cover
Contact Name
Faninda Novika Pertiwi
Contact Email
faninda_novik@yahoo.com
Phone
+62352-481277
Journal Mail Official
jtii@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, IAIN Ponorogo. Alamat: Jl. Pramuka 156 Po Box 116 Telp. (0352) 481277 Ponorogo 63471, Kab. Ponorogo, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tadris IPA Indonesia
ISSN : 27763625     EISSN : 27763617     DOI : https://doi.org/10.21154/jtii
Jurnal Tadris IPA Indonesia diterbitkan oleh Tadris IPA, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas guru (khususnya guru IPA), dosen, akademisi, dan praktisi yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang tadris/pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditelaah oleh mitra bestari, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Jurnal Tadris IPA Indonesia ini menerbitkan artikel asli tentang isu dan tren terkini penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang tadris/pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam satu tahun.
Articles 163 Documents
Pengembangan Alat Peraga pada Materi Sistem Reproduksi Manusia sebagai Instrumen Pembentuk Paradigma Kritis Belajar Peserta Didik Kelas 9 SMP/MTs Ulum, Muhammad Bahrul; Sholikah, Dian Ma'rifatus
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v5i1.2458

Abstract

Modernisme memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ilmu pengetahuan, banyak strategi alternatif yang terbentuk dari seorang tenaga pendidik dalam memberikan stimulus untuk membentuk paradigma kritis peserta didik. Apalagi sekarang mengalami bentuk digitalisasi infomasi yang menjadikan proses transformasi pengetahuan berbasis digital, oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah bentuk informasi kepada tenaga didik tentang strategi belajar mengunakan alat peraga pada materi sistem reprouksi, tingkat efektifitas dan efisiensi dari pengunaan alat peraga pada materi sistem reproduksi, dan pengembangan pradigma kritis peserta didik pada materi sistem reproduksi manusia melalui pembelajaran berbasis alat peraga. Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif deskriptif. Metode pengembangan ini mengunakan model 4-D yang terdiri atas empat tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket terhadap peserta didik kelas 9, Hasil penelitian segi media 91%, segi materi 83%, segi bahasa 66% dan segi implementasi kepada peserta didik 76%. Pengunaan alat peraga ini membentuk daya nalar kritis, imajinatif dan kreatif dalam belajar. Proses tindak lanjut pengunaan alat peraga yang diimplementasikan kepada pendidik dan peserta didik mendapatkan 73,33% dan 90%. Saran untuk penelitian selajutnya untuk mengobjektifkan terkait penelitiannya pada pembuatan produk alat peraga yang lebih variasi dan relevansi dengan zaman pada saat itu.
Analisis Kemampuan Bertanya Siswa Ditinjau dari Efikasi Diri Damar Kunayah; Hanin Niswatul Fauziah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i3.2500

Abstract

Kemampuan bertanya merupakan kemampuan yang sangat diperlukan oleh siswa, bertanya memudahkan siswa untuk menggali informasi sendiri sehingga lebih mudah untuk memahami materi. SMP Negeri 1 Jenangan memiliki berbagai keunggulan baik IPTEK maupun IMTAQ yang akhirnya mendorong siswa untuk meningkatkan kemampuan bertanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan bertanya siswa kelas VIII ditinjau dari efikasi di SMPN 1 Jenangan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan bertanya siswa ditinjau dari efikasi diri di SMPN 1 Jenangan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek kelas VIII G yang berjumlah 28 siswa. Penentuan sampel dilakukan dengan melakukan tes efikasi kepada siswa, sampel yang digunakan yaitu siswa dengan kategori efikasi diri rendah, sedang dan tinggi. Siswa dengan kategori tersebut selanjutnya diberi tes mengenai kemampuan bertanya. Selanjutnya jawabn tersebut dianalisiss untuk mengetahui kemampuan betanyanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, siswa yang memiliki efikasi diri tinggi memiliki kemampuan bertanya tinggi, siswa memenuhi seluruh indikator kemampuan bertanya; siswa dengan efikasi diri sedang dalam menyelesaikan tes indikator dari kemampuan bertanya ada beberapa indikator yang belum dapat diselesaikan sehingga belum dapat terpenuhi secara maksimal; siswa dengan efikasi diri rendah memiliki kemampuan bertanya yang rendah pula, mereka belum mampu memenuhi indikator kemampuan bertanya dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan bertanya diantaranya adalah minat siswa, memiliki perasaan tidak berani, rasa ingin tahu, rasa percaya diri, motivasi, dan lingkungan.
Pengaruh Model SSCS (Search, Solve, Create, and Share) dengan Pendekatan STEM terhadap Berpikir Kreatif Siswa dalam Materi Sistem Pernapasan Laasiliyah, Multazimah Lidiya; Hadi, Sofwan
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v5i2.2542

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif dapat ditingkatkan melalui pembelajaran IPA. Namun, pada salah satu MTs di Ponorogo kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPA masih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model SSCS (search, solve, create, and share) dengan pendekatan STEM terhadap kemampuan berpikir siswa di MTs Ma’arif 1 Ponorogo. Jenis penelitian ini merupakan kuantitatif menggunakan metode quasi eksperimen, dengan desain post test only control grup. Sampel penelitian sebanyak 44 siswa yang diambil menggunakan simple random sampling dari jumlah kelas VIII, sampel dibagi menjadi kelas eksperimen, dan kontol. Instrumen penelitian berupa lembar observasi, dan tes berpikir kreatif, sedangkan analisis data menggunakan uji t, dan uji N-Gain. Pembelajaran terlaksana dengan baik sesuai sintaks. Rata-rata nilai berpikir kreatif pada kelas eksperimen sebesar 86,79 dalam kategori sangat baik, sedangkan kelas kontrol sebesar 77 dengan kategori baik. Hasil uji t one tailed memiliki nilai P-Value 0,000, dan uji N-Gain 0,405, sehingga pembelajaran menggunakan model SSCS (search, solve, create, and share) dengan pendekatan STEM dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dibandingkan dengan pembelajaran menggunakan konvensional.
Integrasi Teori Al-Jabiri dan Sains: Analisis Model Pembelajaran IPA Materi Perkembangbiakan Tumbuhan Iflahathul Chasanah; Azmi Mustaqim
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i3.2567

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah merupakan lembaga pendidikan yang berbasis agama Islam. pendidikan pada tingkat dasar yang mempunyai peran ganda, tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan tetapi juga mentransfer nilai-nilai Islam. Oleh karena itu, integrasi ilmu pengetahuan alam (sains) dengan ilmu pengetahuan Islam merupakan suatu keharusan yang perlu dilakukan dan dikembangkan. Jika tidak terintegrasi maka akan terjadi dikotomi antara sains modern dan sains Islam. . Pembelajaran IPA merupakan salah satu ilmu umum yang perlu diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam. Karena Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) merupakan mata pelajaran yang berhubungan dengan alam. Tujuan penulisan ini adalah untuk memberikan wawasan tentang sains dan pembelajaran integrasi teori al-jabiri dengan sains yang sedang berkembang saat ini, bayani mengintegrasikan dengan ayat dan As-sunnah yang berkaitan dengan Perkembangbiakan tumbuhan, burhani aktifitas kegiatan siswa pada pembelajaran ipa pada materi reproduksi tumbuhan, sedangkan irfani manfaat dari integrasi ayat dan sunnah tentang Materi Tumbuhan. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil berikut menjelaskan bagaimana mengintegrasikan pembelajaran reproduksi tumbuhan dengan agama sunnah dan Al-Qur’an serta menjelaskan proses pengintegrasian pembelajaran tersebut dalam bentuk Rencana pembelajaran Kurikulum 2013.
Pengembangan Modul Fotosintesis Berbasis IPA Terpadu untuk Melatih Keterampilan Proses Sains pada Mahasiswa Tadris IPA UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember Rafiatul Hasanah; Laily Yunita Susanti; Dinar Maftukh Fajar
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i1.2584

Abstract

Pembelajaran IPA pada tingkat SMP/ MTs seharusnya diajarkan secara integratif terpadu agar dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas pembelajaran, minat, dan motivasi peserta didik, serta beberapa kompetensi dapat dicapai sekaligus. Selain itu, pembelajaran IPA juga harus diajarkan berdasarkan hakikat sains (produk, proses dan nilai). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul IPA Terpadu yang melatih keterampilan proses sains pada materi fotosintesis yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) menggunakan model dari Borg & Gall yang dimodifikasi, dengan menghasilkan produk berupa modul. Pengembangan modul ini divalidasi oleh ahli materi dan ahli desain, kemudian dilakukan uji coba awal terbatas pada 6 orang, setelah modul direvisi selanjutnya dilakukan uji coba di lapangan dengan subjek penelitian berjumlah 30 orang yang sedang menempuh mata kuliah biologi dasar, kimia dasar dan fisika dasar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah: (1) angket validasi untuk ahli materi dan ahli desain modul, (2) angket respons mahasiswa. Nilai rata-rata hasil validasi modul yang dikembangkan pada komponen kelayakan isi, komponen kelayakan bahasa, dan komponen kelayakan fisik masing-masing adalah 89,29%, 91,67%, dan 84,72%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa modul yang telah dikembangkan layak/valid. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa nilai pada komponen penyajian fisik, penyajian konsep, dan penyajian bahasa masing-masing adalah 90%, 75,76%, dan 93,33%. Hal ini menunjukkan bahwa modul termasuk pada kriteria efektif untuk dijadikan sumber belajar mahasiswa yang berbasis IPA terpadu dalam melatih keterampilan proses sains mahasiswa.
Kadar Ureum dan Kreatinin Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Setelah Diberikan Paparan Asap Rokok dan Induksi Ekstrak Etanol Daun Salam (Syzygium Polyanthum) Syukriah Syukriah; Siti Amira; Hidayat Fauziansyah; Muhammad Zaharul Ichsan; Tri Novitashari Butar-Butar
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i3.2595

Abstract

Rokok merupakan salah satu produk dagang yang cukup berbahaya karena telah menjadi permasalahan nasional bahkan internasional. Kebiasaan merokok dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan khususnya terhadap kualitas ginjal. Oleh karena itu dibutuhkan penawar alami yang mengandung metabolit sekunder seperti Syzygium polyanthum dalam upaya pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak etanol S. polyanthum terhadap kadar ureum dan kreatinin tikus putih setelah diberi paparan asap rokok. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap dengan 25 ekor tikus jantan yang dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan dengan 5 kali pengulangan. Kelompok 1 diberi pakan dan minum, Kelompok 2 diberi pakan, minum dan paparan asap rokok, Kelompok 3, 4 dan 5 diberi pakan, minum, asap rokok dan ekstrak dengan dosis yang telah ditentukan (62,5 mg/kg BB, 125 mg/kg BB dan 250 mg/kg BB). Data pengukuran kadar ureum dan kreatinin dianalisis menggunakan SPSS dengan uji one way ANOVA (Analysis of Variance) dengan taraf signifikan 5%. Jika berpengaruh maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol daun salam (S. Polyanthum) memiliki pengaruh terhadap kadar ureum dan kreatinin tikus jantan yang diberi paparan asap rokok dengan nilai taraf signifikan 5%. Pemberian ekstrak etanol daun salam pada kelompok 3 (62,5 mg/kg BB) dan kelompok 4 (125 mg/kg BB) memiliki pengaruh terhadap perbaikan kadar ureum tikus yang dipapar asap rokok. Pemberian ekstrak etanol daun salam pada kelompok 5 (250 mg/kg BB) memiliki pengaruh terhadap kadar kreatinin tikus yang dipapar asap rokok.
Persepsi Mahasiswa Indonesia dan Malaysia tentang Penerapan Augmented Reality pada Pembelajaran: Studi Pendahuluan Rahmi Faradisya Ekapti; Marzni Mohamed Mokhtar
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v3i3.2610

Abstract

Digitalisasi dalam pembelajaran diyakini mampu mendukung era globalisasi dengan melatih kemampuan berpikir mahasiswa melalui media digital pembelajaran tiga dimensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa terhadap penerapan media digital pembelajaran tiga dimensi berbasis augmented reality. Penelitian ini menggunakan tipe deskriptif kuantitatif yang dilakukan dengan metode survei dengan teknik angket untuk menjaring persepsi mahasiswa dengan Google form. Penelitian ini dilakukan terhadap perwakilan mahasiswa di dua negara, Indonesia dan Malaysia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa begitu tertarik ketika proses pembelajaran menggunakan media digital seperti augmented reality dengan persentase lebih dari 50%. Hal ini bisa disimpulkan bahwa perlu dikembangkan dan disosialisasikan lebih lanjut ke dua negara bahwa augmented reality sangat penting dalam pembelajaran khususnya topik sosiosaintifik. Topik sosiosantifik merupakan pendekatan dalam pembelajaran yang biasanya dalam penjelasan materinya membutuhkan simulasi tiga dimensi sehingga kedepannya sangat cocok mengembangkan media pembelajaran berbasis Augmented Reality.
Eksplorasi Wisata Pantai Slopeng sebagai Sumber Belajar IPA Materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati Indonesia Farah Lailatul Nur Alifiyah; Badrud Tamam; Ana Yuniasti Retno Wulandari; Dwi Bagus Rendy Astid Putera
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i1.2678

Abstract

Pembelajaran IPA merupakan bagian dari sistem pendidikan yang memanfaatkan lingkungan alam sekitar sebagai sumber belajar, sehingga memudahkan guru untuk menyajikan pembelajaran secara kontekstual. Salah satu lingkungan sekitar yang dapat dijadikan sumber belajar yaitu Pantai Slopeng yang memiliki potensi ekosistem laut dan ekosistem darat. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini yaitu mengkaji konsep pembelajaran IPA materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia yang terdapat di Pantai Slopeng. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif. Pengumpulan data penelitian menggunakan observasi lapangan dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil dari eksplorasi di wisata Pantai Slopeng ditemukan konsep lingkungan makhluk hidup, lingkungan biotik dan abiotik, ekosistem, rantai makanan, siklus air, interaksi komponen ekosistem, identifikasi perbedaan flora dan fauna asiatis, dampak manusia terhadap ekosistem, dan konservasi. Wisata Pantai Slopeng berpotensi sebagai sumber belajar IPA materi ekologi dan keanekaragaman hayati Indonesia karena sesuai dengan capaian pembelajaran kelas VII SMP.
Science in the Community (SciCom) Daerah Indonesia sebagai konteks Pembelajaran IPA: a Systematic Literatur Review Abdul Latip; Asep Kadarohman; Hernani; Norazilawati Abdullah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i1.2870

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan hasil literatur review mengenai konsep dan implementasi Science in the Community (SciCom) di daerah Indonesia dalam konteks pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan Systematic Literatur Review (SLR) dengan lima tahapan, yaitu penentuan tema, pencarian data, seleksi, analisis, dan penarikan simpulan. Pencarian data menggunakan Publish or Perish (PoP) dengan sumber utama dari google scholar. Setelah dilakukan seleksi sesuai kriteria yang ditentukan diperoleh artikel sebanyak 38 yang dianalisis berdasarkan kriteria dan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Science in the Community di Indonesia disajikan sebagai bahan kajian dan konteks pada beberapa konsep dalam pembelajaran IPA di Sekolah, 2) Bentuk SciCom di Indonesia yang banyak diintegrasikan dalam pembelajaran berupa sumber daya alam (55,26%), kebudayaan dan tradisi (28,94%), dan aktivitas masyarakat (15,78%). 3) SciCom sebagai konteks pembelajaran IPA disajikan dalam bentuk bahan ajar (57,89%), perangkat pembelajaran (34,21%), dan media pembelajaran (7,89%). Hasil tersebut menunjukkan bahwa SciCom di daerah Indonesia sudah dikembangkan dan diimplemetasikan dalam pembelajaran IPA dengan berbagai jenis dan bentuk integrasi sesuai kebutuhan proses pembelajaran
Literasi Informasi di Era Pandemi Covid-19: Studi Fenomenologi Calon Guru IPA Titah Sayekti; Zulfah Zulfah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i1.2950

Abstract

Informasi yang beredar pada masa pandemi sangat bervariasi dengan tingkat validitas yang berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat fenomena literasi informasi yang terjadi pada masa ini. Fenomenologi dipilih sebagai metode penelitian dengan populasi penelitian adalah mahasiswa program IPA di provinsi Jawa Timur sedangkan sampelnya adalah mahasiswa pendidikan IPA dari 5 kabupaten dan 1 kota di Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara dan pengisian formulir survei. Analisis data dilakukan dengan metode analisis Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi dan penyajian data berdasarkan masing-masing literasi informasi dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis data menggambarkan bahwa responden cukup baik dalam menentukan sifat dan cakupan informasi yang dibutuhkan. Hal ini ditunjukkan dengan 79% sampel menyatakan pentingnya memilih topik dalam mengakses informasi mengenai covid 19. Upaya mengakses informasi yang dibutuhkan secara efektif dan efisien juga cukup baik, mengingat 58% sampel memilih situs resmi pemerintah yang sesuai. lebih meyakinkan dalam penyajian data. Sementara itu, proses evaluasi kritis terhadap informasi dan sumbernya juga telah dilakukan yang ditunjukkan dengan 93% sampel menyatakan perlunya klarifikasi dan diskusi atas informasi yang diperoleh. Pencapaian tujuan akses informasi cukup baik dengan adanya upaya sebagian besar responden dalam menentukan tujuan akses informasi pada awal proses. Dengan adanya penetapan tujuan maka arah pencarian akan lebih terfokus sehingga 75% sampel mengungkapkan tercapainya tujuan. Pemahaman yang baik terhadap aspek hukum, ekonomi, dan sosial terkait penggunaan informasi terlihat pada pemilahan informasi yang akan disebarluaskan. Sebanyak 137 sampel menyatakan bahwa validitas informasi merupakan kriteria penting agar informasi layak untuk diteruskan. Secara garis besar responden sudah berupaya menerapkan literasi informasi meskipun tentunya masih ada hal yang perlu diperkuat.