cover
Contact Name
PT Mantaya Ide Batara
Contact Email
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Phone
+6285211848489
Journal Mail Official
ideapengabdianmasyarakat@gmail.com
Editorial Address
BTP Blok AA Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Idea Pengabdian Masyarakat
Published by PT.Mantaya Idea Batara
ISSN : -     EISSN : 27983668     DOI : 10.53690
Core Subject : Health, Social,
Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) Merupakan Jurnal Pengabdian Masyarakat yang dikelola oleh PT.Mantaya Idea Batara. Jurnal ini Menerima Manuskrip yang Berfokus pada Bidang Kesehatan, Pendidikan, Teknologi tepat Guna, Sosial Ekonomi, Hukum dan Ilmu Lainya yang berhubungan dengan Masyarakat. Jurnal ini terbit pada periode Februari-Juli & Agustus-Desember setiap tahunya. Artikel yang diterbitkan di Idea Pengabdian Masyarakat (IPM) telah ditinjau oleh Sejawat dengan Ilmu yang Relevan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 233 Documents
Optimalisasi Peran Kader Dalam Kelas Prenatal Sebagai Upaya Deteksi Dini Kegawatdaruratan Pada Kehamilan S, Suryanti; Hidayat, Rahmat; Nurdin, Melliyana; Akbar, Nurlina
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.391

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader dalam kelas prenatal sebagai upaya deteksi dini kegawatdaruratan pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling. Kegawatdaruratan pada kehamilan, seperti preeklampsia, perdarahan, dan infeksi, sering kali tidak terdeteksi secara dini, yang dapat mengakibatkan komplikasi serius bagi ibu dan bayi. Oleh karena itu, peran kader kesehatan dalam memberikan edukasi, pemantauan, dan deteksi dini menjadi sangat penting. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pelatihan kader tentang tanda-tanda kegawatdaruratan kehamilan, penggunaan alat kesehatan sederhana, dan teknik komunikasi efektif. Setelah pelatihan, kader melaksanakan kelas prenatal untuk ibu hamil secara rutin, yang mencakup penyuluhan, pemeriksaan sederhana, dan diskusi terkait kehamilan. Pemantauan kesehatan ibu hamil juga dilakukan secara berkala melalui kunjungan rumah oleh kader. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader dalam mendeteksi dini kegawatdaruratan pada kehamilan. Selain itu, kesadaran ibu hamil terhadap tanda-tanda kegawatdaruratan juga meningkat, serta jumlah kunjungan ke Puskesmas untuk pemeriksaan antenatal lebih tinggi. Program ini berhasil menurunkan angka kasus kegawatdaruratan yang tidak terdeteksi lebih awal dan memperkuat layanan kesehatan ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Rappokalling. Dengan demikian, optimalisasi peran kader dalam kelas prenatal terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pemantauan kehamilan dan deteksi dini kegawatdaruratan. Program ini diharapkan dapat direplikasi di wilayah lain untuk menurunkan angka kematian ibu dan bay
Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Keterampilan Produk Kunyit Berbasis Digital Marketing di Desa Botolempangan Hatta, Sukarno; Fitrawansyah, Fitrawansyah; Makmur, Makmur; Armanto, A.; Rahayu, Sri
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.392

Abstract

  Tujuan program Pengabdian Masyarakat Pemula (PMP) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pemasaran digital terhadap produk kunyit di Desa Botolempangan. Program ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pengelolaan potensi sumber daya lokal kunyit akibat sistem pemasaran yang masih konvensional. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Botolempangan, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai dengan sasaran dan mitra kegiatan adalah kelompok Ibu PKK Desa Botolempangan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pemaparan materi, praktek dan partisipasi langsung bersama mitra. Melalui program pengabdian masyarakat, diberikan pelatihan pengolahan kunyit pasca panen, pengemasan kunyit bubuk, dan pemasaran digital produk kunyut melalui sosial media kepada kelompok Ibu PKK Desa Botolempangan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra Ibu PKK dalam proses pengolahan, pengemasan dan pemasaran digital produk kunyit. Partisipasi aktif mitra dalam proses pengolahan, pengemasan dan pemasaran digital menunjukkan komitmen tinggi dalam pengembangan usaha kunyit bubuk desa Botolempangan kedepan. Selain itu, dengan adanya pendampingan kepada mitra, diharapkan produk kunyit bubuk dapat bersaing di pasar yang lebih luas sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.
Bimbingan Kesehatan Untuk Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Selama Berhaji Pada Calon Jemaah Haji Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon Kastella, Faysal; Nurlina, Wa Ode; Kombong, Rita; Masri, Lidi; Rohmah, Khasanatu
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.402

Abstract

Manasik kesehatan haji adalah kegiatan penyuluhan atau pemberian informasi kepada calon jemaah haji yang berfokus pada upaya promosi dan pencegahan terkait pembinaan, pelayanan, serta perlindungan kesehatan. Tujuannya adalah membantu jemaah memahami cara mencegah dan mengatasi masalah kesehatan yang mungkin terjadi selama perjalanan ibadah. Melalui bimbingan ini, diharapkan jemaah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menjaga kesehatan secara mandiri, sehingga mampu melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan optimal.. Metode dalam kegiatan ini adalah lecturer edukasi, interactive learning, diskusi, sharing session dan konsultasi pribadi. Jemaah juga diberikan instrumen pengukuran tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan dilaksanakan pada kelompok calon jemaah haji kecamatan Nusaniwe berjumlah 35 orang beserta keluarga pendamping jemaah lansia. Dengan sebagian besar latar belakang pendidikan jemaah yang terbatas, perlu menggunakan metode komunikasi visual, penggunaan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, interaktif serta simulasi dan demonstrasi seperti; cara mencuci tangan yang hygienis, atau cara penggunaan masker dengan benar. Penggunaan pendekatan yang berulang dan bertahap melalui sesi kelompok kecil atau konsultasi pribadi yang dapat dilakukan untuk memastikan materi yang dipahami, tentunya dengan melibatkan aspek religi, artinya hubungkan kesehatan dengan nilai-nilai ibadah agar lebih relevan dan diterima. Diharapkan kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) di kota Ambon, untuk meningkatkan kepedulian calon jemaah haji dalam mempersiapkan kesehatan sebelum menunaikan ibadah haji
Kolaborasi Sektoral Dalam Penyuluhan Pencegahan Stunting Di Gereja Talitakumi Desa Raknamo Kabupaten Kupang Ngambut, Karolus; Wanti, Wanti; Bare Telan, Albina; Resi, Erika Maria; Pua Upa, Muhammad Satria Mandala; Irfan, Irfan; Theodolfi, Ragu; Pantaleon, Maria Goreti; Rogaleli, Yuanita Clara Luhi; Variani, Ratih; Kristina, Ragu Harming; Sila, Oktofianus
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.404

Abstract

: Isu kesehatan masyarakat termasuk isu stunting sangat kompleks, dimana diperlukan strategi kolaborasi dalam penyelesaiannya. Untuk meningkatkan kompetensi masyarakat dalam pencegahan dan penanganan stunting perlu adanya pendekatan sectoral dan berbasis program untuk menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat. Berbagai factor pendorong kolaborasi dalam penanganan isu stunting meliputi pengalaman kolaborasi sebelumnya, factor komunikasi dan factor kepemimpinan organisasi. Untuk itu pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan edukasi kepada masyarakat dengan melibatkan lintas sector dan lintas profesi dengan latar belakang kompetensi dan pengalaman kolaborasi yang berbeda namun disatukan untuk tujuan sama yaitu peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat dalam tindakan pencegahan stunting. Kegiatan dilakukan di Gereja Talitakumi Desa Raknamo Kabupaten Kupang dengan sasaran 97 kepala keluarga dan 20 balita dengan gizi kurang. Disarankan para pimpinan organisasi pada berbagai level, baik organisasi publik dan organisasi swasta, institusi Pendidikan dan lain lain perlu memiliki perspektif kolaborasi dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat., perlu membangun komunikasi yang efektif antara para pihak yang terlibat dalam kolaborasi.
Penerapan Teori Johari Window Sebagai Upaya Pencegahan Bullying Pada Remaja Alviana, Fifi; Setyawati, Ari; Mustajab, Abdullah Azam; Purnamasari, Ika; Mulyani, Sri
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.411

Abstract

: Salah satu penanganan bullying yaitu teori johari windows. Teori Johari windows merupakan konsep psikologi dengan memahami diri sendiri dan hubungan dengan orang lain. Tujuan Teori Johari windows yaitu meningkatkan kesadaran diri dan komunikasi sehingga remaja dapat memaksimalkan potensi diri yang ada tanpa menyakiti orang lain. Tujuan PkM yaitu memberikan pengetahuan tentang bullying dengan penerapan Teori Johari Window sehingga dapat mencegah terjadinya perilaku bullying. Metode yang digunakan adalah pemberian pendidikan kesehatan dan demonstrasi teori Johari windows dengan 2 jendela yaitu open dan blind area. Penerapan teori Johari Windows dilaksanakan di MAN 02 Wonosobo yang sasaran pada kegiatan ini adalah siswa kelas 10-12 yang berusia 15-17 tahun berjumlah 85 siswa. Hasil sesudah dilakukan PkM didapatkan siswa yang berpengetahuan kurang sebanyak 5 orang, cukup 20 orang dan baik 60 orang. Kegiatan PkM yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan bullying dan intervensi anti bullying dengan menerapkan model Johari window.
Penyuluhan Pengelolaan Sampah sebagai Upaya Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat di Kelurahan Babakan Asih Bandung Maryani, Lidya; Sianipar, Imelda MG; Sinaga, Anni; Siagian, Ira Ocktavia; Widawati, Widawati; Utari, Ardini Dwi; Uhnana, Iren Sany; Nassa, Natasia joan
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i02.413

Abstract

Pengelolaan sampah perkotaan merupakan isu lingkungan dan kesehatan yang semakin mendesak, terutama di kota-kota besar seperti Bandung. Sampah organik, terutama sisa makanan, menyumbang lebih dari 65% dari total limbah perkotaan, apabila tidak ditangani dengan baik akan terjadi pencemaran lingkungan dan berisiko membahayakan kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan peran penyuluhan pengelolaan sampah sebagai strategi edukatif sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat perkotaan. Metode penyuluhan yang diterapkan meliputi sesi ceramah, diskusi interaktif, serta tanya jawab yang didukung oleh media PowerPoint dan leaflet sebagai alat bantu edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan di RW 02, Kelurahan Babakan Asih, Kecamatan Bojongloa Kaler Bandung, yang melibatkan 28 peserta dari masyarakat setempat. Untuk mengukur efektivitas program penyuluhan, dilakukan evaluasi melalui pre-test dan post-test guna mengetahui sejauh mana pemahaman peserta tentang pengelolaan sampah. Hasil analisis didapatkan peningkatan yang signifikan dari pengetahuan peserta, dibuktikan dengan nilai rata-rata post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test, serta adanya perubahan positif dalam pemahaman tentang jenis sampah dan cara pengelolaannya. Program pengabdian Masyarakat ini membuktikan bahwa edukasi yang efektif dapat mendorong perubahan pengetahuan yang berkontribusi pada terciptanya lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan sehat. Diperlukan program edukasi berkelanjutan dengan metode yang lebih interaktif dan memperkuat kerja sama pemerintah dan institusi pendidikan untuk meningkatkan kesadaran dan perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah.
Edukasi Pentingnya Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan Gizi Seimbang Pada Remaja Putri di SMP 5 Cikarang Utara Tahun 2024 Putri, Riska Subhianti; Kadang, Yulta; Padaallah, Ananda Patuh; Rahayu, Previarsi; Nupratiwi, Yulidian
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.420

Abstract

Stunting pada remaja putri menjadi isu penting yang mempengaruhi kesehatan dan perkembangan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-experimental, yang melibatkan 42 responden yang terdiri dari siswa-siswi SMP 5 Cikarang Utara. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan remaja putri tentang konsumsi TTD, zat besi, vitamin C, dan gizi seimbang sebelum dan setelah edukasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan perilaku konsumsi gizi seimbang serta zat besi setelah diberikan edukasi. Sebelum edukasi, mayoritas siswa memiliki pengetahuan yang kurang mengenai pentingnya gizi seimbang dan konsumsi TTD, namun setelah edukasi, terdapat peningkatan yang signifikan pada kategori pengetahuan baik dan cukup. Selain itu, setelah edukasi, konsumsi zat besi dan vitamin C juga mengalami peningkatan. Sebanyak 67% responden mengonsumsi zat besi dalam jumlah yang cukup, dan 83% mengonsumsi vitamin C yang cukup pada post-test, menunjukkan adanya perubahan positif dalam pola makan mereka setelah mendapatkan informasi tentang pentingnya kedua nutrisi tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai pentingnya konsumsi TTD dan gizi seimbang dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku gizi yang lebih sehat di kalangan remaja putri, serta menjadi langkah preventif dalam mencegah stunting.
Pemanfaatan Teknologi Remote Sensing untuk Siswa-siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Makassar Chalik, Citra Aulian; Heriansyah, Andi Fahdli; Harwan, Harwan; Hafid, Muhammad Fachry
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.388

Abstract

Jurusan Geomatika dan Geospasial, SMKN 5 Makassar tidak memiliki alat processing dan pengetahuan tentang penggunaan metode eksplorasi menggunakan Remote Sensing sehingga pemahaman dan keterampilan siswa masih belum memadai, sedangkan hasil processing menggunakan remote sensing merupakan ilmu pengetahuan teknologi modern yang akan digunakan dalam pemodelan endapan dan keterdapatan endapan permukaan sesuai dengan materi pelajaran geologi teknik dari siswa-siswi tersebut. Pelaksanaan pengabdian ini akan memberikan pengetahuan dan pengamalan baru dan tentu berharga bagi mereka dalam meningkatkan keterampilan dan mutu siswa dari hasil alih teknologi dan keilmuan tim dosen pengabdi Universitas Muslim Indonesia. Selain itu, ketersediaan guru di bidang geologi pertambangan sangat terbatas pada sekolah ini sehingga dengan pelaksanaan pengabdian akan sangat membantu dalam menambah pengetahuan dan keilmuan siswa-siswi mengenai bidang pertambangan secara umum, khususnya dalam bidang keahlian geomekanika dan eksplorasi. Metode yang dapat diterapkan sebagai solusi dari permasalah tersebut dengan menyiapkan perangkat dan akses guna melakukan processing dan mendownload data melalui sumber penyedia Foto Udara. Pengolahan citra satelit yang cukup modern ini dapat memberikan informasi yang baik guna peningkatan informasi dalam mata pelajaran untuk memberikan pengetahuan dan pengamalan baru dan tentu berharga bagi mereka dalam meningkatkan keterampilan dan mutu siswa dari hasil alih teknologi dan keilmuan tim dosen pengabdi Universitas Muslim Indonesia.
Program Kemitraan pada Kader Kesehatan Sebagai Upaya Preventif Pernikahan Dini dan Kehamilan Remaja Cahyani, Desy Dwi; Kostania, Gita; Yulifah, Rita
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.397

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang dilakukan di bawah usia 19 tahun. Faktor penyebab pernikahan dini di Indonesia mencakup rendahnya tingkat pendidikan, pengaruh budaya, pola asuh orang tua, dan akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Dampak negatifnya meliputi risiko tinggi komplikasi kehamilan, kekerasan dalam rumah tangga, stunting pada anak, serta putus sekolah. Salah satu upaya untuk menekan angka pernikahan dini, seperti pemberdayaan kader Kesehatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di di balai desa Pelem Kecamatan Pare. Sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah kader kesehatan Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri yaitu sebanyak 50 orang. Bentuk kegiatan adalah penyuluhan, pengisian kuesioner pre dan post. Hasil kegiatan ini rata-rata pengetahuan Kader sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan meningkat. Pemberdayaan kader kesehatan, dapat menjadi solusi efektif. Kader kesehatan, yang mayoritas berasal dari masyarakat lokal dan memiliki pengalaman serta pendidikan yang memadai, memiliki potensi besar dalam memberikan edukasi kesehatan remaja secara efektif
Edukasi Stunting pada Remaja dan Ibu Hamil melalui Sosialisasi TTD dan Kalender Edukatif 1000 HPK di Desa Bontojai Trisasmita, Laksmi; Athifah, Izzatul; Gusmiarni, Mirna; Layana, Adibah; Khaerunnisa, Safira; Ishak, Nur Almawarsyah; Sa’ada, Nur Latifah; Marnando, Ikesy Tigris
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.415

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak pada pertumbuhan dan kualitas hidup anak di masa depan. Peningkatan strategi edukasi bagi remaja dan ibu hamil sangat penting dalam upaya pencegahannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang stunting melalui sosialisasi Tablet Tambah Darah (TTD) dan distribusi Kalender Edukatif 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Desa Bontojai. Metode Team Games Tournament (TGT) diterapkan dalam sosialisasi yang melibatkan 15 remaja putri, sementara 15 ibu hamil menerima kalender sebagai media edukasi. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai anemia dan pencegahan stunting, dengan rata-rata skor meningkat dari 5,33 menjadi 8,00 (p=0,01). Selain itu, ibu hamil memberikan respons positif terhadap kalender edukatif sebagai media informasi yang menarik, mudah dipahami, dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif berbasis interaktif dan media visual dapat meningkatkan kesadaran remaja dan ibu hamil terhadap kesehatan ibu dan anak. Oleh karena itu, intervensi ini dapat menjadi model edukasi yang efektif dan berkelanjutan dalam mendukung upaya pencegahan stunting di tingkat komunitas.