah. Tujuannya, untuk mengaplikasikan pengolahan bubuk cabai merah dengan penambahan daun jeruk dan mengetahui peningkatan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Metode kajian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Parameter yang diamati adalah tekstur, aroma, rasa dan warna. Hasil kajian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik yaitu P2 dengan nilai rata-rata pada tekstur 3.33, aroma 3.22, rasa 3.42, dan warna 3,51
The PENGARUH PENAMBAHAN WORTEL DAN DAUN KELOR TERHADAP KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK NUGGET AYAM: The effect of adding carrots and moringa leaves on the organoleptic characteristics of chicken nuggets Rukmelia; Nur Inayah, Astrina; rabiah, rabiah; Anri
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i2.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh persentase penambahan wortel dan daun kelor terhadap tingkat kesukaan (warna, aroma, rasa dan tekstur) nugget ayam. Penelitian ini dilaksanakan di desa timoreng panua (25 orang) kecematan pancarijang, kabupaten Sidenreng Rappang. Pada bulan mei 17 2024. Pada penelitian ini dilakukan dua perlakuan yang pertama dengan penambahan wortel dan kedua dengan penambahan daun kelor. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pengaruh persentase penambahan wortel terhadap tingkat kesukaan warna Pada nugget ayam penambahan wortel adalah 4,44. tingkat kesukaan aroma Pada nugget ayam penambahan wortel adalah 4,36. tingkat kesukaan rasa Pada nugget ayam penambahan wortel adalah 4,48. tingkat kesukaan tekstur Pada nugget ayam penambahan wortel adalah 4,52. Sedangkan persentase penambahan daun kelor terhadap tingkat kesukaan warna Pada nugget ayam penambahan daun kelor adalah 4,52.tingkat kesukaan Aroma Pada nugget ayam penambahan Daun Kelor adalah 4,4. tingkat kesukaan Rasa Pada nugget ayam penambahan Daun Kelor adalah 4,44. tingkat kesukaan tekstur Pada nugget ayam penambahan Daun Kelor adalah 4,44. Dari perbedaan pengaruh pedambahan wortel dan daun kelor didapatkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara parameter kedua perlakuan tersebut dikarenakan dikarenakan dari segi warna dan aroma nugget ayam dengan penambahan daun kelor lebih dominan sedangkan dari segi rasa dan tekstur nugget ayam dengan penambahan wortel lebih dominan, jadi kedua perlakuan tersebut dapat diterima dimasyarakat.
Kandungan Nutrisi Daun Gamal Sebagai Pakan Ternak Ruminansia pada Ketinggian Lokasi Berbeda: Nutritional Content of Gamal Leaves as Ruminant Animal Feed at Different Location Altitudes Nurul Purnomo; Inayah, Nurul; Selvin, Agustina; Sahrul, Muhammad; Faisal Saade, Muhammad
Jurnal Agrisistem Vol. 20 No. 2 (2024): Jurnal Agrisistem
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52625/j-agr.v20i2.406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nutrisi daun Gamal sebagai pakan ternak ruminansia pada ketinggian lokasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan menggunakan data primer dan data skunder. Data primer diperoleh dengan melakukan analisa kandungan nutrisi daun Gamal dari kota Makassar yang memiliki ketinggian lokasi 8 mdpl menggunakan metode analisa Proksimat. Data skunder diperoleh dari hasil penelitian yang dilakukan pada lokasi dengan ketinggian 244 mdpl dan 456 mdl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan bahan kering daun Gamal cenderung meningkat seiring peningkatan lokasi, kandungan bahan organik, relatif sama pada ketiga ketinggian lokasi, kandungan protein kasar cenderung meningkat pada lokasi yang lebih tinggi, kandungan lemak kasar relatif sama pada ketiga ketinggian lokasi, kadar serat kasar relatif sama pada ketiga ketinggian lokasi dan kadar BETN relatif sama pada ketiga ketinggian lokasi, dan kadar abu relatif sama pada pada ketiga ketinggian lokasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kandungan bahan kering dan protein kasar daun Gamal cenderung meningkat pada lokasi yang lebih tinggi, tetapi kandungan bahan organik, lemak kasar, serat kasar BETN, dan abu relatif sama.