cover
Contact Name
Nurfardiansyah B
Contact Email
nurfardiansyah.bur@gmail.com
Phone
+6282346913176
Journal Mail Official
Inajoh.3c@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Bukit Tamalanrea Permai Blok D No 61 Kota Makassar Province Sulawesi Selatan, Kode Pos 90211
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
INDONESIAN JOURNAL OF HEALTH
ISSN : -     EISSN : 2745357X     DOI : https://doi.org/10.33368/inajoh.v2i1.22
Core Subject : Health,
Indonesian Journal of Health is The Journal of Health is a publication of scientific work in the field of health in a broad sense such as public health, nursing, midwifery, medicine, pharmacy, health psychology, nutrition, health technology, health analysis, health information systems, medical records, hospital management and so on. In addition, the Journal was first established since 2020 by ? located in Makassar, South Sulawesi. Indonesian Journal of Health published on January, April, July and October with E-ISSN 2745-357X
Articles 64 Documents
Hubungan Derajat Hipertensi Dengan Kadar Ureum Dan Kreatinin A, Nurmala Sinta; Syahril, Erlin; Irmayanti, Irmayanti
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.70

Abstract

Hipertensi adalah rata-rata tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg atau diastolik ≥ 90 mmHg.Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan yang sangat penting untuk diperhatikan karena penyakit tersebut memiliki komplikasi, salah satunya adalah penyakit ginjal kronis,penyakit ini ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang secara klinis akan terlihat sebagai peningkatan kadar ureum dan kreatinin dengan tanda klinis yang dapat diperiksa secara dini untuk menentukan sudah dimulainya penyakit ginjal kronis harus dapat diperhatikan agar penanganan lebih awal dapat diberikan.Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat hipertensi dengan kadar ureum dan kreatinin pada pasien hipertensi menggunakan jenis penelitian literature review dengan metode narrative review. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan kadar ureum dan kreatinin pada derajat hipertensi stage 1 dan hipertensi stage 2.
Hubungan Asupan Makronutrien dan Mikronutrien terhadap Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi Kurniyanti, Novia; Aryanti, Aryanti; Makmun, Armanto; Nesyana, Nesyana; Daeng Kanang, Indah Lestari
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.71

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi penyebab tinggi morbilitas dan mortalitas. Prevalensi hipertensi di Indonesia pun tinggi, selain itu hipertensi sering disebut dengan “the silent killer” karena sering kali tidak terdeteksi. Banyak faktor penyebab terjadinyanya hipertensi, salah satunya adalah faktor kebiasaan mengonsumsi zat gizi yang tidak seimbang. Penelitian ini menggunakan metode narrative review berdasarkan literature atau penelitian yang telah dilakukan dan dipublikasi pada jurnal internasional dan nasional terakreditasi Berdasarkan literature sebanyak 15 jurnal nasional maupun internasional, asupan zat gizi yang dapat meningkatkan tekanan darah adalah karbohidrat sederhana, protein hewani, lemak, dan natrium, sedangkan asupan zat gizi yang dapat menurunkan tekanan darah adalah karbohidrat kompleks, protein nabati, kalium, magnesium, kalsium, vitamin A, C, D, dan E.
Gambaran Pola Tidur Mahasiswa Angkatan 2018 Riskiyanti Apriliah; Nesyana Nurmadilla; Rezky Pratiwi. LB; Shulhana Mokhtar; Arina Fathiyyah Arifin
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.74

Abstract

Tidur adalah aspek kehidupan yang penting yang terjadi secara berulang. Mahasiswa kedokteran memiliki jadwal padat yang berpotensi berkontribusi pada kualitas tidur yang buruk. Kualitas tidur yang buruk di antara mahasiswa kedokteran biasanya bermanifestasi sebagai kantuk di siang hari yang berlebihan. Mahasiswa kedokteran di Amerika Serikat tahun 2014 yang menunjukkan gangguan tidur pada mahasiswa kedokteran sekitar 50%. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui gambaran pola tidur mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia angkatan 2018. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan media survei menggunakan Kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Pada penelitian ini didapatkan durasi tidur mahasiswa FK UMI Angkatan 2018 yaitu sebanyak 21 orang (9,1%) memiliki durasi tidur > 7 jam per malam, 54 orang (23,4%) dengan durasi 6-7 jam per malam, 131 orang (56,7%) dengan durasi 5-6 jam per malam dan 25 orang (10,8%) dengan durasi < 5 jam per malamnya. Sedangkan sebanyak 78 orang mahasiswa (33,8%) memiliki kualitas tidur yang baik dan sebanyak 153 orang mahasiswa (66,2%) memiliki kualitas tidur yang buruk.. Kesimpulan pada penelitian ini rata-rata durasi tidur pada mahasiswa FK UMI angkatan 2018 adalah 5 sampai 6 jam. Sebanyak 153 (66.2%) mahasiswa FK UMI angkatan 2018 dikategorikan memiliki kualitas tidur yang buruk
Gambaran Faktor Risiko Penyakit Jantung Koroner Akut Di RSUD Aloe Saboe Gorontalo Widya Lestari Ningsih Husain; Sultan Buraena; Rachmat Faisal Syamsu; Nesyana Nurmadilla; Andi Fahirah Arsal
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.75

Abstract

Riskesdas 2018 memperlihatkan prevalensi penyakit jantung menurut diagnosis dokter di Indonesia sebanyak 1,5%, dan peringkat prevalensi tertinggi yaitu Provinsi Kalimantan Utara 2,2%, DIY 2%, Gorontalo 2%. Penelitian sebelumnya yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Aloe Saboe Kota Gorotalo, tercatat Penderita Penyakit jantung koroner akut tercatat pada tahun 2017 sebanyak 1776 Orang. Dan pada tahun 2018 meningkat menjadi 3081 Orang, sehingga membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian guna mengetahui gambaran faktor risiko kejadian penyakit jantung koroner di Rumah Sakit Umum Daerah Aloe Saboe Kota Gorotalo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode cross sectional menggunakan data sekunder berupa rekam medik yang diambil dari Rumah Sakit Umum Daerah Aloe Saboe Kota Gorontalo. Pasien terbanyak yaitu pada rentang usia 40-59 tahun dengan 52 kasus (52%), jenis kelamin terbanyak yaitu pada laki-laki dengan jumlah 67 kasus (67%), Hipertensi terkontrol sebanyak 38 kasus (38%), perokok pasif sebanyak 77 kasus (77%) serta pasien yang tidak memiliki diabetes melitus sebanyak 81 orang (81%). Usia >40 tahun, jenis kelamin laki-laki, hipertensi terkontrol, dan perokok pasif merupakan faktor risiko yang mempengaruhi penyakit jantung koroner akut pada penelitian ini.
Pengaruh Lamanya Kebiasaan Menggunakan Pantyliner Terhadap Kejadian Fluor Albus Patologis Halisa Rahmasari; Lisa Yuniati; Andi Alamanda Irwan; Anna Sari Dewi; Dian Amelia Abdi
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.76

Abstract

Fluor albus adalah istilah untuk gejala keluarnya cairan dari genitalia seorang wanita yang bukan darah. Penggunaan pantyliner dengan durasi penggunaan yang lama beresiko terjadinya fluor albus patologis. Dampak penggunaan pantyliner yang dipakai setiap hari ternyata justru dapat mengakibatkan infeksi bakteri atau jamur pada daerah kewanitaan. Hal Ini terjadi karena pantyliner membuat daerah kewanitaan menjadi semakin lembab. Terlalu lama menggunakan pantyliner berbahaya bagi kesehatan organ kewanitaan. Pantyliner yang tidak diganti dalam waktu beberapa jam akan lembab dan menjadi media tumbuhnya jamur atau bakteri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan lamanya kebiasaan menggunakan pantyliner terhadap kejadian fluor albus patologis pada mahasiswi Angkatan 2017 dan 2018. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini Puposive Sampling. Penelitian ini menggunakan uji Chi-Square.
Hubungan antara Usia Menarche dengan Tinggi Badan Zarah Alifani Dzulhijjah; Ida Royani; Sri Julyani
Indonesian Journal of Health Vol 2 No 03 (2022): Vol.02 No.03 (Juni 2022)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v2i03.90

Abstract

The age of menarche has shifted to a younger age. Allegedly this is caused by better nutrition and health in the current generation. This study aims to determine the relationship between menarche age and height in female students class 2011-2013 at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia. The method used is observational analytic with cross-sectional research design. The data taken is primary data by measuring the height of the researcher and asking the sample directly about the age of menarche. The data is then processed by statistical tests. The method used is the chi-square method. Value on Sig. (2-tailed) shows a value of 0.006 which is <0.05. This means that there is a significant relationship between the age of menarche and the height of female students in the 2011-2013 batch at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia. The conclusion of this study is that there is a significant relationship between the age of menarche and the height of 2011-2013 female students at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia.
Pengaruh Lamanya Kebiasaan Menggunakan Pantyliner Terhadap Kejadian Fluor Albus Patologis Rahmasari, Halisa; Yuniati, Lisa; Irwan, Andi Alamanda; Dewi, Anna Sari; Abdi, Dian Amelia
Indonesian Journal of Health Vol 3 No 01 (2023): Vol.03 No.01 (Juni 2023)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v3i01.48

Abstract

Fluor albus is the term for the symptoms of fluid discharge from the genitalia of a woman who is not blood. To use of Pantyliner with long duration that is a risk of pathological fluorine. The impact to use of pantyliner used daily turns out to cause bacterial or fungal infections in the femininity area. This happens because the Pantyliner makes the femininity area become increasingly humid. Too long using pantyliner is harmful to the health of female organs. The pantyliner that is not replaced within a few hours will be moist and become a medium of fungal or bacterial growth. The purpose of the study was to know the long relationship of habit using a pantyliner to the pathologic fluorine incident on the cohorts of force 2017 and 2018. The research design used in this study is observational analytic with cross sectional design. Sampling techniques in this research are Puposive Sampling. The study used the Chi-Square test.
Pengaruh Pemberian Infusa Lidah Buaya (Aloe vera.L) sebagai Antiseptik terhadap bakteri Escherichia coli Reni, Putri; Wahyu, Sri; Dahlia, Dahlia; Kusumawardhani, Sri Irmandha; Idrus, Hasta Handayani
Indonesian Journal of Health Vol 3 No 01 (2023): Vol.03 No.01 (Juni 2023)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v3i01.49

Abstract

Antiseptics are substances that can inhibit the growth and development of microorganisms. One of the microorganisms that cause diarrhea is Escherichia coli. Efforts to prevent infection is the use of antiseptics. One of the most useful antiseptics is Aloe vera.L. Aloe vera.L contains anthraquinones, saponins, flavonoids and tannins which have the ability to inhibit bacterial growth and are antiseptic. Method used Literature Review with Narrative Review Design. Results The lowest concentration of aloe vera extract (Aloe vera.L) which can inhibit the growth of Escherichia coli bacteria is at a concentration of 20%, while the most effective concentration of aloe vera extract (Aloe vera.L) can inhibit the growth of Escherichia coli bacteria at a concentration of 100%. Aloe vera extract (Aloe vera.L) is effective in inhibiting the growth of Escherichia coli bacteria.
Efektivitas Program Problem Based Learning Terhadap Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Preklinik Selama Pandemi Covid-19 di FK-UMI Oddang, Andi Zahra Shafanisa; Amir, Suliati P.; Musa, Inna Mutmainnah; Arfah, Arni Isnaini; Surdam, Zulfiyah
Indonesian Journal of Health Vol 3 No 01 (2023): Vol.03 No.01 (Juni 2023)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v3i01.50

Abstract

The effectiveness of PBL discussions is one of the important factors that can ensure the success of learning in medical education with the KBK system. Effective PBL discussions can enhance the deep learning process for students. The effectiveness of PBL can also improve students' ability to solve problems. For medical students this will be very useful in preparing themselves as prospective doctors. This study aims to determine the effectiveness of PBL on the level of knowledge of preclinical students during the COVID-19 pandemic at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia. This study used an observational analytic method with a cross sectional design. This research was conducted in June – September 2021 at the Faculty of Medicine, Universitas Muslim Indonesia. The research subjects were 279 preclinical students. The sampling technique used is simple random sampling. Univariate analysis showed that overall preclinical students at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia were very interested, quite active, and had a good level of knowledge during online PBL with percentages of 82.19%, 66.94%, and 60.32%, respectively. Bivariate analysis showed that there was a relationship between the effectiveness of the online PBL method with students' motivation, interaction, and level of knowledge. The online method of PBL at the Faculty of Medicine, Muslim University of Indonesia is running quite effectively.
Gambaran Histopatologi Paru Tikus Putih (Rattus Novergicus) Pasca Paparan Asap Rokok Elektrik (Vapor) Rahman, Dewi; Pandu, Edward; Karim, Marzelina; Rijal, Syamsu; Syafei, Imran
Indonesian Journal of Health Vol 3 No 01 (2023): Vol.03 No.01 (Juni 2023)
Publisher : Yayasan Citra Cendekia Celebes

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33368/inajoh.v3i01.79

Abstract

World Health Organization (WHO) menyebutkan jumlah perokok di dunia sebanyak 2,5 milyar orang. Metode Nicotine Replacement Therapy (NRT) yang telah berkembang dengan cepat adalah electronic cigarette (rokok elektronik) dikenal dengan vapor berbentuk seperti rokok. Efek akut vapor pada paru yaitu kadar Nitrit Oksida udara ekshalasi menurun dan tahanan jalan napas meningkat, merupakan respon yang sama pada penggunaan rokok tembakau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan melihat gambaran histopatologi paru pada tikus putih (Rattus Novergicus) pasca paparan asap vapor. Penelitian ini adalah eksperimen menggunakan metode posttest-only control group design bertujuan untuk mengetahui gambaran histopatologi paru tikus yang tidak terpapar asap vapor dan pasca paparan asap vapor pada waktu 1 bulan dan 3 bulan. Dimana sampel pada penelitian ini terdiri dari 3 kelompok sampel masing-masing 8 ekor tikus, maka total sampel sebanyak 24 ekor tikus. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini pada kelompok K dibandingkan dengan kelompok P1 dan P2 menghasilkan nilai p= 0.000 (sig <0.05) artinya terdapat perbedaan yang bermakna antara tingkat kerusakan alveolus pada kelompok yang tidak mendapat perlakuan dengan kelompok yang diberikan paparan asap vapor. Lalu pada kelompok P1 dibandingkan dengan kelompok P2 menghasilkan nilai p= 0.001 (sig <0.05) artinya terdapat perbedaan bermakna antara dua kelompok yang diberikan paparan asap vapor selama 1 bulan dan 3 bulan.Pada hasil analisis pengukuran berat badan rata-rata antara kelompok K , P1 dan P2 mengalami penurunan yang signifikan dengan nilai p= 0,000 (p-= <0,05).Jadi pada perokok aktif dan perokok pasif dengan pemberian dosis asap vapor yang di tingkatkan dapat menyebabkan terjadinya perubahan gambaran histopatologi alveolus paru yang disertai terjadinya penurunan berat badan yang signifikan.