cover
Contact Name
Urip Nurwijayanto Prabowo
Contact Email
urip.np@unsoed.ac.id
Phone
+6285642698634
Journal Mail Official
urip.np@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Dr. Soeparno 61, Karangwangkal, Purwokerto Utara, Banyumas 53123 Tel. (0281) 638793 Fax. (0281) 638793
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Serambi Abdimas
Core Subject : Social,
Community Services and Community Empowerment Training, Marketing, Appropriate Technology, Design Education for Sustainable Development SMEs and local communities
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 68 Documents
Pelatihan Pengolahan dan Analisis Data Menggunakan Aplikasi SPSS Latifah, Ummu Wachidatul; Musa’ad, Faida; Mukhotib L, Agus Munjirin; Ariyanto, Catur
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.13869

Abstract

Pelatihan analisis data menggunakan aplikasi SPSS bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman peserta dalam pengelolaan data statistik. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring pada 21 September 2024 ini melibatkan ceramah, praktik langsung, dan diskusi, dengan peserta dari kalangan mahasiswa, pendidik, dan masyarakat umum. Materi yang diberikan mencakup pengenalan antarmuka SPSS, pengolahan data dasar, hingga teknik analisis statistik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi peserta, dengan rata-rata skor pretest 37,5 meningkat menjadi 80 pada posttest. Selain itu, interaksi aktif antara narasumber dan peserta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Pelatihan ini berhasil meningkatkan kapasitas peserta dalam analisis data statistik, sehingga mendukung pengembangan ilmu pengetahuan di berbagai sektor Pendidikan.
Pengembangan Kreativitas dan Pengenalan Hewan Pada Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Kolase Dengan Media Biji-Bijian Aprianto, Desta Putra; Setianingrum, Winda; Riadin, Diana; Fadhlan, Rijaldi; Haq, M. Nashirul; Abbyasha, Raihan Bagas; Putro, Die Bhakti Wardoyo; Widowati, Widowati
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.14443

Abstract

TK Ngestirini merupakan salah satu lembaga pendidikan di Yogyakarta dengan tujuan untuk mengembangkan motorik anak dengan media kolase biji bijian. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan kolase yang menggunakan biji-bijian dapat meningkatkan kreativitas anak usia dini serta memperkenalkan mereka pada berbagai jenis hewan. Kegiatan kolase diharapkan menjadi metode pembelajaran yang inovatif, tidak hanya merangsang kreativitas, tetapi juga mendukung perkembangan keterampilan motorik halus anak-anak. Kegiatan kolase dengan biji-bijian memberikan kesempatan bagi anak untuk berkreasi dan mengekspresikan imajinasi mereka. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar mengenal bentuk, warna, dan tekstur dari biji-bijian yang digunakan, sekaligus mengenali berbagai hewan yang dapat dipresentasikan dalam karya kolase mereka. Metode pembelajaran ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan, sehingga anak-anak lebih mudah terlibat dan termotivasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolase membantu anak-anak menjadi lebih kreatif sehingga dapat belajar banyak tentang hewan dan lingkungan sekitar. Dengan demikian, kegiatan ini dapat dianggap sebagai strategi efektif pada pembelajaran untuk anak usia dini yang mendukung perkembangan holistik anak melalui eksplorasi seni dan pengetahuan.
Penguatan Produk Unggulan Perhutanan Sosial HHBK Pisang Tundang Pada KTH Bumi Priangan, Kalimantan Selatan Saragih, Aulia Anggi Lestari; Wardaya, Wirya; Hendrati, Ignatia Martha
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.14692

Abstract

Kelompok Tani Hutan (KTH) Bumi priangan adalah kelompok tani yang mengelolaa Hutan Kemasyarakatan (Hkm) Di kawasan Bukit Priangan. Salah Satu Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Bukit Priangan yang memiliki nilai dan peluang bisnis yang besar adalah Pisang Tundang (Tunntung pandang). Tetapi belum dimanfaatkan secara signifikan oleh masyarakat sekitar Hutan. Tujuan kegiatan ini agar masyarakat sekitar hutan bukit priangan, terutama KTH Bumi Priangan dapat mengoptimalkan pengelolaan produk HHBK pisang tundang sehingga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan anggota KTH Bumi Priangan dan masyarakat sekitar hutan. Metode Pelaksanaan kegiatan ini adalah metode pendekatan partisipatif dengan analisis SWOT serta penyuluhan dan pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendekatan Prespektif dapat membuka SDM masyarakat dalam meningkatkan keterampilan dalam mengembangkan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) Pisang Tundang produk secara efektif memberikan dampak positif pada dengan meningkatnya ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
Penguatan Kelembagaan Kelompok Tani dalam Penerapan Urban Farming-Based Resilient City di Kampung Suryowijayan Yogyakarta Umami, Arif; Anggrasari, Herdiana; Dewi, Ni Kadek Ema Sustia
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.14840

Abstract

Kelompok Tani Surya Makmur merupakan kelompok tani yang mayoritas ibu rumah tangga di daerah perkotaan. Usaha pertanian di Kampung Suryowijayan memiliki peluang untuk terus dikembangkan dengan konsep pertanian perkotaan sehingga dapat menjadi salah satu sumber pangan bagi rumah tangga. Namun, tingkat partisipasi anggota masih rendah sehingga pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi ibu rumah tangga dan meningkatkan pengetahuan terkait fungsi kelembagaan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan tiga tahapan meliputi persiapan, pelaksanaan dan pelaporan atau evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan motivasi dan pengetahuan anggota kelompok mengenai fungsi kelembagaan
Penentuan Harga Pokok Penjualan (HPP) dengan Metode Rata-Rata Tertimbang: Strategi Efisiensi Biaya dan Penentuan Harga Kompetitif pada UM Krupuk Bu Nor Zarkasyi, Muhammad Ridlo; Kamaluddin, Imam; Dena, Penta Shahifah; Urrosyidin, Mohammad Syifa; Nurfadila, Agustin Rani
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.15072

Abstract

Dalam dunia usaha mikro, terutama yang berada di sektor produksi makanan, menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara akurat menghadirkan tantangan yang signifikan. Pemahaman yang tepat tentang HPP sangat penting untuk mempertahankan operasi bisnis dan mengoptimalkan margin keuntungan. Tanpa perhitungan yang akurat ini, bisnis berisiko mengalami kerugian dalam menghasilkan pendapatan dan secara bersamaan menghadapi kerugian finansial, meskipun menawarkan produk berkualitas tinggi. UM Krecek Krupuk Bu Nor, sebuah usaha mikro yang berlokasi di desa Gandu Mlarak Ponorogo, yang khusus memproduksi krecek krupuk. Produk ini tidak hanya terkenal di masyarakat setempat karena rasanya yang unik, tetapi juga terbuat dari bahan baku tradisional. Namun, terlepas dari potensi pasarnya, bisnis ini bergulat dengan pengelolaan biaya produksinya, yang pada gilirannya memengaruhi strategi penetapan harga yang kompetitif. Menetapkan HPP yang akurat sangat penting bagi UM Krecek Krupuk Bu Nor, karena hal itu akan memfasilitasi pengelolaan biaya produksi yang lebih efektif dan memungkinkan penentuan harga jual yang tidak hanya mencakup biaya operasional tetapi juga menghasilkan margin keuntungan yang wajar. Oleh karena itu, memberikan pelatihan tentang penentuan HPP sangat penting untuk mendorong manajemen keuangan yang terstruktur dan berkelanjutan dalam usaha mikro ini. Inisiatif pelatihan ini bertujuan untuk menjelaskan berbagai komponen yang membentuk HPP, yang meliputi biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan alokasi biaya pabrik. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan analitis para pengusaha usaha mikro dan kecil (UMK) dalam menghitung dan menginterpretasikan HPP produk mereka secara efektif.
Workshop Pembuatan Nugget Dari Olahan Sawi Dan Ikan Nila Sebagai Alternatif Pangan Bernilai Tambah Royanti, Royanti; Almaliya, Alya; Serli, Serli; Ratna, Ratna; Fadillah, Mauliya; Attoriq, Ridho; Laga, Tuezma; Ramadhan, Ahmad
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.15564

Abstract

Diversifikasi pangan menjadi salah satu langkah strategi untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus memperpanjang masa simpan produk segar. Di Desa Ponoragan, Kecamatan Loa Kulu, banyak warga yang berprofesi sebagai petani dan pembudidaya ikan. Sawi menjadi salah satu hasil pertanian utama, sementara ikan nila banyak dibudidayakan oleh warga setempat. khususunya anggota Kelompok Wanita Tani (KWT), yang membudidayakan sawi. Namun, karena masa simpannya yang singkat, sawi sering kali hanya dikonsumsi dalam bentuk segar, sehingga belum dimanfaatkan secara optimal. Untuk itu, kegiatan ini bertujuan mengenalkan inovasi pengolahan sawi menjadi nugget (SAGET – Sawi Nugget) sebagai alternatif konsumsi dan peluang usaha bagi masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah Action Research (AR), yang diawali dengan penelitian terhadap potensi pengolahan sawi, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan nugget bersama Ibu-ibu KWT, dan diakhiri dengan evaluasi hasil. Dalam workshop ini, peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap tahap pembuatan mulai dari persiapan bahan, pencampuran, pencetakan, hingga proses penggorengan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik pembuatan nugget sawi dan menimbulkan minat untuk mengembangkan produk ini, baik untuk konsumsi rumah tangga maupun sebagai usaha skala kecil. Dengan pendekatan berbasis riset dan aksi, inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemanfaatan hasil panen, memperkuat ketahanan pangan lokal, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Desa Ponoragan
The Innovation of Eco-Friendly Energy Corn Cob Briquettes as Agricultural Waste Reduction in Wangun Hamlet, Sugio Agustin, Elsa Putri; Nadifah, Wilda Izza; Kahfi, Mas’ady Ashabul; Putra, Agil Heedyono; Syaharin, Aura Rismayani; Sulhi, Cindy Himayatus; Firdausi, Fina Nahwa; Nabil, M. Rafi Shalahuddin
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.17081

Abstract

Corn cobs are one type of agricultural waste that is abundant but has not been optimally utilized in rural areas. In Wangun Hamlet, Daliwangun Village, Sugio Subdistrict, corn cobs tend to be discarded or only used as fuel. The lack of understanding and awareness among the community is the main reason why this waste is not managed productively. The Community Service Learning (CSL) program for students at UIN Sunan Ampel Surabaya addresses this issue through training on the utilization of corn cobs into environmentally friendly briquettes. This study employs the Participatory Action Research (PAR) method and descriptive qualitative methods to describe the training process, evaluate its impact on community knowledge, and assess the program's sustainability potential. The results of the activity showed an increase in residents' understanding of the value of agricultural waste and high enthusiasm for participating in briquette-making practices. Support from the village head, village stakeholders, Karang Taruna, and the mosque youth group strengthened the program's sustainability and its integration into the Village-Owned Enterprise (BUMDES). These findings indicate that processing agricultural waste through an approach that actively involves various segments of the community not only impacts environmental cleanliness but also opens new opportunities for village economic empowerment. This research is expected to serve as a model for the development of alternative energy and community-based waste management in other agricultural areas with similar potential.
Pengenalan Konversi Energi Terbarukan sebagai Penguatan Kualitas Pembelajaran Rekayasa dan Teknologi di MTs Sains Karimiyya Kebasen Kabupaten Banyumas Sehah, Muhammad; Hartono, Hartono; Abdulatif, Raden Farzand; Sugito, Sugito
Jurnal Serambi Abdimas Vol 6 No 02 (2025): Jurnal Serambi Abdimas
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/sa.v6i02.17958

Abstract

Education in Indonesia continues to face significant challenges in achieving equitable access and improving quality, thereby requiring the strengthening of teacher competencies, the development of a relevant curriculum, and the provision of adequate learning facilities. Through the implementation of the Independent Learning (Merdeka Belajar) Curriculum and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, P5), the government aims to promote a more flexible, contextual, and character-oriented learning approach that fosters 21st-century skills. At MTs Sains Karimiyya Kebasen, Banyumas Regency, the implementation of the engineering and technology theme within the P5 program aligns with the school’s vision as a science-based Islamic institution. The research-based community service activity focusing on renewable energy conversion serves as a practical step toward realizing this vision, while also fostering creativity, innovation, and environmental awareness among students. The renewable energy conversion outreach activity at MTs Sains Karimiyya Kebasen proved effective in enhancing students’ understanding of energy conversion principles through the application of solar power kits and simple electrical generators as learning aids. A comparison of pre-test and post-test results demonstrated a significant improvement across all assessed aspects, indicating that practice- and demonstration-based learning effectively increased student engagement, enthusiasm, and conceptual understanding. Evaluation results based on questionnaires further revealed highly positive responses toward the use of renewable energy conversion learning aids. The strong enthusiasm among participants also suggests that the use of such teaching tools effectively stimulates students’ curiosity and interest, making teaching-aid-based learning methods highly feasible for further development to improve the quality of science education.