cover
Contact Name
Muhammad Istiqlal
Contact Email
m.istiqlal@gmail.com
Phone
+6285729356143
Journal Mail Official
m.istiqlal@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Sholeh Km. 04, RT.002 RW.001,Dsn.Bandungan,Ds. Gedangan,Kec. Tuntang, Semarang 50773
Location
Kab. semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27459985     DOI : https://doi.org/10.35672/afeksi.v2i2.28
Core Subject : Education, Social,
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan is one of the media for dissemination of information research results in the field of education which aims to communicate the various results of studies that can serve as the basis of scientific development to create educational innovation that emphasized on improving the quality of education. Afeksi is published by Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran in corporate with Mahfud Ridwan Institute.
Articles 406 Documents
Analisis Keterampilan Teknologi Siswa SMK M Kelas X TKJ dalam Mendukung Pembelajaran Abad 21 Pratama, Muhamad Handi; Gautama, M. Dicky Aditya; Gaol, Graciella lbn; AR, Silvia
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i3.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan teknologi siswa di SMK M kelas X TKJ dalam mendukung pembelajaran abad 21. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, keterampilan digital menjadi komponen penting dalam kesiapan siswa menghadapi dunia kerja yang terus berkembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei dengan instrumen diagnostik untuk mengukur tingkat kemampuan teknologi siswa dalam konteks pembelajaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan tingkat keterampilan teknologi siswa serta faktor-faktor yang memengaruhi penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki keterampilan dasar dalam penggunaan teknologi, namun masih terdapat kesenjangan dalam penerapan teknologi untuk tugas-tugas yang lebih kompleks. Penelitian ini juga mengidentifikasi peran pelatihan dan dukungan dari sekolah yang berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan teknologi siswa. Kesimpulannya, pengembangan keterampilan teknologi siswa harus lebih diperhatikan untuk mendukung pembelajaran yang efektif dan relevan dengan tuntutan abad 21.
Studi Pendahuluan: Pengembangan Laboratorium Virtual Uji Zat Makanan dan Urin Materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia untuk Peserta Didik Fase F SMA Nilam, Nadia; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.589

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan praktikum biologi pada materi Transpor dan Pertukaran Zat pada Manusia serta merumuskan kebutuhan pengembangan laboratorium virtual. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik wawancara, angket, dokumentasi, dan analisis hasil Penilaian Harian. Hasil menunjukkan bahwa praktikum uji zat makanan dan uji urin tidak terlaksana karena keterbatasan waktu dan sarana prasarana. Sebagian besar peserta didik dan guru menyebutkan kendala tersebut sebagai faktor utama tidak berlangsungnya praktikum. Rata-rata nilai peserta didik pada materi ini juga rendah, yaitu 57, di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Berdasarkan temuan tersebut, pengembangan laboratorium virtual diperlukan sebagai alternatif pembelajaran yang dapat mengatasi keterbatasan dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna.
Pendidikan Inklusif: Membangun Lingkungan Belajar yang Ramah Untuk Semua Syawal, Sahrul
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i3.501

Abstract

Pendidikan inklusif merupakan pendekatan yang penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah dan aksesibel bagi semua siswa, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Namun, di Indonesia, hanya sekitar 10% anak dengan kebutuhan khusus yang terdaftar di sekolah reguler, mencerminkan ketimpangan akses pendidikan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tantangan dan peluang dalam implementasi pendidikan inklusif di Indonesia, serta bagaimana semua pemangku kepentingan dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi (studi literatur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pendidikan inklusif meliputi kurangnya pelatihan guru, minimnya fasilitas pendukung, dan stigma sosial terhadap siswa berkebutuhan khusus. Meskipun demikian, pendidikan inklusif terbukti memberikan manfaat tidak hanya bagi siswa dengan disabilitas, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar bagi seluruh siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolaboratif dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan akses pendidikan yang berkualitas bagi semua anak.
Strategi Pengembangan Madrasah Islam Unggulan di SMPIT Islamic Center Samarinda Selviana, Fina
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i2.456

Abstract

Pengembangan madrasah Islam unggulan merupakan langkah strategis untuk memajukan kualitas pendidikan di Indonesia, salah satunya pada Samarinda. SMPIT Islamic Center Samarinda sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam terkemuka berkomitmen untuk menerapkan berbagai strategi dalam pengembangan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang diterapkan oleh SMPIT Islamic Center dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang melibatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengembangan yang diterapkan mencakup peningkatan kualitas kurikulum, pengembangan sumber daya manusia, serta peningkatan fasilitas dan infrastruktur. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan madrasah Islam di Indonesia.
Perbedaan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas V Melalui Model PBL Berorientasi STEAM di MIS Muslimat NU Palangka Raya Rahmah, Agustina Tazkia; Rahmad, Rahmad; Syabrina, Muhammad
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) berorientasi STEAM dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di MI Muslimat NU Palangka Raya. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Kelas eksperimen dan kelas kontrol masing-masing terdiri dari 26 dan 28 siswa. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 10 soal yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pembelajaran pada materi “Harmoni dalam Ekosistem”. Kelas eksperimen menggunakan model PBL yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM, sedangkan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji t berpasangan (paired samples t-test), serta perhitungan skor N-Gain. Hasil menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis yang signifikan pada kelas eksperimen dari nilai rata-rata 30,0 menjadi 44,7 dengan signifikansi p = 0,003. Namun, nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,1895 menunjukkan kategori peningkatan rendah. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan guru dalam mengelola waktu dan belum maksimalnya pelaksanaan seluruh tahapan pendekatan STEAM, yang berdampak pada kesiapan siswa dalam menjawab soal posttest. Meski terdapat peningkatan signifikan secara statistik, efektivitas model ini belum optimal sehingga diperlukan pelatihan guru dan pengelolaan waktu yang lebih baik agar pendekatan PBL berorientasi STEAM dapat diimplementasikan secara maksimal.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Model Problem Based Learning pada Pembelajaran Biologi Fase E Defitra, Malika Ardha; Fitri, Rahmadhani
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 5 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i5.602

Abstract

Pembelajaran Biologi di SMAN 1 Ampek Angkek menunjukkan rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik, terutama pada materi biologi di kelas X fase E.3. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurang optimalnya penerapan model Problem Based Learning (PBL) karena keterbatasan waktu dan rendahnya motivasi peserta didik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui penerapan model PBL. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 35 peserta didik fase E.3, terdiri dari 16 laki-laki dan 19 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas belajar dan tes kemampuan berpikir kritis berupa soal essay yang disusun berdasarkan lima indikator kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Indikator yang digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kritis yaitu memberi penjelasan sederhana, membangun kemampuan dasar, kesimpulan, membuat penjelasan lebih lanjut, serta strategi dan taktik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas belajar peserta didik, seperti peningkatan partisipasi dalam mengajukan dan menjawab pertanyaan serta keberanian dalam melengkapi jawaban teman. Selain itu, skor kemampuan berpikir kritis pada semua indikator meningkat dan berada pada kategori tinggi setelah penerapan model PBL. Peningkatan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dan aktif dalam pembelajaran. Dengan demikian, model PBL direkomendasikan sebagai pendekatan pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis serta meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar peserta didik di era pembelajaran abad ke-21. 
Evaluasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Tiga Ranah: Ranah Kognitif, Afektif, Dan Afektif Sya'adah, Miftahu; Remiswal, Remiswal; Khadijah, Khadijah
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menjelaskan secara mendalam konsep dasar dari tiga ranah utama dalam evaluasi pendidikan, yaitu ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta bagaimana ketiganya dapat terintegrasi secara harmonis dalam proses evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Ketiga ranah tersebut dianggap sebagai fondasi yang sangat penting dalam menciptakan sistem evaluasi pembelajaran yang bersifat holistik dan menyeluruh, yang mencakup aspek pengetahuan (kognitif), sikap atau nilai-nilai (afektif), dan keterampilan atau tindakan nyata (psikomotorik) yang dimiliki oleh peserta didik. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah studi literatur atau tinjauan pustaka, yang dilakukan dengan cara menganalisis sejumlah referensi ilmiah, termasuk jurnal akademik, buku-buku teori pendidikan, serta dokumen kurikulum yang relevan dengan topik evaluasi pendidikan. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa ranah kognitif lebih menitikberatkan pada kemampuan berpikir kritis dan pemahaman terhadap materi ajar. Sementara itu, ranah afektif mencakup pembentukan sikap, internalisasi nilai, serta respons emosional peserta didik. Adapun ranah psikomotorik berfokus pada kemampuan peserta didik dalam menerapkan keterampilan fisik, termasuk pelaksanaan ibadah secara praktis. Ketiga ranah ini, jika diterapkan secara terpadu, diyakini mampu menciptakan evaluasi yang lebih komprehensif. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan pengembangan instrumen evaluasi yang mampu mengukur ketiga ranah tersebut secara seimbang guna meningkatkan kualitas pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam.
Peningkatan Kemampuan Literasi pada Siswa Melalui Media Lapbook pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Aini, Fitri Nur; Muharlisiani, Lusy Tunik; Amrullah, Ahmad Khoirussyifa'
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i3.462

Abstract

Penelitian ini mengkaji efektivitas penggunaan media lapbook dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa kelas V SD pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Latar belakang penelitian menunjukkan rendahnya tingkat literasi siswa Indonesia berdasarkan survei PISA 2022 dengan skor 373, serta hasil observasi awal yang menemukan hanya 40% siswa kelas V SD mencapai kriteria ketuntasan minimal pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis McTaggart yang terdiri dari 2 siklus, melibatkan 29 siswa kelas V SDN Pakis V Surabaya sebagai subjek penelitian. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar observasi, tes hasil belajar, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan literasi siswa setelah penerapan media lapbook, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 40% pada pra-siklus menjadi 65,5% pada siklus I dan 86,2% pada siklus II. Nilai rata-rata siswa juga meningkat dari 64,5 menjadi 72,3 pada siklus I dan 80,7 pada siklus II. Aspek literasi yang paling berkembang meliputi pemahaman konsep IPAS, kemampuan menulis, dan kemampuan presentasi. Penelitian ini membuktikan bahwa lapbook merupakan media pembelajaran efektif yang mendorong konstruksi pengetahuan, kemampuan abad 21, dan dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran kreatif di tingkat sekolah dasar.
Analisis Kebutuhan Belajar Mata Pelajaran Fikih: Antara Teori dan Praktik Di Man Temanggung Ningsih, Kaliana Fatikah; Indriyanti, Fajar; Hariyadi, Rahmat
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i4.512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan belajar siswa dalam mata pelajaran Fikih di MAN Temanggung serta mengidentifikasi kesenjangan antara teori dan praktik di lapangan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan belajar belum sepenuhnya diterapkan secara sistematis. Guru cenderung mengandalkan silabus nasional tanpa menyesuaikan materi dengan karakteristik dan kebutuhan siswa secara spesifik. Hal ini menyebabkan pembelajaran Fikih cenderung bersifat teoritis dan kurang kontekstual. Beberapa kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan waktu, kurangnya pelatihan guru, serta rendahnya motivasi belajar siswa. Strategi yang disarankan untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik meliputi penguatan kompetensi guru, penyusunan instrumen analisis yang sederhana, integrasi hasil analisis ke dalam perencanaan pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi dan kolaborasi profesional. Dengan pelaksanaan analisis kebutuhan belajar yang tepat, pembelajaran Fikih dapat menjadi lebih efektif, bermakna, dan relevan dengan kehidupan siswa
Strategi Efektif dalam Supervisi Pembelajaran di SMA Al-Munawwaroh Tenggarong Ego, Muhammad
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v6i3.490

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelaksanaan supervisi akademik oleh kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Al-Munawwaroh Tenggarong. Supervisi akademik dipandang sebagai strategi yang penting untuk mendorong peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, tim kurikulum, dan guru di SMA Al-Munawwaroh Tenggarong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan tindak lanjut. Tahap perencanaan melibatkan penyusunan program supervisi yang sistematis dan terorganisasi dengan baik. Tahap pelaksanaan supervisi difokuskan pada pembinaan langsung kepada guru melalui monitoring dan observasi proses pembelajaran. Tindak lanjut supervisi mencakup pemberian umpan balik, pelatihan, dan pendampingan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru. Supervisi akademik yang dilakukan secara efektif berdampak positif terhadap peningkatan kualitas perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran oleh guru. Selain itu, integrasi nilai-nilai spiritual dan moral dalam supervisi mencerminkan pendekatan yang holistik dan selaras dengan prinsip-prinsip Islam. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengembangkan model supervisi akademik yang efektif untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan.