cover
Contact Name
Faninda Novika Pertiwi
Contact Email
faninda_novik@yahoo.com
Phone
+62352-481277
Journal Mail Official
jtii@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Jurusan Tadris Ilmu Pengetahuan Alam, IAIN Ponorogo. Alamat: Jl. Pramuka 156 Po Box 116 Telp. (0352) 481277 Ponorogo 63471, Kab. Ponorogo, Provinsi Jawa Timur
Location
Kab. ponorogo,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Tadris IPA Indonesia
ISSN : 27763625     EISSN : 27763617     DOI : https://doi.org/10.21154/jtii
Jurnal Tadris IPA Indonesia diterbitkan oleh Tadris IPA, Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo sebagai media untuk meningkatkan kreativitas guru (khususnya guru IPA), dosen, akademisi, dan praktisi yang berkaitan dengan penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang tadris/pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini menyediakan tempat publikasi yang ditelaah oleh mitra bestari, ketat secara akademis dan diakui secara profesional. Jurnal Tadris IPA Indonesia ini menerbitkan artikel asli tentang isu dan tren terkini penelitian dan pengabdian masyarakat di bidang tadris/pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Jurnal ini diterbitkan tiga kali dalam satu tahun.
Articles 170 Documents
Program Peningkatan Profesi Guru IPA Berbasis Etnopedagogi untuk Meningkatkan Keterampilan Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (TPACK) Ilhami, Aldeva; Permana, Niki Dian; Zarkasih, Zarkasih; Nurbaiti, Nurbaiti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i3.4036

Abstract

Keterampilan Technological,Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) harus dimiliki pendidik IPA untuk menunjang keberhasilan dalam proses pembelajaran pada abad 21. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis keterampilan TPACK dan respon guru setelah mengikuti program peningkatan profesi guru berbasis etnopedagogi. Riset ini menggunakan participatory action research (PAR). Siklus PAR meliputi 4 tahapan untuk setiap siklusnya yaitu perencanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Pelaksanaan kegiatan meliputi penguatan wawasan literasi sains, pembelajaran IPA berbasis kearifan lokal dan konstruksi skenario pembelajaran IPA berbasis potensi lokal. Subjek penelitian adalah guru IPA di kota pekanbaru sebanyak 25 orang. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data kuantitatif menggunakan n-gain dan data kualitatif menggunakan analisis miles-huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan kompetensi skill TPACK guru IPA setelah mengikuti program dengan nilai sign.0,048< 0,05. Adanya respon positif peserta melalui kepuasan peserta setelah mengikuti workshop. Penerapan program peningkatan profesi guru IPA berbasis etnopedagogi dapat meningkatkan kualitas keterampilan guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran IPA. Implikasi penerapan pelatihan pengembangan pembelajaran berbasis etnopedagogi dapat menjadi sarana dalam penguatan profesional guru yang berkelanjutan.
Studi Praktik Gaya Hidup Berkelanjutan Lulusan Sarjana Ilmu Sains: Identifikasi Tantangan dan Hambatan Buroidah, Hikmah; Anwar, Muhamad Khoirul; Hasan, M. Ubaidilah
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v4i3.4081

Abstract

Pemanasan global dan perubahan iklim sedang terjadi, hal itu merupakan masalah antropogenik, dan efeknya menimbulkan ancaman nyata bagi kondisi kehidupan manusia dan ekosistem. Gaya hidup berkelanjutan (sustainable behavior) menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim karena perilaku berkelanjutan memenuhi kebutuhan generasi sekarang dan masa depan tanpa mengorbankan keutuhan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik gaya hidup berkelanjutan lulusan sarjana ilmu sains serta mengidentifikasi tantangan dan hambatannya. Penelitian ini merupakan desain kuantitatif, dengan metode survei. Sebanyak 105 responden (78 perempuan, 27 laki-laki) yang berasal dari Jawa Timur berpendidikan S1 Rumpun Ilmu Sains dengan rentang usia 20-35 tahun mengikuti survei ini yang didistribusikan melalui platform online dan dianalisis deskriptif menggunakan Ms. Excel. Penelitian ini menggunakan instrumen yang diadaptasi dari Tapian-Fonlem untuk mengukur konstruk sikap pro-lingkungan, sikap hemat, dan sikap altruistik, yang dianggap sebagai prediktor perilaku berkelanjutan. Hasil penelitian ini menunjukkan 3 temuan penting, yaitu (1) adanya kontradiksi dalam perilaku pro-lingkungan responden; (2) sebagian besar responden setuju dengan beberapa praktik hemat, namun mereka juga menunjukkan kecenderungan untuk tidak mengubah gaya hidup yang konsumtif; dan (3) banyak responden yang sudah menunjukkan kepedulian terhadap sesama, namun masih ada ruang untuk mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam kegiatan sosial.
Kepedulian Lingkungan Mahasiswa IPA dengan Memanfaatkan Sumber Daya Alam dalam Kreasi Produk Inovasi Pangan Halal M. Arfa ridlani; Fadly, Wirawan
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v5i3.4729

Abstract

Sudah menjadi kewajiban kita sebagai manusia untuk menjaga lingkungan. Karena dengan lingkungan manusia bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari untuk menunjang kehidupan. Secara tidak langsung tercipta suatu hubungan timbal balik yang saling mempengaruhi antara manusia dengan lingkungannya. Maka dari itu karakter kepedulian lingkungan diperlukan. Dalam lingkungan sekolah karakter kepedulian lingkungan diterapkan melalui kegiatan formal dan non-formal. Salah satunya adalah kegiatan Mahasiswa Tadris IPA IAIN Ponorogo yakni Kreasi Pembuatan Produk Inovasi Pangan Halal. Kegiatan tersebut didasari oleh kreativitas yang dimiliki mahasiswa dalam membuat produk inovasi pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui keterhubungan antara kepedulian lingkungan yang dimiliki Mahasiswa Tadris IPA dengan kegiatan Kreasi Pembuatan Produk Inovasi Pangan Halal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan metode pengumpulan data berupa wawancara mendalam kepada narasumber tertentu (Purposive sampling) disertai observasi. Hasil penelitian yang diperoleh berupa keterkaitan antara kepedulian lingkungan dengan kreasi pembuatan produk inovasi pangan halal yang terletak pada indikator pemanfaatan sumber daya alam berupa potensi lokal pada kepedulian lingkungan dalam produk olahan pangan yang didasari oleh kreativitas. Sehingga didapati penggunaan potensi lokal sebagai bahan pembuatan produk inovasi pangan sesuai dengan kreativitas yang dimiliki mahasiswa. Pernyataan tersebut sesuai dengan teori ekonomi kreatif, dimana krativitas dapat diwujudkan dengan pemanfaatan potensi lokal.
Analisis Tantangan Guru IPA dalam Mengimplementasikan Pembelajaran Isu Sosiosaintifik dan Mengembangkan Kemampuan Membuat Keputusan Mufrida, Vina Amri; Faizah, Ulinnuha Nur
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.3874

Abstract

Pembelajaran abad 21 memberikan kesempatan guru IPA untuk melakukan kegiatan pembelajaran yang diorientasikan pada kemampuan membuat keputusan terhadap kajian materi IPA. Implementasi pembelajaran isu sosiosaintifik dapat mempermudah siswa dalam menghadapi problematika yang terjadi. Berbagai penelitian terkait implementasi pembelajaran isu sosiosaintifik telah banyak dilakukan sehingga peneliti menganalisis tantangan guru dalam mengimplementasikan pembelajaran isu sosiosaintifik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran isu sosiosaintifik dan mengembangkan kemampuan membuat keputusan, mengetahui tantangan guru dalam mengimplementasikan isu sosiosaintifik dan mengembangkan kemampuan membuat keputusan dan mengetahui faktor yang mempengaruhi pembelajaran isu sosiosaintifik dan mengembangkan kemampuan membuat keputusan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Partisipan berasal dari guru IPA dan siswa di SMPN 2 Jetis, MTsN 6 Ponorogo dan MTs YP. KH. Syamsuddin. Hasil analisis data menggunakan bantuan software N-Vivo12 yakni pelaksanaan pembelajaran isu sosiosaintifik terdapat tahapan analisis masalah, praktikum, diskusi dan evaluasi. pengembangan kemampuan membuat keputusan melalui kegiatan diskusi isu sosiosaintifik dan tugas berbasis proyek. Tantangan guru yakni menyesuaikan isu dengan materi, ketersediaan alat dan bahan praktikum, pengkondisian kegiatan diskusi, alokasi waktu, menumbuhkan minat dan motivasi siswa serta gender. faktor yang mempengaruhi yakni media pembelajaran, materi isu sosiosaintifik, karakteristik siswa, motivasi, literasi, dan sarana prasarana.
Keefektifan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan LKPD Elektronik Berbasis SETS untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik SMP Novia Ramadhani; Hendra Febriyanto
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.4694

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki kemampuan dalam memecahkan masalah secara kritis melalui proses analisis hingga menemukan penyelesaian. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah penerapan model PBL berbantuan LKPD Elektronik Berbasis SETS dibandingkan model Direct Learning, serta menganalisis profil kemampuan pemecahan masalah setelah penerapan model PBL Berbantuan LKPD Elektronik Berbasis SETS. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Rembang menggunakan desain quasi experiment dengan bentuk nonequivalent control group. Sampel diperoleh melalui teknik cluster random sampling, dengan kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII D sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian terdapat perbedaan signifikan dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah antara kedua kelompok, di mana kelas eksperimen menunjukkan peningkatan yang lebih tinggi. Profil kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah penerapan model PBL berbantuan LKPD Elektronik berbasis SETS berada pada kriteria sangat baik, baik, dan cukup. Disimpulkan bahwa model PBL Berbantuan LKPD Elektronik berbasis SETS lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah peserta didik dibandingkan model Direct Learning.
Edukasi Pengolahan Sampah Diapers Menjadi Media Tanam dan Pupuk Cair di Kelurahan Bandungrejosari Kota Malang Alfi Mufidah; Ratih Tri Aidawati; Hendrik Bernabas Kause; Parno
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.5682

Abstract

Limbah popok sekali pakai menjadi persoalan lingkungan krusial di Desa Bandungrejosari karena kandungan polimer sintetis yang sulit terurai dan risiko kontaminasi patogen pada badan air. Meskipun potensi teknis biokonversi limbah popok telah banyak dikaji, implementasi berbasis komunitas yang berkelanjutan masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pemberdayaan masyarakat dalam mentransformasi limbah popok menjadi media tanam dan pupuk organik cair (POC). Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan polimer superabsorben (superabsorbent polymer) sebagai agen retensi air tanah dan pengolahan residu urin menjadi pupuk kaya makronutrien, yang diintegrasikan langsung dalam praktik domestik masyarakat mengatasi celah keterbatasan penelitian terdahulu yang mayoritas masih berskala laboratorium. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari kader PKK dan pengelola bank sampah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan instrumen kuesioner (pre-test dan post-test) sebanyak 15 butir soal yang dianalisis menggunakan teknik triangulasi serta statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PAR efektif meningkatkan keterampilan teknis dan partisipasi masyarakat hingga 95%. Program berhasil membentuk kelompok swadaya mandiri yang mampu mengubah limbah menjadi sumber daya ekonomi lokal. Kesimpulannya, integrasi edukasi teknis dan pendampingan partisipatif terbukti mampu mengubah perilaku pengelolaan limbah rumah tangga secara signifikan dan berkelanjutan.
Pengaruh Gaya Belajar dan Rasa Ingin Tahu terhadap Pemecahan Masalah IPA melalui Motivasi Intrinsik sebagai Variabel Mediasi Sheira Atrisna Azzahra; Atika Anggraini; M Amien Rais; Adnan Rahman
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.5691

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah IPA merupakan kompetensi yang sangat penting dan perlu dimiliki mahasiswa Tadris IPA, namun pencapaiannya masih dipengaruhi oleh berbagai faktor internal yang belum sepenuhnya dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya belajar dan rasa ingin tahu terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA melalui intrinsik sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Data dikumpulkan melalui angket skala likert dan dianalisis menggunkan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasa ingin tahu berpengaruh signifikan terhadap motivasi intrinsik dan kemampuan pemecahan masalah IPA. Motivasi intrinsik juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA serta memediasi secara signifikan hubungan antara rasa ingin tahu dan pemecahan masalah IPA. Sebaliknya, gaya belajar berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah IPA, namun dengan arah negatif, serta tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi intrinsik dan tidak dimediasi oleh motivasi intrinsik.. Temuan ini menegaskan bahwa rasa ingin tahu dan motivasi intrinsik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah IPA mahasiswa Tadris IPA. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi mahasiswa Tadris IPA untuk pengembangan strategi pembelajaran IPA yang lebih berorientasi pada penguatan rasa ingin tahu dan motivasi intrinsik calon guru sains.
Tinjauan Bibliometrik Penelitian Pendidikan Fisika: Tren, Tema, dan Arah Penelitian Masa Depan Siti Muhtoharoh; Ani Rusilowati; Putut Marwoto; Pratiwi Dwijananti
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.5701

Abstract

Penelitian pendidikan fisika menunjukkan perkembangan signifikan seiring meningkatnya perhatian terhadap literasi sains, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan integrasi teknologi pembelajaran (Bakri et al., 2023; Marshman et al., 2020). Penelitian ini bertujuan memetakan tren penelitian, tema dominan, dan arah penelitian masa depan dalam bidang pendidikan fisika melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis analisis bibliometrik dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Data diperoleh dari artikel terindeks Scopus dan dianalisis menggunakan Scopus Analyze, VOSviewer, serta Biblioshiny (R–bibliometrix) untuk mengkaji pertumbuhan publikasi, kolaborasi penulis dan negara, ko-okurensi kata kunci, serta evolusi tema penelitian. Hasil analisis menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan sejak tahun 2015 dengan puncak pada periode 2018–2021. Penelitian didominasi oleh pembelajaran fisika berpusat pada peserta didik, pemanfaatan teknologi pendidikan, sistem pembelajaran digital, serta pengembangan perangkat pembelajaran inovatif (Ekawati et al., 2020; Susilowati et al., 2019). Tren topik menunjukkan pergeseran menuju pembelajaran aktif, penguatan higher-order thinking skills, dan integrasi konsep fisika modern (Bitzenbauer & Ubben, 2025). Indonesia menjadi kontributor publikasi terbesar dengan kolaborasi internasional yang kuat bersama Amerika Serikat dan negara lain. Penelitian ini mengidentifikasi keterbatasan pada studi longitudinal dan kajian kontekstual pembelajaran fisika di jenjang sekolah menengah. Secara keseluruhan, temuan ini memberikan gambaran komprehensif mengenai lanskap penelitian pendidikan fisika serta menjadi dasar empiris bagi pengembangan riset dan inovasi pembelajaran fisika di masa depan.
Eksplorasi Kemampuan Berpikir Analitis Calon Pendidik IPA pada Pembelajaran Berbasis Socio-Scientific Issue Laila Al Fitriya, An-nisa; Muna, Izza Aliyatul
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.5205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir analitis calon pendidik IPA pada pembelajaran berbasis Socio-Scientific Issue, mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir analitis calon pendidik IPA, dan mengetahui penerapan pembelajaran berbasis Socio-Scientific Issue dalam menunjang kemampuan berpikir analitis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengambilan data melalui tes dan wawancara dengan sumber data yaitu dosen dan mahasiswa calon pendidik IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo. Teknik analisis data dilakukan melalui empat tahap yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan software Nvivo 11 untuk membantu proses koding, visualisasi kategori permasalahan, dan pola jawaban terhadap data pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir analitis calon pendidik IPA berada pada kategori sedang dan berada pada kemampuan membedakan, yaitu kemampuan menentukan isu sosial terkait sains, mengidentifikasi dan menguraikan perbedaan konsep yang relevan, serta mengeksplorasi sumber informasi untuk menemukan permasalahan yang sesuai. Beberapa faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir analitis mereka seperti pemahaman awal, minat dan motivasi, kefokusan dan ketelitian, metode belajar, sumber referensi, dan lingkungan. Penerapan pembelajaran berbasis SSI dapat menunjang kemampuan berpikir analitis calon pendidik IPA melalui tahapannya mulai dari pemberian teori, mengidentifikasi masalah, menganalisis masalah, dan menyelesaikan masalah.
Ekopedagogi Spiritual Berbasis Nilai-Nilai Islam Sebagai Paradigma Baru Pendidikan Keberlanjutan Kartodikromo, Erryma Meisyah Nur 'Aini
Jurnal Tadris IPA Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Tadris IPA UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/jtii.v6i1.5598

Abstract

Krisis lingkungan dan degradasi moral menunjukkan adanya kesenjangan antara kemajuan ilmu pengetahuan dan nilai spiritual dalam sistem pendidikan. Paradigma pendidikan yang berorientasi pada hasil kognitif terbukti belum mampu menumbuhkan tanggung jawab terhadap keberlanjutan hidup. Penelitian ini bertujuan mengkaji relevansi nilai-nilai Islam dalam membangun ekopedagogi spiritual sebagai paradigma baru pendidikan keberlanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi pustaka terhadap literatur ilmiah, sumber keislaman, serta teori pendidikan berkarakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekopedagogi spiritual berlandaskan nilai tauhid, amanah, dan ihsan dapat mengintegrasikan pengetahuan, moralitas, dan kesadaran spiritual dalam proses belajar. Model ini menumbuhkan kepedulian sosial, empati terhadap makhluk hidup, serta tanggung jawab atas keseimbangan alam. Dampaknya, peserta didik tidak hanya memahami konsep keberlanjutan, tetapi juga termotivasi untuk berperilaku bijak dan beradab dalam memanfaatkan sumber daya. Kesimpulannya, ekopedagogi spiritual berbasis nilai-nilai Islam menawarkan paradigma pendidikan yang menyeimbangkan aspek intelektual, moral, dan spiritual sebagai dasar pembangunan berkelanjutan.