cover
Contact Name
Muhtar
Contact Email
muhtarbima@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
nursingbima@gmail.com
Editorial Address
Poltekkes Kemenkes Mataram Kampus C, Program Studi Keperawatan Bima Jl. Gatot Soebroto No. 07 Sadia Kota Bima
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Bima Nursing Journal
ISSN : 27156834     EISSN : 27156834     DOI : https://doi.org/10.32807/bnj.v2i2
Core Subject : Health,
Bima Nursing Journal is a nursing journal published by Poltekkes Kemenkes Mataram. This journal focuses on original research about nursing care delivery, organization, management, workforce, policy, and research methods relevant to nursing and other health professions related to nursing. The journal particularly welcomes studies that aim to evaluate and understand complex health care and nursing care interventions and health policies which employ the most rigorous designs and methods appropriate for the research question of interest. All accepted articles will be published on an open-access basis and will be freely available to all readers with worldwide visibility and coverage. The scope of Bima Nursing Journal includes, but is not limited to the research results of Fundamentals of Nursing, Management in Nursing, Medical-surgical Nursing, Critical Care Nursing, Emergency and Trauma Nursing, Oncology Nursing Community Health Nursing, Occupational Health Nursing, Mental Health Nursing, Holistic Nursing, Geriatric Nursing, Family Nursing, Maternity Nursing, Pediatric Nursing, Education in Nursing, Nursing Policies, Legal Nursing, Advanced Practice Nursing and Nursing Informatics.
Articles 163 Documents
Peningkatan Keterampilan Ibu dalam Memantau Perkembangan Batita dan Deteksi Dini Stunting Menggunakan Simulasi Game Jumanji Flash Card Hasbi, Muhammad; Wijayanti, G. A Sri Puja Warnis; Jafar, Sitti Rusdianah; Purnamawati, Dewi; Zulkifli, Zulkifli; Sentana, Aan Dwi; Mufida, Nur Aini
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1550

Abstract

Stunting is a serious public health problem faced by several countries, including Indonesia. The reality found in the field is that mothers do not know what child development is and how to assess it. One way to improve mothers' skills in integrating battery development using KPSP as an early detection of stunting is by simulating the Jumanji flash card game. This research aims to find out an overview of the Jumanji flash card game simulation on improving mothers' skills in integrating toddler development using KPSP as an early detection of stunting. Method: This research uses a Pre Experimental design with a One Group Pretest-Posttest design. The research population was mothers of toddlers who had stunting toddlers in the Jempong Barat area, Jempong Village, Karang Pole Community Health Center area. The total sample was 43 respondents. The sampling technique used purposive sampling technique. The results of statistical tests using the Wilcoxon sign shelf test showed that there was an influence of the Jumanji flash card game simulation on increasing mothers' skills in detecting their child's growth and development. Conclusion: The Jumanji flash card simulation game can improve mothers' skills in monitoring toddler development using KPSP as an early detection of stunting. Suggestion: It is recommended that mothers apply the skills of integrating toddler development to determine if the child's development is normal or whether there are deviations.
Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) Tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Sundayani, Lina; Luthfia, Erien; Atmaja, Hadi Kusuma; Asnah, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1556

Abstract

Rendahnya penggunaan Kontrasepsi Jangka Panjang, menurut data dari profil BKKBN Kabupaten Bima yaitu peserta KB aktif 45,787 orang atau 85,5%. Jenis Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) IUD 2,286 orang (4,99%), MOW 637 orang (1,39%), MOP 20 orang 0,1%, dan IMPLAN 9,578 orang (20,92%). Sedangkan di wilayah kerja BLUD Puskesmas Palibelo Peserta KB Aktif MKJP yaitu: IUD (1,05%), MOW (0,31%), MOP tidak ada (0,0%), IMPLAN (19,65%). Rendahnya penggunaan MKJP di Kecamatan Palibelo salah satunya disebabkan oleh pengaruh budaya, oleh sebab itu pada penelitian ini penulis memberikan konseling kepada Wanita Usia Subur (WUS) dengan melalui pendekatan budaya yaitu Mbolo Weki (Musyawarah Mufakat) di Puskesmas Palibelo. Tujuan penelitian ini ntuk mengetahui Pengaruh Konseling (Mbolo Weki) terhadap Peningkatan Pengetahuan Wanita PUS tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo Kabupaten Bima tahun 2023. Penelitian ini menggunakan rancangan Pre- Eksperimental dengan one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah Wanita Usia Subur (WUS) yang ada di Puskesmas Palibelo, dan sampel berjumlah 86 responden dengan kriteria Analisis data menggunakan statistic non parametrik yaitu Uji Wilcoxon, untuk skala ukur nominal dan ordinal berpasangan pre dan post test. Hasil dari 86 responden ditemukan jumlah terbanyak pada kategori usia 20-35 tahun yaitu 73 responden (84,88%), tingkat pendidikan dominan pada pendidikan menengah (SMA dan sederajat) yaitu sebanyak 59 responden (68,60%), sebanyak 70 responden (81,40%) tidak bekerja, dan 63 responden (73,26%) dengan karakteristik paritas Multigravida. Selanjutnya data responden di analisis pengaruh dengan Uji Statistik dan diketahui nilai p value adalah 0,000 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh dari konseling (mbolo weki). Terdapat pengaruh konseling (Mbolo Weki) terhadap pengetahuan Wanita Usia Subur (WUS) tentang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Puskesmas Palibelo tahun 2023.
Pengaruh Frekuensi Senam Aerobik Low Impact Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Mardiatun, Mardiatun; Arip, Moh.; Andrayani, Lale Wisnu; Wijayanti, G.A Sri Puja Warnis; Sakyanandi, Sakyanandi
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1560

Abstract

Hipertensi merupakan faktor terjadinya stroke, gagal jantung, yang menyebabkan kematian. Puskesmas Gangga memiliki kasus hipertensi terbanyak pada tahun 2022 dari 5 Puskesmas yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Penyakit hipertensi menjadi urutan ke 3 dari 10 penyakit terbanyak yang ada di Puskesmas Gangga tahun 2022. Tujuan Penelitian: Mengetahui pengaruh frekuensi senam aerobik low Impact terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gangga Kabupaten Lombok Utara. Metode Penelitian: Desain penelitian yang digunakan pra eksperimental two group pre test- post test terhadap 15 responden kelompok intervensi dan 15 responden kelompok kontrol dengan purposive sampling, analisis data yang digunakan yaitu uji Paired Sampel –T Test. Hasil Penelitian: Hasil analisis statistik ke dua kelompok menunjukan sama sama terjadi penurunan yang signifikan (p=0,000). Perbandingan selisih kelompok intervensi rata-rata tekanan darah sistolik 5.14 mmHg dan diastolik 4.4 mmHg, kemudian kelompok kontrol selisih rata-rata tekanan darah sistolik 7.2 mmHg dan diastolik 7.53 mmHg. Kesimpulan: Frekuensi senam aerobik low impact berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Gangga Kabupaten Lombok Utara. Saran: Responden disarankan rutin melaksanakan senam aerobik low impact dengan frekuensi 3 kali dalam 1 minggu dengan durasi ± 30 menit untuk menurunkan tekanan darah
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Media Audio Visual terhadap Pengetahuan Gawat Darurat pada Remaja Sekolah di Kota Singkawang Muzaki, Haekal Alam; Kapadia, Raju; Agustina, Mita; Susito, Susito
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1568

Abstract

Background: Health education regarding Basic Life Support (BHD) is really needed for all groups because an emergency is a situation that can happen anywhere, at any time and to anyone. The importance of health education is to identify heart attack patients early as a link in the chain of survival before going to hospital (pre-hospital). Therefore, everyone can be a savior for cardiac arrest victims, from teenagers to adults, armed with Basic Life Support (BLS) knowledge. Purpose: untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan bantuan hidup dasar (BHD) melalui media audiovisual terhadap peningkatan pengetahuan siswa SMA. Method: This research method uses a quantitative approach with a pre-test and post-test design without a control group using a preexperimental design without a comparison group. The sample used was 36 respondents from class XII MIPA 3 SMA Negeri 3 Singkawang City using total sampling techniques. Results: Shows that respondents experienced an increase in knowledge (post-test) as evidenced by the results of the Wilcoxon statistical test which obtained a p value of 0.000 (p < 0.05). This shows that health education through audio-visual media has a significant influence on the level of knowledge of students and students regarding basic life support (BHD at SMA Negeri 3 Singkawang. Conclusion: In this research there is an influence of health education through audio visual media about basic life support (BHD) on the level of knowledge of students and students of class XII MIPA 3 SMA Negeri 3 Singkawang
Efektifitas Metode KSDS Dalam Upaya Deteksi Dini Risiko Preeclampsia Pada Ibu Hamil Syaiful, Syaiful; Sulaiman, Lalu; Sastrawan, Sastrawan; Hendari, Rini
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1580

Abstract

Preeklampsia merupakan kondisi spesifik pada kehamilan yang ditandai dengan adanya disfungsi plasenta dan respon maternal terhadap adanya inflamasi sistemik dengan aktivasi endotel dan koagulasi. Jika tidak dilakukan pencegahan dini, akan membahayakan baik nyawa ibu maupun bayi. Hampir 75% penyebab kematian ibu adalah karena perdarahan hebat Post Partum), infeksi post partum, tekanan darah tinggi selama kehamilan (pre-eklampsia dan eklampsia), komplikasi dari persalinan, tindakan aborsi yang tidak prosedur dari hasil pencatatan dan pelaporan diwilayah kerja Puskesmas Jatibaru terdapat 557 Bumil, jumlah kunjungan ke Puskesmas hanya 216 ibu hamil dan teridentifikasi resiko preeklamsi sebanyak 12 bumil. Saat ini pelayanan yang tersedia di tingkat puskesmas dalam mendeteksi dini resiko preeklampsia masih menggunakan buku KIA yang hasil pendeteksiannya masih dirasakan belum memasyarakat penggunaan buku KIA tersebut hanya dapat dilakukan oleh petugas kesehatan itu sendiri, seiring dengan perkembangan teknologi saat ini dan banyaknya penelitian yang mengembangkan berbagai alat maupun metode untuk mempermudah berbagai layanan yang ada dimasyarakat maka salah satu Peneliti sebelumnya menemukan metode untuk  mendeteksi dini terjadinya preeklamsi yaitu metode“Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS), Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS) dalam mendeteksi dini  terjadinya pre-eklampsia pada bumil melalui tahapan kegiatan:1)Mengidentifikasi peningkatan kemampuan Kader Kesehatan dalam mengimplementasikan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini(KSDS) 2)Menganalisis efektifitas penggunaan metode KSDS dalam mendeteksi dini terjadinya pre-eklamsia Metode penelitian ini menggunakan desain Quasy Experimental dengan pendekatan Two Group,teknik pengambilan sampel menggunakan Porposive Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang kader kesehatan yang dibagi 50 orang  kelompok kontrol dan 50 orang kelompok perlakuan, Instrument penelitian yang digunakan adalah lembar observasi  dengan pengamatan pre dan post perlakuan,  menggunakan uji statistic “Chi Square, Wilcoxon dan Mann-Whiney.Hasil penelitian1}Memperlihatkan bahwa tidak ada perbedaan antara karakteri umur, pekerjaan dan tingkat  pendidikan pre-post test antara kelompok control dan kelompok intervensi.2}Berdasarkan uji wilkoxon test diperoleh nilai signifikan 0,000 pada kelompok intervensi dan   0,808 pada kelompok control menunjukan lebih kecil dari taraf signifikan 95 %.(p-value<0,05.Kesimpulan;1)Tidak ada pengaruh yang signifikan antara karakter responder dengan peningkatan kemampuan Kader Kesehatan dalam mengimplementasikan metode Kartu Skor Dhiana Setyorini (KSDS).2) ada pengaruh yang signifikan kemampuan responden/Bumil dalam mendeteksi dini terjadinya preeklamsia melalui penggunaan metode KSDS
Optimalisasi Pencegahan Dislokasi Sendi dengan Metode PHYTREMISPRO Nuari, Nian Afrian; Aini, Efa Nur; Abdullah, Yusuf
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1591

Abstract

Dislokasi sendi merupakan kondisi medis di mana dua ujung tulang pada sendi yang bersentuhan Dislokasi merupakan kondisi medis di mana dua ujung tulang pada sendi yang bersentuhan terlepas atau bergeser dari posisi normalnya. Pada atlet, dislokasi adalah salah satu cedera yang sering terjadi, terutama karena aktivitas fisik yang melibatkan gerakan cepat, kekuatan tinggi, dan perubahan arah secara mendadak. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh PHYTREMISPRO (Physical training, Stretching dinamis, Protective equipment sport) terhadap perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley. Desain penelitian yang digunakan adalah pre- experimental design dengan rancangan one group pretest-posttest design. Teknik sampel menggunakan Purposive Sampling didapatkan 38 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi, analisa data dengan uji wilcoxon. Penelitian didapatkan sebelum pemberian penerapan tehnik PHYTREMISPRO perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley kurang sedangkan sesudah pemberian intervensi hampir seluruhnya mempunyai perilaku pncegahan yang baik. Hasil uji wilcoxon didapatkan hasil ada Pengaruh tehnik PHYTREMISPRO terhadap perilaku pencegahan dislokasi pada atlet volley (p value = 0,000). Pemberian edukasi tentang tehnik PHYTREMISPRO dengan metode video demonstrasi  dapat mudah dipahami sehingga meningkatkan perilaku pencegahan dislokasi. Diharapkan untuk mencegah dislokasi, atlet perlu menjalani program latihan yang mencakup penguatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan. Pemanasan yang baik sebelum beraktivitas serta teknik bermain yang benar sangat penting dalam mengurangi risiko cedera.
Hubungan Pemahaman Bacaan Salat dan Fungsi Keluarga dengan Risiko Kardiovaskular pada Lansia Aditya, M.Rizki; Haris, Abdul; Julhana, Julhana; Rahmad, Indra; Sukmawati, Sukmawati
Bima Nursing Journal Vol. 5 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v5i2.1598

Abstract

Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab utama kematian di dunia, di Indonesia jumlah penderita penyakit jantung telah mencapai 1,6% yang didominasi oleh lansia. Pemahaman bacaan salat yang baik akan menghambat kerja saraf otonom simpatis dan meningkatkan kerja saraf otonom parasimpatis sehingga akan memberikan manfaat positif bagi kesehatan sistem kardiovaskular.Fungsi keluarga yang efektif akan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemahaman bacaan salat dan fungsi keluarga dengan risiko kardiovaskular pada lansia di Kecamatan Gatak. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan dilakukan pada bulan Januari 2024 di Kecamatan Gatak. Besar subjek penelitian adalah 88 orang yang diambil dengan teknik cluster random sampling. Pengambilan data risiko kardiovaskular diambil dengan menggunakan kuesioner Skor Kardiovaskular Jakarta, pengambilan data fungsi keluarga menggunakan kuesioner APGAR family, data pemahaman bacaan salat menggunakan pertanyaan benar atau salah. Data dianalisis Bivariat menggunakan uji fisher’s dan Chi-square. Hasil uji fisher’s didapatkan tidak terdapat hubungan antara pemahaman bacaan salat dengan risiko kardiovaskular (p=0,359). Hasil uji chi-square didapatkan terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan risiko kardiovaskular (p=0,011). Tidak terdapat hubungan antara pemahaman bacaan salat dengan risiko kardiovaskular dan terdapat hubungan antara fungsi keluarga dengan risiko kardiovaskular.
Durasi Penggunaan Gadget Dalam Waktu Lama Berhubungan Dengan Kejadian Nyeri Leher Pada Remaja Susilawati, Endang Fauziyah; Hidayat, Syaifurrahman; Pratama, Danil Aditiya; Kuzzairi, Kuzzairi; Amin, Edy Suryadi
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1603

Abstract

Nyeri leher akibat terlalu lama bermain gadget, yang sering disebut sebagai "teksting neck" atau "tech neck" merupakan kondisi yang muncul ketika seseorang menghabiskan waktu berjam-jam menundukkan kepala untuk menggunakan perangkat elektronik seperti smartphone atau tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi bermain gadget dengan kejadian nyeri leher pada remaja. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan desain analitik korelasional. Populasi sebanyak 312  orang,  Sampel diperoleh sebanyak 175 orang remaja di SMAN 1 Waru Pamekasan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat ukur instrumen yang digunakan adalah kuesioner tentang durasi bermain gadget dikategorikan >2 jam dan ≤2 jam, kejadian nyeri leher dikategorikan tidak nyeri, nyeri ringan, nyeri sedang, dan nyeri berat berdasarkan numeric rating scale. Hasil: Didapatkan bahwa hampir seluruh responden bermain gadget  >2 jam/hari, kejadian nyeri leher pada responden menunjukkan sebagian besar mengalami nyeri berat dengan skala 7-10. Hasil uji rank spearman didapatkan p value 0,000 sehingga hasil tersebut menunjukkan bahwa  ada hubungan antara penggunaan gadget dengan kejadian nyeri lehar. Kesimpulan: penggunaan gadget yang lama (>2 jam) dapat menyebabkan nyeri leher pada remaja. Menggunakan gadget yang lama tidak hanya mempengaruhi postur tubuh, tetapi juga berpotensi menciptakan kebiasaan yang merugikan kesehatan fisik mereka secara keseluruhan.
Menggabungkan Neurofeedback dan Dzikir dalam Terapi Supportif untuk Depresi Remaja Suwito, Djoko; Hidayattullah, Luqman; Nugroho, IGB Indro; Ahmad, Ahmad
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1646

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Masa remaja, sebagai periode kritis yang ditandai oleh perubahan signifikan, membuat individu sangat rentan terhadap masalah kesehatan mental, termasuk depresi. Sekitar 14% remaja di seluruh dunia terkena kondisi kesehatan mental yang sering tidak terdeteksi dan tidak diobati. Depresi pada masa remaja memerlukan diagnosis dan penanganan yang efektif, yang umumnya dimulai dari perawatan primer. Neurofeedback, yang memberikan umpan balik secara real-time tentang aktivitas otak, dan Dzikir, sebuah praktik spiritual mengingat Tuhan, masing-masing telah menunjukkan manfaat dalam pengobatan kesehatan mental. Laporan Kasus: Laporan kasus ini mengkaji penggunaan gabungan neurofeedback dan dzikir dalam mengobati seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dengan depresi berat berulang yang tidak responsif terhadap pengobatan konvensional. Meskipun memiliki prestasi akademik yang tinggi, perundungan dan hubungan keluarga yang tegang menyebabkan gejala depresi yang signifikan dan perilaku melukai diri sendiri. Rencana pengobatan selama 8 sesi yang mengintegrasikan neurofeedback dan dzikir diterapkan. Pengumpulan data meliputi wawancara, masukan dari pengasuh, kuesioner PHQ-A, dan hasil Brain Mapping/QEEG. Hasil: QEEG awal menunjukkan aktivitas yang menurun pada gelombang Theta, Alpha, dan Beta, yang merupakan ciri khas depresi. Sepanjang terapi, subjek menunjukkan kerja sama dan melaporkan efek positif dari Dhikr. Setelah terapi, QEEG menunjukkan aktivitas gelombang otak yang normal, dan skor PHQ-A meningkat dari 20 (depresi berat) menjadi 5 (depresi ringan hingga sedang). Subjek dan keluarganya melaporkan peningkatan emosional dan perilaku yang signifikan, penghentian tindakan menyakiti diri sendiri, dan peningkatan motivasi. Diskusi: Menggabungkan neurofeedback dengan Dhikr menawarkan pendekatan holistik untuk depresi remaja, yang mencakup aspek neurologis dan spiritual dari kesejahteraan. Terapi integratif ini dapat mengurangi stigma terhadap perawatan kesehatan mental dan memberikan kerangka pemulihan yang komprehensif. Kesimpulan: Integrasi neurofeedback dan Dhikr dalam terapi suportif untuk depresi remaja menunjukkan pendekatan holistik yang menjanjikan. Penelitian lebih lanjut harus mengeksplorasi efektivitas metode ini dan mengembangkan protokol klinis yang terstandarisasi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Media Flashcard Terhadap Pengetahuan dan Sikap Pasien DM Tipe 2 Tentang Perawatan Kaki Wati, Aprillia Erni; Sumartini, Ni Putu; Arip, Moh; Cembun, Cembun; Purnamawati, Dewi
Bima Nursing Journal Vol. 6 No. 1 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32807/bnj.v6i1.1648

Abstract

Diabetes meningkat dari tahun ketahun dan menimbulkan ancaman bagi kesehatan global, dengan prevalensi diabetes tipe 2 mencapai 90% dari semua diabetes, salah satu prevalensi tertinggi di dunia. Diabetes melitus adalah suatu gangguangan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat dari ketidak seimbangan antara ketersediaan insulin dengan kebutuhan insulin. Gangguan tersebut dapat berupa defisiensi insulin absolut, gangguan pengeluaran insulin oleh sel pankreas, ketidakadekuatan atau kerusakan pada reseptor insulin, produksi insulin yang tidak aktif dan kerusakan insulin seblum bekerja. Diabetes melitus merupakan penyakit kronik, progresif yang dikarakteristikan dengan ketidakmampuan tubuh untuk melakukan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein awal terjadinya hyperglikemia (kadar gula yang tinggi dalam darah) Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcart terhadap pengetahuan dan sikap pasien DM Tipe 2 tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pre test-post test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang yang diambil dengan teknik puposive sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner kemudian data dianalisis dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 21 orang (60%), memiliki pengetahuan yang kurang tentang perawatan kaki, 11 orang (31%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki, 3 orang (9%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 22 orang (63%) memiliki sikap negatif (Unfavorable) dan 13 orang (37%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media flashcard diperoleh hasil bahwa 28 orang (80%) memiliki pengetahuan yang baik tentang perawatan kaki, 7 orang (20%) memiliki pengetahuan yang cukup tentang perawatan kaki dan 35 orang (100%) memiliki sikap positif (favorable) tentang perawatan kaki. Hasil uji statistik diperoleh hasil ρ value 0.000 < 0.05 sehingga menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan dengan media flashcard terhadap pengetahuan dan sikap tentang perawatan kaki di puskesmas cakranegara.